بيت / Romansa / Terjerat Hasrat Bos Baru / Bab 405 Tamatlah Riwayatnya

مشاركة

Bab 405 Tamatlah Riwayatnya

مؤلف: Tusya Ryma
last update تاريخ النشر: 2026-06-13 23:11:35

"Ti-tidak apa-apa, Ken! Aku baik-baik saja!" balas Tuan Lim sambil menyingkirkan tangan Ken dari tubuhnya.

Dari depannya, Darius yang sedari tadi terdiam sambil menahan sesuatu, akhirnya berbicara terus terang mengenai kejadian kemarin. Ia membeberkan perlakuan buruk Ken terhadap Marissa.

"Ini nih, asisten pribadi Anda! Dia mencuri hasil tes DNA dari rumah sakit dan membakarnya langsung di hadapan Marissa!"

"Hey, jaga bicaramu! Siapa yang mencuri dan membakar hasil tes DNA? Kalau ada, mana b
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق

أحدث فصل

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 406 Marissa Cucunya Tuan Lim

    Di lantai, ada abu bekas pembakaran. Bahkan, abu itu sedikit tercecer karena Marissa sudah menginjaknya. Plak! Tiba-tiba sebuah tamparan melayang tepat di rahang keras Ken. Tuan Lim menamparnya hingga dia hampir tersungkur ke samping. "Kau ini kenapa? Mencuri dan merusak barang bukti milik orang! Apa kau tidak suka, Marissa melakukan tes DNA denganku? Hah?" Tuan Lim berteriak. Danendra dan Darius jadi tidak enak menyaksikan seorang bos menampar bawahannya tanpa segan di depan mata mereka. "Maaf, Tuan! Saya melakukan ini demi melindungi Anda!" balas Ken yang segera memperbaiki postur tubuhnya. Ia mengangkat kepala, mendongak menatap Tuan Lim yang baru saja menamparnya. "Melindungi apa? Melindungi dari kebenaran?" tanya Tuan Lim, sedikit menurunkan nada suaranya. Ia benar-benar tidak suka dengan tindakan arogan Ken yang mencuri hasil tes orang lain, lalu membakarnya. Juga memakai gedung miliknya untuk melakukan kejahatan. "Saya melindungi Anda dari orang yang mengaku sebagai c

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 405 Tamatlah Riwayatnya

    "Ti-tidak apa-apa, Ken! Aku baik-baik saja!" balas Tuan Lim sambil menyingkirkan tangan Ken dari tubuhnya. Dari depannya, Darius yang sedari tadi terdiam sambil menahan sesuatu, akhirnya berbicara terus terang mengenai kejadian kemarin. Ia membeberkan perlakuan buruk Ken terhadap Marissa. "Ini nih, asisten pribadi Anda! Dia mencuri hasil tes DNA dari rumah sakit dan membakarnya langsung di hadapan Marissa!" "Hey, jaga bicaramu! Siapa yang mencuri dan membakar hasil tes DNA? Kalau ada, mana buktinya? Kalau tidak ada bukti, jangan berbicara omong kosong!" sergah Ken pada Darius. Ken tidak tahu saja, sekarang Darius membawa bukti di dalam saku jasnya berupa potongan kertas putih bertuliskan sebuah tes DNA seseorang. Walau kebanyakan bagian dari kertas itu sudah terbakar, tetapi dari judulnya saja sudah bisa dipastikan kalau itu memang hasil tes DNA. "Ini!" tunjuk Darius pada potongan kertas itu. Ia mengangkatnya tinggi dan menunjukannya pada Ken dan Tuan Lim. "Kertas ini sengaja ka

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 404 Pembawa Penyakit

    "Hah! Uang?" Zain baru mengingatnya. Ia langsung berbicara pada Darius, "Kembalikan saja! Bilang padanya, aku tidak mau menerima uang itu!" Hanya masalah kecil saja, kenapa Marissa sangat perhitungan? Dia bahkan tidak mau menerima niat baik Zain. "Emh, baiklah! Nanti aku akan bilang!" Sebagai orang yang ada di tengah-tengah, Darius jadi serba salah. Ke sini sepupu dan ke sana ibu dari anaknya. Darius tidak bisa memihak salah satu dari mereka. "Sudah dulu, ya! Aku sedang makan. Nanti disambung lagi!" ucap Darius sebelum dia menutup teleponnya. "Baiklah! Kalau jadi pulang, jangan lupa untuk memberitahuku, ya!" "Emh!" Darius pun mengangguk. Setelah itu, sambungan telepon ditutup.*** Di malam hari, Danendra dan Darius benar-benar pergi ke tempat Tuan Lim. Mereka datang tanpa memberitahu siapa pun, termasuk Ken. Di depan gerbang rumah yang sangat besar, Darius turun dari dalam mobil, lalu berbicara dengan petugas keamanan. "Ya, kami sudah membuat janji sebelumnya. Kata Tuan Li

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 403 Tidak Merindukanmu

    Mendengar hal itu, Zaki benar-benar sangat malu. Ia tidak menyangka kalau istrinya akan melakukan hal memalukan itu pada istri Danendra. "Untuk masalah itu ... saya minta maaf, Tuan Danen! Saya tidak tahu kalau istri saya melakukan hal itu pada Marissa!" "Tapi, Anda tenang saja, nanti saya akan bicara dengan istri saya di rumah!" jelas Zaki setelah mendengar kelakuan istrinya yang meminta kembali semua barang yang sudah diberikannya pada Marissa. Jujur saja, sebagai seorang ayah, Zaki ikut kecewa dengan kandasnya hubungan Zain dengan Marissa. Ia pun ikut marah saat mendengar istrinya mengomel membahas Marissa yang kembali ke mantan suaminya. Tapi sekarang, setelah melihat betapa baiknya Danendra yang menawarinya sebuah proyek yang sangat besar, Zaki menjadi luluh. Ia tidak membenci Marissa lagi, juga tidak membenci Danendra yang merebut Marissa dari putranya. Ia akan melakukan apa pun demi terlaksananya kerja sama yang sangat panjang ini. "Emh, oke!" Danendra pun mengangguk.

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 402 Satu Syarat

    Setelah seharian yang penuh dengan drama, akhirnya Marissa bisa pulang. Sedangkan mobilnya dibawa oleh Darius. Di apartemen, mereka berempat berkumpul. Marissa duduk sambil menceritakan semua yang terjadi, termasuk kakinya yang sekarang terlihat merah dan sakit. Di dapur, ada dua pelayan yang tadi diantar oleh Asisten Anas atas perintah dari Danendra. Suami Marissa itu tidak akan membiarkan istrinya pergi berbelanja lagi, juga tidak akan membiarkan Marissa memasak sendiri lagi. Kalau ingin makan apapun, Marissa tinggal bilang pada pelayan, nanti mereka akan membuatnya. "Lalu, bagaimana sekarang? Apa kita hajar saja si Ken itu? Berani-beraninya dia membius Marissa, lalu membawanya ke tempat yang jauh. Selain itu, dia mencuri hasil tes DNA dari rumah sakit! Kita bisa melaporkannya ke polisi!" ucap Darius yang sangat emosi melihat malaikat putranya diperlakukan seperti itu oleh orang lain. Kalau diperbolehkan, Darius akan menghajar orang itu langsung dengan tangannya sendiri. "

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 401 Tidak Sudi

    "Eh ...." Marissa segera menoleh. Ia melihat seseorang yang bertanya padanya. Di samping orang itu, ada satu orang lagi yang merupakan ibunya. "Za-Zain?" 'Aishhh, kenapa malah bertemu dengan mereka di sini?' Marissa sungguh malu. Dirinya sangat berantakan dengan kaki yang tidak memakai alas, juga tidak bisa membayar ongkos taksi karena dirinya tidak ada uang. Bahkan, sang sopir taksi masih menunggunya di belakang. "Apa kau butuh bantuan?" tanya Zain lagi sambil menghampiri Marissa. Zain pun melihat Marissa dari atas hingga ke bawah, juga melihat tangan Marissa yang terus menarik pintu mobil. "Apa ini kendaraanmu?" Sebelum bertindak, Zain bertanya dulu pada Marissa. Setelah wanita itu menjawab, "Ya", barulah Zain menyimpan barang bawaannya ke dalam mobilnya, lalu meminta ibunya untuk menunggu di dalam mobil. "Ah, tidak ... tidak! Mama tidak mau menunggu di dalam mobil! Kebetulan di sini ada Marissa, Mama ingin membuat perhitungan dengannya!" ucap Sinta yang sudah memasukkan ta

  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 70 Gaun yang Sangat Indah

    Dalam kepanikannya, ketukan di pintu itu semakin keras terdengar diiringi suara seseorang yang memanggil namanya. "Bety! Bety! Buka pintunya! Kau belum tidur, kan?" Tok! Tok! Tok! "Bety! Buka pintunya!" panggil Nima untuk yang kedua kalinya. Marissa pun mengenali suara itu. Suara itu adal

    last updateآخر تحديث : 2026-03-23
  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 65 Anda Kenapa?

    Karena seharian ini mereka terus bersama, Darius menjadi lebih dekat dengan Fanny, Marissa dan juga Ray. Mereka bisa berteman baik karena Darius orang yang sangat menyenangkan. Malam ini, mereka berencana untuk pergi ke tempat hiburan terkenal di Malio. Tempat hiburan itu sangat ramai setiap mala

    last updateآخر تحديث : 2026-03-23
  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 68 Tidak Mau Nama Itu Lagi

    Pukul dua dini hari, Fanny membawa kopernya keluar dari kamar dan berdiri di depan pintu dengan sedih. Pasalnya, Fqnny dan yang lainnya sangat mencemaskan Marissa karena wanita itu masih tidak bisa dihubungi, juga karena wanita itu tidak ada di manapun. Mereka sudah

    last updateآخر تحديث : 2026-03-23
  • Terjerat Hasrat Bos Baru   Bab 64 Berbohong dengan Sangat Lancar

    Di dalam taksi, Danendra terdiam sambil memegang ponselnya dengan cemas. Beberapa kali menghubungi Marissa, tapi wanita itu tidak kunjung menjawabnya. Danendra bisa mengerti dengan perasaan wanita itu setelah mendengar semua ucapan ibunya tentang Mario. Danendra pun tidak bisa membela Marissa di

    last updateآخر تحديث : 2026-03-23
فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status