Home / Romansa / Sang Pelindung Turun Gunung / Umurmu Tinggal Tiga Hari Lagi!

Share

Umurmu Tinggal Tiga Hari Lagi!

Author: Nuwe
last update Last Updated: 2025-12-27 21:15:48

Sementara itu, Victoria sudah bergegas menghampiri Marcus dan berseru dengan ekspresi kaget, "Kenapa kamu bisa ada di sini?"

Marcus tersenyum.

"Aku ikut Dr. Hayes untuk melihat pasien."

Victoria menyapa dengan ramah, "Halo, Dr. Hayes!"

Gregory Hayes berdiri sambil terkekeh.

"Kalian mengobrol saja, aku mau menyapa beberapa teman lama dulu."

Victoria duduk di samping Marcus dan berkata dengan senyum cerah,

"Untung kamu juga datang. Kalau tidak, malam ini pasti akan membosankan sekali."

Marcus terkekeh.

"Dengan begitu banyak tuan muda kaya dan tampan di sini, semuanya berbakat dan penuh pesona, mana mungkin membosankan?"

Victoria mengerucutkan bibirnya.

"Sudahlah. Aku tidak suka tipe mereka. Soal kemampuan, kita tidak bahas dulu, tapi mereka terlalu dibuat-buat sampai bikin mual."

Sebelum Marcus sempat menjawab, Adrian berjalan mendekat dan berkata dengan nada mengejek,

"Eh, bukankah ini Marcus Reed? Kenapa penampilannya begitu? Kaos dan celana jeans? Seluruh pakaianmu sepertinya tidak s
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Sang Pelindung Turun Gunung   Perangkap Sedang Dipasang

    "Tuan Reed, terima kasih banyak karena telah membantu saya meskipun ada kesalahpahaman sebelumnya. Saya akui, saya terlalu sombong dan merasa diri paling hebat, itu adalah dosa besar bagi seorang tenaga medis. Saya benar-benar minta maaf."Setelah meninggalkan hotel bersama Marcus Reed, Raphael Schneider menyampaikan permintaan maafnya dengan tulus.Marcus Reed tersenyum dan berkata, "Tidak perlu dipikirkan. Tidak usah berterima kasih. Anda mengenal Tuan Hayes, dan kita semua sama-sama dokter, jadi anggap saja kita orang dekat."Orang dekat?Wajah Raphael Schneider langsung memerah karena malu.Hubungannya dengan Gregory Hayes selama ini penuh konflik dan sama sekali tidak bisa disebut sebagai orang dekat.Justru karena perkenalan Gregory Hayes dengan Marcus Reed-lah yang menyelamatkannya kali ini."Tuan Reed, sebenarnya apa hubungan Anda dengan Tuan Hayes?"Marcus Reed menjawab, "Kami menjadi teman karena keahlian medis. Bisa dibilang kami bersahabat meskipun usia kami terpaut jauh."

  • Sang Pelindung Turun Gunung   Patut Untuk Dikagumi

    "Tuan Reed, kondisi seperti apa yang dibutuhkan untuk menanam racun Gu Darah Api ini pada seseorang?"Macus Reed menjelaskan dengan tenang,"Gu Darah Api biasanya hidup dan berkembang di dalam darah, serta sangat peka terhadap aroma darah. Namun sebenarnya, daya tahannya tidaklah kuat. Begitu terpapar udara, ia akan mati dalam waktu setengah hari.""Gu Darah Api masuk ke tubuh anak itu melalui tangan kanan. Dari sini bisa disimpulkan, kemungkinan seseorang telah mengoleskan Gu Darah Api langsung ke tangan anak tersebut, atau menempelkannya pada suatu benda yang bisa disentuh anak itu. Saat anak menyentuh benda tersebut, Gu Darah Api mencium aroma darah segar, merayap ke tangan anak, menemukan titik yang sesuai, lalu masuk ke dalam aliran darahnya.""Proses Gu Darah Api masuk ke tubuh manusia membutuhkan waktu, jadi kejadiannya kemungkinan terjadi saat anak itu sedang tidur, atau Gu tersebut menempel pada mainan atau benda lain yang sering disentuh anak.""Kalau dilihat dari gejala yan

  • Sang Pelindung Turun Gunung   Menyelamatkan Cucu Raja Properti

    Amarah Marcus sudah terlampiaskan, dan itu sudah cukup.Lagipula, cucu Alexander telah terkena racun Gu Darah Api, dan kondisi seperti itu tidak boleh ditunda terlalu lama karena bisa menimbulkan komplikasi serius."Apakah Anda punya kertas dan pena?" tanya Marcus .Sekretaris Alexander, John Stein, segera membuka buku catatan dan menyerahkannya beserta sebuah pena kepada Marcus.Marcus menerimanya dan dengan cepat menuliskan daftar bahan obat beserta takarannya, lalu menyerahkannya kepada Alexander."Ini bahan-bahan obat yang dibutuhkan. Selain itu, siapkan panci besar untuk merebus ramuan, sebuah bak mandi besar dengan penutup, balok-balok es untuk bak tersebut, serta termometer presisi tinggi. Aku akan datang besok pagi."Alexander menerima daftar itu dengan kedua tangan dan bertanya dengan hati-hati,"Tuan Reed, apakah penyakit cucu saya bisa disembuhkan?"Marcus mengangguk, "Bisa disembuhkan dengan satu kali perawatan. Hanya saja, prosesnya mungkin akan agak tidak nyaman."Alexan

  • Sang Pelindung Turun Gunung   Wanita Jelmaan Rubah

    Marcus selesai makan dan hendak keluar untuk berjalan santai, ketika panggilan dari Victoria masuk.Marcus mengangkat telepon sambil tertawa,"Ada apa? Kamu mau jadi pelobi buat Alexander Vaughn juga?"Victoria juga tertawa ringan,"Tentu tidak. Hubungan kita ini apa sih? Orang lain mungkin tidak tahu, tapi aku sangat paham. Aku tidak punya hak untuk meminta apa pun darimu. Lagi pula, kalau aku benar-benar mau jadi penengah, aku tidak akan membiarkan ayahku yang meneleponmu."Marcus tertawa lagi,"Barusan aku memang sama sekali tidak memberi muka pada ayahmu."Victoria terkekeh,"Aku sudah menebaknya. Hehe, bagus sekali!"Jawaban Victoria itu membuat Marcus sedikit kehilangan keseimbangan.Apa sebenarnya yang sedang dipikirkan wanita ini?Dia baru saja menolak mentah-mentah ayahnya, tetapi bukannya marah, Victoria malah terlihat senang?Tentu saja Victoria tidak akan mengungkap niat tersembunyinya kepada Marcus. Ia melanjutkan,"Lalu, sebenarnya apa rencanamu soal ini? Aku percaya, de

  • Sang Pelindung Turun Gunung   Aku Yang Mencintai Dia

    Tangan Richard Blackwood yang memegang ponsel sedikit gemetar. Ekspresi wajahnya tampak sangat buruk.Ia sama sekali tidak menyangka Marcus Reed benar-benar menolaknya, bahkan sampai menutup telepon!Dan Alexander Vaughn duduk tepat di hadapannya.Ini benar-benar memalukan!Bocah sialan itu!Melihat raut Richard Blackwood, senyum Alexander Vaughn memudar."Ada apa? Dia tidak mau membantu?"Richard Blackwood memaksakan senyum."Dia sedang agak sibuk, Tuan Vaughn. Silakan duduk dulu, saya akan meneleponnya lagi untuk mendesaknya."Hati Alexander Vaughn bergetar.Anak ini bahkan tidak memberi muka pada calon ayah mertuanya?Situasi tampaknya kembali melenceng dari rencana, dan Alexander Vaughn mulai merasa gelisah.Jika Marcus merasa ditekan melalui Richard Blackwood karena dirinya, dan jika dia sama sekali tidak peduli dengan tekanan dari pihak Blackwood, maka yang terjadi pasti justru kebencian yang semakin dalam terhadapnya."Richard, Anda harus menjelaskan dengan jelas kepada Tuan Re

  • Sang Pelindung Turun Gunung   Aku Butuh Bantuanmu

    Emma Sterling baru saja turun dari lantai atas ketika ia mencium aroma ikan yang sangat kuat."Wah, harum sekali! Bibi Lala, masakanmu makin hari makin menggila!"Pengurus rumah, Bibi Lala, tertawa."Bukan saya yang masak, Nona. Tuan Reed sendiri yang turun ke dapur. Dibandingkan dengannya, saya benar-benar tidak ada apa-apanya.""Marcus Reed?"Emma Sterling tampak terkejut.'Dia bisa memasak?'Mengenakan celemek, Marcus Reed keluar dari dapur sambil membawa sebuah mangkok besar berisi ikan bumbu iris pedas. Melihat Emma Sterling di tangga, ia tersenyum wajar."Sudah selesai kerja? Cuci tangan dulu, ayo kita makan."Perasaan aneh muncul di hati Emma Sterling. Ia tidak berkata apa-apa, hanya pergi mencuci tangan lalu duduk di meja makan."Kakek, ikan ini ditangkap sendiri?"Thomas Sterling tertawa lebar."Ikan mas besar itu ditangkap Marcus. Kalau hari ini tidak ada dia, kita tidak akan bisa makan seperti ini."'Marcus Reed benar-benar pergi memancing bersama Kakek?'Emma Sterling mera

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status