مشاركة

Bab 78

مؤلف: Jimmy Nugroho
Dari kejauhan, Kelvin sudah melihat bahwa di depan wisma itu terparkir dua mobil Mercedez-Benz hitam.

Di pintu wisma, Kristin menyembulkan kepala kecilnya. Dengan ekspresi aneh, dia menatap beberapa orang yang berdiri di trotoar dekat mobil sambil merokok. Salah satunya adalah Daniel.

"Pak, berhenti di sini saja," ucap Kelvin kepada sopir.

Mobil pun berhenti. Kelvin membayar ongkos lalu turun. Dia menoleh ke arah Livia sambil berkata, "Kamu langsung ke vila Keluarga Limanta saja. Aku bisa pergi
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق

أحدث فصل

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 436

    Suara Arvin perlahan terdengar jelas di seluruh tempat. "Selamat datang di pesta anggurku. Kali ini, yang aku undang adalah orang-orang di Kota Yanir dengan kekayaan di atas 200 miliar. Di antara kalian, ada anak orang kaya, ada juga talenta muda. Kalian bersedia datang, itu benar-benar sebuah kehormatan bagiku!""Bisa datang ke pesta Tuan Muda Arvin justru kehormatan bagi kami!" Begitu Arvin selesai berbicara, seorang pria berjas rapi di barisan depan langsung menjilat dengan sangat terang-terangan.Tak lama kemudian, banyak orang langsung ikut-ikutan."Benar! Bisa datang ke pesta anggur Tuan Muda Arvin, rasanya seperti keberuntungan besar bagi kami!""Tuan Muda Arvin mau memasarkan anggur dari kilang pribadinya ya?""Anggur ini jauh lebih enak dibandingkan Lafite dan yang lainnya. Kalau benar dijual, pasti langsung laris manis! Kalau dijual ke publik, aku akan beli 1.000 botol dulu untuk disimpan!"....Suara pujian dan sanjungan terus bermunculan.Kelvin dan Andriyan yang berdiri di

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 435

    "Oke," kata Kelvin.Setelah itu, mereka berdua berjalan menuju pintu masuk.Di sana, ada beberapa petugas yang sedang memeriksa undangan. Kelvin dan Andriyan menyerahkan undangan mereka. Setelah dicek dengan alat dan dinyatakan valid, keduanya pun berhasil masuk ke dalam kilang anggur.Di dalam kilang anggur, suasana sudah cukup ramai. Semua orang berpakaian sangat rapi.Tentu saja, ada juga banyak wanita berpakaian minim dengan tubuh yang menarik.Andriyan bertanya sambil terkekeh-kekeh, "Lihat wanita-wanita itu nggak? Kebanyakan tamu undangan berpakaian formal, entah gaun malam atau jas lengkap. Yang pakai baju lain kemungkinan besar adalah orang-orang yang sengaja didatangkan Arvin untuk menemani tamu.""Kebanyakan dari mereka mungkin model kelas bawah." Andriyan menjelaskan, "Alasan mereka memakai topeng, salah satunya supaya saat ada yang membawa mereka pergi, orang lain nggak mengenali. Lingkaran orang kaya di Kota Yanir ini nggak besar, kebanyakan memang saling kenal.""Kamu mau

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 434

    Raut wajah Ferlin sedikit berubah, lalu dia berujar, "Arvin, jangan keterlaluan.""Aku memang seperti ini," jawab Arvin sambil tersenyum angkuh. "Kalau nggak terima, suruh saja orang-orang Keluarga Barus datang menghadapiku. Berani nggak? Berani benar-benar melawanku nggak? Kalau nggak, kamu cari saja Andriyan. Suruh dia datang membunuhku."Setelah itu, Arvin berdiri dan berujar, "Kamu pikirkan baik-baik di sini. Aku kasih kamu waktu yang cukup. Pesta anggur ini akan berlangsung sampai jam 11 malam. Aku harap sebelum jam 11 malam, kamu sudah mengambil keputusan."Usai berbicara, Arvin berjalan keluar. Pada saat yang sama, dia memerintahkan dengan nada tenang, "Awasi dia."Arvin melewati bagian dalam kastil dan berjalan ke sebuah koridor. Di sana, ada seorang biksu kecil berpakaian compang-camping sedang bersembunyi di sudut. Dia memeluk sebuah semangka, memegang sendok sayur, dan makan dengan wajah berlepotan.Arvin melihatnya, lalu berjalan mendekat dan menepuk kepalanya. Kemudian, di

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 433

    "Boleh!" respons Kelvin sambil mengangguk.Kelvin memang juga berencana membeli beberapa bahan untuk Pil Api Surya. Kalau dia bisa berhasil meraciknya, dengan bantuan Formasi Pil Tiga Unsur dan Teknik Akupunktur Penghancur Tulang, kekuatan bertarungnya akan meningkat pesat.Di sisi lain, ketika Kelvin dan Andriyan terus mengobrol sambil menuju ke kilang anggur ........Saat ini di pinggiran Kota Yanir, terdapat sebuah bangunan yang terlihat seperti kastil. Seluruh bangunan itu terang benderang. Tempat tersebut adalah sebuah kilang anggur besar dengan kebun anggur berkualitas tinggi seluas ratusan hektare di sekitarnya.Di depan kilang anggur, ada sebuah kolam renang besar. Di sekelilingnya sudah dipenuhi berbagai makanan dan minuman.Beberapa orang yang berpakaian aneh dan mengenakan topeng sudah mulai berjalan-jalan di sana.Tentu saja, ada banyak wanita cantik berpakaian minim yang sedang bermain air di kolam. Itu menjadi pemandangan yang sangat menarik.Di tempat seperti ini, denga

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 432

    Kelvin menunggu sebentar di depan pintu. Tak lama kemudian, sebuah mobil balap berhenti perlahan tepat di depannya.Kaca mobil diturunkan, lalu Andriyan menjulurkan kepalanya sambil berkata, "Naik."Melihat mobil balap yang terlihat sangat mencolok itu, Kelvin bertanya, "Kamu dapat mobil ini dari mana?""Arvin memang mau bertemu seorang klien, tapi ke publik dia bilang ini pesta anggur. Dia mengundang banyak tokoh sosial terkenal di Kota Yanir yang kebanyakan adalah anak muda. Sepertinya, dia ingin bekerja sama dengan klien itu untuk membuat sebuah merek anggur merah," jelas Andriyan. "Target pasar merek anggur merah ini juga kalangan orang kaya."Setelah itu, Andriyan berpikir sejenak sebelum menambahkan, "Oh ya, ini juga pesta topeng. Supaya orang-orang lebih leluasa berinteraksi, semua tamu akan memakai topeng separuh wajah."Usai berkata demikian, Andriyan melanjutkan sambil menyeringai, "Tentu saja, di dalam nanti bakal ada banyak sekali wanita cantik. Kalau beruntung, kamu bahkan

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 431

    "Aku akan mengajaknya menapaki jalan kultivasi!" ucap Kelvin. "Sore ini, aku harus keluar sebentar. Tolong kamu jaga dia. Mungkin ada orang yang akan coba membunuhnya. Kalau terjadi sesuatu, bantu dia ya. Kalau dia tiba-tiba harus keluar, kamu ikut saja dan lindungi dia. Bolehkah?""Nggak masalah!" jawab Regina. "Aku bisa jadi pengawalnya. Tapi, aku punya satu permintaan.""Hmm?" Kelvin pun bertanya, "Permintaan apa?""Kamu ini seharusnya seorang ahli alkimia, 'kan?" tanya Regina. Segera setelah itu, dia menambahkan, "Aku menebaknya dari kejadian kemarin, waktu kamu menyelamatkan adik Tamara.""Memang benar," jawab Kelvin tanpa menyangkal. Dia bertanya, "Jadi kenapa?""Jadi ... bolehkah kamu membantuku membuat beberapa Pil Primordial Yang?" tanya Regina."Pil Primordial Yang juga berguna buat kalian?" tanya Kelvin."Tentu saja!" Regina menjelaskan, "Energi Yang yang terkandung dalam Pil Primordial Yang jauh lebih kuat dibandingkan energi pada pria biasa. Bagi kami yang berwujud roh, ef

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 126

    Ruang VIP itu sangat sunyi.Tiga orang itu duduk terpaku di kursi masing-masing. Di dalam mata mereka, hanya tersisa keputusasaan yang tak berujung.Kelvin memegang ponsel di tangannya. Di wajahnya, terpasang senyum tipis. Dia berkata dengan nada ramah, "Halo, aku Kelvin."Di seberang telepon, suasa

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 117

    "Pertemuan semacam ini biasanya diadakan seminggu sekali atau sebulan sekali. Di dalamnya, para peserta akan saling bertukar pengalaman dalam berkultivasi, lalu juga saling menukar barang. Bisa dengan sistem barter atau dibeli menggunakan uang," jelas Eric."Jadi, mereka semua saling mengenal?" tany

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 101

    Mendengar Sienna bercerita sampai di titik itu, Kelvin pada dasarnya sudah bisa memastikan satu hal. Alamat Jalan Anges Nomor 13 memang menyimpan keanehan. Hanya saja, keanehan itu seperti apa persisnya, sepertinya baru bisa diketahui setelah dia datang sendiri pada malam hari."Kalian mulai sif mal

  • Sang Dewa Pengobatan Sakti   Bab 99

    Wanita paruh baya itu berkali-kali berkumur dengan air. Setelah beberapa kali, barulah dia bisa bernapas terengah-engah, seperti orang yang sangat membutuhkan udara.Melihat pemandangan itu, Sienna benar-benar terpaku.Sejak tumor ibunya terdeteksi dan seiring penyakit itu makin parah, setiap tarika

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status