Share

Bab 28

Author: AliceLin
last update Last Updated: 2025-08-31 18:34:57
“Apa kamu belum selesai? Lama sekali!”

Ketukan keras menggema dari balik pintu ruang ganti, disusul suara bentakan bernada kesal.

Sherin hanya bisa menghela napas panjang, mengabaikan kemarahan Clara─hostess senior yang akan ia gantikan malam ini. Saat ini perhatiannya tersita sepenuhnya pada penampilannya sendiri.

Keningnya mengernyit. Matanya menelusuri pantulan dirinya di depan cermin. Ia hampir tak percaya, gadis seksi di hadapannya ini adalah dirinya.

Balutan kostum kucing serba hitam yang menempel ketat di tubuhnya, stoking jaring yang menutupi kaki jenjangnya, ekor panjang buatan yang menjuntai di belakang, serta telinga kucing yang bertengger manis di atas kepalanya membuatnya merasa ... tidak mengenal dirinya sendiri.

Sherin meremas ujung rok mini ketat yang menempel di pinggangnya, berusaha menutupi rasa canggung yang kian menyesakkan. Napasnya terasa berat, seakan ruangan sempit itu menutup seluruh jalan keluar untuk bernapas.

Gadis itu meneguk salivanya dengan bersusah paya
AliceLin

Tuh kan, emang ada udang di balik batu, Sherin :( Btw, buat teman2 di Indo, stay safe ya. Semoga negara kita lekas membaik >.<

| 17
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (5)
goodnovel comment avatar
Popy Try
berharap siih ada Arnold di ruangan yg di datangi sherin
goodnovel comment avatar
Imelda
yaahhh Sherin udh kejebak dia... hrsnya dia dengar Hailey.. moga aj ad Arnold dtg...
goodnovel comment avatar
lusiana kho
kasihan sherin dijebak bajingan
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Pesona Berbahaya Suami Dadakanku   Bab 297

    “Pukulan ini sebagai balasan atas perbuatanmu yang sudah mencelakai ibuku, Pene,” desis Sherin dengan napas terengah-engah.Darah masih mengalir dari pergelangan tangannya yang terluka. Akan tetapi, rasa perih itu nyaris tidak ia rasakan karena seluruh kesadarannya tertuju pada wanita di hadapannya.Penelope merintih kesakitan. Perlahan ia mendongakkan wajahnya. Kilatan kebencian menyala di matanya yang sembap dan memerah. “Gadis sialan, aku akan membunuhmu!” teriaknya, menggila.Penelope bangkit dengan cepat, lalu kembali menerjang ke arah Sherin.Namun, Sherin tidak tinggal diam. Dengan keberanian yang dipicu oleh rasa sakit selama bertahun-tahun, ia kembali mengayunkan kayu itu dan─BUGH!Hantaman telak mendarat di perut Penelope. Wanita itu tersentak, lalu berlutut di hadapan Sherin sambil memegangi perutnya.“Dan pukulan ini ... adalah balasan atas semua penindasan dan penghinaan yang kupikul selama bertahun-tahun di kediaman Scarlet.” desis Sherin seraya berdecih sinis.Penelope

  • Pesona Berbahaya Suami Dadakanku   Bab 296

    “Cukup! Hentikan omong kosongmu!” bentak Penelope dengan histeris. Ia segera mendekat ke sisi David, menggelayut erat lengan pria itu dan berkata dengan gelagapan, “David, kamu jangan sampai tertipu. Dia hanya ingin mengadu domba kita. Jangan sampai kamu terjebak oleh permainan kata wanita licik ini.” David tidak langsung menjawab. Keraguan jelas tergambar di wajahnya. Pandangannya beralih dari Penelope ke Natalie secara bergantian, seolah menimbang kebenaran di antara dua sisi yang saling berseberangan. “Siapa yang menjebak siapa … biar nanti pengadilan yang membuktikan semuanya,” balas Natalie sembari mendengus dingin. Dengan suara berdesis penuh kebencian, ia menambahkan, “aku akan menuntut keadilan atas semua kejahatan yang kalian lakukan padaku dan putriku. Dan, akan kupastikan kalian membusuk di dalam penjara dan merasakan penderitaan yang berlipat ganda dari apa yang kualami sepuluh tahun lalu!” Alih-alih merasa takut, Penelope malah tertawa kecil penuh cemooh, tetapi gura

  • Pesona Berbahaya Suami Dadakanku   Bab 295

    “Jadi … kamu melakukan operasi plastik seperti wajah sekarang dan jasad itu adalah pengacaramu?” gumam David dengan mulut menganga syok.Natalie tidak menjawab. Ia hanya menyunggingkan senyum tipis yang dingin. Tangannya meraih kerah kemeja David dan menarik pria itu hingga sejajar dengan tatapannya yang menyala penuh bara amarah.“Andai saja selama sepuluh tahun ini aku tidak amnesia, aku pasti tidak akan membiarkanmu dan Penelope menikmati satu sen pun dari warisanku,” geramnya dengan amarah yang mendidih.Bukan hanya merasa marah kepada David dan Penelope, ia juga kesal kepada dirinya sendiri yang tidak dapat mengingat lebih awal dan membiarkan semua berlalu tanpa bisa ia cegah.Rahang David mengeras. Ia masih tidak dapat mempercayai pengakuan wanita di hadapannya ini. Namun, ia dapat melihat dengan jelas sorot mata penuh kebencian yang ditujukan wanita itu padanya.“Setelah menikmati semuanya, apa itu belum cukup memuaskan kalian? Bisa-bisanya sekarang kamu dan wanita jalang ini

  • Pesona Berbahaya Suami Dadakanku   Bab 294

    “J-Jadi kamu … kamu adalah … Natalie?” gumam Penelope dengan suara bergetar yang nyaris hilang ditelan ketakutan dan rasa sakit.“Kamu masih mengingatku?” Gretta alias Natalie menyungging senyum dingin. Ia terus mendesak maju, memaksa Penelope mundur selangkah demi selangkah hingga tumit wanita itu menyentuh tepian gedung yang belum dibangun sempurna itu.“Aku benar-benar tersanjung, Penelope,” imbuh Natalie dengan nada sinis.Penelope menoleh sekilas ke belakang. Kegelapan menganga di bawah sana seperti jurang tak berdasar, membuat jantungnya berdegup sangat cepat. Ia kembali menatap wanita yang kini berdiri tepat di hadapannya seperti malaikat pencabut nyawa.“Tidak mungkin …” Penelope menggeleng lemah sambil meringis menahan sakit akibat cengkeraman itu. “Kamu bukan Natalie. Wajah … wajah kalian saja berbeda … Natalie sudah mati terbakar dalam kecelakaan itu!”Natalie menyeringai. Di bawah pencahayaan yang remang, ekspresinya terlihat sangat menyeramkan.“Tentu saja berbeda,” ucapny

  • Pesona Berbahaya Suami Dadakanku   Bab 293

    “Pene, apa yang kamu lakukan?!” sergah David.Pria itu baru saja menyelesaikan panggilan telepon di sudut ruangan yang cukup jauh. Saat berbalik, ia membeku, melihat kegilaan yang tengah istrinya lakukan pada Sherin.“Hentikan! Dia tidak boleh mati sekarang!” seru David dengan panik.Namun, Penelope tidak menggubrisnya. Kebencian telah meracuni akal sehatnya dan mendesaknya untuk segera menghabisi nyawa putri dari wanita yang paling ia benci.David hendak berlari mendekat untuk menghentikan kegilaan istrinya. Namun, sebelum ia sempat bergerak, tiba-tiba saja seseorang telah mendahuluinya dan─BUGH!Hantaman keras itu mendarat telak di punggung Penelope. Cengkeramannya terlepas seketika dan ia langsung tersungkur ke lantai dengan jeritan tertahan.Sherin terbatuk-batuk hebat, menghirup oksigen sebanyak mungkin sambil berusaha menyeimbangkan tubuhnya yang masih terikat.Sementara, David mematung di tempatnya. Dahinya mengernyit saat melihat sosok asing yang kini berdiri di antara mereka

  • Pesona Berbahaya Suami Dadakanku   Bab 292

    “Jadi … sejak awal kalian sudah merancang untuk membunuh ibuku demi menguasai hartanya?” desis Sherin dengan suara dingin, memendam kebencian yang tak tertahankan. Ia sangat yakin Penelope memiliki andil besar dalam kecelakaan yang menimpa ibunya.Penelope terdiam sesaat. Senyumnya membeku di bibir, tetapi hanya sepersekian detik sebelum berubah menjadi seringai miring yang terlihat lebih licik.“Oh, Sayang ...," ucap Penelope dengan nada lembut penuh kepalsuan. Tangannya terangkat, mengelus pipi Sherin dengan sentuhan yang membuat gadis itu menatapnya dengan jijik."Jangan berburuk sangka sampai sejauh itu. Ini hanyalah akibat yang harus ibumu tanggung karena sudah merampas apa yang seharusnya aku dan Paula dapatkan,” lanjut Penelope dengan angkuh, tidak menunjukkan sedikit pun penyesalan atas semua perbuatan yang telah ia lakukan di masa lalu.Dahi Sherin mengernyit. Kebingungan bercampur amarah memenuhi wajahnya. "Merampas? Apa maksudmu? Ibuku adalah istri sahnya. Jangan seenaknya m

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status