共有

Bab 357

作者: Kayla Sango
"Selamat datang di bulan madumu, Dewi," bisiknya, suara seraknya yang sejak awal seperti menjadi latar kebebasanku membuat tubuhku merinding meski udara lembap tropis membungkus kami.

Dia menatapku. Benar-benar menatapku. Seolah dia melihat seluruh kelelahan yang tertinggal di wajahku, rambut yang berantakan, dan kulit yang lelah setelah perjalanan panjang.

"Kita perlu mandi. Sekarang," katanya dengan suaranya yang rendah dan tegas, itu bukan sekadar tentang membersihkan diri.

Tanpa banyak kata,
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Pria Sewaanku Ternyata Miliuner?   Bab 369

    Sudut pandang Rivan."Dewi?" ulangku sambil perlahan mendekatinya ketika dia tidak menjawab pertanyaanku yang pertama.Dia berdiri membeku di tengah ruangan, wajahnya pucat pasi, menatap lantai tempat ponselnya terjatuh dan menghantam marmer. Tangannya gemetar jelas terlihat, dan dia tampak benar-benar syok, seolah baru saja melihat hantu.Tanpa berpikir panjang, aku menjatuhkan handuk yang masih melingkar di pinggangku lalu mengenakan celana pendek yang tergeletak di atas tempat tidur. Pikiranku sudah langsung masuk ke mode waspada.Ada sesuatu yang sangat tidak beres.Dewi bukan tipe orang yang mudah panik. Aku sudah mempelajarinya selama beberapa hari terakhir. Jadi jika dia terlihat seperti ini, apa pun yang baru saja dia lihat di ponselnya pasti sangat serius."Ada apa?" tanyaku lagi sambil menyentuh lengannya dengan lembut.Dia hanya menggeleng, dan masih menatap perangkat yang tergeletak di lantai.Aku mengambil ponsel itu dengan hati-hati dan melihat bahwa meskipun terjatuh, la

  • Pria Sewaanku Ternyata Miliuner?   Bab 368

    Sudut pandang Valerie.Hari-hari berikutnya berubah menjadi rangkaian momen yang terasa seperti diambil langsung dari film romantis Hollywood.Anggur-anggur yang harganya tidak masuk akal dan bahkan tidak pernah kuketahui keberadaannya. Hubungan intim yang membuatku kehilangan napas. Pemandangan yang begitu tidak nyata hingga terkadang aku harus mencubit diri sendiri hanya untuk memastikan bahwa aku tidak sedang bermimpi.Jika rencana awalku untuk melupakan Darren adalah meringkuk di sofa sambil memegang seember es krim dan menonton maraton film-film drama, maka Dewa sudah bekerja dengan baik. Pria sewaan pribadiku, seperti yang suka dia sebutkan sebagai lelucon, terbukti sangat efektif menjalankan perannya.Kami menghabiskan pagi-pagi kami saling berpelukan di tempat tidur, terbungkus seprai katun yang lembut, dan menjelajahi setiap sisi satu sama lain seolah waktu tidak ada. Dewa menyentuhku dengan cara yang membangunkan seluruh tubuhku, seakan setiap ujung sarafku memang diciptakan

  • Pria Sewaanku Ternyata Miliuner?   Bab 367

    Sudut pandang Rivan.Aku mengamati Dewi pada pagi setelah makan malam penuh pengakuan itu, dan aku menyadari ada sesuatu yang berbeda dari gestur dan pembawaannya. Dia tampak lebih ringan, seolah akhirnya berhasil melepaskan beban besar yang selama ini dipikulnya setelah membagikan rasa sakitnya kepadaku. Namun di saat yang sama, ada kerapuhan baru di sana, seakan satu beban telah digantikan oleh beban lain. Mungkin ketakutan karena sudah membuka dirinya terlalu jauh. Karena sudah mempercayakan rahasia terdalamnya kepada seseorang yang pada dasarnya masih orang asing.Dia berdiri di dek dengan secangkir kopi di tangan, dan menatap laut sebening kristal di hadapannya. Namun bahunya sedikit membungkuk, seolah bayang-bayang malam sebelumnya masih belum benar-benar pergi. Saat itulah aku memutuskan bahwa hari ini harus diisi dengan hal-hal yang ringan. Aku ingin menarik Dewi sepenuhnya keluar dari orbit gelap masa lalunya dan mengembalikannya ke surga kecil yang hanya menjadi milik kami."

  • Pria Sewaanku Ternyata Miliuner?   Bab 366

    Sudut Pandang Valerie.Sunyi.Itu saja yang tersisa di antara kami setelah aku selesai menceritakan kisahku. Kata-kataku masih seolah menggantung di udara malam tropis yang hangat, bercampur dengan suara ombak yang jauh dan gumaman pelan pasangan lain yang sedang makan di meja-meja sekitar. Aku terus menatap gelas anggur di depanku, dan memperhatikan cahaya lilin yang berkilau di dalam cairan merah gelap itu, karena tidak sanggup menatap Dewa.Aku sudah menceritakan semuanya padanya. Atau hampir semuanya.Aku sudah menceritakan pengkhianatan yang kutemukan di hari yang seharusnya menjadi hari paling bahagia dalam hidupku. Tentang aku mendapati tunanganku yang bahkan tidak pernah kusebutkan nama aslinya bersama wanita yang kukira sahabat terbaikku, menyusun rencana untuk menjadikan pernikahanku sebagai alat tukar dalam permainan yang jauh lebih besar dari apa pun yang pernah kubayangkan. Aku juga menceritakan tentang orang tuaku, tentang bagaimana aku menyadari mereka bukan hanya tahu s

  • Pria Sewaanku Ternyata Miliuner?   Bab 365

    Tiga Hari Sebelumnya, Sudut Pandang Valerie."Apa kamu melihat itu?" Suaraku keluar nyaris seperti bisikan."Tenang!""Apa kamu melihat itu?!" Kali ini aku berteriak."Tenang!" Ibu membentakku balik.Clarisa Salvino, yang selalu sempurna dalam gaun biru tua berbordir tangan, membuatku duduk di sofa dan menyodorkan segelas sampanye. Bahkan di tengah kekacauan, dia tetap mempertahankan ketenangan elegan yang menjadi cirinya."Kamu sudah tahu?" tanyaku dan keterkejutan membuatku tiba-tiba tenang dengan cara yang aneh. "Kamu sudah tahu?""Aku menduganya," katanya jujur sambil merapikan lipatan yang seolah-olah ada di roknya. "Ayahmu juga.""Kenapa kalian membiarkanku menjalani ini?"Ibu mendekat dan duduk di sebelahku, tangan sempurnanya yang terawat mencengkeram tanganku dengan kekuatan yang tidak nyaman."Sejujurnya, Valerie .…" Dia menghela napas. "Karena kita membutuhkan pernikahan ini sama seperti Darren membutuhkan kita.""Maksud Ibu apa?""Taman hiburan itu, sayang. Kita bangkrut. B

  • Pria Sewaanku Ternyata Miliuner?   Bab 364

    Tiga Hari Sebelumnya, Sudut Pandang Valerie.Pada hari pernikahanku, segala sesuatu di sekitarku terasa diselimuti aura penuh penantian. Suasana di kediaman sewaan tempat upacara akan digelar terasa begitu tegang dan penuh harapan, seolah setiap sudutnya memikul tanggung jawab untuk membuat hari ini sempurna. Jantungku berdetak tak beraturan, dan setiap pikiranku seperti pusaran gugup sekaligus penuh kegembiraan.Aku mengusap kain sutra yang dingin, merapikan lipatan yang seolah-olah ada di gaunku. Untuk ketiga kalinya. Atau keempat. Aku gugup. Sangat gugup. Ini adalah hari paling penting dalam hidupku, dan tidak ada satu pun hal yang boleh berjalan tidak sesuai rencana. Bahkan lipatan gaun yang hanya ada di imajinasiku.Di depan cermin, aku menatap bayangan diriku yang terasa seperti versi yang lebih seperti mimpi. Gaun pengantin itu, sebuah wujud keanggunan, jatuh lembut hingga menyentuh lantai dalam lapisan kain yang seolah mengambang. Ada sesuatu yang hampir tidak nyata di setiap r

  • Pria Sewaanku Ternyata Miliuner?   Bab 22

    Pertanyaan Damar mengambang di udara dan berat bagai bongkahan besi. Apakah kau benar-benar mencintainya? Kata-kata sederhana yang membuatku terengah, seakan tubuhku baru saja menerima pukulan di perut.Pikiranku berputar tanpa henti. Berbohong pada kakeknya Adriel tentang bagaimana kami pertama kal

  • Pria Sewaanku Ternyata Miliuner?   Bab 23

    Lydia Wijaya. Nama yang Adriel ucapkan malam itu saat badai, seperti bekas luka yang masih perih jika tersentuh. Wanita yang telah mengkhianatinya dengan cara terburuk. Dan sekarang dia ada di depan mata, tangannya terulur ke arahku, dan senyum yang tampak sempurna namun penuh perhitungan."Senang b

  • Pria Sewaanku Ternyata Miliuner?   Bab 24

    Adriel menoleh ke arahku, pertanyaan tentang Lydia masih menggantung di antara kami. Lalu tiba-tiba, dia tersenyum dengan senyum miring yang biasanya muncul saat dia memutuskan untuk mengubah aturan permainan."Kalau kamu sendiri?" tanyanya dan tatapannya tidak lepas dari mataku. "Kamu masih peduli

  • Pria Sewaanku Ternyata Miliuner?   Bab 21

    Kakeknya Adriel persis seperti yang kubayangkan, dia berperawakan tinggi dan berwibawa dengan rambut perak yang dipangkas rapi dan tatapan menusuk yang terasa bisa nembus topeng siapa pun. Damar Mahendra punya aura yang buat orang otomatis menghormatinya. Dia tipe pria yang tidak perlu meninggikan s

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status