تسجيل الدخولSuara Arvin perlahan terdengar jelas di seluruh tempat. "Selamat datang di pesta anggurku. Kali ini, yang aku undang adalah orang-orang di Kota Yanir dengan kekayaan di atas 200 miliar. Di antara kalian, ada anak orang kaya, ada juga talenta muda. Kalian bersedia datang, itu benar-benar sebuah kehormatan bagiku!""Bisa datang ke pesta Tuan Muda Arvin justru kehormatan bagi kami!" Begitu Arvin selesai berbicara, seorang pria berjas rapi di barisan depan langsung menjilat dengan sangat terang-terangan.Tak lama kemudian, banyak orang langsung ikut-ikutan."Benar! Bisa datang ke pesta anggur Tuan Muda Arvin, rasanya seperti keberuntungan besar bagi kami!""Tuan Muda Arvin mau memasarkan anggur dari kilang pribadinya ya?""Anggur ini jauh lebih enak dibandingkan Lafite dan yang lainnya. Kalau benar dijual, pasti langsung laris manis! Kalau dijual ke publik, aku akan beli 1.000 botol dulu untuk disimpan!"....Suara pujian dan sanjungan terus bermunculan.Kelvin dan Andriyan yang berdiri di
"Oke," kata Kelvin.Setelah itu, mereka berdua berjalan menuju pintu masuk.Di sana, ada beberapa petugas yang sedang memeriksa undangan. Kelvin dan Andriyan menyerahkan undangan mereka. Setelah dicek dengan alat dan dinyatakan valid, keduanya pun berhasil masuk ke dalam kilang anggur.Di dalam kilang anggur, suasana sudah cukup ramai. Semua orang berpakaian sangat rapi.Tentu saja, ada juga banyak wanita berpakaian minim dengan tubuh yang menarik.Andriyan bertanya sambil terkekeh-kekeh, "Lihat wanita-wanita itu nggak? Kebanyakan tamu undangan berpakaian formal, entah gaun malam atau jas lengkap. Yang pakai baju lain kemungkinan besar adalah orang-orang yang sengaja didatangkan Arvin untuk menemani tamu.""Kebanyakan dari mereka mungkin model kelas bawah." Andriyan menjelaskan, "Alasan mereka memakai topeng, salah satunya supaya saat ada yang membawa mereka pergi, orang lain nggak mengenali. Lingkaran orang kaya di Kota Yanir ini nggak besar, kebanyakan memang saling kenal.""Kamu mau
Raut wajah Ferlin sedikit berubah, lalu dia berujar, "Arvin, jangan keterlaluan.""Aku memang seperti ini," jawab Arvin sambil tersenyum angkuh. "Kalau nggak terima, suruh saja orang-orang Keluarga Barus datang menghadapiku. Berani nggak? Berani benar-benar melawanku nggak? Kalau nggak, kamu cari saja Andriyan. Suruh dia datang membunuhku."Setelah itu, Arvin berdiri dan berujar, "Kamu pikirkan baik-baik di sini. Aku kasih kamu waktu yang cukup. Pesta anggur ini akan berlangsung sampai jam 11 malam. Aku harap sebelum jam 11 malam, kamu sudah mengambil keputusan."Usai berbicara, Arvin berjalan keluar. Pada saat yang sama, dia memerintahkan dengan nada tenang, "Awasi dia."Arvin melewati bagian dalam kastil dan berjalan ke sebuah koridor. Di sana, ada seorang biksu kecil berpakaian compang-camping sedang bersembunyi di sudut. Dia memeluk sebuah semangka, memegang sendok sayur, dan makan dengan wajah berlepotan.Arvin melihatnya, lalu berjalan mendekat dan menepuk kepalanya. Kemudian, di
"Boleh!" respons Kelvin sambil mengangguk.Kelvin memang juga berencana membeli beberapa bahan untuk Pil Api Surya. Kalau dia bisa berhasil meraciknya, dengan bantuan Formasi Pil Tiga Unsur dan Teknik Akupunktur Penghancur Tulang, kekuatan bertarungnya akan meningkat pesat.Di sisi lain, ketika Kelvin dan Andriyan terus mengobrol sambil menuju ke kilang anggur ........Saat ini di pinggiran Kota Yanir, terdapat sebuah bangunan yang terlihat seperti kastil. Seluruh bangunan itu terang benderang. Tempat tersebut adalah sebuah kilang anggur besar dengan kebun anggur berkualitas tinggi seluas ratusan hektare di sekitarnya.Di depan kilang anggur, ada sebuah kolam renang besar. Di sekelilingnya sudah dipenuhi berbagai makanan dan minuman.Beberapa orang yang berpakaian aneh dan mengenakan topeng sudah mulai berjalan-jalan di sana.Tentu saja, ada banyak wanita cantik berpakaian minim yang sedang bermain air di kolam. Itu menjadi pemandangan yang sangat menarik.Di tempat seperti ini, denga
Kelvin menunggu sebentar di depan pintu. Tak lama kemudian, sebuah mobil balap berhenti perlahan tepat di depannya.Kaca mobil diturunkan, lalu Andriyan menjulurkan kepalanya sambil berkata, "Naik."Melihat mobil balap yang terlihat sangat mencolok itu, Kelvin bertanya, "Kamu dapat mobil ini dari mana?""Arvin memang mau bertemu seorang klien, tapi ke publik dia bilang ini pesta anggur. Dia mengundang banyak tokoh sosial terkenal di Kota Yanir yang kebanyakan adalah anak muda. Sepertinya, dia ingin bekerja sama dengan klien itu untuk membuat sebuah merek anggur merah," jelas Andriyan. "Target pasar merek anggur merah ini juga kalangan orang kaya."Setelah itu, Andriyan berpikir sejenak sebelum menambahkan, "Oh ya, ini juga pesta topeng. Supaya orang-orang lebih leluasa berinteraksi, semua tamu akan memakai topeng separuh wajah."Usai berkata demikian, Andriyan melanjutkan sambil menyeringai, "Tentu saja, di dalam nanti bakal ada banyak sekali wanita cantik. Kalau beruntung, kamu bahkan
"Aku akan mengajaknya menapaki jalan kultivasi!" ucap Kelvin. "Sore ini, aku harus keluar sebentar. Tolong kamu jaga dia. Mungkin ada orang yang akan coba membunuhnya. Kalau terjadi sesuatu, bantu dia ya. Kalau dia tiba-tiba harus keluar, kamu ikut saja dan lindungi dia. Bolehkah?""Nggak masalah!" jawab Regina. "Aku bisa jadi pengawalnya. Tapi, aku punya satu permintaan.""Hmm?" Kelvin pun bertanya, "Permintaan apa?""Kamu ini seharusnya seorang ahli alkimia, 'kan?" tanya Regina. Segera setelah itu, dia menambahkan, "Aku menebaknya dari kejadian kemarin, waktu kamu menyelamatkan adik Tamara.""Memang benar," jawab Kelvin tanpa menyangkal. Dia bertanya, "Jadi kenapa?""Jadi ... bolehkah kamu membantuku membuat beberapa Pil Primordial Yang?" tanya Regina."Pil Primordial Yang juga berguna buat kalian?" tanya Kelvin."Tentu saja!" Regina menjelaskan, "Energi Yang yang terkandung dalam Pil Primordial Yang jauh lebih kuat dibandingkan energi pada pria biasa. Bagi kami yang berwujud roh, ef
"Pergi!" bentak Charles. "Kalau Tia mati, itu karena kamu si ayahnya dan kamu si adiknya sendiri yang mencelakakannya!"....Di luar rumah sakit, Kelvin dan Niveria berdiri berdampingan menunggu taksi.Niveria masih menggandeng lengan Kelvin. Tubuhnya memancarkan aroma harum tipis, yang terus masuk
Kedua biksu itu berjalan sambil berbincang di belakang Kelvin!Akan tetapi, Kelvin yang mempunyai pendengaran tajam karena telinga batin sudah terbuka sama sekali tidak mendengar percakapan mereka.Niveria memesan taksi dan mengantar Kelvin pulang ke wisma. Awalnya, Niveria ingin mengajak Kelvin tin
"Keluargamu nggak ajari kamu dengan baik, biar aku bantu ajarkan gimana cara hormati orang lain!" Tangan Niveria sudah terangkat."Hentikan!" teriak seseorang saat itu juga.Kelvin melihat ke arah suara. Daniel yang berpakaian rapi berjalan mendekat. Dia memandangi Kelvin dengan wajah muram dan memb
Kelvin bukan orang yang suka memaksa. Jika Niveria mau memberitahunya, pasti akan diberitahu nanti.Setelah 20 menitan bertelepon, Niveria kembali menghampiri Kelvin. Suasana hatinya jelas agak murung, tetapi sampai di depan Kelvin, Niveria tetap memasang senyum. Niveria menyodorkan ponsel itu pada







