Skandal Panas: Akan Kubuat Mereka Menyesal!

Skandal Panas: Akan Kubuat Mereka Menyesal!

last updateTerakhir Diperbarui : 2024-04-30
Oleh:  Yuyun BataliaTamat
Bahasa: Bahasa_indonesia
goodnovel16goodnovel
10
9 Peringkat. 9 Ulasan-ulasan
67Bab
22.7KDibaca
Baca
Tambahkan

Share:  

Lapor
Ringkasan
Katalog
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi

Starlee Alyssandra adalah wanita yang tahu cara menikmati hidup dengan baik. Ia suka berpesta dan berfoya-foya. Hingga akhirnya ia tewas karena sebuah kecelakaan sepulang dari berpesta dengan teman-temannya. Namun, sebuah keajaiban terjadi. Starlee hidup kembali dalam tubuh wanita yang memiliki nama yang sama dengannya. Dari memori lama sang pemilik tubuh, Starlee tahu penyebab kematian wanita itu. Sangat ironi, ketika wanita itu mengorbankan hidupnya dengan menjadi istri serta menantu dan ipar yang baik, ia malah mendapatkan perlakuan tidak menyenangkan dari mertua dan dua adik iparnya. Sedang sang suami? dialah otak dari kematian wanita itu. Bukan hanya itu, sang suami juga berselingkuh dengan sahabatnya sendiri. Starlee yang diberikan kesempatan hidup lagi, tidak akan membiarkan orang-orang yang menindas pemilik tuh sebelumnya hidup dengan tenang. Ia akan membuat mereka membayar segalanya. Dengan tubuh barunya, Starlee kembali bertemu dengan pria yang menjadi tunangannya, tapi tak sekalipun bisa ia miliki hatinya. Starlee bisa melepaskan segalanya tapi tidak dengan Arshaka. Pria itu miliknya dan akan terus menjadi miliknya. Tak peduli seberapa keras Arshaka menolaknya, ia akan terus mendekati Arshaka hingga akhirnya ia dan Arshaka terlibat dalam sebuah skandal yang akhirnya mengikat mereka. Dari skandal itu pula perlahan sebuah rahasia terungkap. Starlee akhirnya mengetahui kenapa Arshaka selalu bersikap dingin padanya baik ketika ia menjadi tunangannya atau simpanannya.

Lihat lebih banyak

Bab 1

Prolog

“Loyo lagi pahh…?” terdengar suara kecewa seorang wanita, yang belum mencapai puncak kenikmatannya.

Wanita itu lalu bangkit dan mengambil lingerie hitamnya, memasang di badannya yang berisi dengan gerakan penuh kekecewaan.

Pemandangan aduhai di sore hari ini benar-benar ‘merusak’ otak Satria Dewantara, sang ponakan yang ikut numpang di rumah besar dan mewah ini.

Baru kali ini dia melihat langsung adegan panas di depan hidung, secara jelas dan gamblang, lewat lubang kunci kamar utama.

“Maafkan aku mahh…” suara parau pria paruh baya menggema, seolah tak berdaya dengan kondisinya yang kesekian kalinya tak mampu memuaskan hasrat istrinya.

Satria Dewantara, pemuda kurus dan tangkas berbekal ilmu silat yang ia latih di desa, hanya bisa menumpang di rumah mewah Om Brata Hanindya dan Tante Vega selama kuliah di Jakarta.

Sebagai anak desa, ia selalu menjaga sikap.

Tapi sore ini, secara tak sengaja dia nekat…ngintip!

Perbuatan nekatnya ini tidak ada rencana sama sekali, ini hanya spontanitas dan itupun di lakukannya dengan rasa deg – degan, takut ketahuan pastinya.

Awalnya, sore tadi, Satria baru pulang kuliah yang padat. Ia berjalan ke bangunan utama, berniat mengambil oleh-oleh yang dijanjikan Om Brata setelah kembali dari luar kota.

Saat itulah ia mendengar suara-suara aneh dari kamar utama.

Niatnya untuk menuju ruang keluarga ia tunda. Penasaran, dia mendekat dan mengintip. Dan, terpampanglah adegan yang membuat kalamenjingnya naik turun.

Tanpa di duga Satria, Tante Vega justru menuju ke pintu.

Secepat kilat pemuda tanggung ini menarik tubuh kurusnya dan bergerak ke koridor, lalu bersembunyi di bagian dapur, tidak ada waktu lagi untuk kabur jauh – jauh dari tempat ini.

Gerakannya tangkas dan tidak menimbulkan bunyi yang mencurigakan, karena selama ini ia biasa bergerak lincah ke sana kemari.

Satria masih belum paham, apa yang terjadi pada Om dan Tante-nya, di balik tempat sembunyinya, dia melihat Tante Vega dengan wajah keruh menuju ke dapur.

Satria gemetaran. Kelancangannya mengintip hampir saja ketahuan.

“Semoga nggak ketahuan,” batinnya, makin bergemuruh saja jantungnya. Sebagai orang yang hanya numpang di sini, kalau ketahuan kurang ajar, Satria pastinya akan terima resiko terburuk.

Kena marah dan di usir dari rumah ini…!

Tante Vega membuka kulkas, lalu mengambil air dingin dan meneguknya perlahan.

Setelah minum, ia kembali membuka kulkas dan mengambil... buah timun Arab, yang panjang dan gemuk.

Yang bikin mata Satria melotot, tangan lentik tantenya mengelus-elus timun itu, tanpa sadar, kalau perbuatannya di lihat seorang Satria, si ponakan yang numpang di rumah ini.

Saking melongonya, Satria mencondongkan tubuhnya, ingin melihat lebih jelas. Namun gara-gara inilah kewaspadaannya berkurang.

Meonggggg…!

Si kucing Anggora berekor panjang milik Tante Vega bereaksi marah, karena tanpa sadar kaki Satria menginjak ekornya.

Kaget bukan main Satria, yang lebih terkaget-kaget lagi Tante Vega. Gelas di tangannya kontan terlepas.

Trangggg…!

Gelas jatuh dan pecah berhamburan. Mata Tante Vega berkilat melihat Satria yang keluar dari koridor dapur ini dengan wajah pucat pasi, ia seolah maling yang tertangkap basah dan siap menerima konsekwensinya.

“Satria ngapain kamu di sana, bikin kaget tante saja?” tegur si tante, suara si tante untungnya masih lembut, sebab orang itu Satria, andai orang tak di kenal, nggak kebayang hebohnya rumah ini.

“Ma-maf tante, S-Satria m-mau ambil air dingin di kulkas,” Satria melangkah sangat gugup.

“Hmm…kamu sudah lama di situ?” mata indah Tante Vega seakan menelanjangi kelakuan Satria, yang terus menunduk.

“Baru saja tante, tadi Sa-Satria sengaja bertahan karena tante ada di depan kulkas, nggak enak mendekat,” sahut Satria mencari alasan, sambil teru menundukan wajahnya, tak berani menatap wajah Tante Vega.

Tiba-tiba tanpa di suruh, Satria buru-buru ambil sapu dan mengumpulkan pecahan gelas tadi, yang hanya diperhatikan Tante Vega.

Kelakuanya ini sekaligus turunkan tensi kaget wanita yang barusan kecewa dengan suaminya, walaupun hatinya agak sangsi, benarkan Satria hanya ingin ambil air minum, tanpa ada tujuan lain?

Tanpa sadar kalau Satria aslinya silau menatap lekuk tubuhnya yang masih mengenakan lingerie tipis tanpa dalaman ini, hingga sesuatu berwarna gelap itu terlihat membayang!

Tapi Satria berusaha alihkan pemandangan indah ini, dengan terus membersihkan pecahan kaca, apalagi sebagai orang yang hanya dapat anugerah numpang di sini, tak pernah terbetik di hatinya untuk bernakal ria…

Tiba-tiba...

“Satria…kamu tahu ya apa yang tadi tante lakukan?” nada suara Tante Vega berubah makin lembut.

Satria melongo….

**

Penasaran..? Lanjut bab selanjutnya yaa...

Tampilkan Lebih Banyak
Bab Selanjutnya
Unduh

Bab terbaru

Bab Lainnya

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Ulasan-ulasanLebih banyak

Dewi Arsandi
Dewi Arsandi
mampirrrrr
2025-07-18 09:53:32
0
0
Razee
Razee
Bagus banget ceritanya. Aku suka banget sama karekter wanita yang kuat karna bisa menjadi inspirasi. Good job kak...
2025-06-04 23:01:07
2
0
Tety Vivo
Tety Vivo
Ceritanya baagus, kharater wanita nya bagus banget, Kuat, tanguh dan realistis.Cinta boleh, tapi bodoh karna cinta,. oh..No... Terima kasih penulis buat kisah manis Starlee ...
2024-08-06 09:03:49
1
0
Yelita Satriyo
Yelita Satriyo
tambah extra part nya kaka......️...️...️
2024-04-27 23:09:14
0
0
Ruru Haat
Ruru Haat
Yaayyy happy ending ............
2024-04-27 14:36:25
0
0
67 Bab
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status