Home / Romansa / Skandal Liar Musuh Bebuyutan / Bab 14 Ini yang sebenarnya

Share

Bab 14 Ini yang sebenarnya

Author: Jackie Boyz
last update publish date: 2026-08-08 13:43:27

“Jangan murung, makanya aku heran kenapa Ajeng menempel padamu. Tapi ketika semuanya begitu jelas kalau kalian saling suka satu sama lain, tepat saat kamu mengungkapkan semuanya dia malah menolak cintamu.” Ujar Dika pada Jordy. Dika merasa sangat prihatin dengan kondisi Jordy belakangan yang sering murung. Dia tidak mau pekerjaan Jordy berantakan karena terus memikirkan masalah yang tak kunjung usai.

“Aku nggak pernah mikir sampai ke sana, Dik.” Jordy tersenyum kecut lalu melangkah mendahului D
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Skandal Liar Musuh Bebuyutan   Bab 19 Akan tetap kukejar

    Dalam hati Jordy tidak mencintai Kartika, dia pergi menemui ibu dan ayahnya setelah pertemuan antar dua keluarga di keesokan harinya. Pria itu datang menghadap.“Ada apa kamu mengumpulkan kami di sini?” Tanya ibunya pada Jordy.“Begini Pa, Ma. Jordy sebenarnya nggak tertarik sama Kartika. Jordy juga baru selesai ujian di kampus. Nggak mungkin Jordy langsung menikah karena masih belum mapan, makan apa nanti kalau Jordy bawa anak orang?”Nyonya Wijaya tersenyum, begitu juga Tuan Wijaya. Mereka saling bertukar pandang satu sama lain.“Pernikahan, perjodohan ini bukan atas kehendak Papa, Jo. Tapi Papa dan Mamanya Kartika memang ingin menikahkan Kartika sama kamu. Kartika sendiri rupanya sudah jatuh hati sejak lama sama kamu, dia bilang kamu adalah kakak kelasnya di masa SMA.” Ujar Tuan Wijaya pada Jordy.Seketika Jordy teringat dengan Ajeng. Di masa SMA hanya hubungan dirinya dengan Ajeng yang masih membekas hingga saat ini. Kenangan itu terus Jordy ingat dan tidak mudah dia lupakan begit

  • Skandal Liar Musuh Bebuyutan   Bab 18 Ditinggal pulkam

    Tubuh Jordy menggeliat di atas matras. Pria itu merasa enggan harus bangkit dari atasnya. Karena dia harus kuliah dan harus melihat keadaan Ajeng, mau tidak mau Jordy bangun dan membersihkan tubuhnya di dalam kamar mandi dalam studionya tersebut.Selesai mandi, Jordy melihat Dika. Rekannya itu masih tidur di kursi panjang rotan dalam ruangan. Pria itu segera pergi menghampirinya untuk membangunkannya.“Dik? Dika? Bangun Dika?” Jordy mengguncang bahu Dika dari sambil berdiri di sebelah kursi rotan tersebut. Perlahan Dika mengerjapkan kedua matanya, pria itu bangkit duduk untuk mengambil kesadarannya.“Jam berapa Jo? Sudah siang ya?” Tanyanya pada Jordy.“Ya, lumayan, sudah waktunya pergi ke kampus. Sudah sana siap-siap, kita berangkat barengan saja.” Tawar Jordy padanya.Dika merasa ada sesuatu yang harus dia lakukan pagi ini, pria itu tidak segera menjawab permintaan Jordy karena dia belum menemukan alasan tersebut.“Dika? Malah bengong! Sudah sana mandi buruan!” Serunya sambil menata

  • Skandal Liar Musuh Bebuyutan   Bab 17 Sangat imut

    “Sudah.” Sahut Ajeng dengan bibir cemberut.“Sudah dimakan buburnya?”“Sudah.”“Bagus, sekarang istirahat biar cepat pulih, okay? Aku sayang kamu..”“Aku benci kamu, Jo! Bencciiiiiii!” Jerit Ajeng lalu memutuskan panggilan tersebut. Ajeng melemparkan ponselnya ke atas bantal, dia sangat marah dan kesal. Dia tidak ingin Jordy terus menghubungi dirinya, tapi sepertinya keinginannya tersebut tidak akan pernah terwujud. Jordy memegang kartu kemenangan sejak awal. Hanya dengan menghubungi kedua orangtua Ajeng di kota Jepara, maka Ajeng tidak akan bisa berkutik!Di sisi lain,Dika sudah kembali ke studio dengan dua bungkus nasi goreng juga dua kantong kopi dalam plastik.“Kenapa? Kesambet? Ketawa kok sampai segitunya!” Dika ikut tersenyum seraya mengambil piring dan cangkir dari rak lemari di sudut ruangan. Pria itu menuang kopi ke dalam cangkir, lalu menyodorkan satu cangkir ke arah Jordy.“Ajeng, dia imut sekali!” Serunya sambil terkikik geli membayangkan wajah marah Ajeng saat ini.“Das

  • Skandal Liar Musuh Bebuyutan   Bab 16 Perasaanku tidak berubah

    Jordy tidak pernah sekalipun membenci Ajeng. Jordy sengaja menjadikan Ajeng sebagai pesuruhnya karena dulunya Satya Pamungkas selalu ingin melukai Ajeng. Dan dia tidak menyangka kalau Satya kembali muncul belakangan ini. Satya sebelumnya berada di kampus berbeda tapi pria itu sengaja pindah ke kampus di mana Jordy dan Ajeng kuliah. Entah apa yang dicari Satya, Jordy tidak tahu. Tapi melihat cara Ajeng memperlakukan Satya, Jordy menduga kalau Satya belum mengetahui siapa Ajeng yang sebenarnya. Satya – lah yang selalu mengoloknya, dan membuat Jordy terpaksa menjadikan Ajeng sebagai bahan tertawaan para siswa lainnya di masa SMA hanya demi menepis olokan tersebut. Jordy sama sekali tidak tahu kalau Satya datang ke kampus itu untuk membalas dendam kepada Ajeng Adiyanti karena dirinya! Karena di masa lalu, Jordy selalu memukuli Satya untuk melindungi Ajeng.“Tash!” Seketika Ajeng menepis tangan Jordy dari puncak kepalanya.Jordy berjalan mundur lalu berbalik dan pergi.Tak lama kemudian Am

  • Skandal Liar Musuh Bebuyutan   Bab 15 Karena diancam

    Jordy bergegas menyusul Ajeng. Pria itu melihat mereka berdua masuk ke dalam perpustakaan. Siang ini perpustakaan tersebut sepi sekali, letaknya juga di ujung koridor. Jordy mengintip melalui celah jendela dari luar ruangan. Dia merasa lega melihat Satya tidak bertindak seperti sebelumnya. Setelah menunggu beberapa menit lamanya dan tidak terjadi sesuatu pada Ajeng, Jordy memutuskan untuk meninggalkan tempat tersebut. Tapi baru sepuluh langkah dia mendengar suara buku jatuh di lantai.“Braaakk!”“Ajeng!” Jordy bergegas melihat, dan dia melihat Ajeng tergeletak di lantai dengan sisi kepala berdarah, gadis itu tidak sadarkan diri. Sementara Satya berjalan mundur selangkah demi selangkah semakin menjauh. Satya terlihat panik lantaran melihat Jordy masuk ke dalam ruangan. “Sebenarnya apa yang mau kamu lakukan! Jraak!” Jordy melayangkan pukulan ke arah perut Satya.“Bukan salahku! Sungguh! Aku tidak menyentuhnya, Ajeng tiba-tiba jatuh pingsan.” Jelas Satya Pamungkas pada Jordy.“Berhenti o

  • Skandal Liar Musuh Bebuyutan   Bab 14 Ini yang sebenarnya

    “Jangan murung, makanya aku heran kenapa Ajeng menempel padamu. Tapi ketika semuanya begitu jelas kalau kalian saling suka satu sama lain, tepat saat kamu mengungkapkan semuanya dia malah menolak cintamu.” Ujar Dika pada Jordy. Dika merasa sangat prihatin dengan kondisi Jordy belakangan yang sering murung. Dia tidak mau pekerjaan Jordy berantakan karena terus memikirkan masalah yang tak kunjung usai.“Aku nggak pernah mikir sampai ke sana, Dik.” Jordy tersenyum kecut lalu melangkah mendahului Dika keluar dari dalam ruangan tersebut.Di ujung koridor Ajeng melihat bayangan Jordy dan Dika keluar dari dalam ruangan penyimpanan, saat dia dan Amira sedang menuju ke kantin. Dalam benak Ajeng, dia sama sekali tidak tahu kalau Jordy diam-diam sudah mengetahui semua seluk-beluk masa lalu yang pernah dia lewati dengan pria itu.Dua pria itu juga menuju ke kantin untuk membeli sarapan dan kopi. Ternyata kantin penuh dan tinggal kursi di depan Ajeng yang tersisa. Tanpa ragu Jordy langsung menuju

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status