分享

Chapter 135

作者: Atieckha
last update publish date: 2026-07-30 13:56:05

Tangan Nathan seperti kesetrum listrik tegangan tinggi. Jarinya yang gemetar nyaris tak sanggup menahan beban ponsel di genggamannya. Di layar kaca yang terang itu, diputar sebuah video berdurasi 5 menit. Dua anak kembar dengan wajah yang begitu identik sedang tertawa lepas bersama kakeknya.

Bentuk alisnya, lengkung bibirnya, hingga pendar di mata mereka—semuanya adalah cetakan sempurna dari dirinya sendiri.

Hati Nathan rasanya seperti diremas tangan tak kasat mata lalu seperti dilempar batu be
在 APP 繼續免費閱讀本書
掃碼下載 APP
已鎖定章節
評論 (9)
goodnovel comment avatar
Nindry Ayangcrut
Ak suka PU ceweknya tegas g lemah
goodnovel comment avatar
Nindry Ayangcrut
Selidiki lah asal muasal kebakar yg dulu nnti disitu kamu menemukan sesuatu nathan. makin seruuuu bngt
goodnovel comment avatar
Momy Oyci
cuman satu sih caranya KLO bisnis gelap bapaknya Clara ketauan,sudah pasti bisa dia lepas dari clara
查看全部評論

最新章節

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Chapter 136

    “Terima kasih sudah mempertahankan Kenzo dan Kenzi. Terima kasih, sayang,” ucap Nathan sambil mengecup Salsa. Mereka sudah rapi kembali dan Nathan mengurungkan niatnya untuk tidur bersama Salsa setelah mengetahui fakta bahwa si kembar adalah darah dagingnya. Urusan nafsu bisa ia lanjutkan lain kali, tapi hari ini dia harus bisa memeluk kedua buah hatinya.“Tolong jangan libatkan kami dalam masalahmu, sayang. Tolong jangan sampai ada yang tahu soal keberadaan Kenzo dan Kenzi. Sebisa mungkin aku akan selalu memakaikan masker untuk keduanya setiap keluar rumah,” ujar Salsa penuh permohonan. Dia benar-benar tidak mau berurusan dengan tunangan Nathan. “Aku ikhlas kamu menikah dengan Clara, dan aku tidak akan pernah menghalangimu jika mau bertemu dengan anak-anak kita,” tambah Salsa lagi. Nathan menggeleng lalu memeluk Salsa dengan erat. “Aku tahu aku berhutang nyawa pada Papanya Clara. Aku tahu aku berhutang budi pada Papanya Clara. Tapi beri aku waktu untuk menyelesaikan semuanya. Aku ja

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Chapter 135

    Tangan Nathan seperti kesetrum listrik tegangan tinggi. Jarinya yang gemetar nyaris tak sanggup menahan beban ponsel di genggamannya. Di layar kaca yang terang itu, diputar sebuah video berdurasi 5 menit. Dua anak kembar dengan wajah yang begitu identik sedang tertawa lepas bersama kakeknya.Bentuk alisnya, lengkung bibirnya, hingga pendar di mata mereka—semuanya adalah cetakan sempurna dari dirinya sendiri.Hati Nathan rasanya seperti diremas tangan tak kasat mata lalu seperti dilempar batu besar hingga hancur berkeping-keping. Napasnya tersengal karena tertelan oleh tangisan, meninggalkan rasa sesak yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. Selama lima tahun ini, saat ia sibuk mengutuki nasib, meratapi luka hati, dan menanam rasa benci pada wanita yang ia kira tega meninggalkannya demi lelaki lain... ternyata di tempat yang jauh, Salsa sedang bertaruh nyawa. Salsa berjuang sendirian di ruang bersalin. Mempertaruhkan nyawanya yang nyaris melayang demi melahirkan dua nyawa kecil yang

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Bab 134

    “Harusnya aku benar-benar membawamu ke penjara atas kesalahan yang kamu lakukan. Harusnya ini kesempatan emas buat aku untuk balas dendam dan membiarkanmu membusuk di penjara. Tapi-” Nathan tak sanggup melanjutkan ucapannya. Tubuhnya bergetar hebat menahan sesak di dada yang selama ini nyaris tiap malam membuatnya susah untuk memejamkan mata. “Tapi rasa cintaku jauh lebih besar dari rasa benciku padamu. Aku sungguh-sungguh mencintaimu,” ucap Nathan parau.Ternyata dirinya tak sehebat itu untuk melupakan perempuan yang sudah meninggalkannya. Mungkin ini yang disebut cinta sejati. Mungkin benar kata orang cinta tidak harus saling memiliki. Tapi ini rasanya sakit banget. Kenapa Tuhan harus membiarkannya terperosok dalam urusan cinta yang sangat rumit.Salsa juga menangis dan langsung memeluk pria itu dengan erat. Air matanya membasahi baju yang dipakai Nathan. Hidup Salsa pun sangat berat.“Aku minta maaf harus pergi meninggalkanmu di saat kamu sedang berjuang antara hidup dan mati. Aku

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Chapter 133

    Salsa kembali duduk di atas sofa, memangku tasnya. Matanya terus mengekor ke arah Nathan yang baru saja kembali ke dalam kamar hotel dan masih berbicara dengan orang di seberang telepon. Bibir Salsa komat-kamit menahan jengkel, memutar ulang tiap kata mesra yang sempat didengarnya tadi dari mulut Nathan.“Iya, sayang. Sebelum jam tujuh pasti sudah sampai kok,” ucap Nathan saat ia kembali melangkah mendekat. Pria itu langsung duduk tepat di samping Salsa. Tangan Nathan terulur, merebut tas dari pangkuan Salsa lalu melemparnya asal ke ujung sofa lain. Jelas sekali Nathan tidak berniat membiarkan wanita itu keluar dari kamar ini sebelum urusan mereka selesai.“Oke, sayang. Jangan lupa makan dulu ya,” lanjut Nathan lagi dengan suara yang sangat lembut. Dalam hati Salsa berpikir kalau Clara sangat beruntung mendapatkan sisi baik seorang Nathan Abimanyu. Pria ini benar-benar memperlakukan tunangannya dengan sangat baik.Salsa mendengus, membuang muka ke arah lain. Sok mesra banget. Dia pik

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Chapter 132

    Jantung keduanya berdebar sangat kencang. Salsa bisa mendengar detak jantung Nathan, pun dengan pria itu. Jelas mereka sama-sama gugup dalam situasi ini. Lima tahun berpisah membuat keduanya menjadi canggung, apalagi Salsa yang sekarang bukan lagi wanita lemah. Kehidupannya terlampau pahit membuat Salsa tak akan membiarkan harga dirinya diinjak-injak. Demi apapun dia ingin melepaskan diri dari Nathan, ingin pergi yang jauh. Tapi tubuhnya menolak. Tubuhnya terlampau nyaman berada dalam dekapan pria itu. Tatapan mata mereka saling mengunci, sebelum akhirnya Nathan menatap bibir Salsa yang sedikit terbuka membuatnya ingin buru-buru mencium bibir wanita yang sangat ia rindukan ini. Tanpa menunggu waktu Nathan langsung mendaratkan ciumannya di bibir ranum milik Salsa. Harusnya Salsa menghindar dan bangkit dari tubuh Nathan. Harusnya dia bisa melepaskan diri dari pria ini, tapi nyatanya dia malah membiarkan dirinya larut dalam sentuhan panas bibir Nathan. Mata keduanya saling terpejam sem

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Chapter 131

    Salsa membanting kertas surat perjanjian konyol itu tepat di atas meja kaca. Tanpa rasa takut sedikit pun, ia melotot menatap penuh amarah ke arah Nathan.“Ini namanya tidak adil!” teriak Salsa dengan napas memburu. “Pilihan satu dan dua semuanya cuma menguntungkan kamu dan bikin aku rugi! Bayangkan saja, kalau aku pilih opsi pertama, aku harus tidur sama kamu seumur hidup. Padahal sebentar lagi kamu mau nikah dan punya keluarga sendiri. Berarti kamu nyuruh aku jadi selingkuhanmu, dong?!” amuk Salsa, emosinya benar-benar sudah sampai di ubun-ubun.Salsa menarik napas sebentar sebelum kembali menyemprot pria di hadapannya. “Terus kalau aku pilih pilihan kedua, kamu cuma kasih waktu satu tahun buat bayar sepuluh miliar? Kamu kira aku punya pohon uang di rumah?!”Melihat mantan kekasihnya ngamuk dan marah-marah karena surat perjanjian yang ia buat, Nathan malah santai. Sudut bibirnya terangkat tipis, membentuk senyum miring yang sangat menyebalkan. Pria itu menyandarkan punggungnya ke so

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Lingerie

    Braaaaak Pintu kamar Zara dibuka lebar hingga menimbulkan dentuman yang cukup keras membuat Salsa kaget. “Kurang ajar! Kamu ngintip, ya?” tuduh Aditya kesal. Dia keluar untuk mencari tahu apa sebetulnya yang pecah di depan kamar calon istrinya. Dan betapa kesalnya dia mendapati Salsa di sana. Ad

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Suara Desahan

    Ting. Satu pesan baru masuk lagi dari Nathan. Pria itu mengirimkan sebuah titik lokasi vila yang menjadi tempat pertemuan mereka besok siang. Belum sempat Salsa mencerna semuanya, satu pesan beruntun kembali masuk. “Jangan bilang apa pun pada Alea tentang perjanjian panas ini. Paham!” Hati Salsa

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Tubuhmu Milikku

    “Tapi, Om…” “Kalau kamu punya barang berharga sebagai jaminan, boleh pakai itu. Asal nilai jualnya lebih besar dari uang satu miliar yang kamu butuhkan sekarang,” ucap Nathan cepat, memotong kalimat Salsa sebelum gadis itu sempat menyelesaikannya. Salsa tampak semakin frustasi. Detik jam dinding

  • Ranjang Panas Ayah Sahabatku   Tubuhku jadi Jaminan Utang

    Di dalam taksi online, air matanya menetes membasahi layar ponselnya yang menunjukkan jam digital. Sepuluh menit perjalanan rasanya seperti berabad-abad. Begitu mobil berhenti di depan sebuah gerbang rumah mewah di pusat kota, Salsa langsung turun.Rumah mewah itu berdiri megah, seolah tak tersentu

更多章節
探索並免費閱讀 優質小說
GoodNovel APP 免費暢讀海量優秀小說,下載喜歡的書籍,隨時隨地閱讀。
在 APP 免費閱讀書籍
掃碼在 APP 閱讀
DMCA.com Protection Status