Share

Bab 551

Penulis: Vannisa
Maggie menarik napas dalam-dalam, pupil matanya sedikit menyusut. Dia menahan rasa sedihnya, lalu berpura pura tidak terjadi apa apa dan tersenyum tipis. "Kenapa kamu datang?"

Easton menunduk menatapnya, lalu memegang bahunya. "Aku tanya kamu, kenapa kamu menangis?"

Alisnya sedikit berkerut. Dia menatap setitik air mata di pipi Maggie dengan rasa sakit hati. "Kenapa bisa ke rumah sakit? Kamu sakit?"

Maggie menggeleng dengan cepat, lalu menunduk dan tidak berani menatapnya. Dia berbohong. "Gino d
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Pernikahan Dadakan: Gadis Bisu Pemenang Hati Presdir   Bab 561

    Maggie mengerang pelan. Di dalam pelukannya, dia mencari posisi yang nyaman. Saat hendak membalik badan untuk lanjut tidur, tiba tiba matanya membelalak."Turunkan aku, dasar mesum. Baru bangun pagi sudah mau ...." Wajahnya langsung memerah, tangannya memukul dada Easton dengan kesal.Easton memeluknya dengan satu tangan, tangan yang lain memencet pasta gigi ke sikat gigi berwarna merah mudanya. "Sikat gigi. Ganti baju.""Easton, aku ngantuk. Aku mau tidur. Kamu nggak pernah dengar kalau kurang tidur bisa memengaruhi ...."Perkembangan janin.Otak Maggie mendadak jernih. Kata kata itu tersangkut di tenggorokan dan dia langsung terdiam.Easton mengerutkan kening, menatapnya dengan tertarik. "Kenapa berhenti? Memengaruhi apa?""Memengaruhi perkembangan otakku. Kurang tidur bikin jadi bodoh." Maggie jelas kurang yakin. Setiap kali berbohong, dia bahkan tidak berani menatap mata Easton.Easton mengangkat kelopak mata dan menatapnya sekilas. "Kurangi main ponsel dan nonton drama cinta nggak

  • Pernikahan Dadakan: Gadis Bisu Pemenang Hati Presdir   Bab 560

    Maggie merasa angin dingin dari kulkas menerpa tubuhnya dan terasa nyaman. Akan tetapi, jelas tidak ada orang normal yang mendinginkan diri dengan membuka kulkas. Dia mengobrak-abrik isi kulkas, berniat mengambil es krim cone, tetapi tangannya tiba-tiba dicegat."Hei hei hei.""Lambungmu lagi nggak enak, masih saja mau makan yang dingin. Kamu ini punya dendam sama tubuh sendiri ya."Maggie mengerucutkan bibir, lalu kembali duduk. Dia melihat Easton mengaduk cairan telur di mangkuk kaca dengan sumpit. Penampilannya sama sekali tidak seperti tuan muda yang tidak bisa memasak.Maggie semakin yakin, waktu itu Easton sengaja membuat bubur gosong hanya untuk memotong pembicaraannya dengan Owen.Tak lama kemudian, semangkuk telur kukus yang bening dan lembut diletakkan di depannya. Maggie memegang sendok, lalu mengambil sedikit dan memasukkannya ke mulut."Enak," puji Maggie. Dia bahkan mengacungkan jempol.Wajah Easton tetap tenang, tetapi sudut matanya terangkat tipis, bibirnya membentuk le

  • Pernikahan Dadakan: Gadis Bisu Pemenang Hati Presdir   Bab 559

    Makanan yang dipesan Easton sudah tiba. Dia turun mengambilnya, sekalian memberi makan Calico.Maggie mengangkat tangan kanannya dan menatap cincin berlian merah muda itu dengan saksama. Indah, murni, tanpa cacat sedikit pun. Dia tidak terlalu paham perhiasan. Tidak tahu asal usul batu itu, tidak tahu berapa karatnya, dan lebih tidak tahu lagi seberapa mahal berlian berwarna dengan kualitas seperti itu di rumah lelang.Dia masih tenggelam dalam kilau batu itu ketika tiba tiba teringat sesuatu yang disembunyikan di lemari kamar mandi. Dia bahkan tidak sempat memakai sandal rumah. Dengan kaki telanjang, dia berlari kecil ke kamar mandi dan mengunci pintu dengan hati-hati.Bagaimana cara membuang test pack itu?Easton memang tidak punya kebiasaan memeriksa tempat sampah, tetapi bagaimana kalau asisten rumah tangga yang membersihkan melihatnya?Wajah Maggie langsung memerah. Hidungnya sampai berkeringat tipis karena panik.'Sudahlah. Pindahkan dulu. Nanti cari kesempatan untuk membuangnya.

  • Pernikahan Dadakan: Gadis Bisu Pemenang Hati Presdir   Bab 558

    Namun, dia tetap merasa sakit hati.Sampai sekarang, kalau dia mencari kata kunci terkait di media sosial, masih muncul tagar dengan jutaan pembahasan panas.[ Cincin berlian di jari manis bintang Jossie. ]Warganet waktu itu berubah jadi detektif. Mereka menggali bahwa keduanya sudah menjadi pasangan kampus yang membuat iri sejak SMA. Bahkan ada yang membongkar bahwa pacar Jossie adalah pewaris keluarga elite piramida di Kota Jostam.Maggie pernah diam-diam membaca semua unggahan terpopuler di tagar itu. Dia melihat orang yang mengaku sebagai orang dalam, membeberkan bahwa mereka sudah saling mencintai sejak remaja. Lalu, sang pria meninggalkan Kota Jostam dan pergi jauh ke luar negeri tempat wanita itu berada demi cinta.Tujuh tahun.Easton pernah terikat dengan seorang wanita selama tujuh tahun.Kepalanya sedikit berdenyut. Dia sebenarnya tidak ingin lagi terjebak dalam masa lalu yang tidak berarti. Namun, cincin yang tertangkap kamera saat siaran langsung Jossie memang sepasang den

  • Pernikahan Dadakan: Gadis Bisu Pemenang Hati Presdir   Bab 557

    Suasana hati Easton sangat baik. Sudut bibirnya sedikit terangkat, menampilkan senyum penuh rasa sayang. "Tidur lagi sebentar. Nanti turun untuk makan."Maggie membenamkan wajahnya ke dalam selimut, bulu matanya terkulai saat dia mengangguk. Sepasang matanya yang jernih tampak lembap dan penuh perasaan.Easton menunduk mencium pipinya, lalu berkata puas, "Anak baik."Maggie mengerutkan wajah kecilnya dan mengusap pipinya dengan ekspresi jijik. Gerakan kecil yang hampir tidak terlihat itu tetap tertangkap oleh tatapan dalam pria itu.Easton mengerutkan kening, sengaja ingin menggodanya. Kedua tangannya bertumpu di sisi tempat tidur, lalu dia menunduk dan menjatuhkan satu demi satu ciuman di wajah lembut Maggie.Maggie ingin menghindar, tetapi pergelangan kakinya sudah ditahan oleh sepasang tangan yang besar. Dia tidak bisa bergerak, hanya bisa duduk di tempat tidur dengan wajah cemberut."Kamu jijik sama aku?" Easton mengerutkan kening dan menatapnya dengan sorot mata dalam.Maggie mema

  • Pernikahan Dadakan: Gadis Bisu Pemenang Hati Presdir   Bab 556

    "Terlambat!"Easton sudah sama sekali tidak ingin terlihat dingin seperti penampilannya. Dia menyeringai lebar dengan senyuman bodoh. Dengan sedikit gugup, dia tetap berlutut di lantai, lalu memasangkan cincin itu ke jari manis tangan kanan Maggie dengan sungguh-sungguh.Dia sulit menenangkan perasaannya. Dia menggenggam tangan Maggie dan menunduk mencium punggung tangannya."Segitu senangnya?" Hati Maggie terasa lembut sekaligus sedikit perih. Tangannya terangkat menyentuh tengkuk Easton.Suasana hati Easton benar-benar bagus. Wajahnya segar dan berseri-seri. Dia mendongak meminta ciuman yang panjang dan dalam."Gaun pengantinmu mau yang haute couture dari merek mewah atau rancangan desainer yang dibuat khusus sesuai ukuran? Atau bulan depan kita terbang ke Paris saja, temui langsung desainer brand dan pesan beberapa model sesuai selera kamu.""Pernikahan tetap harus diadakan. Dengan latar belakang keluargaku ada beberapa batasan, jadi mungkin harus dilakukan di dalam negeri. Tapi kit

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status