Short
Suamiku Dibutakan Sahabat Masa Kecilnya

Suamiku Dibutakan Sahabat Masa Kecilnya

Oleh:  MakjosTamat
Bahasa: Bahasa_indonesia
goodnovel4goodnovel
8Bab
4.0KDibaca
Baca
Tambahkan

Share:  

Lapor
Ringkasan
Katalog
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi

Saat suamiku memaksa diriku yang sedang hamil delapan bulan untuk menemani sahabat masa kecilnya main loncat bungee, aku tidak membantah ataupun marah. Sebaliknya, aku malah mengangguk setuju. Aku melakukan ini karena di kehidupan sebelumnya, sahabatnya itu sedang sedih. Demi menghiburnya, suamiku berjanji akan mengabulkan satu permintaannya. Sahabatnya pun bilang pada suamiku kalau keinginan terbesarnya adalah ada orang yang menemaninya main loncat bungee. Suamiku yang takut ketinggian langsung menyuruhku untuk menemaninya, aku pun menolak mentah-mentah dengan alasan sedang hamil. Karena penolakanku, sahabatnya itu sedih dan akhirnya memilih pergi ke bar untuk minum-minum. Sialnya, dia malah dijebak di sana, diracuni dan dilecehkan hingga kehilangan kesuciannya. Setelah kejadian itu, dia yang merasa hancur meninggalkan sebuah surat wasiat sebelum mengakhiri hidupnya, [Kalau saja aku nggak pergi ke bar hari itu, mungkinkah semuanya akan berbeda?] Membaca surat itu, suamiku mencekik leherku. “Kenapa kamu nggak mengikuti ajakan Sisil untuk loncat bungee? Apa susahnya tinggal mengikuti dia saja?” Akhirnya, aku mati dicekik oleh suamiku sendiri dan anak di kandunganku yang belum sempat lahir pun ikut pergi bersamaku. Begitu membuka mata kembali, ternyata aku kembali ke hari di mana suamiku memintaku menemani sahabatnya itu main loncat bungee….

Lihat lebih banyak

Bab 1

Bab 1

Di atas tempat loncat bungee luar ruangan.

Aku berdiri di sudut paling ujung, kedua tanganku mencengkeram erat pagar di samping. Perutku yang sudah mengandung delapan bulan terasa semakin turun dan sangat tidak nyaman karena cuaca yang buruk.

Peralatan pengaman loncat bungee yang dipakai seadanya itu membuat wajahku pucat.

Namun suamiku, Anton yang berdiri di seberang, sama sekali tidak menyadari keadaanku. Sebaliknya, dia menatap dengan penuh kelembutan ke arah cinta pertamanya, si Sisil, orang yang bersikeras datang ke loncat bungee hari ini.

Terlihat Sisil mendekat ke arah Anton dan berkata,

“Anton, kamu baik sekali. Setiap kali suasana hatiku buruk, kamu selalu menemaniku melampiaskan emosi. Kamu adalah orang terpenting dalam hidupku!”

Anton pun memeluknya dengan lembut.

“Tenang saja, Sisil. Apapun yang terjadi, aku akan selalu ada di sisimu. Jadi, kamu nggak perlu takut apapun.”

Usai bicara, mereka pun saling bertatapan penuh perasaan. Seolah orang lain di sekitar tidak ada sama sekali.

Saat itulah, angin kencang di belakangku menggoyangkan rangka loncat bungee. Aku reflek terhuyung satu langkah dan langsung mengundang teriakan kaget dari orang-orang sekitar,

“Ya ampun! Perutnya sudah sebesar itu masih loncat bungee? Dia sudah bosan hidup?”

“Ibu hamil seharusnya diam di rumah saja. Cuaca seburuk ini masih main keluar, nggak takut keguguran?”

“Memang ada beberapa wanita yang nggak bertanggung jawab, nggak peduli dengan anak dalam kandungan. Nanti kalau sampai pendarahan hebat dan mati, jasadnya bahkan belum tentu bisa ditemukan!”

….

Mendengar bisik-bisik itu, tatapan Anton ke arahku semakin dipenuhi rasa jijik.

“Dengar nggak? Ibu hamil sepertimu yang hanya bisa merepotkan orang lain, memang pantas dibenci di mana-mana! Aku benar-benar menyesal membawamu keluar!”

Sisil yang melihat situasi ini segera menimpali,

“Anton, jangan marah dong. Demi mengandung anak ini, Kak Fina bahkan sampai tega menjebakmu, jadi jangan mengomelinya lagi.”

Usai bicara, dia pura-pura menundukkan kepala dengan sedih.

“Ini semua salahku. Kalau saja nggak depresi, aku juga nggak akan kepikiran melepas penat dengan loncat bungee… Kak Anton, bagaimana kalau hari ini dibatalkan saja? Sepertinya Kak Fina juga nggak begitu mau.”

“Mana boleh?”

Begitu mendengar Sisil mau menyerah, Anton langsung menolak. Dia menatap Sisil dengan penuh keyakinan.

“Sisil, aku sudah berjanji akan mewujudkan keinginanmu. Kamu harus berhasil loncat bungee hari ini!”

Setelah itu, Anton kembali menatapku dengan wajah penuh jijik.

“Fina, kalau dulu kamu nggak mengumumkan kehamilan saat Sisil baru putus cinta, bagaimana mungkin dia sampai depresi?”

“Semua ketidakbahagiaannya sekarang itu gara-gara kamu. Kalau kamu masih punya sedikit hati nurani, cepat temani dia loncat bungee dan wujudkan keinginannya!”

Barulah orang-orang sekitar sadar bahwa ternyata aku dipaksa datang ke sini dan tatapan mereka ke arah Anton pun menjadi aneh.

Petugas di tempat loncat bungee juga terkejut dan berkata,

“Pak, ibu hamil nggak cocok melakukan loncat bungee, apalagi perutnya sudah sebesar ini. Bagaimana kalau sampai keguguran? Pihak kami nggak bisa bertanggung jawab….”

“Hidup dan mati itu pilihannya sendiri, nggak ada hubungannya dengan siapapun.”

Anton memotong ucapan petugas dengan dingin, lalu mengambil surat pernyataan loncat bungee dan langsung menyodorkannya ke tanganku.

“Tanda tangan, cepat!”

Tiga kata singkat itu membuatku semakin jelas melihat rasa jijik dan penolakan di matanya. Cara dia memandangku seperti sedang melihat sampah yang ingin segera disingkirkan.

Aku dengan tenang menerima surat pernyataan itu dan menandatanganinya dengan tanpa ekspresi.

Setelah mengalami kematian tragis di kehidupan sebelumnya, aku sudah menyadari betapa dinginnya suami yang kucintai bertahun-tahun ini.

Dia tidak mencintaiku dan juga anak di dalam kandunganku.

Kalau begitu, tidak ada lagi yang perlu kusesali.

Aku akan menuruti keinginannya dan benar-benar menghilang dari dunianya.

Aku mengembalikan surat pernyataan ini ke tangan petugas. Lalu di bawah tatapan Sisil yang berusaha menyembunyikan niat jahatnya, aku melangkah pelan ke tepi tempat loncat bungee.

“Anton, anak ini… kukembalikan padamu!”
Tampilkan Lebih Banyak
Bab Selanjutnya
Unduh

Bab terbaru

Bab Lainnya

To Readers

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Tidak ada komentar
8 Bab
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status