Short
Sejak Saat Itu, Kita Tak Lagi Saling Bersinggungan

Sejak Saat Itu, Kita Tak Lagi Saling Bersinggungan

By:  BlueCompleted
Language: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
8Chapters
761views
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Sahabatku menyerahkan surat perjanjian perceraian yang sudah disusunnya kepadaku. “Kamu menghabiskan waktu lima tahun mengejar Reygan sampai akhirnya bisa mendapatkannya. Kenapa sekarang tiba-tiba mau cerai?” Aku tersenyum tipis. “Karena dia nggak mau temani aku makan.” Lima jam sebelumnya, aku mengirimkan alamat restoran kepada Reygan. [Ini ulang tahun pernikahan kita yang ketiga. Aku sudah pesan tempat di sini.] Tak lama kemudian, dia membalas. [Sibuk. Nggak sempat.] Lima tahun mengejar Reygan, tiga tahun menikah dengannya, yang kudapat pada akhirnya hanya tiga kata itu. Di bawah gedung perusahaan, aku melihatnya sedang membantu seorang gadis berambut pendek masuk ke mobil dengan begitu hati-hati. Selama lima tahun mengejar Reygan Baswara, sikapnya kepadaku perlahan berubah, dari yang awalnya cuek dan tak acuh, hingga akhirnya dia mau berbagi suka dan duka denganku. Namun sekarang, yang kudengar darinya setiap beberapa hari sekali hanyalah, “Sibuk. Nggak sempat.” Aku kira aku sudah tidak sebaik dulu. Ternyata, hanya orang yang dicintainya yang telah berganti. Ponselku berdering. Ternyata telepon dari restoran. “Nona, boleh kami tahu malam ini Anda datang bersama berapa orang?” Aku memasukkan surat perjanjian perceraian itu ke dalam tas. “Sendirian.” Aku tahu Reygan juga membawa gadis itu ke restoran tersebut. Kebetulan sekali. Mulai hari ini, menu andalan restoran itu .... Kamu mau menikmatinya dengan siapa pun, itu sudah tidak ada hubungannya denganku. Aku akan menikmatinya sendiri.

View More

Chapter 1

Bab 1

Setelah berpisah dengan sahabatku, aku langsung pergi ke restoran tersebut.

Begitu masuk, aku langsung melihat mereka sedang asyik mengobrol di sudut dekat jendela.

Reygan sedang memiringkan tubuhnya, berbicara dengan gadis yang duduk di hadapannya.

“Untuk pameran lukisan impresionis minggu depan, aku sudah pesan tiketnya. Lukisan asli Nolan yang waktu itu mau kamu lihat juga akan dipamerkan kali ini.”

Vyora Nathania menyadari tatapanku, lalu tersenyum sambil menyentuhkan ujung garpunya ke lengan Reygan.

Reygan menoleh mengikuti arah pandangannya. Senyum di wajahnya seketika lenyap, dahinya langsung berkerut.

Dia bangkit dan berjalan cepat menghampiriku, dengan nada yang terdengar sedikit tidak sabar berkata, “Kamu mengikutiku? Bukannya aku sudah bilang sibuk dan nggak sempat? Kenapa kamu masih mengejarku sampai ke sini? Aku ada urusan penting yang harus dibicarakan dengan Vyora. Kamu pulang dulu. Jangan bikin malu diri sendiri di sini.”

“Nanti kalau urusanku sudah selesai, kita rayakan ulang tahun pernikahan kita lain kali. Untuk hari ini, kamu makan sendiri dulu saja.”

Sebelum aku sempat berkata apa-apa, dia sudah berbalik dan kembali ke tempat duduknya.

“Vyora, menu andalan mereka adalah puding karamel. Waktu itu kamu bilang suka yang manis, mau coba?”

Aku berdiri di tempat, memandangi mereka yang saling mendekatkan kepala sambil berdiskusi memilih menu. Tanpa sadar, jemariku menggenggam erat surat perjanjian perceraian di dalam tas.

Ujung kertas itu menekan telapak tanganku hingga terasa sakit. Aku menarik sudut bibir, tersenyum getir, lalu menggeleng.

Awalnya kukira, setidaknya hari ini kami bisa berpisah dengan baik-baik. Menutup hubungan delapan tahun ini dengan perpisahan yang layak.

Tak kusangka, bahkan berpura-pura pun dia tidak mau.

Hati yang sejak awal sudah terasa berat membuat tubuhku ikut semakin lemas.

Aku tidak ingin memikirkannya lebih jauh. Aku berbalik menuju meja yang sudah kupesan sebelumnya. Lalu, aku memesan semua makanan yang kusukai.

Dulu, setiap kali makan bersama Reygan, aku selalu menyisihkan makanan kesukaanku di urutan terakhir.

Dia tidak makan daun seledri, tidak suka makanan pedas, dan tidak suka makanan yang terlalu manis. Semua itu kuingat selama delapan tahun penuh.

Namun, saat kutanya makanan apa yang kusukai, dia berpikir cukup lama sebelum akhirnya hanya menjawab, “Kamu nggak pilih-pilih makanan.”

Sementara itu, dia mengingat semua kesukaan Vyora tanpa terkecuali, mulai dari lolipop rasa stroberi, mangga kering, sampai taro boba dengan tingkat kemanisan tujuh puluh persen.

Hari ini, aku memesan semua makanan kesukaanku yang tidak dia suka.

Kerang saus pedas langsung menyebar di lidah, membuat sudut mataku terasa panas karena pedasnya.

Ternyata, makan sendirian memang terasa lebih nikmat.

Dari matahari mulai terbenam hingga lampu-lampu kota menyala, tamu di meja sebelah terus berganti.

Hingga saat aku pergi, mereka masih terus mengobrol.

Vyora tertawa sampai tubuhnya terbungkuk-bungkuk, sementara Reygan memandanginya dengan tatapan lembut yang nyaris terlihat meluap.

Aku pernah melihat tatapan itu. Dulu, saat aku baru berhasil mendapatkan Reygan, kami juga seperti itu. Bahkan sekuntum bunga liar kecil yang tidak mencolok di pinggir jalan bisa membuat kami mengobrol dengan penuh semangat selama berjam-jam.

Kami bisa mulai dari cara biji tanaman menyebar, lalu beralih ke fotosintesis, bahkan sampai membahas siklus pertumbuhan manusia.

Saat itu, rasanya kami tidak pernah kehabisan bahan pembicaraan. Setiap kata yang terucap selalu terasa seirama.

Namun sekarang?

Kami tidak pernah bisa berbicara lebih dari sepuluh kata tanpa berakhir bertengkar.

Yang lebih menyedihkan lagi, pertengkaran kami selalu saja berkisar pada Vyora, teman masa kecil Reygan.

Tiga bulan lalu, rumah kedua kami selesai direnovasi.

Hari memilih perabotan menjadi salah satu dari sedikit momen ketika kami bisa menghabiskan waktu bersama dengan tenang. Bahkan, saat itu kami sempat membayangkan kehidupan kami kelak di rumah ini.

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

reviews

M--G
M--G
uda dicerai malah ngejer balik.. ywd sih sama pacar lamanya aja kalo emg merasa klop.
2026-09-21 14:28:04
0
0
8 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status