Compartilhar

Cemburu

Autor: Nafelluve
last update Data de publicação: 2026-09-28 07:31:28

Hana berdiri cukup lama di depan pintu ruang kerja Reinald tanpa benar-benar berniat masuk. Dari tempatnya berada, ia bisa mendengar suara percakapan samar dari dalam. Tetapi tidak satu pun kata yang cukup jelas untuk membuatnya memahami apa yang sedang terjadi.

Tangannya yang semula hendak mengetuk perlahan turun. Entah sejak kapan, keberadaan Karissa di dekat Reinald membuat Hana merasa seperti seseorang yang datang terlambat ke tempat yang seharusnya bukan miliknya.

Ia akhirnya berbalik dan
Continue a ler este livro gratuitamente
Escaneie o código para baixar o App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Terjebak Pesona Presdir Muda   Cemburu

    Hana berdiri cukup lama di depan pintu ruang kerja Reinald tanpa benar-benar berniat masuk. Dari tempatnya berada, ia bisa mendengar suara percakapan samar dari dalam. Tetapi tidak satu pun kata yang cukup jelas untuk membuatnya memahami apa yang sedang terjadi.Tangannya yang semula hendak mengetuk perlahan turun. Entah sejak kapan, keberadaan Karissa di dekat Reinald membuat Hana merasa seperti seseorang yang datang terlambat ke tempat yang seharusnya bukan miliknya.Ia akhirnya berbalik dan kembali ke mejanya. Beberapa berkas masih terbuka di hadapannya. Namun angka-angka yang sejak tadi berusaha dibacanya seolah bergerak tanpa makna, membuat Hana beberapa kali mengulang halaman yang sama.Ia menarik napas panjang. Tidak seharusnya ia seperti ini. Reinald tidak pernah mengatakan bahwa dirinya memiliki hubungan khusus dengan Hana. Bahkan hubungan mereka pada awalnya hanya berawal dari sebuah perjanjian yang seharusnya memiliki batas yang sangat jelas.Masalahnya, batas itu sudah lam

  • Terjebak Pesona Presdir Muda   Tempat Untuk Hana

    Hana masih menatap gelang perak di dalam kotak itu. Benda kecil yang tampak sederhana tersebut tiba-tiba terasa jauh lebih berat daripada seharusnya.Seolah-olah seseorang sengaja meletakkan seluruh masa lalu Reinald di hadapannya hanya untuk melihat seberapa kuat ia mampu bertahan.Jemarinya tidak bergerak. Ia bahkan tidak berani menyentuh gelang tersebut. Di sampingnya, Reinald juga diam. Tatapannya tertuju pada benda yang sama, tetapi dari cara rahangnya mengeras, Hana tahu pria itu sedang menahan sesuatu.“Aku ingin kau menjelaskan apa maksudnya ini,” ujar Hana akhirnya.Reinald mengangguk pelan. “Aku akan menjelaskan semuanya yang memang ingin kau dengar.”Hana menatapnya. “Jangan menyembunyikan apa pun hanya karena kau takut aku terluka.”“Aku tidak akan melakukannya.”Reinald mengambil gelang itu dari dalam kotak, lalu memperhatikannya beberapa saat. Tidak ada keraguan di wajahnya ketika ia mulai bicara.“Gelang ini memang pernah berada di kamar Karissa.”Hana menelan ludah. Ja

  • Terjebak Pesona Presdir Muda   Titipan Dari Karissa

    Hari ini Hana datang lebih awal daripada biasanya. Udara di dalam mobil terasa dingin ketika ia menatap gedung Wijaya Group dari balik kaca, tetapi bukan suhu pagi yang membuat pikirannya berat.Sejak kejadian kemarin, ia terus mencoba meyakinkan dirinya bahwa kedatangan Karissa tidak perlu mengubah apa pun. Reinald sudah mengatakan dengan jelas bahwa masa lalu mereka telah berakhir, tetapi hati Hana tetap menyimpan kegelisahan yang sulit disingkirkan begitu saja.Ia turun dari mobil dan berjalan memasuki lobi. Beberapa langkah sebelum mencapai lift, seorang perempuan berdiri di dekat pintu masuk. Hana mengenal wajah itu bahkan sebelum Karissa menoleh.Karissa, perempuan itu tersenyum ketika melihat Hana. Yang membuat heran, pagi-pagi dia sudah berada di kantor Reinald. “Kau datang lebih pagi, Hana.”Hana berhenti. “Kau sedang menungguku?”“Tidak secara khusus.” Karissa memainkan tali tas di tangannya. “Aku hanya ingin menemui Reinald.”Hana mengangguk kecil. “Kalau begitu, sebaiknya

  • Terjebak Pesona Presdir Muda   Di Antara Kita

    Hana masih berdiri di dekat mejanya ketika pintu lift tertutup setelah Karissa pergi. Kalimat perempuan itu terus terngiang di kepalanya, terutama tentang bagaimana ia mengenal Reinald jauh sebelum Hana hadir dalam kehidupan pria itu.Ia berusaha mengabaikannya. Namun semakin ia mencoba, semakin banyak hal yang muncul di kepalanya.Cara Karissa memanggil nama Reinald. Cara perempuan itu menyentuh lengannya tanpa ragu. Dan juga cara Reinald terlihat begitu mengenal setiap gerak-geriknya.Semua terasa seperti potongan masa lalu yang tidak seharusnya berada di hadapan Hana, tetapi sekarang justru berdiri begitu nyata di antara mereka.Hana menarik napas panjang lalu kembali duduk. Ia membuka laptop, tetapi pikirannya tidak benar-benar tertuju pada pekerjaan. Beberapa kali ia membaca halaman yang sama tanpa memahami isinya, sampai akhirnya ia menutup dokumen tersebut dan menyandarkan tubuhnya pada kursi.Mungkin Karissa benar. Mungkin Hana memang belum mengenal Reinald sedalam itu. Dan m

  • Terjebak Pesona Presdir Muda   Kenapa Muncul Lagi Sih?

    Pagi ini Hana baru saja meletakkan tas di atas meja ketika suara langkah kaki terdengar dari arah lift. Ia menoleh sekilas dan mendapati Reinald berjalan keluar bersama Dimas. Pria tampan itu mengenakan setelan hitam yang membuat sosoknya terlihat semakin sulit didekati.Namun langkah Hana terhenti ketika seseorang muncul beberapa detik setelahnya.Karissa, perempuan itu berjalan dengan senyum yang begitu merekah. Seolah-olah keberadaannya di kantor Wijaya Group adalah sesuatu yang sudah biasa. Ketika pandangannya bertemu dengan Hana, senyumnya tidak menghilang dan justru semakin melebar sebelum akhirnya kembali mengarah pada Reinald.“Reinald, kau masih menyimpan kebiasaan berjalan terlalu cepat.” Suara Karissa terdengar lembut.Reinald berhenti dan menoleh. “Aku tidak tahu kau masih mengingatnya. Aku hanya tidak suka membuang-buang waktu.”Karissa tertawa kecil. “Aku mengingat banyak hal tentangmu. Kau juga begitu, kan?”Hana yang berdiri tidak jauh dari sana memilih untuk menunduk

  • Terjebak Pesona Presdir Muda   Perasaan Itu Semakin Tumbuh

    Hana masih duduk di tempatnya ketika Reinald berjalan menjauh. Kalimat pria itu terus berputar di kepalanya, membuat jemarinya yang berada di atas meja bahkan tidak mampu kembali menyentuh keyboard.Hana menelan ludah. Ia tidak tahu mengapa satu kalimat itu bisa membuat jantungnya berdebar sedemikian keras, seolah-olah dirinya baru saja mendengar sesuatu yang selama ini diam-diam ingin ia dengar.Ia memaksa pandangannya kembali pada layar komputer. Namun huruf-huruf yang tersusun di hadapannya justru tampak semakin kabur karena pikirannya tidak lagi berada di sana.Hana mengembuskan napas panjang, lalu menyandarkan punggungnya pada kursi. Ia tidak seharusnya berharap.Hubungan mereka sejak awal bahkan tidak pernah dimulai dengan sesuatu yang jelas. Reinald adalah atasannya, sementara dirinya hanya seseorang yang kebetulan masuk ke dalam hidup pria itu setelah serangkaian kejadian yang tidak pernah mereka rencanakan.Tetapi belakangan ini semuanya berubah. Reinald menjemputnya setiap p

Mais capítulos
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status