Share

Bab 6

Author: Neby_an
last update Petsa ng paglalathala: 2025-10-19 08:24:06

Keadaan mansion Collin semakin kacau; William, yang kemarin pulang dengan wajah penuh luka, kini malah memilih mengunci diri di kamar.

Hanna, yang sejak tadi mendapatkan telepon dari kantor bahwa keadaan kantor juga sedang kacau, kini semakin merasa was-was. Apalagi William yang malah mengunci diri di kamar dibandingkan berangkat bekerja.

"Bagaimana ini, Ma?"

"Apalagi sih, Clara?" Omel Hanna kesal saat putrinya malah ikut turut merepotkan.

"Ini, surat cerai kembali dikirim dari pengadilan."
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Siapa Sang Kekasih   Bab 92

    Sahabat ya…Rosalyn hanya menunduk saat mendengar kata-kata yang terucap dari mulut Agam yang kini dipenuhi kebencian terhadapnya.“Apa kau tidak mencari ku ketika aku tiba-tiba menghilang? Kau satu-satunya teman yang ku percayai Rosalyn! Bahkan dulu aku begitu yakin kamu berbeda dengan keluargamu.”“Tapi ternyata Kau tidak jauh beda dengan keluarga mu, kau suka menyiksa hewan bahkan membunuhnya tanpa perasaan. Itukan alasanmu ditarik dari Mansion kakekmu.”“Memang keluarga Anderson sama saja, mereka semua kejam dan menjijikan!”Rosalyn semakin menunduk saat mendengar caci maki dari Agam. Tapi bukannya merasa bersalah ataupun takut karena rahasia kelamnya diketahui orang, dia bahkan tersenyum lebar.“Ternyata kau sudah tahu ya…" Gumamnya lirih tapi Agam masih bisa mendengarnya.“Kalau kau tahu aku menjijikan, seharusnya kau tidak menangkapku, Agam.”“!”Mata Agam membelalak saat melihat Rosalyn tiba-tiba berdiri dan melempar sebuah meja usang kepadanya.Bruak!!Suara kaki meja yang pa

  • Siapa Sang Kekasih   Bab 91

    Flashback“Aha aku menemukanmu Rosalyn!”Bocah laki-laki itu tertawa senang saat akhirnya menemukan lawan main yang sejak tadi begitu gesit. Padahal hanya bersembunyi di sekitar rumah, yang semua tempatnya ia sudah hafal, tapi dia bisa bersembunyi dengan baik sejak tadi.“Kenapa cepat sekali menemukanku, padahal aku masih ingin tidur hoam.”“Aku ngantuk Agam.”“Turun Rosalyn, ini sudah senja. Sebentar lagi gelap, ayo pulang!”Bocah perempuan yang asik berada diatas pohon itu sontak cemberut. Ia bangun dengan malas-malasan dan tanpa aba-aba langsung melompat turun. Membuat Agam sontak berteriak kaget.“Ros! Itu berbahaya, kenapa kau selalu sembrono begitu.”"Hei, aku ini 2 tahun lebih tua daripada kamu; panggil aku 'kakak,' okey?" Ucap bocah perempuan itu sambil menunjuk tinggi bocah laki-laki yang hanya sebatas pundaknya.“Uh, Kakak Rosalyn, huek. Aku hampir saja mutah.” Cibir bocah laki-laki sambil mengikuti langkah Rosalyn yang sudah lebih dulu pergi.“‘Terserahlah, karena kamu satu

  • Siapa Sang Kekasih   Bab 90

    Apa aku sedang berhalusinasi? Apa karena aku terlalu memikirkan Agam, sampai-sampai ia melihat Agam datang sendiri kesini.Seolah tak percaya, ia berkali-kali mengedipkan matanya dengan cepat. Namun laki-laki yang datang menolongnya itu benar-benar Agam.“A-agam, kau tahu aku disini?” Gumam Rosalyn dengan begitu senang.Harapannya yang tadi hanya bergantung pada Ren, kini semakin lebar saat mengetahui Agam menemukan dirinya.Hanya ada William disini, Agam pasti bisa mengalahkannya bukan?Tapi menatap William hanya diam saja…Seolah merasa aneh, Rosalyn sontak melirik kearah William yang kini menurunkan kursi yang ada di tangannya dengan ekspresi tak puas.Tunggu… Kenapa dia tidak menyerang Agam?“Aku masih belum selesai bersenang-senang, Tuan."Tuan?Bola mata Rosalyn melebar saat mendengar panggilan tak terduga itu; ia sontak melirik Agam yang kini berdiri diam di depannya.“Tuan? Apa maksudnya ini Agam?” Tanyanya dengan tak percaya.Hubungan macam apa yang dimiliki mantan suaminya d

  • Siapa Sang Kekasih   Bab 89

    "HAHAHA."“HAHAHAHA”Suara tawa yang menggelegar menjadi satu-satunya suara yang ada di dalam ruangan yang begitu gelap itu. Namun meskipun begitu, ia bisa melihat jelas bagaimana wajah angkuh wanita itu yang kini berada dibawahnya.Begitu lemah dan begitu tak berdaya…“Ini baru cocok untukmu Rosalyn.” Gumam pria itu sambil menyeringai puas.Yah benar, Rosalyn Anderson adalah wanita lemah yang tidak bisa apa-apa. Dia hanya wanita yang haus akan cinta dan begitu membosankan.Seharusnya terus seperti itu, tapi mengapa wanita sialan ini berubah?"Ughh..."Rosalyn menahan erangannya saat tiba-tiba wajahnya dicengkram dengan kuat. Ia merasa jijik saat wajahnya dipegang oleh seseorang yang begitu ia benci.“Lepas!” Ucap Rosalyn dengan tajam.“Melepaskanmu? Apa aku gila? Aku sudah susah menculikmu, Rose Ku sayang."Cuihh."Rosalyn meludah tepat kedepan saat mendengar kata-kata menjijikan itu. Ia semakin marah saat tangan kotor itu berani-beraninya mengelus wajahnya.“Menjijikan.. Kau bahkan

  • Siapa Sang Kekasih   Bab 88

    "Ugh…"“Sial, kepalaku pusing.”Rosalyn mengerjapkan matanya berkali-kali guna menyesuaikan cahaya yang masuk kedalam retina matanya. Pandangannya kabur, namun keadaan begitu gelap, sehingga cahayapun sedikitpun terasa menusuk mata.Bergerak ingin mengusap matanya, tapi sesuatu yang menahan tangannya membuat Rosalyn menjadi kaku.Ada yang salah, dimana dia berada sekarang?Dengan panik ia menoleh ke sekelilingnya, meskipun kabur ia pelan-pelan mengamati ruangan gelap tempatnya berada itu.Saat pandangannya semakin tajam, bentuk barang-barang aneh di sekitarnya pun semakin jelas.Ini mungkin sebuah gudang? Ada banyak barang bertumpuk disini, dan sebuah kotak-kotak besar tersusun tak beraturan di pojok ruangan.Namun benda panjang berbentuk seperti roket kecil mencuri perhatiannya sepenuhnya. Bukan cuma ada satu…“Tidak mungkin itu rudal…” gumam Rosalyn dengan tak percaya.Lalu yang ada di sampingnya itu apa? Jangan bilang bahwa itu adalah tumpukan bom?!“Hah dimana aku sekarang?” Gumam

  • Siapa Sang Kekasih   Bab 87

    "…"Ren berkedip pelan saat menyadari suasana tak mengenakkan di antara majikannya dan suaminya itu. Mereka yang biasanya tampak hangat dan harmonis, entah kenapa terlihat sedikit berbeda dari biasanya.Tidak ada yang salah dari apa yang ia lihat. Seperti biasa, Nyonya Rosalyn pasti akan sarapan bersama dengan Tuan Sean sebelum pergi bekerja, tapi kenapa jaraknya jauh sekali? Seolah ada dinding tak kasat mata yang sengaja memisahkan mereka. "Aku selesai."Suara Rosalyn akhirnya memecahkan keheningan yang mencekam itu.Melihat Rosalyn yang bangkit berdiri, Sean juga ikut menaruh alat makannya dan berdiri."Rose," panggilannya membuat Rosalyn yang ingin beranjak pergi berhenti. Dia mengerutkan alisnya kesal saat Sean tak kunjung berbicara."Apa?" "Itu… Aku akan berangkat bekerja sekarang,"Ucap ucap Sean dengan canggung."Baiklah." Jawab Rosalyn dingin kemudian berbalik pergi."Ren, ayo." Mendengar namanya dipanggil, Ren segera beranjak dan mulai mengikuti Rosalyn pergi, meninggalkan

  • Siapa Sang Kekasih   Bab 51

    "Nona, ini adalah vitamin yang harus Anda minum sekarang."Rosalyn hanya bergumam lirih tanpa menoleh pada Ren yang kini masuk ke dalam kamarnya. Tatapan matanya mengarah pada langit gelap seolah ada sesuatu yang terus menarik di sana."Udara di luar dingin, Nona, apa Anda tidak ingin masuk?" Ucap

  • Siapa Sang Kekasih   Bab 50

    "Rosalyn,"Langkah kaki Rosalyn sontak terhenti saat mendengar suara tegas kakeknya. Kakinya yang sudah menginjak anak tangga pertama sontak berbalik. Rencana melarikan diri ke kamar dan mengunci pintu sontak sirna.Sepeninggal Sean, suasana mansion Hans yang sebelumnya begitu damai berubah menjadi

  • Siapa Sang Kekasih   Bab 49

    Mata Rosalyn membelalak penuh; ia tak pernah menyangka Sean akan mengatakan hal yang tidak masuk akal seperti itu. "Berhenti main-main, Tuan Harris," bisik Rosalyn sambil melotot tajam, tapi ekspresi Sean tak berubah. "Saya serius." Balas Sean dengan tenang. "Sebentar, menikah? Kenapa? Kau be

  • Siapa Sang Kekasih   Bab 48

    Wajah Sean Harris mengeras, tatapannya membeku, dipenuhi amarah dan ketidakpercayaan setelah mendengar pengakuan Rosalyn. "Ini bukan anakku? Kau tidur dengan pria lain?" Tanyanya tak percaya."Iya kenapa?" Jawab Rosalyn dengan berani. Dia balas menatap tajam Sean, berusaha menyembunyikan jantungny

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status