Share

BAB 372

Auteur: Rainina
last update Date de publication: 2026-05-07 15:30:07

Keheningan yang mencekam itu tidak bertahan lama. Begitu keterkejutan awal memudar, Aula Utama Istana seketika meledak oleh suara bisik-bisik yang berdengung nyaring bagaikan sarang lebah yang terusik.

Para bangsawan menutupi mulut mereka dengan kipas sutra atau gelas anggur, saling bertukar pandang dengan kebingungan dan spekulasi liar. 

Mereka menatap ngeri pada k

Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé
Commentaires (1)
goodnovel comment avatar
Nina Tantina
Aaahhh syukurlah akhirnya Rowan bisa mendapatkan gelar bangsawannya , tanah & pastinya Lady Elizabeth ehem....
VOIR TOUS LES COMMENTAIRES

Latest chapter

  • Satu Malam Bersama Duke   BAB 375

    Udara malam di taman istana terasa jauh lebih bersahabat dibandingkan dengan ketegangan yang mencekik di dalam lorong maupun aula utama. Jauh dari hingar-bingar musik waltz dan tatapan penuh selidik para bangsawan, Lord Caesar menjatuhkan tubuh besarnya di atas sebuah bangku di bawah rimbunnya pohon willow.Pria itu menyandarkan punggungnya, menengadahkan kepala menatap langit malam yang ditaburi bintang. Ia menghela napas yang sangat panjang dan berat. Beban bertahun-tahun sebagai pewaris Duchy Mountford, rasa muak terhadap ambisi kejam ayahnya, serta kelelahan mental setelah menentang keluarganya sendiri malam ini, akhirnya menghantamnya secara bersamaan.Caesar menundukkan wajahnya, memijat pangkal hidungnya dengan raut wajah yang luar biasa lelah. Keringat dingin sisa ketegangan saat berhadapan dengan Noah tadi masih menempel di pelipisnya. Malam ini, ia telah resmi menjadi musuh bagi ayah dan adiknya sendiri, namun anehnya, hatinya justru terasa jauh lebih damai daripada sebel

  • Satu Malam Bersama Duke   BAB 374

    Hantaman tiba-tiba dari tubuh Elizabeth yang menerjangnya nyaris membuat pertahanan Rowan runtuh. Rasa sakit yang luar biasa tajam seketika meledak dari balik tulang rusuknya yang retak dan otot-ototnya yang masih terkoyak.Rowan sudah membuka mulutnya untuk mengaduh dan menarik napas, namun suara yang keluar dari bibirnya tertahan saat ia merasakan bahu gadis di pelukannya itu bergetar hebat."Bodoh... kau bodoh sekali." isak Elizabeth, menyembunyikan wajahnya yang basah oleh air mata di dada seragam Rowan. Jari-jarinya mencengkeram kain gelap seragam itu dengan putus asa. "Kau orang paling bodoh yang pernah kutemui, Rowan..."Mendengar makian yang diiringi tangisan pilu itu, rasa ngilu di tubuh Rowan seolah menguap begitu saja. Segala siksaan yang ia lewati di dasar jurang dan kematian terasa impas.Perlahan, sebuah senyuman yang luar biasa lembut mekar di wajah pucat Rowan. Ia mengabaikan rasa sakitnya. Tangan besar Rowan yang gemetar perlahan bergerak naik, melingkari pinggang ra

  • Satu Malam Bersama Duke   BAB 373

    Begitu Rowan dan Caesar berhasil keluar dari pintu ganda aula utama, udara malam yang dingin menyambut mereka. Pintu raksasa itu ditutup perlahan oleh prajurit istana, memblokir alunan musik dan ratusan pasang mata yang masih terpaku dalam keterkejutan.Di lorong istana yang sepi dan hanya diterangi oleh obor dinding, Caesar masih memapah tubuh Rowan. Suasana di antara mereka terasa luar biasa tegang. Setiap langkah yang diambil Rowan diiringi oleh napas yang menderu kasar dan gemeretak gigi yang tertahan. Adrenalin yang membantunya bertahan di dalam aula tadi perlahan mulai surut, digantikan oleh rasa sakit yang kembali mengamuk dan meremukkan setiap inci tulang-tulangnya.Sambil terus menahan beban tubuh besar pria itu, Caesar melirik ke arah Rowan. Sang komandan selatan itu teringat kembali pada momen di pondok kayu beberapa jam yang lalu. Ia mengingat bagaimana ia menatap sepasang mata gelap Rowan yang menyala oleh tekad gila, menolak untuk mati, dan menolak untuk menyerah pad

  • Satu Malam Bersama Duke   BAB 372

    Keheningan yang mencekam itu tidak bertahan lama. Begitu keterkejutan awal memudar, Aula Utama Istana seketika meledak oleh suara bisik-bisik yang berdengung nyaring bagaikan sarang lebah yang terusik.Para bangsawan menutupi mulut mereka dengan kipas sutra atau gelas anggur, saling bertukar pandang dengan kebingungan dan spekulasi liar.Mereka menatap ngeri pada kondisi fisik Rowan yang hancur dan begitu salah tempat."Apa yang terjadi padanya? Apakah dia diserang di ibu kota?""Lihatlah kakinya... dia nyaris tidak bisa berdiri. Bagaimana dia bisa selamat dari luka seperti itu?""Dan mengapa Lord Caesar dari Mountford yang membantunya berjalan?"Berbagai pertany

  • Satu Malam Bersama Duke   BAB 371

    Kengerian yang membekukan darah itu dengan cepat berubah menjadi sebuah kemarahan dalam diri Elizabeth.Elizabeth tidak lagi memedulikan etiket, tata krama, atau ratusan pasang mata bangsawan yang ada di sekelilingnya. Gaun sutranya berdesir kasar saat ia mengambil satu langkah maju yang gemetar, matanya mengunci sosok ayahnya dan Noah dari seberang ruangan. Ia harus mengkonfrontasi mereka. Ia harus tahu apa yang mereka lakukan pria yang dicintainya. Bahkan jika ia harus berteriak dan mempermalukan nama keluarganya di hadapan Kaisar malam ini, Elizabeth sama sekali tidak peduli.Namun, tepat saat Elizabeth mengambil langkah keduanya, sebuah keributan kecil terdengar dari arah pintu ganda utama aula.Musik waltz mendadak tersendat. Perhatian beberapa bangsawan di dekat pintu mulai teralihkan. Di depan pintu masuk raksasa itu, kepala petugas istana yang bertugas mengumumkan tamu berdiri mematung. Pria paruh baya yang biasanya selalu tampil tenang dan profesional itu kini terlihat puc

  • Satu Malam Bersama Duke   BAB 370

    Suara terompet emas yang ditiupkan dari arah balkon seketika menghentikan seluruh dengung percakapan di dalam Aula Utama Istana. Alunan musik klasik terhenti. Ratusan bangsawan, ksatria, dan menteri yang hadir serentak menghentikan aktivitas mereka, merapikan postur tubuh, dan memutar tumit untuk menghadap ke arah pintu ganda raksasa di ujung ruangan yang dilapisi emas."Matahari Kekaisaran, Yang Mulia Kaisar Lucian, beserta Bulan Kekaisaran, Yang Mulia Permaisuri Sienna, memasuki aula!"Seruan lantang dari kepala petugas istana itu menggema ke setiap sudut ruangan. Bersamaan dengan itu, pintu ganda terbuka lebar. Seluruh hadirin di dalam ruangan itu serentak menundukkan kepala mereka dalam-dalam, memberikan penghormatan tertinggi saat sepasang penguasa benua utara itu melangkah masuk.Kaisar Lucian tampak luar biasa mengintimidasi namun memukau dalam balutan seragam militer hitam legamnya, jubah merah marunnya menyapu karpet dengan setiap langkahnya yang penuh kuasa. Di sisinya, t

  • Satu Malam Bersama Duke   BAB 79

    "Nona... apa Anda yakin?"Pelayan pribadi Alexandria bertanya dengan suara gemetar. Tangannya memegang lentera kecil, menerangi lorong sempit di balik dinding kastil yang biasanya hanya dilewati oleh tikus dan pelayan yang menuju kamar tuannya.Alexandria menatap pelayan itu dengan tajam, matanya b

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-24
  • Satu Malam Bersama Duke   BAB 82

    "....Apa?"Air mata Sienna berhenti sepenuhnya, kesedihannya menguap begitu saja digantikan oleh kebingungan atas perkataan Lucian.Lucian tidak menjawab dengan kata-kata manis. Ia menarik tubuh mungil Sienna ke dalam pelukan erat. Ia membenamkan wajahnya di ceruk leher gadis itu, menghirup aroma

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-24
  • Satu Malam Bersama Duke   BAB 81

    Napas Lucian tersengal. Panas di tubuhnya semakin menjadi-jadi akibat sentuhan Alexandria. Obat itu berteriak padanya untuk menyerah, untuk memeluk tubuh wanita di hadapannya dan menuntaskan hasrat yang membakar dirinya dari dalam.Tapi wajah kecewa Sienna saat melihatnya tadi memenuhi kepala Lucia

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-24
  • Satu Malam Bersama Duke   BAB 77

    "Apa yang kau lakukan?"Suara bariton yang berat itu mengejutkan Sienna, membuatnya nyaris menjatuhkan pipet kaca di tangannya.Sienna menoleh cepat. Di ambang pintu yang menghubungkan kamar tidur utama dengan kamar Sienna, Lucian berdiri dengan tangan terlipat di dada. Pria itu menatapnya dengan a

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-23
Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status