Share

Bab 121 Tabrakan

Author: Miss Luxy
last update publish date: 2026-07-25 16:19:51

Mobil itu kehilangan kendali, Nadine dan Daniel ada di dalam. Panik dan takut menjadi satu. Hingga akhirnya menabrak sebuah tiang listrik.

BRAAAKKK!!

Kejadian yang begitu singkat. Suara tabrakan yang keras membuat para warga keluar berdatangan untuk melihat apa yang terjadi. Kondisi malam yang gelap membuat suasana makin mencekam.

Dalam tabrakan itu, mobil terbakar. Beruntung tubuh Nadine bisa terpental ke luar saat mobil itu belum menabrak tiang listrik.

BOOOMMM!

Suara ledakan kecil menyert
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Mimin Rosmini
tenang Julian..Nadine selamat ..dia terlempar keluar.segera cari istrimu
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Terlena! Tusukan Mas Juki   Bab 158 nggak ada yang sakit kel4min

    Julian terhenyak melihat video itu. Rupanya hubungannya dengan Soraya bukan sekedar hubungan biasa. Tapi ini sudah di luar kendali. Apa mungkin Soraya adalah wanita pengganti Nadine. Karena apa yang dirasakannya sama persis dengan apa yang dilakukannya pada Nadine. "Soraya!" gumamnya. Ana langsung menarik ponselnya dan segera menyimpannya kembali. "Mas, kau tahu apa artinya ini? Jika Mama Ratih tahu kamu berselingkuh dengan perempuan itu. Aku nggak yakin Mama akan baik-baik saja. Jadi, jangan sampai berita menjijikan ini didengar oleh Mama. Kamu tahu resikonya, kan?" kata Ana mengingatkan tentang penyakit jantung Nyonya Ratih jika tahu putranya berselingkuh. Pasti penyakitnya akan kambuh lagi. Julian tahu itu. Ia berharap Ana tidak menceritakan hubungannya dengan Soraya kepada Nyonya Ratih. "Jangan! Aku mohon jangan katakan pada Mama. Ini bisa bahaya!" ucap Julian memohon. Ana tersenyum senang. Sepertinya ini adalah senjata ampuh untuk membuat Julian menurut padanya. "Ohhh, tida

  • Terlena! Tusukan Mas Juki   Bab 157 cinta tidak bisa dipaksakan

    Secara tidak sadar, Ana menelan ludahnya susah-susah. Tubuh kekar suaminya telah membuat wanita itu gugup dan membayangkan bagaimana keperkasaan suaminya yang cuma hanya di lamunannya saja. "Gila! Suamiku memang secepatnya ini. Tubuhnya benar-benar sempurna dan gagah. Beruntung sekali Nadine bisa merasakan keperkasaannya. Sedangkan aku? Melihatku saja dia tidak mau. Seandainya saja dia mau menyentuhku, pasti aku nggak mau lepas dari pelukannya, pingin dikekepin terus!" Ana bergumam dalam hatinya. Julian mendekati istrinya yang sedang melamun. Lalu, ia memetik jari di depan wajah wanita itu untuk menyadarkan Ana. "Hei, apa yang kamu lihat?" seru Julian dengan sedikit menundukkan kepalanya. Memperhatikan wajah Ana yang sedang tidak fokus. Ana terkesiap, wanita itu kembali menelan ludahnya dan melihat Julian yang tengah berdiri di depannya dengan hanya bertelanjang dada. Ana membalasnya dengan menyentuh dada pria itu. Ia berharap Julian tertarik padanya dan mau menyentuhnya. "Mas,

  • Terlena! Tusukan Mas Juki   Bab 156 kau tuduh aku selingkuh?

    Carlota tetap mengelak. "Ya ampun, Nyonya. Beneran saya tidak melihat siapapun apalagi Pak Julian. Tadi saya langsung pulang dan masuk ke dalam mau tidur lagi. Eh, nggak tahunya Nyonya datang lagi. Apa Bu Soraya mengusir Anda? Eh, maksud saya apa dia marah karena Nyonya berani masuk ke rumahnya?" kata Carlota memang sengaja menyindir Ana. "Siapa yang berani marah padaku? Aku tidak takut sama siapa pun termasuk wanita jalang itu. Dia itu perempuan munafik. Kita lihat saja nanti. Aku pasti akan membuatnya mati, aku sangat membencinya!" gerutu Ana dengan wajah serius. Rupanya hal itu cukup membuat Carlota khawatir. Ana pasti sedang merencanakan sesuatu yang buruk terhadap Soraya. Sama halnya dengan yang dilakukannya terhadap Nadine. "Gawat! Pasti perempuan ini sedang merencanakan sesuatu untuk menyingkirkan Bu Soraya. Sepertinya aku harus melakukan sesuatu. Semua ini aku lakukan demi Bu Nadine. Wanita ini tidak boleh menguasai Pak Julian. Lewat Bu Soraya, aku yakin sekali dia wanita

  • Terlena! Tusukan Mas Juki   Bab 155 bangkit kembali

    Julian akhirnya pulang ke rumahnya bersama Carlota. Sedangkan Ana, wanita itu masih sibuk berbicara dengan Soraya untuk mencari keberadaan sang suami. "Sekarang katakan tidak usah berbelit-belit. Di mana suamiku kamu sembunyikan, katakan!" desak Ana. Soraya nampak tersenyum sambil menyilangkan kedua tangannya. "Ya ampun, sudah masuk rumah orang tanpa permisi, sekarang nuduh aku menyembunyikan suamimu. Mau kamu apa sihh, Nyonya? Kalau suamimu pergi ya itu salahmu kenapa kamu nggak gembok aja pintu rumahmu. Lagian buat apa aku sembunyikan suami orang!" kata Soraya sambil mengibaskan rambutnya. Ana semakin geram. Entah kenapa ia masih curiga jika Soraya lah yang telah bersama suaminya. Apalagi saat itu Soraya hanya mengenakan lingerie seksi yang sangat terbuka dan tubuhnya nampak keringatan. "Bohong! Aku tahu kamu pasti bersama suamiku. Dasar wanita jalang! Kamu goda suamiku dan kamu juga yang sudah merusak rumah tangga orang lain. Aku tidak akan biarkan kamu hidup tenang. Aku p

  • Terlena! Tusukan Mas Juki   Bab 154 habis push up

    Julian membelalakkan matanya saat seorang wanita sedang memanggil dirinya. Lalu dengan cepat pria itu menoleh dan seketika kedua matanya kembali melotot. "Carlota!" panggil Julian. Ya, wanita yang memanggilnya adalah Carlota, pembantu rumah tangganya. "Pak Julian dari mana?" tanya Carlota pura-pura meskipun wanita itu sudah tahu. Apalagi lampu sudah menyala. Dirinya juga bingung bagaimana bisa lampunya menyala dengan sendirinya. Atau kah Soraya memang sengaja melakukan itu demi untuk bersamanya. "Aku! A-aku nggak dari mana-mana," jawab Julian panik. "Kalau nggak dari mana-mana kenapa pak Julian takut? Terus, kenapa bapak keringetan gitu?" tanya Carlota lagi. "Ohhh, iya, ini tadi aku habis olahraga. Ya biasalah ya, kalau habis olahraga pasti keringetan!" jawab Julian sambil mempraktekkan dirinya yang sedang berolahraga dengan menggerakkan kaki dan tangannya. Sebenarnya Carlota ingin sekali tertawa mendengar alasan Julian yang tidak masuk akal. Wanita itu sangat yakin sekali jika

  • Terlena! Tusukan Mas Juki   Bab 153 aku harus pergi

    Suara Ana terdengar di telinga Soraya dan Julian yang ada di ruang tengah. Sementara Ana, wanita itu hampir saja tiba di depan pintu ruang tengah."Suara itu seperti suara Ana!" bisik Julian tampak panik. Soraya sendiri tidak terlalu panik. Kalau pun Ana tahu, itu bagus. Artinya ia akan segera mendapatkan suaminya kembali.Carlota sendiri mulai enggan mengikuti majikannya sampai ke dalam. Wanita itu memilih memutar jalan dan kembali ke luar rumah."Nyonya, saya keluar saja dari sini. Saya takut, bulu kuduk saya menggelinding, eh merinding!" pamit Carlota."Hah! Dasar penakut! Pergi sana!" jawab Ana dengan ketus. Carlota langsung keluar dari ruangan itu dan Ana melanjutkan sendiri perjalanannya. Sementara itu, Julian yang merasa makin tak enak. Pria itu harus segera pergi dari rumah itu sebelum semuanya bertambah runyam. "Aku harus pergi sekarang!" imbuh Julian. Pria itu langsung beranjak dari tubuh Soraya. Segera ia mengambil baju seadanya dan mencari pintu keluar."Mas, kamu mau ke

  • Terlena! Tusukan Mas Juki   Bab 2 lampu kamar harus mati

    “Diafff kamfu!” teriak Nadine lagi. Kali ini Juki berusaha untuk tidak tertawa meskipun ia ingin sekali tertawa mendengar jawaban wanita itu. Konyol, ini sangat konyol. Bagaimana nanti jika dirinya jadi hidup serumah dengan wanita itu, pasti hari-harinya dipenuhi dengan kegilaan. “Iya, iya, maafk

  • Terlena! Tusukan Mas Juki   Bab 1 tusuk aku saja

    "Aduhhh, susah amat nusuknya, alot bener nih daging sampai pegel tangan!" Juki menggerutu saat ia sedang menusuk daging kambing yang teksturnya cukup keras. Seperti biasa Juki selalu membuat puluhan tusuk daging sapi dan kambing untuk dagangannya sebagai tukang sate. Namun tiba-tiba... "Daripada

  • Terlena! Tusukan Mas Juki   Bab 6 Buruan pegangin

    Nadine memutar bola matanya mendengar ucapan Juki.“Nggak akan pernah! Membayangkannya saja aku udah ilfeel. Jadi jangan berpikir aku bakal ketagihan, dihh!” sahut Nadine dengan ketus.“Ya sudah terserah, Tante. Buruan pegangin! Lagipula saya juga belum tentu bisa tegang dielus-elus sama Tante. Say

  • Terlena! Tusukan Mas Juki   Bab 5 Tante jadi ketagihan

    Sepertinya Juki harus memberikan pengertian kepada Nadine bahwa itu bukanlah ular. "Ohhh, ini bukan ular, Tante. Tapi ini yang bakal bikin Tante hamil. Kalau nggak ada ini, ya gimana saya bisa transfer benih ke rahim Tante, masa lewat sedotan?!" kata Juki dengan entengnya.Akhirnya Nadine baru men

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status