Pesona Suami Wasiatku

Pesona Suami Wasiatku

last update최신 업데이트 : 2026-01-27
에:  Suci Komala방금 업데이트되었습니다.
언어: Bahasa_indonesia
goodnovel16goodnovel
평가가 충분하지 않습니다.
113챕터
447조회수
읽기
서재에 추가

공유:  

보고서
개요
목록
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.

Mereka menikah karena wasiat dan harus dirahasiakan. Mei Lin --mahasiswi tengil yang bicara dulu baru mikir, tidak menyangka hidupnya akan sekomedi ini. Suaminya? Zhang Yichen --CEO dingin yang bahkan lebih kaku dari jasnya. Tapi siapa sangka, gaya bicara dan tingkah Mei Lin yang selalu di luar prediksi BMKG justru membuat sang CEO jatuh hati lebih cepat dari jadwal rapatnya. Seolah-olah dunia harus tahu, pernikahan yang seharusnya damai, kini ramai jadi perbincangan karena Mei Lin magang di perusahaan milik Zhang Yichen, bahkan menjadi sekretaris bos dingin itu. Rumor yang merebak tentu saja berpengaruh pada reputasi perusahaan dan Zhang Yichen sendiri. Lantas, bagaimana nasib Mei Lin? Ketika para dewan direksi meminta tidak ada hubungan pribadi antara atasan dan bawahan. Lika-liku kehidupan Mei Lin, dimulai!

더 보기

1화

1. Undangan Aneh dari Keluarga

"Mei Lin! Cepat bangun!"

Suara Lin Xiu Lan --ibu Mei Lin, menggema dari ruang tamu seperti alarm hidup.

Mei Lin menggeliat malas di tempat tidur. Matanya terbuka perlahan.

"Cepat! Hari ini penting!" teriak ibunya lagi.

"Bu, ini hari Minggu! Penting apanya? Dunia nggak akan kiamat kalau aku bangun jam sembilan!"

Namun, begitu Lin Xiu Lan menyerbu masuk lengkap dengan dress bermotif bunga dan ekspresi 'ini serius', Mei Lin tahu ... tidak ada jalan keluar. Walaupun demikian, Mei Lin memilih menutup mata kembali.

"Kau harus ikut ke jamuan keluarga Zhang hari ini. Jangan banyak alasan!"

Mei Lin membuka mata setengah. "Keluarga Zhang? Siapa itu? Kita punya hubungan keluarga sama mereka?"

"Bukan punya, tapi pernah!" Sang ibu memasang wajah misterius yang membuat Mei Lin sedikit curiga.

"Nenekmu dulu bersahabat dengan ibunya Madam Zhang. Dan hari ini … mereka mengundang kita ke makan siang keluarga."

"Makan siang?" Mei Lin duduk setengah sadar.

"Kenapa Ibu terlihat tegang, sih? Itu cuma makan siang, bukan wawancara kerja," lanjut Mei Lin.

"Kau tak tahu. Ini bukan sembarang makan siang. Mereka keluarga konglomerat, Mei. Lihat bajumu!"

Mei Lin menunduk memerhatikan piyamanya yang warna kuning dengan gambar bebek lucu.

Ia terkekeh-kekeh.

"Menurutku imut, Bu."

"Imut tidak bisa membuatmu kaya!"

Ibunya menarik selimut, menyeret Mei Lin menuju lemari.

"Cepat mandi dan pakai gaun biru muda yang Ibu belikan dua bulan lalu, yang belum pernah kau pakai karena katanya terlalu 'dewasa'."

Mei Lin menghela napas.

"Ya ampun! Seperti mau dijodohkan aja …" gumamnya pelan.

Sang ibu terdiam sejenak, lalu tersenyum samar. Ia merasa putrinya memiliki insting yang kuat.

"Kau tidak akan tahu kalau belum datang."

---

Dua jam kemudian, mobil tua peninggalan ayah Mei Lin berhenti di depan rumah utama keluarga Zhang. Tidak cocok disebut rumah, karena mirip istana. Mei Lin melongo.

"Bu, jujur aja. Ini makan siang atau ...?"

"Diam! Nanti kau tahu sendiri."

Lin Xiu Lan tersenyum aneh.

Kedatangan mereka disambut pelayan dengan ramah. Saat masuk ke ruang makan besar yang dipenuhi perabot antik dan aroma teh melati, pandangan Mei Lin langsung berhenti pada satu sosok pria di ujung meja.

Pria itu duduk tegak, bersetelan kemeja abu-abu muda, wajahnya dingin, tetapi luar biasa tampan. Mata tajamnya menatap layar tablet, sama sekali tak memedulikan sekitar.

"Demi apa …" bisik Mei Lin pelan, lalu memiringkan kepalanya. "Dia kayak keluar dari drama Korea. Tidak, tidak! Aku tidak boleh berkedip. Aku takut ketika aku berkedip dia akan berubah jadi kakek tua!"

"Dia Zhang Yichen," ucap ibunya pelan. "Anak laki-laki Madam Zhang. CEO Zhang Group."

"CEO?" Mei Lin hampir tersedak ludahnya. "Ibu bercanda, kan? Orang sekeren itu mau makan siang sama kita?"

"Selamat datang, dan silakan duduk!" Fang Qiu Hua atau dikenal dengan sebutan Madam Zhang menyambut.

Mei Lin mencubit lengan ibunya. "Bu, ini bukan mim--"

"Diam, dan duduk sopan!"

Mei Lin duduk di seberang, berusaha menahan diri agar tidak menatap pria itu terus, tetapi gagal total. Zhang Yichen menoleh sekilas, tatapannya singkat, tetapi cukup membuat jantung Mei Lin berlari maraton.

"Apa kau baik-baik saja, Nona Lin?" suara baritonnya rendah, tenang, dan dingin.

"Ba-baik," jawab Mei Lin cepat, hampir gagap. "Aku cuma … kagum dengan arsitektur ruang makan ini. Sangat … simetris."

Suasana hening beberapa detik, lalu Madam Zhang tersenyum hangat.

"Nenekmu pasti akan senang melihat kalian berdua akhirnya bertemu."

Mei Lin menatap bingung. "Maksudnya?"

Madam Zhang menatap ke arah Zhang Haoren --suaminya, lalu tersenyum samar.

"Bukan cuma jamuan, Mei Lin. Ini soal wasiat ibu kami," tutur Haoren.

"Wasiat?" Mei Lin mengulang, napasnya tercekat.

Di saat itu juga, Yichen menatap langsung ke arahnya untuk pertama kalinya, dingin tapi tegas.

"Tampaknya, Nona Mei Lin … kau akan menjadi bagian dari keluarga kami."

Suara pria itu tenang, tapi cukup untuk membuat Mei Lin terpaku, bibirnya setengah terbuka.

"Tunggu …. Maksudmu, bagian keluarga … kayak … keluarga menantu gitu?"

Tidak ada yang menjawab. Hanya ada tatapan lembut dari Madam Zhang dan wajah kaku Zhang Yichen.

Sementara ibu Mei Lin tersenyum lebar, bahkan terlalu lebar.

"Selamat, Nak Mei. Sepertinya nenekmu memang punya selera bagus."

"Apa--APA?!"

Suara Mei Lin menggema di ruang makan megah itu. Dan begitulah, hidupnya yang biasa saja berubah total hanya karena makan siang. Bahkan, mie instan di dapurnya pun belum sempat dimasak.

펼치기
다음 화 보기
다운로드

최신 챕터

더보기

독자들에게

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

댓글 없음
113 챕터
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 책을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 책을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status