Home / Romansa / Skandal Terlarang Bersama Mertuaku / BAb 355 Anggap Saja Kakek

Share

BAb 355 Anggap Saja Kakek

Author: NACL
last update Last Updated: 2026-01-06 19:42:31

Pukul enam sore, begitu selesai rapat bersama dewan komite, Dirga buru-buru keluar dari rumah sakit. Karena pekerjaan yang banyak, tetapi ia tidak pulang sendirian, melainkan menyeret Randy untuk mengantarnya. Asisten muda itu mau tak mau memenuhi keinginan Dirga, padahal Randy tahu setengah jam lagi Dinda selesai praktik.

Hanya saja, sebelum Porsche hitam benar-benar meninggalkan area parkir, mendadak Randy menoleh.

“Pak, di depan ada … Pak Raymond.” Jempol Randy menunjuk ke depan.

Dirga mengikuti arah telunjuk Randy. Benar saja, di sana Raymond dengan tongkatnya beridri tegak. Dari tatapannya saja, ia tahu pria itu ingin bertemu. Dirga mendnegkus kasar, lalu turun dari mobil.

Dengan langkah berat dan aura dingin nan menusuk, ia mendekat. Namun ia berhenti beberapa meter di depan pria yang makin terlihat tua itu.

Wajah Dirga datar, tanpa basa-basi ia langsung bicara. “Ada perlu apa, Pak Raymond? Kita tidak ada kerja sama apa pun. Saya harap kedatangan Anda bukan untuk mengganggu lagi
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Hayani Ijul
Thor,,,KL ga salah terahir Rama gangguan dimasalh reproduksi ya,jgn2 Krn sumpah Laras dl pas diculik Rama...
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Skandal Terlarang Bersama Mertuaku   Bab 359 Suamiku Seorang Miliarder

    Esoknya, Randy bangun lebih awal. Bukan untuk menemui Dinda atau berangkat kerja pagi-pagi. Melainkan datang ke apartemen atasannya. Namun, ia harus berpuas diri, lantaran saat ini Dirga sedang sibuk mengimunisasi Leksa dan Laksa. Dua bayi itu baru saja bangun tidur dan selesai menyusu langsung pada maminya.Dengan bantuan Laras yang memegang kaki dan tangan Leksa agar tidak banyak bergerak, Dirga gegas mengenakan sarung tangan steril. Ia menyiapkan spuit kecil berisi vaksin, lalu dengan gerakan teramat hati-hati agar tidak membuat anaknya trauma, ia menyuntikkan cairan imunisasi pada paha Leksa.Seketika, Leksa menjerit, tangisan nyaring memenuhi ruangan apartemen. Bahkan Ratih yang sedang menyiapkan sarapan sehat untu Laras melongok sambil mememlk sutil. “Duh, Leksa. Nenek kaget,” gumamnya.Sigap Laras mendekat dan mengusap pipi Leksa yang memerah. “Sakit sebentar, Sayang. Sebentar saja, ya, Nak? Mami peluk, cup cup cup,” bisiknya dengan nada keibuan.Dirga menarik jarumnya dan memel

  • Skandal Terlarang Bersama Mertuaku   Bab 358 Sebagai Jalan Untuk Berdamai

    Pagi tadi, Randy yang baru saja tiba di rumah sakit, matanya tertuju pada Dinda. Gadis itu sudah sibuk berganti shift dengan dokter sebelumnya. Ia yang ingin menghampiri pun urung. Ada banyak kata yang ingin disampaikannya tentang perbincangan semalam. Ia benaran serius. Mencari wanita untuk pendamping hidup, bukan lagi sekadar teman kencan belaka.Sudut bibir Randy tertarik ke atas kala Dinda juga berhenti sesaat untuk menatapnya, sebelum akhirnya gadis itu sadar akan tugasnya lagi. Namun Dinda sempat mengangguk kecil pada Randy.“Itu artinya kamu setuju sama saya,” gumam Randy, main tafsir sendiri.Sepanjang hari itu, Randy tidak berhasil bertemu Dinda secara pribadi karena kesibukan masing-masing. Ia harus mendampingi Dirga rapat penting dengan pemasok obat-obatan dan perlatan medis, lalu setelahnya langsung menuju kampus untuk mendampingi Dirga sebagai tamu seminar di Fakultas Kedokteran. Pekerjaan membuat pikirannya teralihkan sejenak, tetapi niatnya tetap bulat.Sore harinya, sa

  • Skandal Terlarang Bersama Mertuaku   Bab 357 Papi Minta Maaf

    Pagi harinya di rumah minimalis komplek perumahan yang agak jauh dari pusat kota, Raymond sudah terbangun. Ia memandangi kaki palsunya yang bersandar di tepi ranjang. Lalu pandangannya pun jatuh pada sisi ranjang lainnya. Istrinya sudah tidak ada, wanita itu pasti di dapur. Ketidakmampuan Raymond membayar ART membuat istrinya berhemat habis-habisan. Namun Raisa dan Rain masih bisa kuliah di luar negeri, meskipun kehidupannya morat-marit.Perlahan Raymond memakai kaki palsunya, berjalan ke dapur. Ia melihat sudah ada nasi bungkus di atas piring. Makanan yang dulu dianggapnya menjijikkan kini harus disantapnnya setiap hari, sehari dua kali.“Jadi ke rutan? Aku nggak ikut. Takut ganggu. Kamu aja sama sopir. Biar nanti dia dikasih uang rokok dan jajan. Perginya nggak lama?” runtut istri Raymond itu. Sambil menyodorkan piring.“Sebentar. Mau ketemu Rama. Aku mandi dulu, baru makan,” kata Raymond Sambil tangannnya merayap di dinding.“Ya, sudah aku maka duluan. Air hangatnya ada di ember.” I

  • Skandal Terlarang Bersama Mertuaku   Bab 356 Randy Mau Minta Restu

    Sepanjang perjalanan menuju apartemen, keheningan menyergap dalam kabin Porsche hitam. Baik Dinda atau Randy sesekali hanya saling melirik, sedangkan Dirga lebih banyak diam, atau lebih tepatnya memeriksa ponsel, dan menggulir layarnya dengan cekatan.‘Raymond, pria itu tidak pernah bosan mengganggu!’ pikir Dirga, tangannya mengepal keras dan napasnya menderu kasar.Satu keyakinan dokter tampan itu kalau Raymond belumlah berubah, tidak akan pernah! Ia tahu perangai pria itu, bahkan usai kehilangan semua, masih mencoba segala cara.Sekitar lima belas menit kemudian, mereka tiba di apartemen. Tanpa menekan bel, Dirga memasukkan sandinya. Pintu terbuka, dan tepat sebelum melangkah masuk, bibirnya melengkung ke atas.Pandangan pertama Dirga tertuju pada Laras, istri kecilnya itu mengenakan daster menyusui motif batik ungu muda, rambutnya dijepit tinggi ke atas, menyisakan banyak anak rambut pada tengkuknya, senyumnya mengembang sempurna ke arahnya.“Mas Dokter,” sambut Laras, seraya berla

  • Skandal Terlarang Bersama Mertuaku   BAb 355 Anggap Saja Kakek

    Pukul enam sore, begitu selesai rapat bersama dewan komite, Dirga buru-buru keluar dari rumah sakit. Karena pekerjaan yang banyak, tetapi ia tidak pulang sendirian, melainkan menyeret Randy untuk mengantarnya. Asisten muda itu mau tak mau memenuhi keinginan Dirga, padahal Randy tahu setengah jam lagi Dinda selesai praktik.Hanya saja, sebelum Porsche hitam benar-benar meninggalkan area parkir, mendadak Randy menoleh.“Pak, di depan ada … Pak Raymond.” Jempol Randy menunjuk ke depan.Dirga mengikuti arah telunjuk Randy. Benar saja, di sana Raymond dengan tongkatnya beridri tegak. Dari tatapannya saja, ia tahu pria itu ingin bertemu. Dirga mendnegkus kasar, lalu turun dari mobil.Dengan langkah berat dan aura dingin nan menusuk, ia mendekat. Namun ia berhenti beberapa meter di depan pria yang makin terlihat tua itu.Wajah Dirga datar, tanpa basa-basi ia langsung bicara. “Ada perlu apa, Pak Raymond? Kita tidak ada kerja sama apa pun. Saya harap kedatangan Anda bukan untuk mengganggu lagi

  • Skandal Terlarang Bersama Mertuaku   BAb 354 Terbayang-bayang kamu Sayang

    Usai mendapat asupan pagi yang tidak terduga-duga, saat ini Dirga tersenyum-senyum sendiri dalam ruangannya. Sesekali menggosok pelan wajah dari hidung ke dagu. Pemandangannya pun tidak fokus pada berkas yang baru saja disodorkan oleh Randy.Rasa panas dari bibir dan bayangan Laras yang berlutut di depannya dengan tatapan menantang masih melekat jelas. Sungguh, istrinya itu adalah perpaduan malaikat dan iblis yang membuatnya kecanduan.“Pak?” panggil asisten itu. Sudah setengah jam Randy berdiri menanti berkas yang dibawanya itu selesai ditandatangi sang bos. Apalagi ia memiliki tugas penting mengejar Dinda demi masa depan, ingin makan siang bersama di sela kesibukan gadis itu di IGD. Sungguh sial karena Dirga menghalangi.Randy mulai menggesekkan kaki di lantai, arloji di pergelangannya terus menarik perhatian, setiap detiknya membuang kesempatan untuk bertemu sang pujaan hati. Jantungnya berdebar cemas.Sedangkan Dirga geleng-geleng dan jemarinya bergerak pelan mengusap figura foto

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status