Share

Kamu Sekarang Anakku

Penulis: Blue Angel
last update Tanggal publikasi: 2025-09-27 00:02:51

Keributan penduduk desa dan komplotan "Naga Merah" kini memanas. Pasukan "Naga Merah" yang bersenjata membuat tetangga-tetangga Dara ketakutan. Niat ingin menolong, justru harta mereka ikut dijarah oleh anggota mafia tersebut.

Penduduk berlarian dan memukulkan kentungan bambu tanda ada bahaya di desa tersebut. Damian terbangun dari tidurnya, dia meminta ibu dan adiknya untuk mengunci pintu rapat dan tidak keluar rumah, sementara Damian pamit keluar. "Damian, hati-hati nak, jaga dirimu baik-baik."

"Ibu jangan khawatir, aku akan segera kembali."

Ibu Zara menutup pintu sesaat setelah anaknya keluar.

"Pak Rahmat, apa yang terjadi??" tanya Damian di antara kerumunan warga. "Damian, rumah Dara dijarah dan Dara diculik komplotan mafia dari kota. Tetangga Dara yang ingin menolong mereka justru juga dijarah hartanya. Kami tidak berani menolong karena mereka banyak dan bersenjata."

Wajah Damian memerah, dia segera pergi ke rumah Dara. Damian membawa jerigen berisi bahan bakar. Sesampainya di sana, dia tidak menemukan keberadaan Dara dan keluarganya. Dengan berani Damian diam-diam menyelinap dan tiba-tiba menyodorkan pisau ke leher Doni.

"Bedebah! Lepaskan bos Doni! Kamu cari mati sekarang!" teriak salah satu anak buah Doni.

Damian berteriak, "Menyingkir dariku atau kubunuh dia!"

Doni kemudian bersuara, "Kalian mundur! Jangan ada yang bergerak maju!"

Damian kemudian mendudukkan Doni di kursi dan mengikatnya, lalu menyiramkan bahan bakar ke tubuh lelaki bejat tersebut.

"Cepat perintahkan anak buahmu kembalikan harta penduduk dan lepaskan Dara, wanitaku yang kalian culik! Kalau ada satu saja rambutnya yang jatuh karena ulah kalian, kalian bakal lihat bagaimana bos kalian ini dilahap api!"

Mendengar aksi berani Damian, Doni terkencing ketakutan. "Tolong, tolong jangan bakar aku!"

"Bos kami benar-benar tidak tahu di mana Dara berada. Kami sudah cari di dalam mobil-mobil kita, tapi tidak ketemu," terdengar anak buah Doni bersuara.

Hugo melihat kekacauan yang terjadi dari jauh, dia kemudian membawa Dara ke arah kerumunan. Dara kemudian berlari memeluk Damian, kekasihnya. "Damian, aku takut. Untung ada Pak Hugo yang menolongku dari mafia jahat ini."

Salah satu warga bersuara, "Bukankah itu Hugo, mafia paling kejam di kota?"

Hugo kemudian berkedip ke arah Doni dan memerintahkan anak buahnya untuk menghajar Doni dan anak buahnya. Anak buah Doni terkapar semua. Kemudian anggota Hugo merampas harta warga yang tadi dijarah anggota Doni, kemudian mengembalikannya ke warga setempat.

"Jangan salah paham. Selama ini pemberitaan di luar tidak sepenuhnya benar, aku tidak sejahat itu. Aku justru sering membantu orang-orang yang dijahati anggota mafia seperti Doni. Kalian semua, jika ada penduduk di desa ini yang mengalami kesulitan karena ulah mafia jahat, hubungi saja aku. Aku akan bantu kalian." Begitu taktik licik yang dilontarkan Hugo untuk bisa membebaskan Doni, tangan kanannya.

Anggota Doni kemudian melarikan diri dengan mobil mereka yang banyak terparkir di desa tersebut. "Pak Hugo, terima kasih sudah menyelamatkanku barusan," Dara berucap kepada Hugo.

"Tidak masalah," Hugo berpura-pura baik. Hugo melirik ke arah Damian. "Nak, kamu sangat pemberani. Apakah kamu mau jadi anak angkatku? Jika di desa terjadi sesuatu dengan mafia jahat, segera hubungi aku. Aku akan bantu kalian."

Mengingat kekasihnya diselamatkan oleh Hugo, Damian kemudian bersuara, "Baik Ayah, apa aku boleh menyimpan no WA-mu?"

"Tentu, anakku." Hugo kemudian memeluk Damian seperti anak dan ayah. Warga bersorak gembira.

Bagaimanapun, kalau urusan yang berhubungan dengan Dara, Damian akan melakukan yang terbaik untuk siapa pun yang berjasa pada wanita kesayangannya tersebut.

Malam ini Hugo pulang sebagai pahlawan di desa tersebut. "Boss, apa rencanamu?" tanya salah satu anak buahnya.

"Dalam situasi genting seperti tadi aku harus putar otak. Lihatlah apa yang terjadi, bukan? Doni selamat, anggota kita tidak ada yang mati karena amukan warga, dan aku akan lebih leluasa sekarang di desa tersebut. Dan yang terpenting, orang setangguh Damian lambat laun akan menjadi anggota hebat di grup mafia kita. Aku butuh lelaki kuat dan berani seperti Damian untuk menjadi orangku."

"Bos, tapi sepertinya Damian bukan orang yang bisa diajak kerja sama dengan kita. Dia lelaki baik-baik," sahut anggota Hugo.

"Bodoh, tidak perlu buru-buru. Kita bisa manfaatkan dia. Jika tidak bisa dengan cara baik-baik, aku akan memaksanya kelak dengan cara sadis," Hugo menggeram ke anak buahnya yang banyak tanya tersebut.

"Bos Hugo, lihat siapa yang kubawa! Gadis ini sepertinya membuntuti kita," nampak Elshi tertangkap oleh anak buah Hugo. Dia tidak sempat mengirim panggilan darurat kepada Zay.

Elshi memakai baju piyama tidur dan menutup wajahnya dengan masker wajah. Saat Hugo ingin membuka maskernya, Elshi menendang bagian sensitif Hugo dan melarikan diri keluar mobil.

Saat berlari dia tidak sengaja tertabrak Damian. Damian terjatuh dan ditimpa tubuh Elshi. Tubuh seksi Elshi yang berada di atas tubuh Damian membuat hawa panas di diri Damian keluar. Dada kenyal Elshi menempel di dada kekarnya. "Nona, apa sakit?" tanya Damian, yang menyadari buah kenyal Elshi terbentur cukup keras di tubuhnya.

Elshi buru-buru bangkit. Kemudian anak buah Hugo datang dari belakang. "Damian, maaf, aku harus bawa gadis ini. Dia memata-matai bos kami."

Damian mengeluarkan ponsel kemudian mengirim pesan ke Hugo.

Dip dip.

Terlihat pesan masuk Damian di WA Hugo. "Ayah, dia warga kami. Mana mungkin mata-mata berpakaian piyama tidur seperti dirinya? Dia warga sini, Ayah. Lepaskan ya?"

"Baik, anakku," Hugo membalas pesan tersebut.

Beberapa saat kemudian anak buah Hugo melepaskan Elshi dan pamit kepada Damian serta meminta maaf. "Pak, maaf, kami tidak tahu kalau dia warga sini."

"Tak masalah, kalian boleh pergi," ucap Damian.

Damian tiba-tiba melihat ke kiri kanan. "Di mana gadis itu?" gumam Damian dalam hati.

Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Komen (1)
goodnovel comment avatar
Ellailaist
wah, Damian kenapa nih?
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Tawanan Cinta Queen Mafia   Menjaga

    Damian mencubit hidung mancung Elshi, kemudian perlahan menciumi leher wanita yang selalu iya cintak itu. "Kalau aku cemburu, kenapa aku tidak bersamanya saja, saat kamu di nyatakan meninggal dunia selama bertahun-tahun." Kata Damian seraya tersenyum manis nan lembut. Elshi tersipu, lalu perlahan mendekat ke arah Damian, Elshi membalas kasih sayang Damian dengan mencium lembut dagu lelaki yang di gilainya sejak dulu itu. Damian memejamkan matanya, rasanya dia begitu mencintai Elshi, setelah berbagai perpisahan dan rintangan yang mereka hadapi selama beberapa tahun terakhir, Damian kembali mengingat bagaimana dulu dia melar kerja di perusahaan Elshi, kenangan-kenangan awal pertemuan mereka hingga bagaimana Elshi mengejar nya mati-matian. Damian tersenyum, wanita cantiknya itu memang begitu mencintainya dengan gila-gilaan. "Elshi, dulu mengapa kamu bisa jatuh cinta dnegan pria miskin seperti ku? apa yang membu

  • Tawanan Cinta Queen Mafia   Kasih sayang Yang Tak Pudar

    4 Minggu kemudian, Damian kembali ke hutan tersebut.Dari kejauhan, wanita cantik yang dituju Damian itu sudah melihat kehadiran Damian."Kenapa dia ke sini lagi? Apa mau berburu?" gumam wanita itu.Tiba-tiba seekor beruang menyerang Damian dengan cepat hingga tubuh Damian tersungkur bersimbah darah.Wanita cantik itu mengambil senjata dan menembakkannya ke udara agar beruang tersebut takut dan pergi.Wanita itu segera berlari menuju Damian, kemudian memapah tubuh Damian menuju rumah pondoknya."Kenapa kamu ke sini? Di sini bahaya, banyak binatang buas," kata wanita tersebut."Aku rindu kamu?" kata Damian."Siapa? Apa yang kamu maksud Intan atau Elshi?" tanya wanita tersebut."Kalau aku bilang Intan, apa kamu akan cemburu?" tanya Damian.Wanita tersebut menegakkan posisi duduknya."Kenapa harus cemburu? Aku bukan Elshi," sahut wanita tersebut."Jangan banyak gerak, aku akan ob

  • Tawanan Cinta Queen Mafia   Cinta Damian Hanya Untuk Elshi

    Satu tahun kemudian.Walau hidup menjadi CEO sukses dengan usahanya yang bergerak di bidang pembuatan permata berlian, nyatanya tidak membuat Damian hidup bahagia, padahal di sekelilingnya banyak wanita cantik yang berusaha mendekatinya.Namun, sekali lagi, Damian lebih memilih jalan hidup seperti yang dulu Elshi lakukan. Dia memilih hidup dengan boneka silikon berwajah Elshi yang sengaja dia pesan khusus. Setiap hari di kamarnya, dia melepaskan hasratnya kepada boneka yang dianggapnya sebagai Elshi. Ibunya begitu khawatir dengan keadaan anaknya, tapi Damian selalu menyakinkan bahwa dia baik-baik saja. Damian bilang dia tidak akan menikah seumur hidup, dia akan menghabiskan sisa hidupnya dalam bayang-bayang Elshi.Kini sosial media selalu meliput pengusaha muda dan tampan bernama Damian yang sedang naik daun.Berita itu akhirnya sampai ke Zea."Pasti Damian yang sekarang tambah diperebutkan banyak wanita," pikir Zea.Suatu hari D

  • Tawanan Cinta Queen Mafia   Pesan untuk Zea

    Tidaaaaaaaaak!!!!!!" Tangis Zea pecah bersamaan dengan kematian Roy. Axel berusaha menenangkan mantan kekasih sahabatnya itu. Petugas segera mengurus jenazah Roy untuk memakamkannya dengan layak. "Kemana kalian membawa kekasihku pergi? Lepaskan! Roy-ku tidak mati, dia masih hidup! Cepat lepaskan dia! Kenapa kalian memasukkan Roy-ku ke dalam kantong jenazah? Dia bisa mati karena kekurangan oksigen! Cepat lepaskan, kataku!" Tangis Zea pecah sejadinya. Axel segera membawa Zea keluar agar petugas bisa mengurus jenazah Roy dengan fokus. Keesokan harinya, semua sahabat, kerabat, dan anggota keluarga Roy, termasuk ibunya yang sudah sadar dari koma, ikut menghadiri pemakaman Roy. Suasana penuh dengan haru. Zea berpelukan dengan ibu Roy dan berusaha saling menguatkan. Sehari setelah pemakaman Roy, Axel segera mengajak Zea ke rumah sakit, tempat Jerry dirawat. Zea begitu terkejut karena Jerry sudah tidak

  • Tawanan Cinta Queen Mafia   Takdir Masing-Masing

    Axel berusaha menghubungi Roy. Dia ingin memberitahu bahwa rekan-rekannya mengetahui keterlibatan Roy di anggota Naga Merah. Namun, sudah 5 kali dia menghubungi Roy, tampak tidak ada jawaban dari sahabatnya tersebut.Zea juga begitu khawatir. Kenapa Roy tidak bisa dihubungi setelah kejadian dini hari itu.Keesokan harinya, seluruh siaran televisi dan pemberitaan sosmed memuat tentang berita tertangkapnya jaringan mafia paling berbahaya di negara tersebut. Semua anggota yang terlibat akan diadili dengan hukuman mati.Axel dan Zea yang mendengar berita tersebut tampak syok. Vita yang sudah tahu semua tentang identitas Roy, Elshi, dan Zea dari cerita Axel segera menghubungi Axel. Dia bilang Zea pingsan setelah mendengar berita Naga Merah yang akan dihukum mati.Axel segera bergegas menyusul Zea dan Vita yang kebetulan sedang berada di rumah sakit untuk menunggu Jerry.Saat Zea sadar, dia meminta Axel agar membantunya membawa Roy kabur. Dia b

  • Tawanan Cinta Queen Mafia   Akhir Hidup Hugo

    Malam itu Zea diminta oleh Roy untuk menyamar sebagai teman pria Roy. Zea memakai mantel yang menutupi tubuh sexi-nya. Dia juga memasang kumis palsu dan topi berwarna hitam senada pakaian yang ia kenakan agar tambah memantapkan penyamarannya.Jam menunjukkan pukul 02.30 dini hari. Semua anggota penting terlihat sudah santai di kamar mereka masing-masing, sebagian asik minum bersama anggota penting lainnya. Roy sengaja masuk di pintu khusus jalur menuju ruangan diskusi para pejabat penting Naga Merah. Alasannya memilih jalan itu karena jalur itu dianggap paling aman dari para pengawal yang berjaga.Saat tiba di ruang rapat yang kini tak tampak satu orang pun di sana, Roy meminta Zea bersembunyi di sebuah pilar yang berdiri kokoh di dekat dinding yang menghadap ke depan gerbang."Sayang, kamu sembunyi di sini, jangan sampai ketahuan sampai semua rencana kita berjalan. Kamu akan lihat dengan jelas semuanya dari balik pilar ini," kata Roy sambil menekan tombol

  • Tawanan Cinta Queen Mafia   Perbedaan Saat Menjadi CEO dan Mafia

    "Kak Elshi," sambut Zea saat sang kakak tiba di depan pintu kediaman mereka. Terlihat beberapa pelayan segera menghampiri. "Haii, Zea," sapa Elshi."Sudah mandi belum? Bagaimana dengan kuliahmu hari ini?" Yaa pertanyaan itu selalu ditanya oleh sang kakak jika pulang kerja, nampak seperti menanyai a

  • Tawanan Cinta Queen Mafia   Perasaan Berbeda

    Damian berjalan membuntuti Jerry menuju keluar pintu. "Damian, siapa yang menyuruhmu keluar?" tanya Elshi dengan suara lembut namun mendominasi. Sejenak langkah Damian terhenti, kemudian membalikkan badannya. Pandangan mereka bertemu, keringat yang membasahi rambutnya sehingga terlihat acak-acakan

  • Tawanan Cinta Queen Mafia   Bertemu Kembali

    Seperti biasa, hari-hari sebagai CEO dari banyak perusahaan yang dinaunginya membuatnya begitu sibuk. "Jerry, mengapa sangat lambat!!?? Haruskah aku yang menunggu untuk membahas proyek baru pembangunan kantor baru ini? Sudah bosan kerja ya??" Terdengar celotehan Elshi kepada salah satu asistennya

  • Tawanan Cinta Queen Mafia   Bayang Kelam Masa Lalu

    "Seret dia ke hadapanku! Masih mau bermain-main dengan wanitaku sekarang? Jawab, bedebah!"Hugo berteriak dengan garang sambil menyeret lelaki paruh baya itu tanpa belas kasihan.Ia membanting lelaki tersebut ke arah pintu setelah mengangkatnya dengan kedua tangannya."Ampun… ampun, Hugo. Tolong he

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status