共有

Bab 3

作者: Kayla
Lionel melepaskan tangan Melly, lalu berjalan menghampiriku dan menampar wajahku dengan kuat.

"Melly! Kamu nggak punya rasa malu? Karena mau diangkat jadi karyawan tetap setelah magangmu berakhir, kamu mengisyaratkan bahwa aku boleh mengambil keuntungan darimu. Aku menolak, makanya kamu menyimpan dendam sejak saat itu. Sekarang, kamu malah berani menindas istriku di depan umum!"

Aku menutupi pipiku yang langsung bengkak dan terasa perih, lalu menatapnya dengan tidak percaya.

Pria di hadapanku terasa sangat asing dan menakutkan. Sebelum datang ke hotel, dia jelas-jelas baru berpura-pura tidak tahu apa yang terjadi ketika aku meneleponnya. Dia juga dengan sabar menasihatiku untuk jangan berpikir terlalu banyak.

Namun, dalam sekejap, dia bisa memutarbalikkan fakta dengan mudah, bahkan menamparku. Ternyata, dia selalu bermuka dua selama ini.

Jika dipikir-pikir lagi, sepertinya petunjuknya sudah jelas selama ini. Dia hanya menunjukkan minat pada konsol game terbaru yang kuberikan kepadanya. Biasanya, dia akan mengejek riset yang kukembangkan dengan susah payah dan menyebut itu tidak lebih dari sekadar sampah.

Yang dia pedulikan selalu hanya nominal di rekening bankku. Mungkin, dia tidak pernah mencintaiku, juga tidak pernah mencoba memahami diriku yang sebenarnya.

Semacam ketenangan muncul di lubuk hatiku dan menekan semua amarahku. Aku menurunkan tangan dari wajahku, lalu menatap matanya lekat-lekat.

Aku berkata dengan nada tenang yang bahkan mengejutkan diriku sendiri, "Lionel, ulangi apa yang baru saja kamu katakan. Kamu bilang, aku siapa? Dia siapa?"

Sekilas kepanikan terlintas di mata Lionel, tetapi dia segera menutupinya dan menyahut dengan yakin, "Kamu benar-benar gila! Bukannya yang kukatakan sudah cukup jelas? Dia istri sahku, Hannah Loranka! Sedangkan kamu cuma seorang anak magang yang mohon jadi karyawan tetap, Melly Wijaya!"

Lionel mengamati penampilanku dari atas ke bawah. Nadanya terdengar sangat sarkastik, "Kak, lihat penampilanmu sendiri. Kamu sudah hampir 40 tahun, 'kan? Mana mungkin aku nikahi kamu? Bisa nggak kamu lebih sadar diri?"

Orang di sekitar mulai berkomentar lagi.

"Ck, ck, karena nggak ada yang mau nikahi dia, dia jadi iri sama kebahagiaan orang lain."

"Aku sudah tahu dia gila, tapi nggak kusangka dia juga delusional. Ngeri banget!"

"Pasangan muda itu sial banget karena ketemu dengan orang yang begitu posesif."

Aku tetap diam dan menyaksikan sandiwara mereka. Sepertinya, Lionel sudah bertekad untuk melindungi Melly dan tidak peduli meskipun harus mengorbankan dirinya sendiri. Namun, apakah dia pikir dia bisa mengubah fakta hanya dengan kata-kata?

Aku mengeluarkan KK dan akta nikahku dari tas. "Ini sudah bisa buktikan identitasku, 'kan?"

Ekspresi Lionel dan Melly langsung membeku.

Mata Melly langsung melebar. Dia segera menarik lengan baju Lionel dengan kuat. Sementara itu, Lionel segera melangkah maju dan merebut KK serta akta nikah itu dengan kasar. Tanpa meliriknya, dia langsung melempar kedua dokumen itu keluar dari pintu putar hotel.

"Kamu masih belum puas?" Urat-urat di dahi Lionel menonjol. Aktingnya makin meyakinkan. "Sebelumnya, kamu pakai KTP palsu untuk cari masalah denganku. Sekarang, kamu ganti trik lain lagi? KK dan akta nikah palsu? Melly, tahu malu dikit, dong! Percaya nggak, aku bisa segera melaporkanmu ke polisi atas tuduhan pelecehan dan pemalsuan dokumen resmi!"

Tatapan orang-orang di sekitar berubah dari mengejek menjadi muak. Mereka semua bersorak dengan serentak, "Lapor polisi! Lapor polisi sekarang juga!"

Aku benar-benar mengagumi kecepatan reaksi Lionel. Baru saja aku mengeluarkan bukti, dia langsung mengatakan itu adalah dokumen palsu. Pada saat ini, aku justru berharap akta nikah itu benar-benar palsu.

Melihat ini, Melly terlihat lega. Dia kembali bersandar di pelukan Lionel dan berbicara kepadaku dengan nada yang terkesan penuh perhatian, tetapi sebenarnya sangat kejam.

"Kak, kamu sudah kena gangguan mental gara-gara suamimu yang melakukan KDRT. Aku bisa kenalin kamu ke psikolog yang terkenal dan pengacara perceraian papan atas."

Dia sengaja menekankan kata "perceraian". Bagaimanapun juga, jika aku bercerai, dia sudah bisa menjadi istri Lionel yang sah.

この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード

最新チャプター

  • Selingkuh Pakai Identitasku? Aku Akhiri Semuanya   Bab 10

    Ayahku menatapku dengan tatapan lembut namun tegas. "Nggak apa-apa. Fondasi Grup Loranka nggak akan terguncang oleh sedikit uang itu. Tapi, Ayah mau beri tahu kamu bahwa Ayah sudah setuju untuk membiarkanmu melanjutkan penelitianmu. Lakukan apa pun yang ingin kamu lakukan. Ayah akan mendukungmu." Air mataku langsung mengalir. Aku telah menyakiti mereka begitu dalam demi apa yang disebut cita-cita dan cinta. Namun, mulai sekarang, itu tidak akan pernah terjadi lagi.Aku kembali fokus pada penelitian dan memimpin timku untuk menangani topik penelitian baru.Vera bercerita bahwa setelah kejadian di hotel, dia sudah sepenuhnya meningkatkan sistem manajemen keamanan dan verifikasi identitas pelanggan. Dengan begitu, penipuan identitas tidak mungkin terjadi lagi.Dengan sedikit rasa bersalah, aku bertanya padanya apakah kejadian itu berdampak signifikan pada citra hotel.Dia tertawa terbahak-bahak, "Jangan khawatir. Yang salah adalah pasangan bajingan itu, bukan kamu. Sekarang, hotel kami t

  • Selingkuh Pakai Identitasku? Aku Akhiri Semuanya   Bab 9

    "Kamu nggak punya pilihan." Aku memejamkan mata dan menolak untuk melihat wajahnya yang menjijikkan. "Itu bukan keputusanmu." Kemudian, Lionel dan Melly dibawa pergi oleh polisi.Selama aku dirawat di rumah sakit, orang tuaku dan Vera bergantian menjagaku. Mereka sangat berhati-hati dan tidak pernah mengungkit tentang Lionel. Mereka hanya berusaha sebaik mungkin untuk menghiburku karena takut kejadian ini akan meninggalkan trauma.Pada hari aku keluar dari rumah sakit, ibuku menggenggam tanganku dan berkata dengan mata sedikit memerah, "Hannah, pulanglah. Ayahmu ... sangat merindukanmu. Kita sekeluarga kumpul kembali, ya?" Melihat garis-garis halus baru di sekitar mata ibuku, hatiku terasa pahit. Aku sangat berterima kasih kepada mereka. Dari kecil hingga dewasa, aku tidak pernah kekurangan apa pun. Satu-satunya keinginan mereka adalah aku hidup dengan sehat dan bahagia.Namun, seiring bertambahnya usia, aku menjadi sangat keras kepala dan hanya fokus pada penelitian ilmiah. Terkadan

  • Selingkuh Pakai Identitasku? Aku Akhiri Semuanya   Bab 8 

    Aku membaca mutasi rekening yang jelas di layar ponsel, lalu menatap Lionel dengan terkejut. "Kamu berani menggelapkan dana perusahaan?""Nggak!" Lionel sudah sepenuhnya panik. Suaranya juga melengking."Apa itu fitnah atau bukan, kita akan segera tahu." Sebuah suara tegas terdengar dari ambang pintu.Ayahku berdiri di sana dengan ekspresi muram. Dia diikuti oleh dua petugas polisi yang berseragam. Pandangannya menyapu Lionel dan Melly, lalu akhirnya tertuju padaku. Dia menatapku dengan sedih."Pak Polisi, buktinya sudah diserahkan. Kalian boleh tangani orang-orang yang bersangkutan sesuai prosedur." Lionel akhirnya menunjukkan rasa takut. Kemunafikannya runtuh dalam seketika dan digantikan oleh kepanikan. Dia menerjang ke arah Melly, lalu mencoba menarik kalung berlian dan jam tangan mahalnya dengan panik. Gerakannya begitu kasar sehingga hampir membuat Melly jatuh."Hannah! Hannah, percayalah padaku!" Suaranya bergetar dan terdengar tercekat. "Aku benar-benar nggak tahu apa-apa. Aku

  • Selingkuh Pakai Identitasku? Aku Akhiri Semuanya   Bab 7

    Aku memaksakan seulas senyum. Namun, sebelum aku sempat berbicara, pintu kamarku didobrak.Lionel berdiri di ambang pintu dengan tampang suram. Matanya sama sekali tidak mengandung rasa bersalah, malah penuh tuduhan.Dia menerjang ke samping tempat tidur dan menunjukku sambil berseru, "Hannah, kenapa kamu nggak beri tahu aku dari awal bahwa orang tuamu adalah bos Grup Loranka? Kalau kamu beri tahu aku dari awal, aku nggak akan menyinggung Grup Loranka dan Grup Sorana. Lihat apa yang terjadi sekarang! Aku sudah dipecat dari perusahaan dan hidupku jadi hancur! Apa kamu sudah puas?"Lionel yang begitu tidak tahu malu benar-benar membuatku jijik."Aku pernah ngomong." Aku berujar dengan jelas, "Lebih dari sekali. Kamu sendiri yang nggak pernah sabar untuk mendengarnya. Kamu merasa masalah keluargaku nggak penting. Lionel, kamu bisa berakhir begini akibat perbuatanmu sendiri!" Berhubung merasa terpukul oleh kata-kataku, dia menjadi makin histeris dan malah menyalahkanku, "Kamu salahkan aku

  • Selingkuh Pakai Identitasku? Aku Akhiri Semuanya   Bab 6 

    Melihat keraguan di mata Lionel, Melly melanjutkan, "Lagian, aku pernah lihat postingan media sosial Bu Vera dan nggak temukan foto Kak Hannah. Apa Kak Hannah yang pakai entah cara apa untuk menipu Bu Vera?" Tatapan Lionel ke arahku kembali dipenuhi kecurigaan. Dia berkata pada Vera dengan sok pintar, "Bu Vera, kamu pasti sudah tertipu sama wanita ini. Dia paling jago pasang tampang kasihan untuk dapatkan simpati. Jangan sampai kamu tertipu! Mana mungkin dia itu sahabatmu?" Untuk lebih meyakinkan, Lionel bahkan mendorong Melly ke depan. "Bu Vera, ini Melly Wijaya. Dia sebenarnya putri Pak Ardi dari Grup Loranka. Kamu pasti pernah bertemu dengannya. Dia bisa bersaksi bahwa kamu sama sekali nggak mengenal Hannah!" Mendengar ini, bukan hanya aku yang terkejut, bahkan Vera juga tertawa kesal.Putri Grup Loranka? Aku adalah satu-satunya putri Grup Loranka. Berhubung aku bersikeras ingin melakukan penelitian, aku bersitegang dengan ayahku. Setelah itu, aku meninggalkan rumah untuk sementa

  • Selingkuh Pakai Identitasku? Aku Akhiri Semuanya   Bab 5

    Panggilan itu sudah sepenuhnya mengonfirmasi identitas sahabatku sebagai investor. Para penonton yang tadinya mengejekku saling bertukar pandang dengan terkejut dan merasa malu."Astaga ... dia nggak berbohong?""Jadi, memang suaminya yang suruh selingkuhannya nyamar jadi istri sah? Apa pria ini masih manusiawi?""Ya Tuhan, dia bukan cuma bantu selingkuhannya menindas istrinya, tapi juga memukul orang! Berengsek banget!""Dasar pasangan pezina! Kalian benar-benar menjijikkan!"Opini publik langsung berubah.Orang yang berlibur bersama anak-anak atau pasangan sangat membenci perselingkuhan. Mereka pun mulai memaki dengan makin kasar.Para satpam melepaskan cengkeraman mereka dengan malu dan tidak berani menyentuhku lagi.Sahabatku sangat kasihan padaku dan hendak berlutut untuk membantuku berdiri. Namun, sebelum tangannya sempat menyentuhku, Lionel langsung meraihnya.Dia menunjukkan senyum menjilat namun gugup, lalu menjabat tangan sahabatku secara paksa dan berkata, "Halo, Bu Vera. Ma

  • Selingkuh Pakai Identitasku? Aku Akhiri Semuanya   Bab 4 

    Lionel juga ikut bersandiwara dan mencium kening Melly. Kemudian, dia menatapku dengan dingin dan berkata, "Keluar dari sini sekarang juga. Kalau nggak, aku akan lapor polisi!"Dia menoleh ke arah resepsionis dan berseru, "Suruh satpam untuk usir wanita gila ini! Siapa tahu hal berbahaya apa lagi ya

  • Selingkuh Pakai Identitasku? Aku Akhiri Semuanya   Bab 2

    Suaraku menggema di seluruh lobi. Kerumunan yang tadinya ribut langsung terdiam. Semua mata tertuju pada Melly.Melly melirik ke sekeliling. Matanya langsung berkaca-kaca. "Kak, apa yang kamu katakan? Karena merasa kasihan setelah melihat betapa kerasnya aku bekerja selama perjalanan bisnis, suamiku

  • Selingkuh Pakai Identitasku? Aku Akhiri Semuanya   Bab 1

    Pihak hotel meneleponku dan secara halus mengingatkanku bahwa ada tagihan pemakaian kondom yang belum dibayar semalam. Biayanya telah dipotong dari kartu memberku.Aku merasa sedikit bingung. Semalam, aku bekerja lembur dan sama sekali tidak pergi ke hotel. Aku pun bertanya kepada satu-satunya yang

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status