Share

Bab Sebelas

Penulis: Mama Reni
last update Tanggal publikasi: 2026-05-24 20:17:15

Chelsea menjadi ketakutan. Dia tak akan menyerah begitu saja.

"Jika kamu berani melakukan pelecehan padaku, aku akan berteriak dan mengatakan pada nenek," ancam Chelsea.

"Memang kamu pikir aku akan melakukan apa?" Nathan balik bertanya.

Nathan lalu bangun dan duduk di samping Chelsea. Gadis itu pun langsung bangun. Dia takut jika pria itu benar-benar ingin melecehkannya.

"Aku ... aku, tak suka caramu," ucap Chelsea terbata. Tak tahu harus mengatakan apa.

"Makanya, pikiran itu jangan kotor aja.
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Selingkuh Dengan Calon Abang Ipar    Bab Dua Belas

    Pagi harinya, Chelsea terbangun. Dia langsung menuju kamar mandi. Gadis itu ingin segera pulang. Dia harus mencari kerja. Ayahnya tak ada memberikan uang buat pegangan.Chelsea tak mau membuat kesalahan yang sama. Dia tak mandi, karena takut tak ada baju ganti. Tapi saat dia akan mengambil tas di atas meja, dia melihat paperbag dan ada tulisan tangan. "Untuk calon adik ipar tercinta."Chelsea membukanya dan melihat ada gaun yang sangat manis. Gaun lengan pendek dan dalamnya selutut. Tak sek'si. Seperti yang dia pakai saat ini.Di dalamnya juga lengkap dengan pakaian dalam. Gadis itu menarik napas dalam."Kenapa Nathan bisa tau ukuran pakaian dalamku? Apakah dia melihat dari pakaian dalamku dan bajuku yang tertinggal?" tanya Chelsea dalam hatinya.Chelsea membuka bajunya. Dia ingin mandi karena sudah memiliki pakaian ganti. Saat dia membuka baju, jadi teringat jika seluruh bagian tubuhnya, sudah pernah dilihat oleh Nathan."Bajuku masih berada di rumah Nathan. Takutnya pria itu menyimp

  • Selingkuh Dengan Calon Abang Ipar    Bab Sebelas

    Chelsea menjadi ketakutan. Dia tak akan menyerah begitu saja."Jika kamu berani melakukan pelecehan padaku, aku akan berteriak dan mengatakan pada nenek," ancam Chelsea."Memang kamu pikir aku akan melakukan apa?" Nathan balik bertanya.Nathan lalu bangun dan duduk di samping Chelsea. Gadis itu pun langsung bangun. Dia takut jika pria itu benar-benar ingin melecehkannya."Aku ... aku, tak suka caramu," ucap Chelsea terbata. Tak tahu harus mengatakan apa."Makanya, pikiran itu jangan kotor aja. Aku sudah pernah bilang, kalau aku tak akan melakukan hubungan dengan paksaan. Aku mau wanita itu yang menginginkan. Jatuh dong harga diriku yang ganteng paripurna ini, jika sampai memaksa seorang wanita untuk melakukan hal tersebut," ucap Nathan.Chelsea tampak menarik napas lega. Dia sedikit percaya jika Nathan tak akan memaksa. Buktinya, di saat dia pingsan, jika pria itu ingin melakukan hal tak baik, bisa saja dia lakukan saat itu."Sini, aku olesi lehermu. Biar hilang tandanya. Biar nanti a

  • Selingkuh Dengan Calon Abang Ipar    Bab Sepuluh

    Chelsea berjalan dengan cepat menuju tempat mobil sang terparkir. Tak ingin pria itu marah dan . memakinya lagi.Tanpa Chelsea sadari, Nathan mengikuti dari belakang. Dia ingin memastikan jika gadis itu tak akan kabur."Ayah, aku mau menginap di sini," ucap Chelsea pelan. Dia takut ayahnya akan marah."Apa-apaan sih kamu, kayak wanita tak bener aja. Baru kenalan dah menginap di rumah pria," ucap Desy."Ada nenek. Lagi pula tak ada Yendra, mereka sudah pulang," ucap Chelsea."Baiklah. Tapi, jangan buat malu nama keluarga!" jawab ayah Candra.Chelsea tersenyum karena telah diizinkan. Padahal dalam hatinya berharap sang ayah memaksanya pulang. Biar ayahnya yang berdebat dengan Nathan.Nathan tersenyum mendengar jawaban sang ayah. Pria itu langsung melajukan mobilnya meninggalkan halaman rumah itu.Di dalam mobil, Desy langsung protes atas keputusan sang ayah. Dia tadi melihat Nathan tersenyum saat ayah mengizinkan. Dia curiga dengan mereka berdua."Kenapa Ayah izinkan Chelsea menginap. A

  • Selingkuh Dengan Calon Abang Ipar    Bab Sembilan

    Yendra dan Chelsea berjalan berdampingan menuju ke ruang keluarga. Ternyata benar, semua telah berkumpul di sana.Chelsea tersenyum dan berjalan dengan menunduk menuju sofa yang kosong. Begitu juga dengan Yendra."Dari mana kamu? Sudah ibu bilang, jaga sikapmu. Jangan samakan dengan di desa. Maaf, Bu Ambarwati. Chelsea ini dibesarkan di desa sehingga kurang tau tata Krama," ucap Tante Erna."Bagiku justru Chelsea yang sopan. Kamu lihat putrimu yang satu lagi. Tadi datang tak salaman dan kenalan. Dan duduk dengan kaki di angkat ke paha di depan orang banyak. Ini bukan kedai kopi," ucap Nenek.Desy langsung menurunkan kakinya. Dia kembali cemberut mendengar ucapan nenek. Niat hati mau mempermalukan Chelsea, justru dia yang jadi malu sendiri."Chelsea, tadi nenek sudah bicara dengan ayahmu. Kami sepakat pertunangan kalian akan diadakan bulan depan, apakah kamu setuju?" tanya Nenek.Chelsea terdiam, tak tahu harus menjawab apa. Pertunangan ini terasa begitu cepat. Tapi jika dia mengundurn

  • Selingkuh Dengan Calon Abang Ipar    Bab Delapan

    Nenek tersenyum melihat cucu kesayangannya datang. Dia lalu meminta Nathan bergabung dengan mereka. Tidak biasanya cucunya pulang di jam segini."Nathan, kebetulan kamu datang. Mari gabung sini," ajak Nenek.Nathan berjalan menuju meja makan tanpa suara. Dia langsung duduk di samping Chelsea yang kebetulan kursinya kosong. Dia masih menatap tajam ke arah gadis itu."Acara apa ini?" tanya Nathan dengan suara datar."Kamu ingat, nenek pernah mengatakan ingin menjodohkan kamu dengan salah satu cucu teman nenek. Karna kamu menolak, nenek bermaksud menjodohkannya dengan Yendra. Kami makan malam untuk menentukan tanggal pertunangan mereka," ucap Nenek berusaha menjelaskan."Siapa wanitanya?" tanya Nathan lagi dengan suara yang tetap datar. Dia lalu mengambil nasi yang ada dihadapannya."Chelsea, ini dia ...," ucap Nenek sambil menunjuk ke arah gadis itu. Chelsea berusaha tersenyum sewajar mungkin agar tak terlihat gugup dan canggung."Oh ...," jawab Nathan singkat."Papa sudah mengatakan ke

  • Selingkuh Dengan Calon Abang Ipar    Bab Tujuh

    Tante Erna masuk ke kamar Chelsea. Dia mendekati gadis itu yang sedang melamun di dekat jendela.Chelsea teringat saat neneknya meninggal. Ayahnya datang menjemput dan membujuknya pulang. Selama dua hari di kampung, sang ayah bersikap baik. Sehingga dia pikir, ayahnya mungkin telah menyesal dan ingin memperbaiki hubungan mereka.Ternyata dugaannya salah. Ayahnya datang menjemput hanya untuk menjodohkan dirinya. Sebenarnya dia tak sepenuhnya menentang perjodohan ini. Cuma yang membuat dia marah dan kesal, karena ini semua atas ide ibunya agar bisa menyelamatkan perusahaan.Chelsea berpikir perjodohan ini memang karena ayahnya peduli, ternyata hanya untuk kesenangan mereka. Bukannya untuk kebahagiaan dirinya."Ini bajumu ...!" Tante Erna melempar baju ke arah Chelsea."Jika aku tak mau memakainya, kau mau apa? Apa kau akan membunuhku?" tanya Chelsea dengan suara penuh penekanan."Aku akan membuat kamu cacat. Jika kematian itu begitu ringan untukmu. Kau akan merasakan hidup segan mati ta

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status