共有

Bab 88

last update 公開日: 2025-11-21 19:10:22

“Tidak perlu,” tolak Reygan, ia memejamkan mata, menahan rasa sakit yang didera akibat cambukan-cambukan dari sang nenek.

“Kita kembali ke rumah sakit?” tawar Fandy tidak tega melihat derita tuannya.

Pria di belakangnya seharusnya menikmati malam pertama yang bahagia, sayangnya bosnya harus merasakan beberapa luka atas kekecewaan yang terjadi.

“Tidak perlu, kau minta saja beberapa orang untuk menjaga mertuaku di rumah sakit. Helena pasti tidak tahu jika ayahnya setiap hari harus menginap di san
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Terperangkap Cinta Tuan Muda Dingin    159 SELESAI

    Ruangan yang tadi terdengar ramai mendadak menjadi sunyi ketika alunan musik romantis diputar, lampu berubah menjadi lebih reman, tetapi masih bisa mengenali satu sama lain. Pintu besar yang tadi sempat tertutup sebentar kini kembali terbuka, semua orang yang berada di sana menatap pintu tersebut dengan penuh harap. Mereka sama-sama penasaran dengan bintang mereka malam ini. Ibu Dewi mengusap lengan putranya, menenangkan Topan bahwa sudah seharusnya untuk pasrah dan merelakan semua. Mereka berdua telah sadar bahwa yang sudah berlalu adalah kegagalan mereka. Langkah kaki itu keduanya memasuki ruangan, semua orang yang berada di sana, terpukau dan tak henti memuji kecantikan dari mantan istri Topan. Helena mengenakan gaun indah berwarna gold bertabur dengan serbuk berlian hingga setiap ia melangkah akan menampilkan keindahannya. Di sebelahnya, Topan mengenakan jas hitam dengan bunga mawar kuning di kantongnya. “Mereka berdua benar-benar sangat serasi. Tuhan begitu baik sampai memberi

  • Terperangkap Cinta Tuan Muda Dingin    Bab 158

    Hani menegang, ia menelan ludah kasar, mencoba tetap kuat meski tubuhnya sulit untuk digerakkan. Ia tidak bisa lagi membela diri, sebab semua bukti sudah ada di depan mata.“Katakan padaku, Hani, mengapa kau sampai tega melakukan ini pada ibuku?” tanya Topan lirih, “aku … orang yang seharusnya kau celakan bukan ibuku tapi aku,” lanjut Topan kecewa. Meski sejak kecil, ia tahu bahwa ibu Dewi bukankah ibu kandungnya, tetapi Topan tidak pernah ingin melihat wanita yang sudah membesarkannya itu menderita, ia tidak ingin ada yang membuat ibunya terluka meski mereka tidak akur seperti anak dan ibu.“Kenapa?” bentak Topan.“A-aku bisa jelaskan, kau … ini tidak seperti yang kau pikirkan Topan, dia …,” ujar Hati terbata-bata, “tenangkan dirimu dulu, kita … aku bisa–”“Pergi Hani,” usir Topan kemudian, “semakin kau berkelit, semakin sakit hatiku. Kau jelas ingin melenyapkan ibuku karena dia lebih memilih Helena dibandingkan dengan dirimu.” Topan mengangkat wajah, ia kecewa dan marah karena keny

  • Terperangkap Cinta Tuan Muda Dingin    Bab 157

    “Aku sebenarnya …,” ujar Helena mulai ragu.“Kenapa?” Reyan memajukan wajahnya, menatap mata indah itu yang saat ini berkedip cepat di depan matanya.Satu kecupan mendarat sempurna di hidung yang mancung. Helena makin mengerjap, wajahnya sampai merah bersemu. Bahkan tatapan lembut Reygan membuatnya lupa harus mengatakan apa seharusnya.“Aku tidak ingin mendengar apa pun darimu,” kata Reygan lembut, “besok setelah sarapan, kita ke rumah sakit.”“Rumah sakit?” terdengar suara penolakan dan tidak suka.“Ya, kita harus ke rumah sakit dna kau tidak ada alasan untuk menolak.” Reygan tersenyum lembut, mengusap wajah merah istrinya dan kembali mengecupnya cepat.“Reygan!”“Sekarang istirahat, aku harus mengurus sesuatu untuk acara besar kita.” Reygan berdiri, ia merapikan selimut istrinya kemudian mengecup laagi kening Helena lebih dalam.Tidak menjawab, Helena hanya mengangguk, membiarkan Reygan meninggalkan kamar dengan langkah cepat hingga menghilang dari balik pintu. Helena mendesah pelan

  • Terperangkap Cinta Tuan Muda Dingin    Bab 156

    “Kau masih marah?” Helena berjalan di belakang suaminya yang masih terlihat marah, meski di tangannya ada tas kecil miliknya.“Aku hanya tidak mau jika Topan datang, kau tahu sendiri, kan dia masih mengharapkanmu?” Reygan akhirnya membuka suara, menyatakan penolakannya atas kehadiran Topan. Ia tidak ingin kejadian saat itu kembali terulang di pesta mereka.“Aku pastikan, dia tidak akan melakukan hal yang sama,” ujar Helena yakin, “justru aku yang khawatir kalau Raisa muncul dan mengacaukan semua,” dengus Helena.Sorot mata Reygan terlihat curiga, “Bukankah kau ingin dia ada di pesta kita?”Terdengar desahan kecil, Helena mengangguk. Ia berjalan lebih cepat karena tidak sabar sampai di dalam kamar. Di belakang, Reygan mendesah pelan, ia berjalan di belakang Helena untuk menjaga tubuh yang terlihat lemah itu.Di dalam kamar mereka, Helena langsung masuk ke dalam kamar mandi dan menutupnya dengan terburu-buru. Sejak di mobil tadi, ia sudah merasa aneh dengan perutnya, seperti sesuatu yan

  • Terperangkap Cinta Tuan Muda Dingin    Bab 155

    “Nona, kita kembali.” Fandy membantu Alea untuk berdiri setelah merasa tubuhnya lemas melihat tatapan dingin Reygan padanya.“Fandy, apa Reygan akan kembali menghukumku? Apa dia akan mengurungku lagi dan meminta orang-orang membuat mimpi buruk itu?” Alea bertanya dengan tatapan penuh ketakutan, ia kembali mengingat kejadian-kejadian yang pernah dilalui saat tak sengaja mencelakai Helena.Fandy menggeleng, meski ia juga tidak yakin dengan keputusan terakhir bosnya. Ia hanya ingin menenangkan Alea. Membuatnya yakin bahwa semua akan baik-baik saja setelah mereka kembali.“Kau pasti berbohong, aku … wanita itu yang tidak mampu menahan tubuhnya, dia terjatuh setelah tak sengaja kudorong.” Alea menatap kedua tangannya, lalu tak lama berteriak histeris.“Nona, tenangkan dirimu.” Fandy memeluk Alea, memberikan ketenangan.‘Begitu cintanya kamu dengan bos, Nona, sampai seperti ini,’ batin Fandy meneteskan air mata.___________________“Aku tidak apa-apa.” Helena menghela napas karena Reygan ti

  • Terperangkap Cinta Tuan Muda Dingin    Bab 154

    “Menyingkirlah!” Kedua wanita itu segera memberi jalan, tanpa mengatakan banyak kata lagi, mereka memilih untuk pergi dan tidak lagi berbalik ke belakang. Setelah merasa aman, barulah mereka menoleh ke belakang, menatap pintu lift yang sudah tertutup.“Huh, hampir saja,” bisik mereka, “sepertinya akan seru, ada istri sah dan wanita yang berharap menjadi istri,” kekeh keduanya seolah sebelumnya tidak merasa terancam dengan tatapan Alea.“Kamu benar. Aku ingin lihat bamana akhir keduanya nanti, akankah bos akan memilih salah satunya.”Temannya berpendapat bahwa yang tetap menang adalah Helena, karena jika Alea yang menang tentu bukan Helena yang akan dinikahi.“Kau benar, jika nona Alea menang, tentu yang menjadi nyonya dia, bukan nona Helena. Tapi, aku akan tetap memihak nona Helena, bukan karena dia putri konglomerat, tetapi kita sudah melihat dia jauh lebih terlihat cocok dalam segala segi untuk pak bos.”“Sudah jangan diteruskan,” katanya dengan suara dipelankan, “nona Alea sudah s

  • Terperangkap Cinta Tuan Muda Dingin    Bab 54

    Lirikan tajam Helena ternyata tidak mampu menembus ketahan Reygan yang semakin terlihat cuek padanya. Tidak hanya itu saja, pria itu bahkan dengan terang-terangan mengabaikan dirinya.Menarik napas pelan, Helena berdiri di dekat meja dengan minuman yang masih tersedia banyak. Ia terus memerhatikan

  • Terperangkap Cinta Tuan Muda Dingin    Bab 53

    “Selamat malam tuan Vincent.” Beberapa rekan bisnis datang memberi selamat dan hadiah kecil untuk ayah Helena itu. Beberapa kelompok yang lain bahkan sudah menikmati hidangan yang sudah ada.“Terima kasih. Tidak perlu membawa hadiah,” katanya, “andai saja Putriku tidak memaksa, aku lebih baik berma

  • Terperangkap Cinta Tuan Muda Dingin    Bab 52

    “Tidak perlu mengatakan apa pun. Kemarilah, lihat apa yang kubawa untukmu.” Pratama membantu Helena berdiri dan membawanya ke tempat yang sudah disiapkan sejak beberapa hari lalu.“Kau di rumah ayahku sejak kapan?” Helena bertanya seraya menyapa pelayan yang menyapanya.“Hum, sejak kau mengusirku d

  • Terperangkap Cinta Tuan Muda Dingin    Bab 51

    “Nona, bunga untuk Anda.” Sinta meletakkan bunga mawar di atas meja. Berjejer dengan beberapa bunga lain yang sudah ada sejak beberapa hari belakangan.Helena meneleng, memperhatikan gundukan bunga yang makin menggunung di sebelahnya. Lau, ia mengangguk dan meminta Sinta kembali melanjutkan pekerja

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status