공유

Bab 9

작가: Verlita
last update 게시일: 2025-09-15 21:55:59

Tamara membuang napasnya sesaat setelah ia sampai di rumah. Hari ini lumayan melelahkan, tapi ada pula hal yang menyenangkan baginya.

Hendra tak ikut pulang bersama Tamara, lelaki itu tadi mengatakan masih ada hal yang masih di urus. Entah hal apa itu, tapi Tamara tak peduli.

“Bi Asni, tolong buatkan saya–” Tamara menghentikan ucapannya karena terkejut saat melihat ada tamu di rumah itu.

“M-mama? Papa?” gumam Tamara lirih. Tamu itu tak lain dan tak bukan adalah Aldo Ardiansyah bersama istrin
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터

최신 챕터

  • Selingkuhmu Menjadi Awal Kemenanganku   Bab 25

    Saat jam istirahat, Hendra langsung keluar dari area kantor untuk menemui Kalina. Bahkan lelaki itu tidak berniat untuk makan siang terlebih dahulu. Didalam pikirannya, pasti Kalina ingin makan siang bersama. Namun, raut wajah Hendra seketika menggelap saat Tamara berjalan menyalipnya. Wanita itu bahkan tidak meliriknya sama sekali. “Tamara.” Panggilnya pelan. Kaki jenjang wanita itu berhenti lalu menoleh untuk melihat siapa yang memanggil namanya. Tamara menyunggingkan senyum remeh, bukan karena Hendra yang memanggilnya tanpa embel-embel bu atau semacamnya. Tapi karena Hendra masih memiliki niat untuk berinteraksi dengannya. “Ya? Kenapa Hen? Ada yang ingin kamu sampaikan kepada saya?” tanya Tamara dengan postur tubuh sangat formal. “Tidak, aku hanya tahu tentang perceraian kita.”“Oh itu, tenang saja. Semuanya sudah selesai, kita hanya perlu menunggu sidang pertama. Tapi saran saya…kamu tidak perlu membuat drama agar persidangan cepat selesai. Dengan begitu kamu bisa cepat-cepat

  • Selingkuhmu Menjadi Awal Kemenanganku   Bab 24

    Ruang rapat di Astana Corp sangat sunyi, hanya terdengar suara detik jarum jam. Padahal di dalam ruangan itu terdapat para komisaris. Hendra pun ada disana, ia duduk dihadapan komisaris dengan wajah tegang. Ketua komisaris, Harry, membuka berkas-berkas yang ada di depannya. Amri menunjuk Harry untuk membacakan apa saja yang tertulis disana secara ringkas. Sedangkan Amri sendiri, menyandarkan tubuhnya dengan tatapan tegas. “Saudara Hendra, dalam rapat ini kami akan menyampaikan keputusan akhir terkait pelanggaran kode etik yang telah anda lakukan. Meskipun anda sendiri pasti sudah mengetahui apa keputusan itu.” Suara Harry menggema. “Kami telah melakukan investigasi internal, dan semua bukti-bukti juga sudah kami terima. Oleh karena itu, jabatan anda sebagai direktur utama akan dicabut pada hari ini.”Hendra hanya bisa terdiam, napasnya tertahan selama beberapa detik. Ada sebuah rasa sesak dan marah yang ia rasakan. “Dan untuk tetap menjaga citra perusahaan…anda akan tetap bekerja,

  • Selingkuhmu Menjadi Awal Kemenanganku   Bab 23

    Kalina berjalan dengan membawa banyak paperbag ditangannya. Ditengah keterpurukan Hendra, wanita itu masih bisa shopping, makan enak, dan menikmati seperti tidak memiliki masalah apapun. Sayangnya, Kalina belum mengetahui kalau Hendra sudah lepas jabatan. “Huh! Ini taksi online pada kemana sih? Kenapa orderanku dicancel terus?”Kalina menekan ponselnya geram, sudah 5 kali ia mencari taksi online, dan 5 kali itulah ia selalu ditolak. Karena lelah berdiri, Kalina pun memilih berjalan sembari mencoba taksi lain. “Aduhhh sial sekali aku, sudah mobilku tidak segera dikembalikan sama si Shinta. Sekarang malah tidak ada satupun kendaraan yang lewat. Mas Hendra juga susah dihubungi, kemana sih dia?”Kalina mengibaskan rambutnya kesal, saat menoleh ke kanan, wanita itu mengernyit saat melihat seorang pria berbadan besar sedang memainkan ponsel. “Perasaan tadi disana tidak ada orang, apa dia ngikutin aku ya? Rasanya juga seperti ada yang membuntutiku sejak dari mall.” Gumamnya lirih. Pria i

  • Selingkuhmu Menjadi Awal Kemenanganku   Bab 22

    “Sial! Sial! Sial! Aku tidak mau ini semua! ARGHHH!”“Ssttt! Pak Hendra kenapa sih itu?” bisik salah satu orang divisi yang melintas di depan ruang direktur. “Frustasi mungkin, jabatannya kan terjun bebas. Bayangin saja Shel, dari direktur utama jadi OB. Apa nggak shock tuh mentalnya.”“Serius lo? Jangan bohong! Kalau kabar ini hoax, karir lo bisa hancur loh.”“Dih nggak percaya, lo tunggu saja besok. Kalau benar…lo harus traktir gue selama seminggu.”“Okelah, gue terima!”“Tapi ingat! Kabar ini jangan sampai kedengeran sama orang luar. Semua anak-anak harus diberitahu. Kalau nggak, bukan cuma perusahaan ini yang kena imbasnya. Tapi kita juga, bayangin kalau kena PHK massal. Mau kerja dimana lagi kita?”“Aman, anak-anak lain juga pasti pada paham.”Desas-desus tentang penurunan jabatan Hendra, menyebar luas ke seluruh divisi. Awalnya, ada seseorang yang tak sengaja mendengar Hendra mengumpat setelah kembali dari kantor pusat. Akhirnya orang itu memberitahu temannya sampai berakhir me

  • Selingkuhmu Menjadi Awal Kemenanganku   Bab 21

    Hendra menautkan kedua tangannya gugup. Ia sedang menunggu Amri di kantor pusat. Amri, dialah orang yang Hendra tahu sebagai pemilik Astana Corp. Meski sebenarnya hanyalah orang kepercayaan Surya. Beberapa menit kemudian, Amri datang dengan gagahnya. Raut wajahnya datar, dan itulah yang membuat Hendra semakin tegang. Lelaki itu segera berdiri untuk menyambut Amri dengan sopan. “Duduk, Hendra Pratama.”Habis sudah, Amri telah menyebut nama lengkapnya. Singkat, datar, dan tentunya menjadi pertanda buruk. Lelaki itu menunduk, menunggu Amri mengatakan sesuatu kepadanya. “Kamu tahu apa yang menyebabkan saya memanggil kamu kesini?” “I-iy…Tidak. Tidak pak…”Amri terkekeh, terlihat jelas kalau Hendra gugup. Sampai-sampai menjawab pertanyaan sesederhana itu dengan jawaban yang tidak jelas. “Seorang direktur utama, menjawab pertanyaan seperti itu? Kamu tidak mempunyai pendirian Hendra.”“Maaf pak.” Hendra menunduk dalam. Bruk! Amri menyerahkan sebuah berkas kepada Hendra. Tidak dibanting

  • Selingkuhmu Menjadi Awal Kemenanganku   Bab 20

    Siang itu juga setelah jam istirahat, Tamara bergegas pergi ke pengadilan agama. Langkah untuk bercerai tidak semudah itu, sehingga ia tak mau menunda-nunda waktu lebih lama lagi. “Tamara, kamu yakin mau pergi ke pengadilan agama?” Hendra menarik tangan Tamara yang hendak menuju parkiran. “Ck! Jelas iya. Buat apa aku harus ragu?” Tamara melepas cekalan tangan itu dengan kasar. Hendra menarik napasnya dalam. “Kalau kamu yang mengurusnya, itu berarti semua biaya ditanggung oleh kamu. Aku tidak akan membantu sepeser pun.” Seringainya. “Ya ampun, jangan khawatir begitu dong Hen. Aku tidak semiskin itu, uangku banyak.” Wanita itu tertawa kecil, tawa yang membuat Hendra insecure sebagai lelaki. “MAS!” pekikan manja terdengar dari seberang. Dua insan itu menoleh, mereka melihat Kalina berjalan berlenggak-lenggok. Wanita itu langsung merangkul lengan Hendra. Sangat terlihat mesra, tapi bagi Tamara, hal itu sangatlah menjijikan. “Benar-benar tidak tahu malu.” Cibir Tamara di dalam hati.

  • Selingkuhmu Menjadi Awal Kemenanganku   Bab 5

    Tamara keluar dari parkiran basement setelah mobilnya terparkir dengan rapi. Derap langkahnya menuju pintu depan Mall besar yang kini tampak ramai orang. Pintu kaca otomatis terbuka ketika sensornya mendeteksi adanya langkah kaki. Tamara menganggukkan kepalanya ramah kepada seorang satpam yang be

  • Selingkuhmu Menjadi Awal Kemenanganku   Bab 4

    "MAS HENDRA! MANA UANGNYA!" Hendra memejamkan mata dan sedikit menjauhkan ponselnya dari telinga. Kalina langsung berteriak ketika ia baru saja mengangkat telepon itu. "Kalina! Tidak bisakah kamu berbicara baik-baik! Suaramu itu membuat telingaku sakit!" Sentak Hendra. "Kamu sih, aku minta

  • Selingkuhmu Menjadi Awal Kemenanganku   Bab 3

    Sinar mentari pagi menyinari rumah yang berdiri kokoh. Bi Asni sudah berjalan kesana kemari karena disibukkan dengan pekerjaan rumah. Ting... tong.... ting... tong Dengan tergopoh-gopoh wanita itu menuju pintu depan. Awalnya Bi Asni mengira yang datang adalah Hendra. "Pagi Bi." "Pagi Den. Tum

  • Selingkuhmu Menjadi Awal Kemenanganku   Bab 2

    Malam ini Tamara berdandan sangat cantik. Ia ingin menunjukkan kepada Hendra bahwa selingkuhannya itu sangat tidak pantas jika dibandingkan dengannya. "Tamara, kamu ini cantik sekali. Tapi sayang, mata suamimu itu buta. Dia lebih memilih wanita jelek itu daripada kamu." ucap Tamara kepada dirinya

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status