LOGINAvertissement : Ce roman contient des scènes de violences, de tueries, de violes et d'abus sous différentes formes.... Eva Thorne, maltraité depuis son enfance, par un père qui la déteste, la torture et qui trouve son existence étant une malédiction infâmes, jugé que celle-ci était un fardeau et qu'elle devrait lui rendre tout ce qu'il a fait pour elle, il l'a vendu aux enchères a un vieux riche homme d'affaires pour 1 millions. Eva vivait un enfer, violé, maltraité et abusé par son acheteur, le pire, il la forçait à se prostituer et à satisfaire d'autres hommes, puis ce fameux jour, dans un couloir sombre, il heurta cet homme au visage froid et au regard féroce, qui ira tout chamboulé. Il la veut à tout prix, il pourrait s'en approprié avec force, rien ne peut lui résister, il peut tout posséder dans un claquement doigts, il veut la posséder, et fera tout pour en parvenir. Elle a été racheté par cet homme, son acheteur avait peut-être changé, mais son destin était toujours la même, être la propriété de quelqu'un, l'objet sexuel d'un homme riche, son esclave. Elle apprend ensuite que cet homme n'était nulle autre que le roi de la mafia Russe, Malcovich Yasikov, l'homme le plus puissant et le plus cruel qui soit, rien ne lui échappe, il veut tout sur son contrôle. Va-t-elle survivre à son destin ? que se passera-t-il lorsqu'elle deviendra l'obsession de ce mafia? et que plusieurs obstacles commenceront à faire leurs apparitions ? Entre l'amour et la haine il n'y a qu'un seul pas à franchir!!!
View MoreDi atas sebuah gunung yang memiliki daratan yang cukup luas, seorang pria berumur 30 tahunan berdiri dengan gagahnya di tengah-tengah kerumunan hampir 200 orang jago.
Pria berumur 30 tahunan itu tidak tampak gentar meski harus menghadapi banyak musuh. Dia masih menunggu dengan seluruh kekuatannya.
Pria itu dijuluki orang-orang sebagai si Pengelana Tanpa tanding. Kedigjayaannya menjadi fenomena di dunia persilatan.
"Tunggu apa lagi? Kalian 7 partai besar golongan putih dan 4 perkumpulan golongan hitam, sudah ada semua di sini. Apalagi yang kalian tunggu, hah?" kata si Pengelana Tanpa Tanding.
Mendengar kata-kata dari si Pengelana Tanpa Tanding ini, maka mulai terjadi seruan-seruan di antara sesama orang-orang yang sejak tadi mengelilingi si Pengelana Tanpa Tanding untuk menyerang si Pengelana Tanpa Tanding.
"Bunuh! Serbu! Hancurkan dia!" Itulah teriakan-teriakan dari para jago yang kemudian langsung menyerang ke arah si Pengelana Tanpa Tanding itu.
Untuk beberapa saat, walaupun dikeroyok, si Pengelana Tanpa Tanding masih berhasil melayani lawan-lawannya walaupun dia harus dikeroyok oleh 100 orang lebih.
Si Pengelana Tanpa Tanding, bahkan berhasil mendaratkan beberapa tendangannya ke arah beberapa penjuru. Ada belasan orang yang terkena pukulan dan tendangannya ini.
Tapi sayangnya musuh terus berdatangan dan tidak pernah putus terus menyerang si Pengelana Tanpa Tanding yang harus sendirian menghadapi kalapnya seratusan orang ini.
Hingga akhirnya si Pengelana Tanpa Tanding mulai keteteran. Dia memang membunuh puluhan orang, tapi dia juga terkena beberapa tendangan dan tebasan.
Si Pengelana Tanpa Tanding terus mundur karena diserang dari tiga penjuru. Dari depan, kiri dan kanan oleh musuh yang begitu banyak.
Kalau saja pertarungan ini dilakukan satu lawan satu atau setidaknya satu lawan 30 atau 1 lawan 50 sekalian, maka keadaan pasti akan berbeda.
Si Pengelana Tanpa Tanding bisa memenangkan pertarungan satu lawan satu, lawan 20 atau 1 lawan 50. Tetapi dia tidak bisa menang saat menghadapi pengeroyokan hampir 200 orang jago ini.
Karena itu, beberapa saat kemudian, sudah ada tendangan yang berhasil mengenai si Pengelana Tanpa Tanding, juga pukulan yang mengenai dia sehingga dia menyemburkan darah segar dari mulutnya, tanda dia mulai terluka dalam.
Walaupun begitu, si Pengelana Tanpa Tanding masih berhasil mendaratkan pukulan pukulan keras dan tendangan kerasnya ke arah orang-orang yang berhasil memukul dan menendangnya.
Hanya saja gelombang serangan dari musuhnya terus berdatangan hingga dia terus-terusan mundur dan sebuah tendangan keras dari seorang Hwesio yang bernama Kong Beng Hosiang dari Shaolin Pai, berhasil membuat si Pengelana Tanpa Tanding jatuh ke jurang yang berada di belakangnya.
Semua orang terkejut melihat jatuhnya si Pengelana Tanpa Tanding karena memang mereka ingin memburu si Pengelana Tanpa Tanding, memastikan kematiannya di tempat ini dan mereka ingin menemukan barang yang berada di tubuh si Pengelana Tanpa Tanding itu.
Tapi nasi sudah menjadi bubur. Si Pengelana Tanpa Tanding sudah jatuh ke jurang yang dalam sehingga sesudah itu para pengeroyok mulai mengobati teman-teman yang terluka, mengangkat jenazah yang tewas dan mulai meninggalkan tempat ini dengan hati yang kecewa.
**
Beberapa waktu kemudian, di sebuah perguruan yang bernama Tong Lam Pai, terlihat ada 4 orang pemuda yang sedang mengeroyok seorang anak pemuda kurus berumur 17 tahun.
Ada banyak yang menyaksikan pengeroyokan ini sambil bersorak-sorai.
Saat ini, pemuda ini terus dikeroyok, dipukul, ditendang oleh empat orang pemuda yang rata-rata berusia 1 tahun lebih tua darinya.
Sementara ada banyak orang yang menyoraki keadaan ini. Mereka nampak sangat antusias melihat pengeroyokan atau lebih tepatnya penganiayaan yang dilakukan kepada pemuda itu.
Seorang wanita berumur 20 tahun langsung menyeruak di antara kerumunan orang dan berteriak-teriak untuk menghentikan pengeroyokan yang sekarang sedang terjadi. "BERHENTI SEMUA!"
4 orang pengeroyok itu, nampak langsung menghentikan pengeroyokan mereka tapi mereka menatap tidak puas kepada wanita yang baru datang ini.
"Ge Fei, aku kan laporkan kepada ketua kalau kamu masih juga mengeroyok Chen Long," kata wanita itu kepada si pemimpin pengeroyok.
"Bibi Liong, Bibi Liong, kami hanya bermain-main dengan Chen Long," kata si pemimpin pengeroyok yang bernama Ge Fei sambil memeluk pundak Chen Long. "Iya kan, Chen Long?"
Chen Long langsung mengangguk. "Bibi Liong, kami hanya bermain, kok."
Ge Fei yang merasa ancamannya kepada Chen Long berhasil, langsung tertawa-tawa dan langsung mengajak tiga temannya untuk pergi.
Kerumunan orang-orang yang sebelumnya bersorak-sorai menyaksikan pengeroyokan kepada Chen Long tadi, kini langsung bubar.
Bibi Liong mendekati Chen Long dan berkata, "sudah saatnya kamu melaporkan apa yang terjadi padamu ini, kalau tidak mereka akan terus-terusan seperti itu kepadamu."
"Mereka memang suka bermain denganku, bibi. Sudah, aku mau menyapu dulu." Chen Long langsung meninggalkan Bibi Liong.
Sebenarnya usia Chen Long dan Bibi Liong ini cuma berbeda 3 tahun saja tetapi karena Bibi Liong adalah murid dari ibu guru di perguruan Tong Lam Pai ini yang bernama Rahib murah senyum dan merupakan tokoh tingkat satu.
Dan ini membuat Bibi Liong yang bernama asli Xiao Liong Li ini menjadi tokoh tingkat kedua di perguruan ini, sementara Chen Long, Ge Fei dan yang lainnya adalah murid angkatan ketiga di perguruan ini. Karena itu, mereka semua harus memanggil Bibi kepada Xiao Liong Li.
Xiao Liong Li hanya bisa menghela nafas karena Chen Long, murid yang selalu dibelanya tidak mau dibela.
Selalu saja begitu, Chen Long tidak mau melaporkan kelakuan Ge Fei dan kawan-kawannya karena Ge Fei adalah keponakan kesayangan dari ketua perguruan Tong Lam Pai saat ini.
Tengah Chen Long termenung, tiba-tiba dia mendengar suara Gong berbunyi.
Suara Gong ini jarang sekali terdengar dan jarang sekali dibunyikan, harus ada acara khusus di perguruan Tong Lam Pai ini yang membuat gong itu berbunyi.
Chen Long langsung melepas sapu di tangannya dan langsung menuju ke arah Aula utama dari perguruan Tong Lam Pai ini.
Hari ini adalah sebuah acara khusus yaitu penerimaan murid secara resmi bagi para murid pemula di perguruan Tong Lam Pai.
Setelah selama bertahun-tahun bertapa di ruang rahasia di perguruan Tong Lam Pai, maka pada hari ini, para sesepuh akan keluar dan memilih murid baru dari para murid pemula untuk mereka latih.
Selama ini, Chen Long maupun Ge Fei dan kawan-kawannya cuma mendapatkan pelatihan dari murid-murid tingkat 2 di Tom Lam Pai ini.
Siapa saja yang memiliki bakat bagus maka akan diambil oleh para sesepuh ini untuk menjadi murid para sesepuh dan setiap dari para sesepuh hanya akan mengambil satu murid saja.
Karena yang bisa menjadi murid inti, hanyalah para murid yang sudah melewati umur 17 tahun ataupun prestasinya bagus sejak awal digembleng di perguruan ini.
Chen Long yang ingin menjadi murid resmi dari perguruan Tong Lam Pai ini, setelah sejak 2 tahun lalu berada di perguruan ini, memutuskan untuk mengikuti acara.
Sebagai calon murid tingkat ke 3 yang belum resmi, maka Chen Long baru akan resmi menjadi murid Chen Long sampai di hari pengangkatan ini.
Selain Chen Long, Ge Fei dan kawan-kawannya juga baru akan mengikuti acara ini.
Walaupun paman dari Ge Fei adalah ketua partai di perguruan ini tapi pamannya itu, ingin supaya Ge Fei bisa diambil murid oleh salah satu dari para sesepuh.
Dengan harapan yang tinggi, Chen Long sudah menunggu di pelataran di aula perguruan Tong Lam Pai ini.
Saat itulah Ge Fei melewati Chen Long dan tertawa sinis ke arah Chen Long. "Para sesepuh pasti tidak akan mau mengambilmu menjadi murid mereka. Jadi, kamu jangan bermimpi tinggi, Chen long. Hehehe."
Mendengar itu, Chen Long cuma bisa terdiam. Dia tidak membantah tapi masih ada harapan yang kuat dalam dirinya supaya dia bisa dipilih oleh salah satu dari sesepuh Tong Lam Pai untuk menjadi murid dari sesepuh itu.
Aujourd'hui est mon premier jour en tant que stripteaseuse, normalement je devais danser sur la piste en tant que nouvelle recrue de la maison, devant ces tas de pervers affamés, je me sens tellement nerveuse, j'avais fini de m'habiller, j'étais derrière ce rideau, j'avais du mal à quitter la pièce pour me rendre sur la piste, mon cœur battait comme un tambour dans mes oreilles, j'ai les pieds et les mains qui tremblent, je n'avais guère le choix que de faire ce à quoi on m'avait assigné, sinon je serai puni.C'était à présent mon tour, après que ces deux filles soit rentré, je retiens mon souffle pendant un moment puis je le relâche, je devrais évacuer cette frustration à l'intérieur de moi, et chasser cette peur, mais je n'y arrive pas, je marche à travers l'allée, en quelques secondes j'étais déjà sur le podium, la lumière du fond m'atteignit et cette musique, je suis resté sans bouger pendant une fraction de seconde, pendant que les gens acclamaient en me dévisageant. Je commence
Quelques jours plus tardÇa faisait maintenant plus d'une semaine depuis que je me retrouve dans cet endroit sordide, les jours précédents ont été si attroce, cet homme qui ne cessait de me maltraité à longueur de temps, de me prendre comme à sa guise, je voulais que cette torture prenne fin mais, ça ne faisait qu'emplifier, j'avais la sensation de mourir à petit feu, je me demandais à chaque fois quand prendrais fin cette torture, je suis devenu l'ombre de moi-même, je pouvais à peine parler, j'avais l'impression d'oublier ma propre voix, même réfléchir est devenu un vrai supplice, j'ai fini par me plier à la volonté de cet homme, il m'avait complètement détruite de l'intérieur, je ne pouvais plus me battre, mon cerveau étant complètement déconnecté, faisant à présent tout ce qu'il veut, j'étais à sa merci, je me résigne donc à mon destin.Je savais que c'était ce qu'ils voulaient, que je soit brisé, n'ayant aucune volonté et enfin me soumettre à eux, ils avaient réussi, Ils ont réus
-Je te présente ton premier client ma chérie... avait déclaré mon bourreau, que j'étais littéralement sur le choc, qu'est-ce qu'il veut dire par mon premier client ? est-ce que cet homme va aussi utiliser mon corps tout comme lui l'avait fait, va t-il me prendre de force ? vais-je encore être souillé par un vieux dégoûtant et sans scrupule ?-Mon cher ami! je dois dire pour la première fois que tu m'as obtenu une perle rare, elle a l'air si appétissante... a ricané l'autre homme.-Calme-toi un peu mon cher Carlo! ne t'emballe pas trop vite, ce ne sera pas exclusif, ce n'est que pour quelques jours, le temps de la dresser, tu sais, ma chérie est un peu rebelle, je veux que tu l'apprenne quelques petits trucs, tu peux même employer tes petites méthodes habituelle s'il résiste, mais ne va pas trop fort, car elle est spéciale.... de quoi sont-ils en train de parler? je ne comprenais un traître mot de ce qu'ils disaient mais j'avais un mauvais pressentiment, tout ça ne présageait rien de b
Lorsqu'on se retrouve dans l'obscurité, on a tendance à rechercher la lumière au bout de ce long tunnel obscur, même une toute petite éclats suffirait à ranimer l'espoir en nous, qui est synonyme de vie, mais dans mon cas c'était nettement différents, je suis cloîtré dans cette obscurité, je ne sais combien de temps. J'aimerais y rester pour toujours, je ne veux plus jamais voir la lumière du jour, je ne veux plus sentir la vie en moi, ainsi je m'échapperais de tout, de la douleur, de la souffrance constante, de la honte et de toute trace de cicatrice laissé par mon passé, qui vont me hanter à jamais.Je me retrouve perdu dans l'au-delà, je ne sais pas si c'est l'enfer ou le paradis, je ne sais pas non plus si je suis morte ou en vie, mais je souhaite tout simplement ne plus jamais vivre les mêmes traumatisme, je veux cesser d'être Eva Thorne, d'avoir un père qui me méprise, d'être vendu comme un objet, et être traité comme un animal. Là où je suis, j'avais la sentation d'être piqué
Il m'emmena ensuite sur la piste, tout les regards étaient braqué sur nous, il a fait un signe de la main et la musique s'était arrêté.-Bonsoir à tous! j'espère que vous passez une agréable soirée, aujourd'hui est un jour spécial, j'ai fait de très bonnes affaires, j'ai l'honneur de vous présenter
"Bienvenue à tous ! notre soirée d'enchère commence maintenant! j'espère que vous allez trouvez ce que vous recherchez, nous avons l'honneur de vous présenter de belles jeunes filles qui vous feront rêver Messieurs, n'hésitez pas à enchérir sur celle qui vous plaisent".... avait déclaré l'animateur
-Bien-sûr Monsieur Kane, j'accepte ! tant que ça me rapportera un bon paquet de tunes... a répondu mon père tout excité.-Non papa !!! tu ne peux pas me faire ça !!! es-tu prêt à vendre ta propre fille pour de l'argent ?... ai-je crié mortifiée par la situation.-Ferme-là!!! de toute façon tu ne se
Dans un bar assez réputé de Hampton Hill, la bloated Mallard, le son de la musique forte qui jouait mêlé aux cris de ces gens qui buvait comme un trou, l'odeur de l'alcool persistait, me donnant une forte nosée, à cet heure, une fille se déhanchait sur la piste, entouré de pervers qui admire le spe


![LIÉE AU SEIGNEUR DE LA MAFIA[ Livre 1 de la série Entangled]](https://www.goodnovel.com/pcdist/src/assets/images/book/43949cad-default_cover.png)



Bienvenue dans Goodnovel monde de fiction. Si vous aimez ce roman, ou si vous êtes un idéaliste espérant explorer un monde parfait, et que vous souhaitez également devenir un auteur de roman original en ligne pour augmenter vos revenus, vous pouvez rejoindre notre famille pour lire ou créer différents types de livres, tels que le roman d'amour, la lecture épique, le roman de loup-garou, le roman fantastique, le roman historique et ainsi de suite. Si vous êtes un lecteur, vous pouvez choisir des romans de haute qualité ici. Si vous êtes un auteur, vous pouvez obtenir plus d'inspiration des autres pour créer des œuvres plus brillantes. De plus, vos œuvres sur notre plateforme attireront plus d'attention et gagneront plus d'adimiration des lecteurs.