Share

Bab 58

Author: Mommy_Ar
last update publish date: 2026-06-24 08:42:53

Mendengar sindiran yang begitu menusuk telinga, dada Nayra sempat berdesir perih.

Ada rasa hangat yang menjalar di matanya, memicu amarah yang ingin meledak.

Namun, begitu mengingat nasihat Arga tentang pentingnya menjaga martabat dan ketenangan diri, Nayra menarik napas dalam-dalam.

Ia meremas jemari tangan kirinya di bawah meja kasir, mencoba menyalurkan seluruh sisa kesabarannya.

"Ada yang bisa saya bantu, Mbak Shila?" tanya Nayra dengan nada suara yang diusahakan tetap
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Suara Aneh dari Kamar Mas Duda   Bab 58

    Mendengar sindiran yang begitu menusuk telinga, dada Nayra sempat berdesir perih. Ada rasa hangat yang menjalar di matanya, memicu amarah yang ingin meledak. Namun, begitu mengingat nasihat Arga tentang pentingnya menjaga martabat dan ketenangan diri, Nayra menarik napas dalam-dalam. Ia meremas jemari tangan kirinya di bawah meja kasir, mencoba menyalurkan seluruh sisa kesabarannya."Ada yang bisa saya bantu, Mbak Shila?" tanya Nayra dengan nada suara yang diusahakan tetap datar, tenang, dan profesional, mengabaikan seluruh hinaan yang baru saja dilontarkan.Shila melangkah mendekati meja kasir, lalu menggebrak tas bermerek miliknya di atas meja dengan kasar, membuat beberapa brosur di sana agak berantakan."Tentu saja ada. Aku ke sini kan sebagai *customer*, dan kamu tugasnya melayani aku dengan baik, bukan malah pasang muka masam begitu," ketus Shila, memajukan wajahnya. "Aku mau lihat koleksi barang terbaru yang ada di rak atas sana. Ambilkan sekar

  • Suara Aneh dari Kamar Mas Duda   Bab 57

    Sinar matahari sore menerobos masuk melalui pintu kaca gerai, memantulkan bayangan deretan produk yang tertata rapi di rak display. Ini adalah hari pertama ia kembali menginjakkan kaki di tempat kerja setelah mengambil cuti nikah selama hampir sepuluh hari. Langkah kakinya terasa sedikit lebih ringan, walau di balik kemeja kerjanya, plester medis masih melekat rapi melindungi luka di telapak tangan kanannya yang mulai mengering."Cieee... pengantin baru!" goda Tari, dengan suara melengking yang sengaja ditahan agar tidak menggema sampai ke area depan. Mata Tari berbinar-binar penuh kejahilan begitu melihat siluet Nayra yang baru saja muncul."Astaga, Tari! Suaramu kecilin sedikit, nanti kalau terdengar sampai luar gimana?"Tari tidak memedulikan protes itu. Ia malah berlari kecil, membuntuti langkah kaki Nayra dengan jarak yang sangat rapat, lalu menyandarkan tubuhnya di pintu loker besi yang terbuka. Senyum di wajah Tari semakin lebar, meng

  • Suara Aneh dari Kamar Mas Duda   Bab 56

    "Ahhh..."Napas Nayra mulai memburu, tersengal kecil di sela-sela tautan bibir mereka yang kian menuntut. Arga mengurai pagutan mereka sejenak, memberikan ruang bagi sang istri untuk meraup oksigen, namun dahi mereka tetap saling menempel. Napas hangat mereka beradu, menciptakan melodi intim di keheningan kamar."Mas... Arga..." bisik Nayra terbata-bata, menatap sayu ke dalam manik mata suaminya."Ya, Sayang? Aku di sini," sahut Arga dengan suara baritonnya yang kini terdengar lebih berat dan parau.Kedua tangan Arga yang kokoh kini beralih, turun mencengkeram pinggang ramping istrinya dengan kelembutan yang dominan, menuntun tubuh mungil itu bergerak mundur secara perlahan tanpa memutuskan sedikit pun keintiman yang tercipta. Langkah kaki Nayra terasa goyah, seolah seluruh persendiannya telah melumer akibat pesona suaminya yang begitu memabukkan.Hingga pada akhirnya, bagian belakang lutut Nayra membentur pinggiran ranjang *king size* yang empuk.

  • Suara Aneh dari Kamar Mas Duda   Bab 55

    Ia mempererat pelukannya, mengecup pelipis Nayra dengan penuh kelembutan. "Tapi aku berharap besar, ke depannya tempat ini akan menjadi istana kecil kita. Tempat kita membangun mimpi, membesarkan anak-anak kita nanti, dan menghabiskan sisa waktu kita bersama sampai akhir hayat."Mendengar ketulusan dan harapan yang tersirat dalam setiap untaian kata suaminya, sudut mata Nayra kembali menghangat. "Aminnn... Amin ya Rabbal Alamin," bisik Nayra khusyuk."Mulai hari ini, kamu bebas mau ngapain aja di sini, Sayang. Kamu gak perlu sungkan, gak perlu takut, dan gak perlu merasa ragu pada siapa pun lagi. Ini rumah kita, istana kita sendiri. Di sini, hanya ada kita berdua," bisik Arga, menekankan kata 'hanya ada kita' seolah ingin menegaskan bahwa tidak akan ada lagi gangguan dari ego Kak Anna atau tuntutan yang mengintimidasi seperti di Cikarang.Perasaan haru dan lega yang teramat sangat seketika membuncah di dalam dada Nayra. Ia segera membalikkan tubuhnya di dalam dekapan Arga, mengaba

  • Suara Aneh dari Kamar Mas Duda   Bab 54

    "Rumah ini bukan hasil sewa mendadak karena ucapan kamu semalam. Rumah ini sudah aku beli dengan sistem cicilan sejak dua tahun yang lalu, jauh sebelum aku mengenal kamu.’’‘’Selama ini, rumah ini sengaja aku kosongkan dan aku rahasiakan dari Mama maupun Mbak Anna."Arga mengembuskan napas pendek, ada kilatan kelegaan di matanya saat rahasia terbesarnya akhirnya terungkap. "Aku sengaja merahasiakan rumah ini karena aku tahu betul bagaimana tabiat Mbak Anna. Kalau sampai dia tahu aku punya aset rumah di Jakarta, dia pasti akan memaksa untuk ikut tinggal di sini, atau bahkan meminta rumah ini dijual untuk menutupi kebutuhan gaya hidupnya.’’‘’Makanya, selama ini aku rela tetap tinggal di kosan petak yang murah di Jakarta, demi menghemat uang untuk membayar cicilan rumah ini secara diam-diam."Mendengar penuturan jujur dari suaminya, air mata Nayra seketika kembali merebak di pelupuk matanya. Kali ini, bukan karena rasa sedih atau sakit akibat pecahan beling, melainkan karena rasa haru

  • Suara Aneh dari Kamar Mas Duda   Ini dimana?

    Beberapa jam berlalu tanpa terasa, roda-roda mobil SUV hitam itu terus berputar membelah kemacetan jalanan tol Jakarta, hingga akhirnya berbelok memasuki sebuah kawasan yang tampak begitu asri. Mobil itu bergerak perlahan menyusuri jalanan kompleks perumahan yang tertata rapi, dikelilingi oleh pepohonan hijau di sisi kanan dan kirinya."Sayang... bangun, yuk. Kita sudah sampai," bisik Arga lembut sembari menepuk pelan bahu Nayra.‘’Euughhh!’’Nayra melenguh pelan, lalu mengerjapkan kedua matanya berulang kali untuk menyesuaikan diri dengan cahaya matahari pagi yang menembus kaca mobil. Ia meregangkan tubuhnya sesaat, namun sedetik kemudian, dahinya kembali berkerut dalam saat memandang ke arah luar jendela.Kawasan di sekitarnya sama sekali tidak menyerupai lingkungan gang sempit tempat kosan murah Arga yang biasa ia kunjungi di Jakarta Pusat. Di luar sana, berjejer rapi rumah-rumah dengan desain modern dan arsitektur yang sangat elegan."Mas... kita ini di mana?" tanya Nayra denga

  • Suara Aneh dari Kamar Mas Duda   Menghapus luka

    Nayra langsung tersentak kaget dan menolehkan kepalanya yang lemas ke arah sumber suara.Di sana, sosok Arga tengah berlari kencang memotong jarak di antara mereka. Napas pria itu memburu hebat dengan kaus oblong putihnya yang tampak sedikit kusut, mencerminkan bagaimana ia baru saja ber

  • Suara Aneh dari Kamar Mas Duda   Nayra juga luka

    Kalimat terakhir Arga laksana sebuah hantaman telak yang langsung mengunci rapat mulut Anna. Wanita itu seketika terdiam seribu bahasa. Wajahnya yang semula merah padam karena amarah perlahan berubah menjadi sedikit pias. Ia tahu persis apa yang dimaksud oleh Arga. Ia tahu ada bata

  • Suara Aneh dari Kamar Mas Duda   Pertahanan Arga

    "Pokoknya aku gak mau tahu, setelah kita pulang dari sini, kamu harus urus perempuan itu! Kalau dia gak bisa minta maaf sambil berlutut di depan aku dan Agas, usir dia dari rumah ini! Aku gak sudi satu atap sama pembawa sial!"Mendengar kata "usir" dan rentetan hinaan yang semakin keterlaluan

  • Suara Aneh dari Kamar Mas Duda   Mulut Anna

    Di sana, sepotong pecahan kaca masih menancap dangkal, dikelilingi oleh darah merah segar yang terus merembes keluar, menetes satu demi satu ke atas lantai marmer, berbaur dengan sisa es sirup manis yang tumpah."Kamu bahkan gak lihat aku, Mas..." bisik Nayra lirih, air matanya menetes pasrah

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status