Share

Seperti Kena Pelet

Author: Mommykai22
last update Huling Na-update: 2025-12-01 17:19:30

Lucas bersumpah tidak pernah sekesal ini pada adiknya. Ia selalu menyayangi adiknya dan melakukan apa saja untuk membantu adiknya itu, termasuk menentang orang tua mereka dulu.

Saat Raynard kabur dari kuliah bisnis untuk menekuni dunia kuliner, Lucas bertengkar dengan kedua orang tuanya hanya demi mengijinkan Raynard tetap di jalannya.

Rosano tidak pernah banyak bicara, tapi Camilla marah besar.

"Cukup aku saja yang mengikuti jejak Ayah dan Ibu, apa itu tidak cukup? Jangan paksa Raynard mela
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter
Mga Comments (12)
goodnovel comment avatar
Deela Purnama Aditya
jangan lama2 donk Thor Up nya kasih yang manis2 donk yang romantis
goodnovel comment avatar
Juwita Santia P
cepet dong lanjut ......
goodnovel comment avatar
Diyah Di'i Nc
Lanjut Rania yg galak thor, biar tau rasa tuh si Lucas. Siapa suruh udah nyakitin. hehehehe tapi lanjut dong thor, masa cuma 1 nih
Tignan lahat ng Komento

Pinakabagong kabanata

  • Sentuhan Panas Bos Suamiku   Ternyata Seorang Asisten

    Raynard masih mematung di tempatnya, belum benar-benar mengerti apa yang sebenarnya terjadi. Sampai tidak lama kemudian, suara Lira terdengar duluan. Untung saja Lira sudah melepaskan tangannya dari Raynard atau akan terjadi salah paham di sana. "Selamat malam semua," sapa Lira sambil menunduk sopan pada semuanya. Lira tersenyum, sebelum ia menyapa bosnya. "Pak Tanaya, Bu Tanaya. Bu Melinda, maaf aku masuk seperti ini." "Tidak apa. Ibu, tolong barangnya," seru Melinda. Bu Tanaya langsung mengeluarkan sebuah kotak dan Melinda pun menyerahkannya pada Lira. "Tolong antarkan ke rumahnya." "Baik, Bu." Lira menerima kotak itu. "Siapa ini, Melinda?" tanya Lisbeth yang langsung menyukai Lira pada pandangan pertama. Tipe wajah Lira itu hangat, sama seperti Rania. Dan Lisbeth menyukainya. "Oh, ini asistennya Melinda, Bu Lisbeth," sahut Bu Tanaya. "Masih muda sekali." "Dia masih ... berapa umurmu, Lira?" tanya Bu Tanaya lagi. "24 tahun, Bu," jawab Lira. "Ah, masih 24 tahun, hanya leb

  • Sentuhan Panas Bos Suamiku   Sesuatu yang Salah

    "Selamat malam semua, maaf aku terlambat." Melinda masuk ke ruang VIP dengan gaun santainya yang anggun. Ia buru-buru berganti baju dan memoleskan make up tipisnya agar ia terlihat cantik di depan semua orang. Melinda tahu bahwa orang tuanya berencana mengenalkannya pada Raynard, anak dari pemilik Skyline. Melinda sudah mencari tahu banyak tentang Raynard dan Melinda mengagumi sosok Raynard. Bahkan, tidak jarang Melinda menonton YouTube dan Tiktok milik Raynard dan ia makin tertarik. Walaupun perjodohan ini belum resmi diumumkan, tapi Melinda berharap ia bisa berhubungan lebih jauh dengan pria itu. Hanya saja, pria itu belum terlihat di dalam ruang VIP malam itu. "Oh, akhirnya Melinda datang." Pak Tanaya dan Bu Tanaya langsung bangkit berdiri. "Melinda, ayo sapa semua!" Melinda berdiri di tengah orang tuanya dan menunduk sopan. "Apa kabar semua?" Rosano dan Camilla ikut berdiri. "Apa kabar, Melinda? Kau cantik sekali!" puji Camilla. "Terima kasih, Tante. Apa kabar, Om? Da

  • Sentuhan Panas Bos Suamiku   Jamuan Makan Malam

    "Bagaimana pesta kemarin?" Keluarga Mahendra sudah berkumpul di ruang makan untuk sarapan pagi itu dan Camilla langsung menatap anaknya penasaran. Raynard melirik ibunya sejenak dan mengangguk. "Lancar, aku bertemu banyak teman di sana." "Lalu apa kau sudah bertemu Melinda?" Raynard terdiam sejenak mendengarnya. "Haruskah aku bertemu dengannya?" "Dia ada di pesta itu mewakili Tanaya Group, seharusnya kau berkenalan dengannya." Raynard tidak menyahut dan hanya mengunyah makanannya, tapi akhirnya ia tahu kalau wanita itu memang benar Melinda. Raynard memang tetap tidak mencari tahu apa pun tentang Melinda di internet karena harga dirinya tidak mengijinkan. Dan sampai detik ini, ia masih yakin wanita yang ia temui itu adalah Melinda. "Tidak apa! Kalau tidak bertemu juga tidak apa, bukankah kalian akan makan malam bersama?" sahut Lisbeth tiba-tiba. "Ya, akhir pekan besok, kita akan makan malam bersama dengan keluarga Tanaya sekaligus memperkenalkan Raynard dan Melinda secara resm

  • Sentuhan Panas Bos Suamiku   Jalan Ninjanya

    "Kau bertemu dengan Chef Raynard? Kau serius, Lira?" Mefi memekik tidak percaya saat Lira memberinya foto Raynard di pesta. "Ya, tanpa sengaja aku bertemu dengannya, lalu aku bercerita kalau aku punya teman yang mengidolakannya dan aku minta foto." "Oh, kau serius, Lira? Bagaimana kau bisa tiba-tiba minta fotonya? Apa dia langsung setuju? Kau bilang bagaimana? Dan dia menjawab apa? Dia pasti sangat ramah kan?" Mefi mendadak heboh dan terus bertanya, tapi sebelum Lira sempat menjawab, ponselnya sudah berbunyi.Lira langsung sigap meraih ponselnya, takut Melinda menelepon. Namun, alih-alih Melinda, yang muncul adalah tulisan Ibu di sana. Lira langsung mengembuskan napas panjangnya, tapi tidak mengangkatnya. Mefi menaikkan alis. "Siapa yang menelepon? Mengapa tidak diangkat?" Lira menunjukkan ponselnya. "Seperti biasa." Mefi langsung menutup mulutnya mengetahui ibu Lira menelepon karena ia tahu hanya ada satu alasan mengapa ibunya menelepon, yaitu minta uang. "Itu ... kau tidak m

  • Sentuhan Panas Bos Suamiku   Salah Sangka

    Lira melangkah dengan percaya diri masuk ke ballroom hotel. Beberapa orang yang mengenalinya langsung menyapanya. "Selamat malam, Bu Lira." "Selamat malam, Pak." "Bu Melinda tidak datang?" "Iya, aku mewakilinya."Lira pun tersenyum dengan ramah dan langsung mengobrol dengan orang yang dikenalnya. Sebagai pebisnis yang cukup aktif, Melinda bertemu dengan banyak orang setiap harinya. Dan sebagai asisten yang sangat cakap, profesional, serta bisa diandalkan, Lira juga setia mengikuti Melinda ke mana pun, mengenal semua rekan bisnisnya, dan selalu siap menggantikan Melinda kapan pun bosnya itu membutuhkan. Lira pun sempat bertemu dengan Pak Rusdi dan menyerahkan hadiahnya, sebelum ia kembali mengobrol dengan yang lain. Lira tidak terlalu menyukai suasana pesta yang terlalu bising, tapi ia selalu suka momen berbincang dengan banyak orang, membuatnya merasa hebat, pintar, dan hidup. Ya, bekerja membuatnya melupakan semua masalah hidupnya yang menumpuk. Itulah mengapa ia suka bekerja

  • Sentuhan Panas Bos Suamiku   Dia Lagi

    "Ibu ingin kau mewakili Ibu ke pesta nanti malam." Keluarga Raynard sudah berkumpul di ruang makan pagi itu untuk sarapan bersama. Ada Lisbeth, Rosano, Camilla, dan Raynard. "Hmm, pesta apa itu, Ibu?" "Pesta ulang tahun Pak Rusdi di hotel Golden. Tolong bawakan hadiah dari Ibu juga.""Apa asisten Ibu tidak bisa mewakili?" "Tidak bisa. Lagipula Ibu dengar orang yang mau Ibu kenalkan juga datang ke sana." "Orang siapa?" "Namanya Melinda, anak Om Tanaya dari Tanaya Group. Dia adalah wanita yang mau Ibu jodohkan denganmu." Raynard memutar bola matanya. "Ibu ...." "Ibu tidak mau memaksa, Ibu hanya memberitahu. Bukankah lebih baik kalau kau berkenalan dulu dengannya dalam situasi seperti ini dibanding langsung makan malam keluarga?" "Tapi tetap saja, Ibu. Ibu benar-benar berniat melanjutkan perjodohan ini?" "Hubungan kita dengan keluarga Tanaya sangat baik, jadi mengapa tidak? Kalian berkenalan dulu saja! Kalau kau mau mencari tentangnya, ini ada sedikit data tentangnya." Camilla

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status