Share

69. MENDRAMATISIR

Penulis: Ryanty_tian
last update Tanggal publikasi: 2025-10-26 22:30:46

“Aku tidak peduli, kita bicara setelah aku bertemu Athena.”

Tanpa berkata apa pun lagi, Max meninggalkan nenek Daisy yang geram atas sikap kurang ajar cucunya itu. Pria itu bergegas menuju ruang bawah tanah, penjaga langsung membuka pintu begitu perintah Max keluar.

Max masuk, dan berseru, “Athena ... kau di mana?” matanya mencari di sepanjang sudut ruangan.

“Max ...” ucap Athena lirih, bahkan bisikan pun masih lebih baik dibandingkan suaranya kini.

Max berbalik, melihat wajah pucat Athena
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Racun Pernikahan: Ciumanku membuat SANG CEO Tunduk   103. KESAKITAN YANG HAMPA

    Langit mendung seolah ikut berduka. Hujan turun tipis sejak pagi, membasahi tanah pemakaman yang masih baru. Udara terasa dingin, tetapi tidak ada seorang pun yang mengeluh. Semua orang berdiri dalam diam, mengenakan pakaian hitam dengan wajah yang dipenuhi kesedihan.Di hadapan mereka, sebuah peti telah diturunkan perlahan ke dalam liang lahat. Nama Peony Gregory terukir di atasnya.Max berdiri paling depan, sejak tadi dia tidak bergerak. Tatapannya hanya tertuju pada peti yang perlahan menghilang dari pandangannya. Wajahnya tampak tenang, tetapi kedua matanya menyimpan luka yang begitu dalam.Dia tidak menangis. Setidaknya tidak di depan orang lain. Namun jemarinya yang terkepal kuat menunjukkan bahwa pria itu sedang berusaha sekuat tenaga menahan kehancuran di dalam dirinya.Peony adalah adiknya. Satu-satunya keluarga yang selama ini masih dia miliki. Dan sekarang, dia harus menyaksikan sendiri kepergian wanita itu.Max menundukkan kepala, rahangnya mengeras. Peony bahkan masi

  • Racun Pernikahan: Ciumanku membuat SANG CEO Tunduk   102. SEMUA ADALAH KORBAN

    Max masih berdiri tanpa senjata, sementara Rosetta mengarahkan pistol kepadanya. Athena berada di dekat Rosetta, tubuhnya masih menegang karena ancaman yang diarahkan kepadanya dan Hans.Namun tiba-tiba, gerakan Peony begitu cepat. Dia menarik tangan Athena dan membawa tubuh wanita itu menjauh dari Rosetta. Athena sempat terkejut, tetapi Peony tidak memberinya kesempatan untuk bertanya.“Ayo!” Peony kian menarik tangannya.Max yang melihat kesempatan itu langsung bergerak. Dalam sepersekian detik, dia mengambil senjata di saku belakang dan mengarahkannya kepada Rosetta.Dor!Tembakan terdengar, Rosetta terhuyung dan jatuh ke lantai tapi tembakan tidak mengenainya. Namun keadaan tidak serta-merta menjadi tenang, dari berbagai sisi ruangan, anak buah Rosetta bermunculan.“Lindungi Nyonya!”Beberapa pria mengangkat senjata dan langsung menyerang Max.Max bergerak cepat menghindari tembakan pertama, kemudian membalas. Suara tembakan bertubi-tubi menggema di seluruh ruangan. Elio datang me

  • Racun Pernikahan: Ciumanku membuat SANG CEO Tunduk   101. KRISIS KEPERCAYAAN

    Semua orang seketika terdiam. Max yang baru saja hendak melangkah maju langsung berhenti. Tatapannya jatuh pada pistol yang diarahkan tepat ke perut Athena, lalu berpindah kepada wanita yang berdiri kaku di hadapan Rosetta.Athena.Dan di balik perut itu ada anak mereka. Max mengepalkan tangan. Dia tidak berani mengambil risiko sedikit pun. Satu gerakan yang salah bisa membuat Rosetta menarik pelatuk.Rosetta tersenyum melihat Max akhirnya berhenti. “Kenapa diam saja?” serunya mengejek. “Tembak saja, bukankah kau benci pengkhianat?”Max menatap Rosetta dengan sorot mata dingin, tetapi tidak bergerak.Athena justru menatap Rosetta dengan kemarahan yang sulit disembunyikan. “Kau melanggar perjanjian kita!” serunya.Rosetta tertawa. “Dan kau pikir aku bodoh melepaskanmu begitu saja?”Dia menggelengkan kepala. “Tidak.”Athena mengepalkan tangannya. Rosetta tidak pernah benar-benar berniat menepati janjinya.Dia memang sudah menduga kemungkinan itu, tetapi tetap saja kenyataan ter

  • Racun Pernikahan: Ciumanku membuat SANG CEO Tunduk   100. TANPA AMPUN

    Max tidak menjawab. Rosetta berjalan perlahan mendekat, seolah ingin memastikan setiap perkataannya benar-benar sampai kepada Max.“Wanita yang selama ini kau lindungi ternyata memilihku.”Tatapan Rosetta penuh kemenangan. “Dia memberikan apa yang kubutuhkan. Dia membawa informasi tentang keluargamu. Dia bahkan mengambil sesuatu yang sangat penting dari Gregory untukku.”Rosetta terkekeh. “Dan sekarang dia ada di sini.”Max tetap diam, namun tangannya semakin mengepal. Rosetta memperhatikan itu dan tersenyum puas.“Dia memang pantas ditinggalkan.”Kalimat itu membuat sorot mata Max berubah.Perlahan, Max mengangkat wajahnya. “Apa katamu?”Rosetta tidak gentar. “Athena,” ulangnya. “Kau memang pantas ditinggalkan.”Rosetta tertawa kecil.“Bukankah itu kenyataannya? Dia mengkhianatimu. Dia memilih pergi bersamaku. Bahkan ketika kau masih berusaha mempertahankannya, dia sudah merencanakan untuk meninggalkanmu.”Max menatap Rosetta tanpa berkedip. Untuk beberapa saat, tidak ada

  • Racun Pernikahan: Ciumanku membuat SANG CEO Tunduk   99. RAUT WAJAH

    Ledakan keras terdengar dari luar. Tubuh Athena tersentak, tangannya refleks berpegangan pada sisi pintu. Getaran kecil menjalar melalui lantai, disusul suara kepanikan dari kejauhan.Athena menatap pintu dengan wajah tegang. “Rosetta...”Ia mulai menyadari ada sesuatu yang salah.Seharusnya ia sudah berada dalam perjalanan bersama Hans. Seharusnya mereka sedang bersiap meninggalkan kota dan memulai kehidupan baru. Namun kini ia justru berada di tempat yang menjadi pusat konflik keluarga Gregory.“Aku harus keluar dari sini.”Athena kembali mencoba membuka pintu. Ia tidak tahu siapa yang membawanya kemari, tetapi satu hal yang pasti... ia tidak boleh terus berada di gedung ini.Di sisi lain, Peony masih belum menemukan keberadaan Athena.Ia telah mencari ke berbagai tempat, menghubungi orang-orang yang mungkin mengetahui keberadaannya, bahkan memeriksa beberapa lokasi yang menurutnya masuk akal. Namun semuanya berakhir buntu.Peony berhenti sejenak di depan layar monitor perus

  • Racun Pernikahan: Ciumanku membuat SANG CEO Tunduk   98. TAK SESUAI HARAPAN

    Di tengah kepanikan yang disebabkan oleh ledakan di gedung Gregory, keduanya masih berdiri berhadapan. Tidak ada yang benar-benar mundur. Rosetta masih mempertahankan keyakinannya bahwa kali ini dialah yang memegang kendali, sementara Max justru terlihat terlalu tenang untuk seseorang yang baru saja mengetahui bahwa orang-orang di sekitarnya telah berbalik melawannya.Rosetta menyipitkan mata ketika Max tiba-tiba tersenyum tipis. “Bukankah lucu?” ujar Max.Rosetta tidak menjawab. Max justru melangkah sedikit ke depan. Tatapannya tajam, tetapi senyum di wajahnya seolah menunjukkan bahwa dia sama sekali tidak terpengaruh oleh keadaan.“Kau yang bersalah,” lanjut Max tenang. “Tapi kau malah melampiaskan semuanya kepada orang lain.”Tawa Max terdengar di tengah suasana tegang itu. Bukan tawa bahagia, melainkan tawa yang seolah sengaja mengulur waktu. “Lucu sekali.”Wajah Rosetta langsung mengeras. “Kau akan menyesal karena itu!” serunya tegas.Max hanya mengangkat alis.Rosetta kem

  • Racun Pernikahan: Ciumanku membuat SANG CEO Tunduk   70. JANGAN BESAR KEPALA

    “Kau di didik untuk menjadi penerus keluarga Gregory, harus kuat dan tangguh. Jangan lemah hanya karena satu wanita saja.”Max hanya menaikkan sudut bibirnya saja, “Nenek meremehkanku ternyata!”“Tentu saja, karena Nenek melihat kau terlalu memanjakan musuhmu,” sahut nenek Daisy lantang.“Nenek

  • Racun Pernikahan: Ciumanku membuat SANG CEO Tunduk   60. TUGAS TAMBAHAN

    “Kau dapat dari mana ini?” tanya Max tetap curiga, pasalnya ini proyek yang sedang dikerjakan oleh Hudson dan tentu saja ia memantau langsung.“Aku tidak tahu, ada di ruanganku setelah Hudson pergi,” jawab Athena sedikit mengarang cerita saja.Sejujurnya Athena mendapatkan ini dari Athala, ia men

  • Racun Pernikahan: Ciumanku membuat SANG CEO Tunduk   59. PENGANGGURAN

    “Coba kau selidiki langsung siapa dalangnya! Aku ingin tahu siapa orang yang berani mengusikku!” perintah Hudson geram, selama ini tak pernah ada yang berani menyinggungnya.“Baik, Tuan,” jawab Betrand menunduk, ia kemudian memberikan sebuah kotak di atas meja Hudson.“Ini dari siapa?” Hudson men

  • Racun Pernikahan: Ciumanku membuat SANG CEO Tunduk   58. SIAPA DIA?

    Celine mulai gelisah, Max biasanya tak pernah menanyakan apa pun tentang apa yang ia lakukan. Tapi entah kenapa kali ini terasa berbeda saja, seolah Max tengah curiga padanya.“Tentu saja aku di Kamar, Sayang. Memang mau ke mana lagi coba? Lihatlah wajahku seperti ini, mana mungkin aku berani berk

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status