مشاركة

Bab 54

مؤلف: Mommy_Ar
last update تاريخ النشر: 2026-06-23 08:26:21

"Rumah ini bukan hasil sewa mendadak karena ucapan kamu semalam. Rumah ini sudah aku beli dengan sistem cicilan sejak dua tahun yang lalu, jauh sebelum aku mengenal kamu.’’

‘’Selama ini, rumah ini sengaja aku kosongkan dan aku rahasiakan dari Mama maupun Mbak Anna."

Arga mengembuskan napas pendek, ada kilatan kelegaan di matanya saat rahasia terbesarnya akhirnya terungkap.

"Aku sengaja merahasiakan rumah ini karena aku tahu betul bagaimana tabiat Mbak Anna. Kalau sampai dia tahu aku punya aset
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق

أحدث فصل

  • Suara Aneh dari Kamar Mas Duda   Bab 66

    Setiap kali tanda itu tercetak, Nayra hanya bisa meremas kuat kain kaos yang dikenakan Arga, mencoba mencari pegangan di tengah badai gairah yang sedang melanda dirinya.Permainan panas di tengah kepungan hujan lebat itu pun akhirnya pecah sepenuhnya. Di atas ranjang single yang terhitung sempit untuk ukuran dua orang dewasa, sepasang pengantin baru itu tenggelam dalam lautan asmara yang sah secara agama dan hukum.Krieett... kriiett... krieett...Suara derit nyaring dari rangka besi tua ranjang milik Arga mulai terdengar beraturan, berirama mengikuti setiap pergerakan intim mereka. Ranjang besi tua yang sudah agak berkarat di sudut-sudutnya itu kini resmi menjadi saksi bisu pertempuran asmara yang begitu membara di malam yang dingin ini.Di sela-sela pasrahnya pada dekapan sang suami, sebuah kilasan ingatan masa lalu mendadak melintas begitu saja di benak Nayra. Pikiran wanita itu berputar kembali ke masa beberapa bulan yang lalu, saat statusnya masih

  • Suara Aneh dari Kamar Mas Duda   Bab 63

    Suara geluduk besar menggelegar dengan kekuatan yang sanggup menggetarkan kaca-kaca jendela kontrakan petak mereka. Suaranya yang begitu memekakkan telinga terdengar sangat dekat, seolah-olah petir itu baru saja menyambar tiang listrik di ujung gang depan.Nayra yang memang pada dasarnya takut dengan suara guntur langsung tersentak kaget. Tubuhnya refleks berjingkat, kedua kelopak matanya terpejam rapat, dan secara spontan kedua tangannya langsung bergerak naik menutupi kedua lubang telinganya erat-erat."Astaghfirullahaladzim..." gumam Nayra terbata-bata dengan jantung yang berdegup kencang akibat terkejut.Melihat reaksi spontan istrinya yang ketakutan, Arga dengan sigap langsung menggeser posisi duduknya menjadi lebih dekat. Lengan kokohnya bergerak cepat merengkuh pundak mungil Nayra, menarik tubuh wanita itu ke dalam dekapan dadanya yang hangat untuk memberikan rasa aman. Ia mengusap pelan lengan Nayra, mencoba meredakan sisa-sisa keterkejutan di

  • Suara Aneh dari Kamar Mas Duda   Bab 62

    "Hehehe... iya, Mbak. Biar lebih hemat juga, gak perlu beli lauk di luar terus-menerus," timpal Nayra diiringi tawa kecil yang menular.Tiba-tiba, Nayra teringat sesuatu yang disimpan di dalam tas belanjanya. Ia melepaskan sejenak pegangan tangannya dari Arga, lalu merogoh ke dalam tas untuk mengeluarkan dua buah bingkisan plastik tebal berisi makanan kering tradisional yang dibungkus rapi."Oh ya, Mbak Dewi. Ini ada sedikit oleh-oleh dari kampung kemarin waktu kami acara di sana. Sekalian aku mau titip buat Bu Ratmi ya, Mbak? Takutnya besok aku gak ketemu sama beliau pas balikin kunci," ucap Nayra sambil menyodorkan kedua bingkisan tersebut ke hadapan Dewi."Wahhh... terima kasih banyak ya, Nay! Repot-repot banget pakai bawain oleh-oleh segala," seru Dewi dengan wajah berbinar senang saat menerima bungkusan itu. "Tenang aja, besok sore kalau Bu Ratmi kesini buat ngecek kosan, pasti langsung aku kasihin deh ke beliau. Gak bakal aku korupsi, hahaha!"Dewi be

  • Suara Aneh dari Kamar Mas Duda   Bab 61

    Jarum jam di dasbor mobil akhirnya menunjuk ke angka sebelas malam lewat sedikit. Mobil Arga perlahan melambat, lalu berhenti dengan posisi mepet ke sisi kiri, tepat di depan sebuah mulut gang yang terhitung sempit. Penerangan di sekitar gang itu hanya mengandalkan lampu merkuri kekuningan yang beberapa kali berkedip redup, khas suasana pemukiman padat penduduk di sudut Jakarta.Nayra menoleh ke luar jendela kaca mobil, menatap gang yang selama beberapa tahun ini menjadi saksi bisu perjuangannya mengadu nasib di kota perantauan, sebelum akhirnya statusnya berubah menjadi seorang istri. Ia lalu menoleh ke arah Arga yang baru saja mematikan mesin mobil."Gak apa-apa emang parkir di sini, Mas? Gak menutup jalan buat motor yang mau lewat?" tanya Nayra agak khawatir. Arga tersenyum tipis, lalu melepas sabuk pengamannya dengan gerakan tenang. "Gak apa-apa, Sayang. Posisi mobilnya sudah aman dan mepet ke tembok hancur itu. Tadi Mas juga sudah lihat, space buat dua motor berpapasan masih

  • Suara Aneh dari Kamar Mas Duda   Bab 60

    Arga membalikkan sedikit tubuhnya menghadap Nayra. Sisa-sisa kilatan amarah di matanya mendadak melunak, digantikan oleh tatapan teduh dan penuh perhatian yang khusus ia berikan hanya untuk istrinya. Pria itu mengulurkan tangan kirinya, meraih telapak tangan kiri Nayra yang bebas di atas konter, lalu membawanya ke depan bibir."Iya, Sayang. Aku lagi nemenin atasanku buat cari kado di mal ini. Gak sengaja lewat depan gerai kamu, jadi aku mampir buat lihat kondisi kamu," kata Arga lembut, disusul sebuah kecupan hangat dan lama yang mendarat di punggung tangan Nayra, mengabaikan kehadiran orang lain di sekitar mereka.Sementara itu, Shila yang menyaksikan momen kemesraan spontan tersebut di depan matanya sendiri merasa hatinya semakin panas membara. Dadanya naik-turun menahan luapan emosi yang bercampur aduk antara cemburu, kesal, dan marah. Pria yang dahulu selalu bersikap tenang dan mengalah kepadanya, kini justru menunjukkan perhatian dan perlindungan yang begitu luar biasa kepad

  • Suara Aneh dari Kamar Mas Duda   Bab 59

    "Maaf ya, Mbak Shila... sepertinya kamu sudah terlalu jauh ikut campur urusan yang sama sekali bukan urusan kamu," ucap Nayra dengan nada suara yang ditekan serendah mungkin, namun setiap kata yang keluar terdengar begitu menusuk dan penuh penekanan."Apa kamu bilang? Ikut campur? Aku cuma bicara kenyataan, Nayra!"Nayra tidak memedulikan bantahan tersebut. Ia menggeser sedikit tumpukan brosur toko di atas meja kasir dengan gerakan anggun, lalu melayangkan pandangan dingin ke arah pintu keluar kaca transparan. "Jika Anda datang ke sini tidak untuk membeli produk kami, lebih baik Anda pergi sekarang juga. Silakan."Mendengar kata 'silakan' yang diucapkan dengan begitu tenang namun mengusir itu, harga diri Shila yang setinggi langit runtuh seketika di hadapan kedua temannya. Wajahnya yang semula putih karena riasan tebal kini memerah padam akibat rasa malu yang teramat sangat."Kamu berani mengusirku, hah?! Jangan kurang ajar kamu ya, perempuan udik!" bentak Shila dengan suara meleng

  • Suara Aneh dari Kamar Mas Duda   Masih siang

    Suara bariton Arga yang terdengar mutlak dan tanpa ragu itu seketika memutus sisa-sisa kemesraan yang baru saja tertinggal di udara. Sentuhan hangat bibir mereka baru saja terlepas, namun kalimat yang meluncur dari mulut pria itu selanjutnya justru membuat seluruh tubuh Nayra mendadak tegang

  • Suara Aneh dari Kamar Mas Duda   Ayo Chek in

    Kalimat Nayra menggantung begitu saja di udara. Lidahnya mendadak kelu, terkunci rapat oleh rasa syok yang teramat sangat. Sepasang matanya masih menatap tidak percaya pada kotak beludru merah di tangan Arga, lalu beralih pada rahang tegas pria itu yang kini mendongak menatapnya penuh harap. "Aku

  • Suara Aneh dari Kamar Mas Duda   Sebuah pernyataan gila

    Nada suaranya mendadak berubah menjadi sangat serius, menghilangkan sisa-sisa gurauan usil yang sejak pagi ia lontarkan. "Apa, Mas?" Nayra mengerjapkan matanya, rasa penasaran yang besar seketika timbul di benaknya. Nayra mengubah posisi berdirinya menjadi sepenuhnya menghadap ke arah Arga, ber

  • Suara Aneh dari Kamar Mas Duda   Aku yang tidak mau!

    Mendengar suara itu, tubuh Nayra seketika membeku. Rasa hangat dan gugup yang sejak tadi mendominasi dadanya karena Arga, kini menguap tanpa bekas, digantikan oleh rasa dingin yang menjalar ke seluruh aliran darahnya. Tatapan mata polos Nayra mendadak berubah menjadi sangat dingin dan menusuk. I

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status