Share

Bab 20 (Kebingungan Atul)

Pagi ini Jannah sudah menyiram bunga di halaman belakang, samping, hingga pada halaman depan rumah. Rupanya Jannah telah tampak sehat. Syukurlah.

Kulihat pemandangan di sana seperti orang yang pernah kukenal sebelumnya. Ah, dia rupanya Lucki. Pandangannya ada yang aneh saat melihat Jannah. Jangan-jangan ia kepincut dengan pesona Jannah. Sesuai perjanjian, Lucki tidak boleh jatuh cinta. Jika Lucki melanggar perjanjian itu, maka ia akan tahu akibatnya. Aku akan melakukan apa pun agar Jannah tidak bisa jatuh hati pada Lucki.

"Sini! Biar kubantu." Lucki mendekati Jannah.

"Enggak usah, Den," tolak Jannah.

"Enggak apa! Biar kamu tidak terlalu lelah. Kamu kan baru sembuh." Lucki mengambil slang air yang berada di dalam genggam Jannah.

"Aku enggak enak sama Nyonya jika aku hanya berdiam diri saja," ucap Jannah.

"Ah, enggak apa. Nyonya pasti mengerti." Lucki menyemburkan air di slang ke beberapa tanaman serta bunga-bunga di halama
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status