مشاركة

Bab 609

مؤلف: Citra Sari
Saat Shanaya terbangun kembali, sekelilingnya tampak gelap dan remang-remang. Hanya di kejauhan terlihat sebuah tangga dengan pegangan, cahaya samar tampak jatuh dari atas.

Jelas ini adalah sebuah ruang bawah tanah.

Namun, hanya dari petunjuk itu saja, dia sama sekali tidak bisa memastikan dirinya sebenarnya berada di mana.

Pria berkacamata itu memiliki tenaga yang sangat besar. Bagian belakang lehernya masih terasa nyeri samar hingga saat ini, tetapi yang aneh, pihak tersebut tidak mengikatnya.
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق
تعليقات (10)
goodnovel comment avatar
veronica wahyono
author nya sdh lelah & gk niat nulis... up 1 bab cuma bbrp kalimat.. hadeeeh dibikin tamat aja
goodnovel comment avatar
Sur yati
kapan lanjutananya
goodnovel comment avatar
wijaya 4822
nyeritain shanaya diculik di area sini aja, bisa makan ber bab²....caya deh, lelet...up nya juga lelet
عرض جميع التعليقات

أحدث فصل

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 648

    Setelah mendapat jawaban yang pasti, Shanaya menarik tangannya dan berjalan cepat menuruni tangga."Kalau begitu kita pergi membuat manusia salju saja. Nanti kalau sudah gelap, kamu pasti tidak akan membiarkanku pergi lagi."Di halaman, salju lebat sebesar bulu angsa masih turun tanpa henti. Namun, Lucien sudah membekalinya dengan perlengkapan lengkap dari ujung kepala sampai kaki, jadi tidak terasa terlalu dingin.Shanaya sudah sangat berpengalaman membuat manusia salju. Tak lama kemudian, bentuk dasarnya pun mulai terlihat.Dia menoleh ke arah Lucien yang sedang membantunya mengangkut bola-bola salju dan berkata, "Tolong potongkan sedikit wortel untukku."Mana mungkin Lucien menolak. "Pelan-pelan saja, hati-hati licin."Meski sudah mengingatkannya, dia tetap tidak tenang. Dia pun memanggil pelayan untuk datang menjaga dan mengawasi Shanaya.Shanaya dengan sungguh-sungguh membentuk kepala bulat untuk manusia salju itu. Saat dari sudut matanya dia melihat sosok pria melintas di ruang t

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 647

    Lucien menatap matanya dan tak sanggup mengucapkan kata penolakan.Beberapa saat kemudian, dia mengangkat tangan dan mencubit pipi Shanaya pelan, akhirnya mengalah. "Baiklah, kalau begitu kita ke ruang kerja dulu.""Baik!"Shanaya tidak terkejut dia akan menyetujuinya.Akhir-akhir ini, sikap Lucien padanya bisa dibilang selalu menuruti apa pun yang dia minta.Lucien takut kalau sampai Shanaya marah, itu akan memengaruhi bayi di dalam kandungannya.Dia memeluk lengan Lucien, berjalan bersama menuju lift, lalu berkata santai, "Sebetulnya setelah beberapa hari istirahat ini, kondisi bayi sudah stabil. Kalau aku mengajukan sesuatu yang kamu tidak suka, kamu boleh menolaknya.""Lagi pula, aku memang tidak sekeras kepala itu."Mendengar itu, Lucien meliriknya sekilas. "Menurutmu aku menuruti semua kemauanmu karena anak?""Hah?"Shanaya tertegun, tidak langsung sadar. "Kalau begitu, karena apa?"Lucien mengulurkan tangan dan menjentik pelan puncak kepalanya, berpura-pura kesal sambil berkata,

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 646

    Menjelang Natal, Kota Panaraya akhirnya turun salju pertama.Beberapa hari ini, kondisi tubuh Shanaya juga sudah jauh membaik.Melihatnya begitu ingin mencoba hamparan putih di halaman, Lucien pun akhirnya melunak. "Mau main?""Mau."Shanaya mengangguk serius, matanya makin berkilau diterpa pemandangan putih berselimut salju di luar jendela.Akhir-akhir ini dia jarang sekali keluar rumah, hampir tak pernah melangkah melewati gerbang, jadi sudah bosan setengah mati.Sekarang melihat salju, mana mungkin dia masih bisa menahan diri.Hati Lucien pun melunak, lengkungan di sudut bibirnya penuh dengan rasa memanjakan. "Kalau begitu, pergilah."Rony kebetulan baru naik dari ruang santai di lantai B1. Begitu melihat pemandangan itu, bulu kuduknya langsung merinding, lalu dia mengedip-ngedipkan mata ke arah Mario yang berdiri di belakangnya.Mario meliriknya sekilas. "Kenapa? Kekenyangan melihat mereka bermesraan?"Beberapa hari ini, tuannya memang selalu menempel dan menjaga Nona tanpa beranja

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 645

    Helsa seketika menegangkan tubuhnya, lalu tiba-tiba berdiri. "Baik, aku pergi. Aku akan cari cara!"Tatapan matanya ke arah Felix kini hanya menyisakan kewaspadaan."Ya."Dia bagaimana bisa lupa bahwa pada dasarnya dirinya sudah bukan orang Keluarga Wirantara lagi, tidak punya modal apa pun untuk bernegosiasi dengan siapa pun.Karena pria di hadapannya menyelamatkannya demi hal ini, maka saat dia tak mampu melakukannya, pihak itu tentu juga bisa dengan mudah mengirimnya kembali.Felix mengangkat pandangan dan menilainya sejenak, lalu perlahan menyimpan ponselnya. "Nah, begitu baru benar. Orang yang tahu membaca situasi barulah bisa disebut bijak."Helsa mengepalkan tangannya, ragu sejenak, lalu menatapnya lekat-lekat dan bertanya, "Apa kamu ingin nyawa Shanaya?""Kamu berharap aku mau atau tidak?"Felix tampaknya sama sekali tidak menganggapnya penting, jadi dia langsung melemparkan pertanyaan itu kembali.Tentu saja Helsa berharap dia mau.Kalau tidak, untuk apa dia bersusah payah mel

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 644

    Benar juga.Ini bukan Kota Selatanaya. Wajar saja kalau informasi Keluarga Wirantara agak lebih lambat dibandingkan Keluarga Wiraatmadja.Rivaldi menenangkan emosinya sejenak. "Jangan biarkan Helsa menghubungi ayahmu lagi."Keduanya terus saling menyebut ayahmu dalam percakapan itu.Namun, tak seorang pun mengatakan apa pun.Elvano justru menyetujui idenya. "Baiklah, ini tidak terlalu sulit."Dengan sikap Zafran yang begitu memanjakan Helsa, jangankan kabur karena takut hukuman, bahkan kalau Helsa membunuh seseorang dan menangis beberapa kali, Zafran mungkin akan membantunya menguburkan mayat itu.Meskipun kekuasaan Zafran sudah dilucuti, setidaknya masih ada Keluarga Wirantara. Orang-orang mungkin tidak menghormatinya secara langsung, tetapi demi menjaga nama keluarga, mereka tetap akan sedikit menghargainya.Dengan begitu, menemukan Helsa pun menjadi makin sulit.Di sisi lain, di sebuah kawasan vila yang tak mencolok di Kota Panaraya, Helsa duduk di sofa dalam keadaan berantakan. Dia

  • Suami Berengsek, Istrimu Kini Hamil Anak Big Boss!   Bab 643

    Di mata orang luar, latar belakang keluarga dan status mereka sejak awal sudah ditakdirkan membuat hubungan ini tidak setara.Terlebih lagi, hampir mustahil memiliki akhir yang jelas.Karena itu, ketika orang-orang dari Keluarga Wirantara pertama kali mendatanginya dan menyerahkan selembar cek dengan nominal besar, dia pun sedikit banyak pernah meragukan dirinya sendiri.Namun, itu hanya beberapa momen yang sangat singkat.Dia paham betul adanya perbedaan kelas di mata orang lain, tetapi dia tidak merasa bahwa hanya karena latar belakang keluarganya buruk, maka perasaan dan waktunya menjadi tidak berharga.Kata-katanya membuat tatapan Rivaldi sekelebat terpaku dalam keterkejutan. Sesaat kemudian, dia tersenyum sinis sambil menarik sudut bibirnya. "Menurutmu aku berpikir seperti itu?"Dia tentu bisa menangkap maksud tersembunyi dalam ucapan Delara.Tak lain hanyalah peringatan agar pria itu jangan pernah mencoba mempermainkan perasaannya.Delara tidak goyah sedikit pun karena sikapnya.

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status