共有

Bab 307 Kritis

作者: Sora Archery
last update 公開日: 2026-06-04 22:32:22

Tora menodongkan senjata api di tangannya ke arah wanita cantik itu.”Siapa kau?! Jangan ikut campur dan segera pergi dari tempat ini!

Wanita cantik itu terkekeh seraya melangkah ke arah Tora tanpa rasa takut. Tora reflek mundur beberapa langkah, namun langkahnya terhenti saat punggungnya menabrak dinding beton yang ada di belakangnya.

“Aku bilang jangan bergerak!! Atau aku tidak akan segan menembak kepalamu!!” ancam Tora bersiap akan menarik pelatuk senjata apinya.

“Tembak saja jika kamu ber
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター
コメント (16)
goodnovel comment avatar
Viva Oke
hadeh, situasi lagi darurat malah Mayang kritis. Baskoro dan Angel teman sejati
goodnovel comment avatar
Iin Ratna
ini Bimo udh inget ya. dia bisa panggil angel
goodnovel comment avatar
Iin Ratna
ya ampun mayang kritis. semoga dgn hadir ny Bimo nanti, mayang kembali sembuh
すべてのコメントを表示

最新チャプター

  • Tak Ada Istri, Mertua dan Ipar pun Jadi   Bab 588 Siapa Dia?

    “Awas!! Ada tukang becak!!” seru Hans panik dan ketakutan seraya menutup wajah dengan menggunakan kedua tangannya.“AHKKKK!!” teriak mereka dan tukang becak itu dalam waktu yang bersamaan.Beruntung, Bimo langsung menginjak pedal gasnya dan membanting setirnya ke arah kanan sebelum menghantam becak.Kepala si Hans sampai terantuk kuat di sandaran kursi depan hingga membuat pria itu memekik kesakitan. “Awww kepalaku!!” Bimo sama sekali tidak memperdulikan pria bule itu dan langsung memeriksa keadaan Mayang yang ada di sebelahnya.“Ma! Mama baik-baik saja kan?!” tanya Bimo cemas.“S-saya baik-baik sa…” kata-kata Mayang terhenti saat mendengar Bimo memanggilnya dengan sebutan Mama. “Kamu panggil saya apa tadi?” Wajah Bimo mendadak gelagapan. “Maaf, Nyonya. Saya salah ngomong tadi. Saya keinget Mama saya yang udah meninggal.” Mayang terlihat terenyuh mendengar jawaban Bimo. “Kedua orang tua kamu sudah meninggal semua Bimo?” Bimo mengangguk kaku. “Iya Nyonya.” Mayang reflek memegang

  • Tak Ada Istri, Mertua dan Ipar pun Jadi   Bab 587 Hampir Nabrak

    Tawa pria itu terdengar familiar di pendengaran Bimo. Dia mencengkram ponselnya dengan tangan bergetar.“Kamu…tidak mungkin….bukankah kamu sudah mati?!” tanya Bimo tak percaya.Pria itu kembali tertawa terbahak-bahak. “Aku sampai detik ini masih hidup Bimo. Berkat sumsum tulang belakangmu, sekarang aku sudah memiliki kekuatan yang setara denganmu dulu. Bahkan anakmu si Juno menjadi hewan peliharaanku ahahahaha!” “Nathan…” Bimo ingat betul bahwa hari itu dia mematahkan leher Nathan dengan menggunakan kedua tangannya sendiri sampai mati. Bagaimana mungkin Nathan bisa hidup kembali? “Kamu pasti bingung dan bertanya-tanya bukan? Hari itu yang kau bunuh bukanlah aku, tapi orang yang menyerupai aku. Sekarang kamu tidak memiliki kekuatan apapun. Sementara aku sebentar lagi akan menjadi penguasa dunia ini. Sial, kenapa kamu tidak mati di arena Quartell Game itu?” ucap Nathan kesal diiringi suara anggur yang dituangkan ke dalam gelas.DEG! “J-jadi kamu yang telah memasukkan aku ke dalam gam

  • Tak Ada Istri, Mertua dan Ipar pun Jadi   Bab 586 Berbagi Lubang Dengan Sahabat

    Semalaman Bimo menginap di rumahnya Baskoro. Mereka secara bersamaan menghajar Angel secara brutal di atas ranjang. Semua lubang Angel disumpal oleh batang mereka yang besar. Angel sampai termehek-mehek dan pingsan tak sadarkan diri karena ulah mereka berdua.Selesai mengerjai Angel, mereka berdua ngopi lagi di ruang tamu sambil menonton siaran ulang pertandingan sepakbola di televisi.“Bim, gimana jepitan Angel? Enak kan?” tanya Baskoro seraya menaruh cemilan kacang rebus di atas meja tamu.“Enak banget, aku sampai gak mau melepaskan batangku ke dalam miliknya. Emangnya kamu gak takut dia bunting anakku? Tadi aku lumayan keluar banyak sih,” ucap Bimo seraya mengambil salah satu kacang rebus dan mengupasnya.“Kami childfree kok. Angel sudah lama minum pil KB. Tenang saja. Beginilah kehidupan kami, menganut pernikahan terbuka. Jadi di luar sana aku juga sering kok genjot cewek lain. Aku malah pernah genjot emaknya Angel kalau datang kemari. Angel juga sering digenjot papa tirinya,” jaw

  • Tak Ada Istri, Mertua dan Ipar pun Jadi   Bab 585 Jepitan Rating 100/10

    Angel langsung bersandar di atas sofa lalu membuka lebar kedua pahanya di depan Bim, memperlihatkan kewanitaannya yang sudah basah dan memerah. Wanita itu juga menyibak bibir kewanitaannya itu dengan dua jarinya.“Ayo Bimo masukkan milikmu yang jumbo itu ke dalam milikku,” pinta Angel dengan wajah bergairah.Bimo menuntun batang beruratnya yang masih tegang dan mengeras menuju ke pintu goa kenikmatan lalu menggesekkannya sejenak sebelum mendorong pinggulnya.JLEB!! “OUHHH GEDE BANGET!!” pekik Angel seraya mencengkram sofa saat Bimo memasukkan seluruh batangnya sampai mentok.“Sssshhhh,” desis Bimo menikmati denyutan dan jepitan dinding kewanitaan Angel di dalam sana.Setelah mendiamkan batangnya selama beberapa menit barulah Bimo mulai menggoyangkan pinggulnya maju mundur sambil meremas dua gundukan kenyal Angel yang besar dan montok.“Ahhh!! Enak banget!! Dorong lebih keras dan dalam!!” racau Angel seraya merem melek dan menjulurkan lidahnya ke bawah.Bimo melirik ke arah Baskoro se

  • Tak Ada Istri, Mertua dan Ipar pun Jadi   Bab 584

    Bimo akhirnya setuju diajak Baskoro untuk mampir ke rumahnya untuk ‘menghangatkan badan’. Tok…tok…tok…“Angel, buka pintunya…” panggil Baskoro sambil mengetuk pintu rumahnya.CeklekPintu rumah dibuka seseorang dari luar, menampakkan wajah Angel yang cantik jelita. Tubuh istri sahabatnya itu terlihat makin montok di balik gaun tidur tipis berwarna pink. Tonjolan puncak kecoklatan wanita itu mengacung tegak di balik gaunnya.“Sayang, ini siapa? Teman kamu?” tanya Angel saat melihat Bimo.“Iya Sayang, dia mau angetin badan di dalam. Tolong isapin dulu batangnya,” jawab Baskoro blak-blakan.“Baiklah, ayo masuk dulu ke dalam,” Angel membuka pintu rumahnya lebih lebar dan mempersilahkan Bimo untuk masuk ke dalam. Bimo tersenyum tipis pada wanita itu sebelum akhirnya melangkah masuk ke dalam. Semua posisi perabotan di rumah mereka tidak ada yang berubah. Hanya berganti warna hordeng,sarung bantal dan karpetnya saja.“Ayo duduk dulu, aku mau ke dapur untuk membuatkan kalian berdua kopi,” u

  • Tak Ada Istri, Mertua dan Ipar pun Jadi   Bab 583 Ngangetin Badan Bareng Bini Orang

    Baskoro menghentikan laju mobilnya lalu menoleh ke arah Bimo dengan tatapan bertanya-tanya. Matanya memicing melihat Bimo dari atas sampai ke bawah.Bimo segera berlari mendekati pria itu. “Bas, apa kabar. Lama kita tidak berjumpa.” “Apa kita saling mengenal sebelumnya?” tanya Baskoro.“Astaga, kenapa aku bisa lupa kalau ingatan Baskoro juga dihapus oleh Prof. Malik,” batin Bimo seraya memejamkan matanya sejenak.“Maaf, mungkin kamu sudah melupakan aku. Tapi aku pernah satu kampus denganmu dulu di Airlangga. Kamu lumayan populer di kalangan cewek-cewek dulu, ” dusta Bimo agar Baskoro tidak menaruh kecurigaan padanya.Hidung Baskoro mendadak kembang kempis setelah mendengar pujian dari Bimo. “Jadi kamu kuliah di Universitas Airlangga juga? Sorry, aku gak terlalu banyak mengenal anak-anak di kampus. Tapi terima kasih loh sudah mengingatku. Kamu anak jurusan mana?” “Saya….” Bimo berpikir sejenak. “Saya jurusan Pendidikan Biologi.” “Wah saya kurang kenal sama anak-anak Biologi waktu

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status