Share

Bab 41

Penulis: Zoya Dmitrovka
last update Tanggal publikasi: 2026-06-12 04:49:37

Raissa tersenyum sinis dan Vivian menatap Andre lalu tersenyum tipis.

Vivian berujar, “Kalo lo mau interogasi orang, tunggu jadi polisi dulu. Lagian, emang lo siapanya Lio? Kenapa dia harus jelasin semua hal ke lo?”

Raissa langsung mengangguk setuju. “Betul. Lio bukan tahanan. Inget, kalian itu cuma mantan.”

Andre memijat pelipisnya. “Nggak gitu. Gue cuma nanya aja.”

Vivian mendorong Andre.

“Iya, dan Lio nggak mau jawab,” balas Vivian santai. “Nggak seharusnya lo maksa begitu. Ngerti?”

Raissa
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Putri Palsu Jadi Pewaris    Bab 59

    Kepala sekolah mempersilakan Pak Mochtar duduk. Lalu, dia sendiri duduk di sampingnya. Sementara Ms. Donna berjalan menghampiri Kavita. Siapa yang tidak mengenal Pak Mochtar? Seorang maestro piano yang tegas. Bahkan dia menyampaikan kritik anak didiknya dengan kata-kata yang tajam. Udara di ruang musik langsung terasa menekan Kavita. Bibir Kavita bergetar. “Lio, gue… rasanya nggak sanggup. Gimana kalo gue nyerah aja?”Di layar ponselnya, Liora melihat Kavita terlalu tegang dan gugup luar biasa. Liora berujar tenang, “Vita, slay aja! Taruh ponselnya di depan lo. Gue temenin lo dari sini. Oke?”Kavita mengangguk. Liora memang paling bisa diandalkan!Ms. Donna menepuk punggung Kavita. “Kavita, jangan takut. Ada saya dan Liora yang temani kamu. Ayo fokus demi mimpi kamu.”Kavita melirik Ms. Donna tanpa membalas ucapannya. Dengan tangan gemetar, Kavita duduk di depan piano. Dia meletakkan ponsel tepat di depannya. Tidak ada yang berbicara lagi. Perhatian semua orang tertuju pada Kav

  • Putri Palsu Jadi Pewaris    Bab 58

    Senin pagi di Serenity Enclave, Kota Poseidon.Karena masih dalam masa pemulihan, Liora tidak pergi sekolah seperti biasa. Dia berjemur di pinggir kolam renang sambil membaca jurnal Poseidon University AI Lab research di layar tablet. “Hemm, jurnal ini gampang dimengerti,” gumam Liora. Di sekolah, orang-orang melihatnya sebagai si Jenius Matematika yang aktif di club robotics. Tapi di luar sekolah, dia sebenarnya memimpin komunitas riset AI sendiri dan mengembangkan teknologi untuk disaster response.Tidak perlu merasa terharu. Liora memang cerdas dan berbakat di bidang teknologi. Bagi Liora, matematika, AI, dan robotik sudah menjadi bagian dari hidupnya sejak usia 12 tahun.Nuna yang duduk menemaninya sangat penasaran. Dia teringat data-data Liora yang diberikan oleh Sagara. “Nona, apa baca jurnal begitu menarik banget?” tanya Nuna. Sagara memang sudah menyelidiki kegiatan Liora beberapa tahun terakhir. Sagara juga tahu bahwa putrinya ini adalah jenius matematika. Namun, Sagara h

  • Putri Palsu Jadi Pewaris    Bab 57

    Aluna membalikkan halaman album. Dia menunjuk seorang pria paruh baya berbadan tegap di dalam foto. Wajahnya angkuh dan dingin dengan rambut sebahu kecoklatan yang diikat. “Lio, ini kakekmu waktu masih muda. Namanya Charles Kivandra.”Liora melihat foto itu. Wajah Charles memiliki aura yang mirip dengan Sagara.Buah memang jatuh tidak jauh dari pohonnya, kan?“Dia ayah kandung Papa,” kata Aluna. “Dialah pemimpin Klan Racun Gelap sebelum papamu.”Charles Kivandra.Dia, mantan pemimpin Klan Racun Gelap. Di dunia bawah, dia dikenal dengan julukan Dewa Racun—monster yang membunuh musuh-musuhnya dengan racun ciptaannya sendiri.Charles anak kedua pasangan Hansen Kivandra dan Laura. Kakak laki-lakinya bernama Yono Kivandra yang tidak pandai memimpin. Dia memiliki kakak angkat bernama Ibnu Adhitama Kivandra yang telah dicoret dari daftar pewaris. Karena itulah hanya Charles yang mampu meneruskan kepemimpinan Hansen di Klan Racun Gelap sekaligus menjadi kepala keluarga. Di bawah otoritasny

  • Putri Palsu Jadi Pewaris    Bab 56

    Saat Sagara hendak menyentuh, Liora refleks menghindarinya.Liora menatap mayat di tanah. Lalu menatap Sagara.“Papa… barusan bunuh orang?” Suaranya bergetar, berusaha menyembunyikan ketakutan dan meredam keterkejutan. Sagara tidak menjawab dan semua orang tidak ada yang berani bicara. Bahkan Edward diam seribu bahasa.Melihat Sagara hanya diam, Liora menebak bahwa dugaannya benar. Bibir Liora bergetar. ‘Jadi, inikah wajah asli Papa? Tapi, kenapa? Kenapa Papa bunuh orang? Apa Papa nggak takut dilaporin polisi?’Hati Liora yang semula mengkhawatirkan papanya, tetapi pada detik berikutnya langsung berubah. ‘Bukannya hukum di negeri ini tajam ke bawah dan tumpul ke atas? Dengan kekayaan dan kekuasaan keluarga Kivandra, Papa pasti bakalan lolos dari jerat hukum.’Senyum sinis muncul di bibir Liora. Benar!Untuk apa mengkhawatirkan papanya? Orang dewasa yang cerdas dan licik pasti memiliki banyak akal untuk keluar dari jerat hukum. Edward memainkan matanya, mencari-cari keberadaan du

  • Putri Palsu Jadi Pewaris    Bab 55

    “Nona, HP kamu sudah selesai diperbaiki.”Sore hari, Nuna datang bersama Deyan ke kamar Liora sambil membawa ponselnya. Mereka melihat Liora sedang duduk di bawah jendela, memperhatikan suasana villa yang indah. “Udah selesai?”Nuna mengangguk lalu menyerahkan ponsel itu.“Layar depan udah diganti. Semua data di dalamnya aman.”Liora langsung menyalakan ponselnya. Beberapa detik kemudian layar utama muncul. Dia memeriksanya. Semua aplikasi, chat, dan file masih utuh.Liora tersenyum tipis. “Syukurlah. Data-data di dalamnya aman. Thank you, Bu Nuna.”“Sama-sama, Nona.”Tanpa diketahui Liora, sebelum ponsel itu dikembalikan, Akbar sudah memasang alat pelacak di dalamnya atas perintah Sagara.Liora meletakkan ponselnya di atas meja. Lalu, menatap Nuna dan Deyan bergantian. “Bu Nuna, Pak Deyan, sebenarnya siapa yang nyerang kita? Apa Papa punya banyak musuh?”Nuna dan Deyan terdiam. Bahkan mereka menghindari tatapan Liora. Liora melanjutkan. “Siapa yang nyerang aku? Mereka menargetkan

  • Putri Palsu Jadi Pewaris    Bab 54

    Di kamar Liora. Ketika hari hampir siang, Liora menunjukkan tanda-tanda bangun. “Ahhhh, kepalaku…”Bulu mata Liora bergetar dua kali sebelum matanya terbuka. Dia menatap langit-langit kamarnya. Liora memegangi kepalanya. Terdapat kasa kecil yang direkatkan dengan medical tape menutupi luka di dahi Liora.“Lio kesayangan Mama. Kamu sudah bangun, Nak?”Itu suara Aluna. Liora menoleh ke kanannya. Dia melihat Aluna duduk di tepi ranjang, menatapnya dengan penuh harapan. Di sisi Aluna, Sagara dan Edward berdiri. Dan, di belakang mereka, berdiri orang-orang kepercayaan orang tuanya. Wajah-wajah lelah mereka membuat hati Liora terenyuh. Dia langsung teringat kejadian semalam. Aluna memegangi tangan Liora. “Gimana perasaan kamu? Apa udah enakan?”“Mama, Papa, Kak Edward…”Suara Liora pelan. Dia mencoba duduk dengan bantuan Aluna. Edward mengacungkan jempol pada Liora. “Nah, pinter. Itu baru bener panggil gue ‘Kak Edward’. Punya Adek cuma satu, tapi kok gengsi banget panggil Kakak!”Edw

  • Putri Palsu Jadi Pewaris    Bab 48

    “Aku nggak mau mati muda!” seru Liora. Sama seperti remaja pada umumnya, Liora ingin sukses dan ingin menikmati masa emas kehidupannya!Liora tidak ingin menyalahkan takdir. Tapi, kenapa nasib buruk selalu menghampirinya?Mengingat hal itu, Liora menghela napas berat. “Huhhh!”Liora baru saja kemb

  • Putri Palsu Jadi Pewaris    Bab 47

    ‘Huhh! Apa maksudnya Zio nyuruh gue saved nomor dia? Segitu maksanya dia temenan sama gue?’Liora sudah berada di dalam Mercedes-Maybach S-Class. Dia memandangi foto profil Genzio yang kosong dan tanpa username. Lalu, dia tersenyum sinis. Deyan melirik Nuna dan Liora dari kaca depan mobil. “Kak N

  • Putri Palsu Jadi Pewaris    Bab 46

    “Waktu masih muda, nilai akademik saya buruk. Saya nggak suka belajar, kecuali minat saya pada musik. Saya menekuni piano dari umur 4 tahun.”Tangan Pak Mochtar mengepal.“Tapi, keluarga meremehkan saya karena nilai akademik. Mereka menganggap saya sebagai anak yang gagal dan nggak akan pernah suks

  • Putri Palsu Jadi Pewaris    Bab 45

    Wajah Kavita semakin pucat melihat Liora datang membelanya. Pak Mochtar melirik Liora. “Bocah ingusan dari mana kamu berani-beraninya kritik cara saya mendidik anak?!”Liora menelan ludah. Beginikah rasanya punya Ayah diktator seperti Mochtar Luthan?Anggota VirellaTale lainnya saling bertukar p

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status