Share

Bab 19 Season 1

Penulis: Yuri
last update Tanggal publikasi: 2024-05-03 22:16:32
"Kau sudah pulang, Kayn. Bagaimana harimu dengan Verlyn hari ini?" tanya Villian, setelah melihat Kayn melangkah masuk ke dalam rumah.

"Ibu sudah tahu?!"

Villian mengangguk dan tersenyum.

"Verlyn sudah bilang pada Ibu, bahwa hari ini kalian akan berbelanja bersama. Mandi dan istirahatlah sekarang," ujar Villian.

Pandangan Villian tertuju pada tangan kiri Kayn. Ia melihat ada bekas olesan lip cream yang sudah mengering.

‘Sepertinya memang ada perkembangan, ya,’ batin Villian, senang.

Kayn m
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Taruhan Dengan Ceo Muda   Bab 187 Season 3

    ​"Wah, ternyata ramai juga ya jam segini?" ​Verlyn merapatkan mantel tipisnya saat melangkah keluar dari mobil. Hawa sejuk pagi hari di New York langsung menyapa kulitnya, namun pemandangan banyak pengunjung di kawasan pusat perbelanjaan ternama itu membuat suasana terasa sedikit lebih hangat. ​Steven yang menyusul di sampingnya terkekeh pelan, ia menyamakan langkah kakinya dengan Verlyn. "Pilihan yang tepat berbelanja pagi-pagi begini. Udaranya masih segar dan kita juga tidak perlu berdesak-desakan saat toko-toko mulai penuh nanti." Verlyn mengangguk setuju. "Kau benar, Steven. Seperti ini lebih baik." ​Setelah melewati semalam yang melelahkan di Grand Business Gala, mereka sengaja mengosongkan jadwal dalam beberapa jam. Steven hendak berburu oleh-oleh untuk Kina sebelum terbang kembali ke Chicago, sementara Verlyn dengan senang hati menawarkan diri menjadi penunjuk jalan. ​Mereka melangkah masuk ke sebuah t

  • Taruhan Dengan Ceo Muda   Bab 186 Season 3

    ​Malam harinya setelah Grand Business Gala usai, suasana di dalam kediaman mewah keluarga Viondra terasa begitu sunyi. Kayn melempar jas serta kunci mobil dinasnya ke atas sofa ruang tengah, lalu mengusap wajahnya dengan kasar.​Pikirannya masih berisik. Bayangan Verlyn yang berjalan anggun mengenakan gaun krem berkilauan di samping Steven Florest terus berputar-putar di kepalanya. Belum lagi dia terus mendapatkan omelan pedas dari ayahnya kemarin malam karena batalnya rencana perjodohan keluarga Alreo dan Viondra yang membuat kepalanya semakin mau pecah.​Di tengah kepenatannya, ponsel Kayn di dalam saku celananya bergetar. Sebuah pesan singkat masuk dari Sellina.​[ Sellina ]Aku baru mendarat di New York. Jemput aku sekarang di kafe Terminal 4 bandara. Pakai mobil pribadimu ya, jangan pakai mobil kantor Vyntie, nanti ada yang tahu kalau itu kamu.​Kayn menghela napas panjang. Hubungan mereka memang sengaja dirahasiakan dari publik dan kelua

  • Taruhan Dengan Ceo Muda   Bab 185 Season 3

    Acara Grand Business Gala di New York malam itu berlangsung di sebuah tempat megah yang bernuansa emas dan sangat mewah. Banyak petinggi bisnis antar kota bahkan luar negeri yang sedang saling bertukar sapa dan berjabat di dalam sana. Pintu utama ballroom terbuka dan ada dua petinggi lain di dekat ambang pintu yang seketika menarik banyak perhatian pasang mata. ​Verlyn melangkah masuk dengan anggun. Ia mengenakan gaun off-shoulder berwarna krem lembut bertabur glitter dan manik-manik halus yang berkilau mewah diterpa cahaya lampu. Potongan gaun yang pas di badanya itu memancarkan pesona yang begitu elegan dan berkelas. Rambutnya ditata gaya low side-bun yang cantik dengan beberapa helai poni menjuntai lembut membingkai wajahnya, dipadu riasan tipis yang menawan. ​Di sampingnya, Steven melangkah gagah dengan setelan tuksedo hitam yang amat rapi. Pria itu memberikan senyuman yang ramah kepada semua orang di sana sambil setia mendampingi V

  • Taruhan Dengan Ceo Muda   Bab 184 Season 3

    ​Pusat perbelanjaan mewah di kota New York sore hari itu tampak cukup ramai. Verlyn dan Steven berjalan berdampingan menyusuri butik-butik eksklusif untuk mencari cenderamata yang cocok untuk Kina.​Setelah melirik beberapa galeri seni dan toko aksesori, pilihan mereka jatuh pada sebuah gelang perak berdesain minimalis dengan liontin kecil berbentuk bintang, sangat manis dan cocok untuk gadis kecil seusia Kina.​"Kira-kira Kina bakal suka nggak ya, Stev?" tanya Verlyn sambil memperlihatkan kotak beludru kecil berisi gelang tersebut kepada Steven.​Steven melirik sejenak ke arah Verlyn dan tersenyum puas. "Dia pasti akan langsung heboh begitu tahu kamu sendiri yang memilihnya, Verlyn. Kina akan merasa sangat senang."Verlyn terkekeh pelan. "Aku harap gelang ini sesuai dengan selera Kina."​Setelah membayar belanjaan tersebut, perut mereka mulai berbunyi karena berjalan-jalan cukup lama. Steven mengajak Verlyn mampir ke sebuah kafe artisan

  • Taruhan Dengan Ceo Muda   Bab 183 Season 3

    ​Setibanya di area parkir restoran seafood, udara sore New York yang segar langsung menyambut Verlyn dan Steven. Mereka melangkah santai menuju mobil sedan hitam. Steven dengan sigap membukakan pintu untuk Verlyn sebelum berjalan memutar ke sisi lainnya.​"Jadi, kita langsung berburu cenderamata terbaik New York untuk Kina, kan?" tanya Steven seraya tersenyum santai, bersiap masuk ke dalam mobil.​"Tentu saja! Aku sudah tahu beberapa toko—"​Kalimat Verlyn terhenti saat ponsel di dalam tas tangannya mendadak bergetar hebat. Ia merogoh tasnya dan melihat nama pemanggil yang tertera di layar.​[ Ayah ]​"Steven, sebentar ya. Ayahku menghubungiku," pamit Verlyn halus.​"Silakan, santai saja," sahut Steven ramah, memberi ruang pribadi seraya berdiri menyandar santai di kap mobil sambil memeriksa beberapa pesan di ponselnya.​Verlyn menggeser tombol hijau dan menempelkan ponsel itu ke telinganya. "Halo, Ayah?"​"Verl

  • Taruhan Dengan Ceo Muda   Bab 182 Season 3

    ​Mobil sedan hitam mewah milik Kizen Group berhenti mulus di depan sebuah restoran seafood bergaya fine dining yang terletak di tepi dermaga New York. Suasana restoran itu sangat tenang, jauh dari hiruk-pikuk kota, dengan pemandangan muara laut yang membentang luas. ​Verlyn dan Steven melangkah masuk. Seorang pelayan menyambut mereka dan mengantar menuju meja privat di sudut area outdoor yang menghadap langsung ke arah perairan. ​"Pilihan yang sangat bagus, Verlyn," puji Steven seraya menarikkan kursi untuk Verlyn sebelum ia sendiri duduk di hadapannya. "Atmosfernya tenang sekali." ​"Aku sering ke sini kalau lagi butuh tempat untuk menjernihkan pikiran," jawab Verlyn lembut seraya tersenyum. "Semoga menunya sesuai dengan seleramu, ya." ​Seorang pelayan datang membawakan menu, dan tak butuh waktu lama bagi Steven untuk memesan hidangan laut segar terbaik, mulai dari grilled lobster

  • Taruhan Dengan Ceo Muda   Bab 7 Season 1

    "A–apa, maksudmu?!" ujar Verlyn sambil sedikit menjauh dari Kayn. Kedua pipi Verlyn langsung memerah seketika setelah Kayn berbisik di dekat telinganya. Kayn melipat kedua tangannya dan menatap Verlyn dengan dingin, menunggu penjelasan dari gadis yang kini tampak gugup di hadapannya. "Mengaku saja

  • Taruhan Dengan Ceo Muda   Bab 6 Season 1

    Kayn mengernyitkan dahi saat melihat Verlyn duduk di sebelah Villian sambil tersenyum polos, seolah tidak ada masalah di antara mereka. “Kita bertemu lagi! Dunia ini memang sempit, ya, Tuan Kayn!” seru Verlyn senang. Ia berdiri dan memeluk lengan Kayn. “Atur ekspresimu, Tuan. Ini demi dirimu juga,

  • Taruhan Dengan Ceo Muda   Bab 2 Season 1

    “Verlyn, apa kau sudah siap? Ingat janjimu hari ini!” teriak Kaze dari luar kamar. Verlyn membuka kelopak matanya perlahan dan menatap sayu ke arah langit-langit kamarnya yang berwarna ungu lavender. Ia melirik jam di atas nakas sebelah kasur—08.40 AM. Matanya langsung membelalak. “Bagaimana aku b

  • Taruhan Dengan Ceo Muda   Bab 1 Season 1

    “Apa? Menikah? Tidak! Aku tidak membutuhkan itu, Ayah!” balas Verlyn tegas setelah mendengar rencana perjodohannya dengan CEO perusahaan Vyntie milik keluarga konglomerat ternama di Amerika. “Sudah berapa kali Ayah membahas soal perjodohan ini? Aku tidak mau melakukannya!” lanjut Verlyn kesal. Ali

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status