Home / Fantasi / SURA, PANGERAN TERBUANG / 236. PERTAMA KALINYA

Share

236. PERTAMA KALINYA

Author: Lampard46
last update Petsa ng paglalathala: 2025-12-19 12:31:04

Saat itu Si Ye mulai merasakan gejolak sensasi  yang sudah lama ia nantikan, meskipun belum diberi hukuman oleh Tuan Mudanya He Sura. Ekspresi Si Ye seketika berubah memerah padam, dimana ia mulai mengingat, biasanya ia hanya bisa menggunakan semua alat itu sendirian, tapi yang ia dapatkan bukanlah perasaan sensasi nikmat dan enak, melainkan perasaan aneh dan tidak nyaman.

"Akhirnya sekarang apa yang aku impikan bisa terwujud...!" gumamnya di dalam ha

Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • SURA, PANGERAN TERBUANG   339. PEMULIHAN BUMI DAN LEGENDA YANG HILANG

    Waktu adalah penyembuh yang paling kejam.Ia tidak menghapus luka—ia menumbuhkan kehidupan di atasnya,hingga luka itu tidak lagi dikenali sebagai luka.Begitulah yang terjadi pada Planet Bumi.Pemulihan Tanpa KesadaranJutaan tahun berlalu.Bumi berputar dalam keheningan kosmik, jauh dari hiruk-pikuk Domain Dewa, jauh dari tatapan para penguasa langit.Gunung-gunung baru lahir dari lipatan kerak.Samudra bergeser, memakan daratan lama.Hutan tumbuh di atas bekas kawah kehancuran kosmik.Tidak ada satu pun makhluk hidup yang tahu bahwa tanah yang mereka pijak—pernah dilapisi darah dewa.Manusia dan Peradaban BaruManusia berkembang pesat.Tanpa tekanan hukum surga, tanpa campur tangan dewa, mereka tumbuh liar dan bebas.Bahasa berubah.Bangsa muncul dan runtuh.Perang terjadi buk

  • SURA, PANGERAN TERBUANG   338. TIDUR VEGETATIF YE XIAOLIN & DUNIA TANPA DEWA/IMMORTAL

    Ia tidak mati.Namun juga tidak hidup.Di kedalaman dunia tersembunyi yang terpisah dari alur sejarah Planet Bumi, sebuah ruang hening terbentang—tanpa cahaya, tanpa gelap, tanpa waktu yang mengalir sebagaimana mestinya.Di sanalah Ye Xiaolin berada.Ruang Tanpa JamRuang itu bukan gua.Bukan dimensi.Melainkan kantung eksistensi yang tercipta dari sisa benturan dua entitas dewa super—Ye Xiaolin dan Great Zenar—pada hari terakhir perang dua minggu itu.Hukum di sana tidak lengkap.Waktu berjalan… lalu berhenti… lalu berjalan lagi.Kadang satu detik berlalu selama seribu tahun.Kadang sejuta tahun lenyap dalam satu kedipan.Di tengah ruang itu—Ye Xiaolin terbaring.Tubuhnya utuh.Tidak terluka.Tidak rusak.Namun kosong.

  • SURA, PANGERAN TERBUANG   337. RESET DUNIA & KEMATIAN GREAT ZENAR

    Tidak ada yang menang.Tidak ada yang kalah.Ketika peperangan dua entitas dewa super mencapai titik jenuh—dunia itu sendiri yang menyerah lebih dulu.Retakan yang Tidak Bisa DijahitPada hari keempat belas—langit berhenti retak.Bukan karena pulih.Melainkan karena tidak ada lagi yang tersisa untuk dipecahkan.Hukum ruang terurai menjadi fragmen tak bermakna.Aliran waktu berputar tak beraturan.Arah, atas dan bawah, sebab dan akibat—semuanya kehilangan definisi.Domain Immortal yang dahulu dibangun He Sura untuk melindungi Dunia Bumi—mulai runtuh dari dalam.Bukan karena lemahnya fondasi.Melainkan karena beban yang ditahan telah melampaui maksud penciptaannya.Keputusan yang Tidak DiucapkanDi tengah kehampaan yang berdenyut—

  • SURA, PANGERAN TERBUANG   336. DUA MINGGU TANPA SIANG DAN MALAM

    Ia tidak turun sebagai tubuh.Ia tidak hadir sebagai dewa.Ia bahkan tidak muncul sebagai cahaya.Yang turun ke Planet Bumi—dan sekaligus ke seluruh Domain Kosmik yang terhubung dengannya—adalah Wujud Dao.Sebuah kehendak murni.Getaran PertamaAwalnya, tidak ada yang menyadari apa pun.Langit tetap biru.Angin tetap berembus.Manusia tetap menjalani hidup fana mereka—bertan

  • SURA, PANGERAN TERBUANG   335. TIGA WANITA HE SURA & PARA PENGUASA DUNIA

    Tidak ada ledakan.Tidak ada cahaya kosmik.Tidak ada kehancuran baru.Setelah Domain Immortal Dunia Bumi runtuh dan perang dua minggu itu berakhir, yang tersisa hanyalah keheningan panjang—hening yang menekan lebih berat daripada kehampaan itu sendiri.Dan di tengah keheningan itulah—tiga wanita masih berdiri.Bukan sebagai dewi.Bukan sebagai penguasa.Bukan pula sebagai istri dari seorang eksistensi kosmik.Mereka berdiri sebagai perempuan yang ditinggalkan oleh takdir.

  • SURA, PANGERAN TERBUANG   334. PARA PENGIKUT SETIA

    Langit akhirnya runtuh.Bukan secara harfiah—belum.Namun hukum dunia telah pecah.Retakan-retakan hukum ilahi menjalar seperti urat hitam di angkasa, membelah awan, mematahkan aliran spiritual, dan membuat Domain Immortal Dunia Bumi kehilangan pusat keseimbangannya.Serangan Great Zenar kini tidak lagi brutal.Ia menjadi tepat.Terlalu tepat.Setiap hantamannya selalu jatuh di titik di mana formasi pelindung He Sura paling rapuh—titik-titik yang hanya bisa diketahui oleh seseorang yang pernah mempelajari struktur dunia ini secara mendalam.Dan Ye Xiaolin menyadarinya.“Dia ingin dunia ini mati… perlahan,” gumamnya.Namun ia terlambat.Lima MuridDi jantung Domain Immortal, lima sosok berdiri membentuk lingkaran.Si Yelong.Sen But

  • SURA, PANGERAN TERBUANG   56. LEDAKAN KESENGSARAAN SEMBILAN WARNA

    “Tidak... Gigiku... andalanku...” Immortal Iblis Monster Pemakan Manusia merogoh mulutnya yang berlumuran darah. Semua giginya hancur, membuatnya tampak mengenaskan — kini benar-benar menjadi Immortal Iblis Monster Pemakan Manusia tanpa gigi.Darah menetes dari mulutnya, matanya memerah menatap ta

  • SURA, PANGERAN TERBUANG   55. 10 SERANGAN TANPA BALASAN: KESOMBONGAN YANG TERBALAS

    Tangan berwarna emas muncul dari langit, sebesar gunung, dan dalam sekejap menggenggam kelima naga guntur yang mengamuk. Dalam hitungan detik, kelima naga petir itu hancur berantakan, lenyap seolah tak pernah ada!Mata Immortal Iblis Monster Pemakan Manusia terbelalak tak percaya.“Apa yang dilakuk

  • SURA, PANGERAN TERBUANG   54. PERTARUNGAN DI PUNCAK LANGIT

    Namun, semua mata terbelalak melihat pemandangan di depan mereka.He Sura berdiri tegap dengan kedua tangan di belakang punggung, memandangi sosok Immortal Iblis Monster Pemakan Manusia yang baru tiba. Tatapannya tenang, suaranya terdengar ringan, seolah berbicara kepada dirinya sendiri.“Immortal

  • SURA, PANGERAN TERBUANG   53. AMARAH SANG IMMORTAL DAN KEMBALINYA HE SURA

    Si Yening, Penguasa Ras Iblis Siluman Rubah, bersama Delapan Belas Raja Iblis yang bergegas mencoba menyelamatkan Lin Boa, semuanya terlempar ke belakang oleh kekuatan dahsyat “Lima Cambuk Petir” milik Immortal Iblis Monster Pemakan Manusia. Mereka berusaha keras untuk menyelamatkan diri agar tidak

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status