Share

Antre

Author: Susi_miu
last update publish date: 2024-10-19 11:41:21
Penanganan dokter memang merupakan pilihan paling tepat. Moreau merasa jauh lebih baik setelah pelbagai proses perawatan di pergelangan kakinya, walau satu hal nyaris menyemat sebagai pengecualian. Dia hampir menolak ketika dimintai untuk tidak melakukan aktivitas berat selama beberapa hari, yang akhirnya sedikit bisa dipatuhi, meski merasa tidak sabar supaya dapat kembali berseluncur dengan sepatu skate.

“Ada kabar dari ibuku?” Pertanyaan Moreau menyerupai bisikan lambat, karena merasa posisi
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Perjanjian Terlarang   Ancamannya

    [Kau tidak menganggap ancamanku dengan serius, bukan begitu?]Kening Moreau berkerut dalam membaca pesan yang mengambang di ponsel Abihirt, ketika pemiliknya sedang berada di kamar mandi. Dia bertanya – tanya ancaman seperti apa dan tidak dianggap serius? Apa yang sebenarnya sedang Abihirt hadapi? Mengapa pria itu sama sekali tidak tidak bercerita?Satu pertanyaan lain muncul. Siapa di balik pengirim pesan dengan nomor pribadi? Moreau tidak akan memiliki akses untuk mencari tahu langsung. Tidak ada petunjuk apa pun di sini. Mungkin ... jika dia bersedia mengambil keputusan penuh tekad; mengulik jawaban langsung dari Abihirt adalah pilihan paling tepat. Masih menatap ponsel itu lamat. Perhatian Moreau segera teralihkan ketika mendengar pintu kamar mandi terbuka dan Abihirt muncul dengan pemandangan yang selalu sanggup membuatnya terdiam beberapa saat. Sedikit butuh usaha keras sekadar mengerjap. Moreau mendadak gugup karena sorot kelabu Abihirt menatapnya seolah dia baru saja melakuk

  • Perjanjian Terlarang   Cita-Cita Daddy?

    “Aku dan Mommy pernah ke rumah sakit. Di salah satu gedung di rumah sakit itu pernah terjadi kebakaran. Ada begitu banyak mobil pemadam. Aku melihat para pemadam kebakaran itu bekerja dengan sigap. Mereka hebat, Daddy. Aku ingin seperti mereka. Aku ingin membantu banyak orang yang berada dalam musibah.”Ketika Abihirt memberi respons dengan baik; mendukung apa pun keinginan bocah kecil mereka. Moreau diam – diam tersenyum. Tidak pernah menyangka bahwa sikap takjub Arias terhadap peristiwa yang baru saja diceritakan itu, ternyata memiliki dampak besar. Memang sempat terjadi kebakaran di rumah sakit; kejadian yang sudah cukup lama, dan hal tersebut menjadi alasan mengapa Moreau seolah dikejutkan oleh ingatan Arias yang begitu tajam.“Sekarang bagaimana denganmu, Princess. Apa cita-citamu?”Lore mungkin termenung mengamati percakapan antara saudara kembar dan ayahnya.Moreau tidak bisa menahan reaksi yang segera muncul ke permukaan setelah gadis kecil itu mengerjap. Dia

  • Perjanjian Terlarang   Cita-Cita

    “Kau tidak berencana memasukkan Lore ke pelatihan khusus?”Suara serak dan dalam Abihirt tiba – tiba mencuak ke permukaan setelah mereka terlalu lama hanyut ke dalam permainan anak – anak. Memang secara tidak langsung terlibat, tetapi menyaksikan mereka tenang, menyusun banyak boneka di atas lantai, sudah menjadi bagian dari prospek membuat Moreau termenung.Dia mengerjap cepat sambil menatap Abihirt dengan kernyitan dalam. “Pelatihan khusus? Maksudmu?” dan bertanya. Beberapa kesimpulan sudah bersarang serius di puncak kepala, tetapi Moreau ingin memastikan kembali tujuan pria itu ketika membawa mereka ke dalam percakapan seperti ini.“Latihan ice skating mungkin?”Pertanyaan Abihirt terdengar ragu – ragu. Barangkali karena pria itu tahu pembicaraan ini terlalu mendadak. Memang sangat mendadak. Moreau sendiri tak pernah memikirkan bahwa salah satu dari si kembar akan mengikuti jejaknya. Dia hanya ingin mereka menikmati hidup seperti biasa. Tidak harus diikuti dengan latihan keras atau

  • Perjanjian Terlarang   Tournamen Juan

    Tidak tahu harus seperti apa menjelaskan suasana yang sedang dia hadapi saat ini. Di tengah keramaian ... beberapa bagian mengingatkan bagaimana dulu; begitu banyak pasang mata memandang rendah ke arahnya.Moreau juga tak bisa memungkiri ... terkadang, gemuruh bentuk dukungan penonton seakan menyeretnya ke dalam arus ketika dulu; Barbara berhasil menyeret masa untuk berada di pihak wanita itu. Dia tidak mengerti mengapa akhirnya seperti ini. Mengapa masih harus terjebak pada saat – saat, yang seharusnya tidak lagi menjadi masalah besar setelah lima tahun berlalu.Ya, semua orang memeriahkan kemenangan. Sementara, dia duduk nyaris terlalu kaku di antara kerumunan. Sulit sekali menggambarkan perasaan ekspresif, meski akan terdengar lebih adil jika Moreau berusaha berdamai dengan situasi yang pernah begitu membekas.Dia nyaris tanpa sadar mendekap tubuh Arias. Bocah kembar memang ... masing – masing berada di pangkuannya dan Abihirt. “Kau baik – baik saja?” pria itu segera berbisik, se

  • Perjanjian Terlarang   Money Talk

    “Aku akan sangat merindukanmu, Amiga.”Moreau terharu saat Juan melebarkan kedua tangan, memberinya petunjuk supaya segera masuk ke dalam dekapan pria itu. Dia tersenyum; harus mati – matian menahan mata yang telah memanas pedih. Juan baru beberapa hari di sini dan rasanya keberadaan pria itu merekat terlalu pekat. Tidak ada pilihan. Perpisahan tetap menjadi ujian utama. Jadwal latihan yang padat tidak bisa membawa Juan bertahan lebih lama di sini. Turnamen sudah dekat. Moreau yakin Juan dan Olivia telah didesak untuk mencetak skor terbaik, meski pelatih mereka bukan lagi pelatih yang sama seperti pelatihnya dulu. Moreau juga tidak ingin tahu tentang kehidupan Mrs. Voudly. Tidak cukup yakin bisa hadir andai wanita itu masih berada di federasi yang sama, meski dia juga tak bisa menjamin bisa melihat aksi panggung Juan.“Kau harus janji untuk menampilkan yang terbaik,” ucap Moreau setelah mengambil beberapa langkah ke belakang, kemudian melirik ke arah si kembar yang menatap dia dan Ju

  • Perjanjian Terlarang   Gelisah

    “Kau terlihat memikirkan sesuatu. Ada yang mengganggumu?” tanya Moreau pelan setelah mengenyakkan punggung ke sandaran jok. Dia memang tidak menolak ketika Abihirt mengajukan ajakan pulang bersama. Pola yang mereka hadapi selalu sama. Gabriel akan membawa mobilnya, sementara ... mereka berdua di sini. Masih dengan kebutuhan menunggu apa yang akan Abihirt katakan. Moreau akan coba mengerti jika pria itu butuh waktu sedikit lebih lama.“Tidak apa – apa. Aku mungkin kelelahan.”Senyum tipis di sana, menyiratkan sesuatu yang berbeda. Moreau tidak tahu mengapa tiba – tiba dia merasa sangat mengerti konflik perasaan yang sedang Abihirt hadapi. Firasat memberi tahu bahwa pria itu sedang berusaha menyembunyikan sesuatu—ntahlah—sesuatu yang berharga—sebisa mungkin darinya.“Kau yakin hanya kelelahan?” dia kembali bertanya, kemudian mendapati Abihirt mengangguk samar.Mesin mobil dinyalakan, tetapi atmosfernya benar – benar berbeda. Mengapa dia mendadak sangat takut? Benak Moreau berusaha meny

  • Perjanjian Terlarang   Penuh Pengaruh

    “Kau tidak perlu repot – repot. Aku bisa pakai sendiri. Berikan saja anting itu padaku,” ucap Moreau sembari mengulurkan lengan. Abihirt hanya perlu meletakkan bendaa tersebut di telapak tangannya, itu tidak sulit dan maka situasi di sekitar tidak akan meninggalkan prospek ganjil.Namun, semu

    last updateLast Updated : 2026-04-02
  • Perjanjian Terlarang   Izin Pergi

    Itu terlalu jauh untuk dipikirkan. Moreau menggeleng singkat, berharap bisa tetap serius, tetapi apa yang perlu dia lakukan? Semua sudah selesai. Hanya perlu memanggil anak – anak untuk memulai sarapan bersama. “Lore, Arias, kemarilah, Sayang,” panggil Moreau, tanpa berusaha menanggapi pern

    last updateLast Updated : 2026-04-02
  • Perjanjian Terlarang   Pertemuan Anak-Anak

    “Itu anak gadismu? Damn. Dia akan menjadi primadona di sekolah setelah besar nanti.” Perhatian Roki tak pernah luput dari tiga bocah yang sedang bermain di halaman belakang rumahnya. Dia sama sekali tidak pernah membayangkan akan mendapati Abihirt membawa anak kembar dan bagaimana akhirny

    last updateLast Updated : 2026-04-02
  • Perjanjian Terlarang   Paman Mencium Mommy?

    “Kau tidak akan bisa melakukan apa pun untuk melawan Robby dan ayahnya. Kita semua tahu kau bahkan tidak pernah berhasil menerobos keamanan yang mereka buat,” ucap Moreau mengingat bahwa itulah yang sebenarnya terjadi. “Aku bisa lakukan semua yang kau katakan. Itu mudah bagiku.” Kali

    last updateLast Updated : 2026-04-02
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status