FAZER LOGINJulia Martha hidup asal-asalan dan semaunya sendiri sejak kecil. Sebagai putri tunggal tiga generasi Keluarga Martha, yang hampir kehilangan nyawa karena lahir prematur. Orang tuanya yang baru memiliki anak di usia paruh baya, sangat memanjakannya bak permata. Latar belakang ini membuatnya terbiasa dengan aturan bahwa dunia harus berputar di sekelilingnya. Oleh karena itu, di usianya yang kesembilan belas tahun, saat menyelamatkan Calvin Parsa yang jatuh ke air, dia jatuh cinta pada pandangan pertama, dan menggunakan segala cara untuk memaksa pria itu menikah dengannya. Setelah menikah, Julia baru tahu bahwa pria itu memiliki cinta pertama yang tidak bisa dilupakan. Jadi, tentu saja, dia mulai menargetkan Naomi Filla. Pertama, dia merusak karya Naomi di pameran lukisan. Kemudian, dia menyuap media untuk membuat berita utama hiburan tentang kepulangan Naomi setelah bercerai sebagai janda kaya yang terbuang. Hingga kali ini, dia secara diam-diam melaporkan masalah perpajakan galeri milik Naomi. Selama empat puluh delapan jam penuh, Calvin mengupayakan segala cara, tetapi tetap tidak bisa mengeluarkan wanita itu dengan jaminan. Tidak sanggup menahannya lagi, Calvin akhirnya menemui Julia. "Sudah cukup kegilaanmu ini?" ucapnya kata demi kata. "Apa kesalahan Naomi? Kalau ada masalah, lampiaskan saja padaku!"
Ver maisSudut Pandang Calvin.Saat sekretarisku membawakan surat cerai ke ruang kerjaku, di luar sedang turun salju tipis.Aku membuka dokumen tipis itu, menatap dua nama yang tertulis berdampingan di sana, dan merasakan ujung jariku mendingin.Julia.Nama ini telah mewarnai tujuh tahun kehidupanku, bagaikan bayangan yang tak bisa diabaikan, sekaligus bagaikan kobaran api yang membakar.Pada awalnya, aku memang membencinya.Saat tenggelam pada usia sembilan belas tahun, di tengah kesadaranku yang kabur, seseorang menyeret diriku ke darat. Wanita itu berkata, "Aku sudah menyelamatkanmu, kamu harus menikah denganku."Aku pikir dia sudah gila.Namun, Keluarga Martha memiliki kekuatan. Perusahaan kecil milik orang tuaku saat itu sedang menghadapi krisis besar, dan mereka hampir memohon padaku untuk menerima pernikahan ini."Calvin, anggap saja ini demi keluarga ...."Pesta pernikahan berlangsung sangat megah hingga menjadi sorotan seluruh kota.Pada malam pernikahan, aku berdiri di kamar tamu, me
"Aku rasa ini konyol," kata Julia jujur. "Aku benci padanya, tapi dia malah mau menitipkan anaknya padaku. Dan anehnya, aku malah ragu-ragu." "Ragu-ragu itu wajar kok." Nada suara Dimitri terdengar tenang. "Kamu punya hati, kamu bakal menimbang-nimbang dan merasa nggak tega.""Tapi membesarkan anak itu bukan urusan kecil, apalagi ...." Julia mengerutkan dahi."Apalagi dia anak angkat mantan saingan cintamu?" Dimitri memotong kalimatnya sambil terkekeh. "Julia, sejak kapan kamu melakukan sesuatu dengan memikirkan pandangan orang lain? Kamu cuma perlu tanya pada dirimu sendiri. Mau nggak, rela nggak, dan sanggup bertanggung jawab atau nggak."Pria itu menghentikan candaannya dan berbicara dengan serius, "Kalau kamu mau, kita jalani bersama. Kalau kamu merasa keberatan, kita bantu carikan wali dan fasilitas hidup yang terpercaya buat dia, memastikan dia tumbuh dengan aman.""Tapi jangan cuma karena benci pada Naomi, atau takut dengan cemoohan orang lain, kamu ambil keputusan dengan gegab
Beberapa hari kemudian, sidang pengadilan yang telah lama ditunggu-tunggu oleh Julia akhirnya digelar.Selain urusan pekerjaan, kepulangannya kali ini juga untuk menuntaskan satu hal penting. Dia tidak akan pernah melepaskan dalang utama yang telah membuat Ayahnya koma.Di kursi pengunjung, dia menatap wanita di kursi terdakwa. Wanita yang dulunya selalu tampak rapuh dan memancarkan rasa kasihan, tapi kini wajahnya pucat pasi bagai mayat.Tidak ada rasa puas atau dendam yang meluap, hanya ada ketenangan yang dingin saat segalanya akhirnya usai.Saat vonis akhir dijatuhkan, Naomi dinyatakan bersalah atas berbagai dakwaan dan dijatuhi hukuman penjara.Ketukan palu hakim tidak hanya menandai hukuman atas kejahatannya, tetapi juga memberi titik henti bagi masa lalu mereka yang menyakitkan.Namun, sebelum ditahan, Naomi menyampaikan sebuah permohonan melalui pengacaranya. Dia ingin bertemu dengan Julia.Julia tadinya tidak berniat menemui wanita itu lagi. Namun setelah mempertimbangkannya s
Dimitri tertawa makin keras. "Nggak apa-apa, tahu sekarang juga belum terlambat. Tapi gelar 'Bintang Top' itu cuma panggilan luar saja. Di hadapanmu, aku cuma Dimitri."Nada bicaranya berubah menjadi bergurau. "Cuma ya, untuk selanjutnya, kamu mungkin harus agak terbiasa dengan kehidupan kalau kamera sesekali bakal mengarah ke kamu kalau jalan di sampingku. Takut nggak?"Julia menatap ke luar jendela, pada pemandangan jalan yang diterangi neon dan sisa salju, lalu menggelengkan kepala.Takut?Dia sudah pernah melewati intrik dan persaingan tajam di dunia bisnis, dan sudah pernah merasakan dinginnya pernikahan yang menusuk tulang. Perhatian semacam itu sungguh tidak ada apa-apanya.Apalagi ...."Sama kamu, nggak ada yang perlu ditakutkan." Suaranya sangat pelan, tetapi terdengar sangat jelas di telinga Dimitri.…Pada saat yang hampir bersamaan, di ruang kerja CEO Perusahaan Parsa.Calvin baru saja menyelesaikan rapat via Zoom lintas negara yang panjang. Selama dua tahun ini, dengan pe


















Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.