แชร์

Bab 357 Papi Minta Maaf

ผู้เขียน: NACL
last update ปรับปรุงล่าสุด: 2026-01-07 16:49:20
Pagi harinya di rumah minimalis komplek perumahan yang agak jauh dari pusat kota, Raymond sudah terbangun. Ia memandangi kaki palsunya yang bersandar di tepi ranjang. Lalu pandangannya pun jatuh pada sisi ranjang lainnya. Istrinya sudah tidak ada, wanita itu pasti di dapur. Ketidakmampuan Raymond membayar ART membuat istrinya berhemat habis-habisan. Namun Raisa dan Rain masih bisa kuliah di luar negeri, meskipun kehidupannya morat-marit.

Perlahan Raymond memakai kaki palsunya, berjalan ke dapur. Ia melihat sudah ada nasi bungkus di atas piring. Makanan yang dulu dianggapnya menjijikkan kini harus disantapnnya setiap hari, sehari dua kali.

“Jadi ke rutan? Aku nggak ikut. Takut ganggu. Kamu aja sama sopir. Biar nanti dia dikasih uang rokok dan jajan. Perginya nggak lama?” runtut istri Raymond itu. Sambil menyodorkan piring.

“Sebentar. Mau ketemu Rama. Aku mandi dulu, baru makan,” kata Raymond Sambil tangannnya merayap di dinding.

“Ya, sudah aku maka duluan. Air hangatnya ada di ember.” I
NACL

Raymond Nethink mulu yaaaa >.<

| 13
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • Skandal Terlarang Bersama Mertuaku   Bab 364 Naksir Sejak Awal

    Dirga membawa Laras makan malam di sebuah kafe bergaya vintage yang elegan. Suasananya hangat, dengan pencahayaan temaram dan alunan musik jazz yang lembut. Setelah memesan makanan, Laras memandang sekeliling, mengagumi dekorasi kafe yang unik ini.“Mas, ini kafe bagus sekali,” puji Laras. “Kayaknya bukan kafe biasa, deh.”Dirga tersenyum tipis sambil memotong kentang dan ikan panggang. “Ini milik keluarga, Sayang. Tepatnya punya Opa Buyut saya. Sekarang dikelola sama Tante saya yang memang hobi masak dan bisnis makanan.”Laras terkejut, tetapi sedetik kemudian Dirga menyodorkan makanan ke mulutnya. Suapan ikan dan kentang itu terlalu besar, sampai pipinya menggembung. Suami ini benar-benar keterlaluan.“Kebanyakan, Mas,” protesnya. Lalu Laras melanjutkan, “Usaha keluarga Mas banyak banget, ya? Termasuk hotel yang kita datangi itu ‘kan? Dan hotel yang jadi tempat resepsi?”“Iya, hotel itu juga didirikan sama Opa Buyut,” jawab Dirga sambil menuang air ke gelas Laras. “Tapi yang itu dik

  • Skandal Terlarang Bersama Mertuaku   Bab 363 Dirga Beringas

    “Dinda, makanmu tidak dihabiskan?” tanya Randy, alisnya berkerut.Dinda dan Randy sudah duduk di sebuah restoran yang menyajikan makanan Jepang. Pria itu menyadari sikap janggal ini. Biasanya Dinda adalah gadis paling lahap dalam urusan makanan. Namun sekarang gadis itu seperti kehilangan segalanya.Dinda mengangkat wajahnya yang terlihat muram. “Maaf, Pak … Mas Randy. Saya kurang selera.”Randy mencondongkan tubuh sedikit. Telapak tangannya menyentuh kening Dinda. “Kenapa? Ada masalah?”“Umm … sebenarya saya. Itu … saya dengar percakapan Bapak, eh Mas, sama Ibu Mas tadi,” kata Dinda lirih, sambil menatap piringnya. “Kalau memang tidak direstui, saya lebih baik mundur sebelum terlambat, Mas. Saya nggak mau jadi masalah dalam keluarga Mas.”Seketika ….GedebukRandy menaruh alat makannya dengan kencang di atas piring, menyebabkan suara nyaring. Beberapa pengunjung restoran menoleh ke arah meja mereka. Termasuk Dinda juga mengejap dan nyaris melompat dari kursinya.“Ucapan Ibu saya tid

  • Skandal Terlarang Bersama Mertuaku   Bab 362 Nasib Dinda

    “Kapan saya ketemu keluarga Pak Randy, eh Mas?” Dinda menaruh setoples ampyang dan segelas air hangat di meja kecil yang letaknya di tengah mereka. Ia menatap calon suaminya yang terdiam pascamakan malam, Randy seperti patung saja. Untuk membuat kesal pria itu, ia memanggilnya kencang, “Bapak … Pak Randy!!!”Lagi, Dinda diabaikan. Ia mendecak, dan melipat tangan di depan dada. Jika bukan karena rasa malu pada neneknya, mungkin Dinda sudah masuk ke kamar, meninggalkan pria yang berubah dadakan ini.“Katanya serius, tapi gue dicuekin gini. Kalau udah nikah kayak gini? Dih, apa omongan Pak Raymond ada benarnya, ya?” Ekor mata Dinda melirik Randy. Kata-kata ‘masih bisa dibatalkan sebelum terlambat’ menggema di kepalanya.Kedua tangannya meremas-remas kepala agar ucapan Raymong enyah, tetapi makin kuat. Namun hatinya terlau sayang jika pria seperti Randy dilepaskan.Gadis itu berdiri tepat di hadapan calon suaminya. Sebagai seorang perempuan, ia merasa perlu menuntut keseriusan, seperti ap

  • Skandal Terlarang Bersama Mertuaku   Bab 361 Dinda Randy – Yakin Sama Calon Suami

    Satu minggu setelah restu Raymond dikantongi, Dinda dan Randy bergegas ke kampung halaman Dinda, di mana keluarga Basuki tinggal. Cuti tiga hari didapat Dinda dengan cuma-cuma, langsung disetujui oleh Dirga. Mobil yang dikendarai Randy bergerak cepat melewati ruas tol. Keduanya sudah tidak sabar menyampaikan kabar bahagia ini.Dinda juga sudah tidak terlalu canggung untuk sekadar menerima genggaman tangan Randy. Ah, lagi pula ia tidak terlalu suci-suci sekali hanya dengan sentuhan seperti ini. Toh, selama menjalin asmara dengan Dharma, sudah sering dirangkul, dan bersandar. Mungkin … ini cara mengenal pria itu.Dinda menoleh ke samping, memperhatikan satu tangan Randy yang serius memegang setir. Wajah Randy yang tampan dan dewasa ini membuat jantung Dinda bergetar hebat, matanya nyaris tidak berkedip kala kulit bersih pria itu disinari cahaya matahari.“Kamu mulai jatuh cinta sama saya? Baguslah. Bukan masalah jatuh cinta sebelum menikah,” ucap Randy tiba-tiba, membuat Dinda mengerjap

  • Skandal Terlarang Bersama Mertuaku   Bab 360 Kemajuan Hubungan Kita

    ‘Mungkin ini memang takdir gue. Punya Ayah kandung Pak Raymond, Laras adik kandung gue, dan Bu Lastri ibu kandung gue yang nggak tahu mukanya kayak gimana. Jujur, ini terlalu mendadak, aneh banget, gue nggak sangka keluarga yang kasih tempat tinggal, makan, dan biayain sekolah itu orang tua angkat, lebih sakit lagi ternyata gue ini anak haram. Andai aja waktu bisa diulang … gue lebih milih nggak lahir,’ batin Dinda, kepalanya menoleh ke samping. Ia memperhatikan jalanan yang dipadati kendaraan. Lampu-lampunya mulai menyala seiring dengan langit yang merangkak gelap.Demi masa depan dan hidup yang tenang, ia setuju menerima Randy dan ajakan pria itu menemui Raymond. Mungkin … ini memang waktu yang tepat. Meskipun hatinya belum sepenuhnya menerima Randy, tetapi … baginya, dicintai lebih penting daripada mencintai. Kandasnya jalinan asmara bersama Dharma memberi Dinda pukulan berat.Air mata Dinda menetes di sisi kiri, untungnya Randy yang sedang fokus menyetir tidak melihatnya. Ia akan

  • Skandal Terlarang Bersama Mertuaku   Bab 359 Suamiku Seorang Miliarder

    Esoknya, Randy bangun lebih awal. Bukan untuk menemui Dinda atau berangkat kerja pagi-pagi. Melainkan datang ke apartemen atasannya. Namun, ia harus berpuas diri, lantaran saat ini Dirga sedang sibuk mengimunisasi Leksa dan Laksa. Dua bayi itu baru saja bangun tidur dan selesai menyusu langsung pada maminya.Dengan bantuan Laras yang memegang kaki dan tangan Leksa agar tidak banyak bergerak, Dirga gegas mengenakan sarung tangan steril. Ia menyiapkan spuit kecil berisi vaksin, lalu dengan gerakan teramat hati-hati agar tidak membuat anaknya trauma, ia menyuntikkan cairan imunisasi pada paha Leksa.Seketika, Leksa menjerit, tangisan nyaring memenuhi ruangan apartemen. Bahkan Ratih yang sedang menyiapkan sarapan sehat untu Laras melongok sambil mememlk sutil. “Duh, Leksa. Nenek kaget,” gumamnya.Sigap Laras mendekat dan mengusap pipi Leksa yang memerah. “Sakit sebentar, Sayang. Sebentar saja, ya, Nak? Mami peluk, cup cup cup,” bisiknya dengan nada keibuan.Dirga menarik jarumnya dan memel

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status