The Alpha King Fated Scarred Mate

The Alpha King Fated Scarred Mate

last updateLast Updated : 2025-10-12
By:  Folu pearlOngoing
Language: English
goodnovel18goodnovel
10
1 rating. 1 review
99Chapters
6.0Kviews
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Synopsis After the Supreme Alpha King's decree, two cousins were forced to look for their fated mate to ascend the throne of the supreme Alpha. Whoever mated with the girl with Lycan blood will surely become the supreme Alpha king. Two cousins, one mate but only one is fated to mark her. The search kicked off but if only they knew that what they were searching for,from afar was within their court.

View More

Chapter 1

You are ugly!

"Aduh … dadaku ngilu banget," rintih Zea pelan. Ia sedang duduk sendirian di tepi ranjang sambil menekan alat pompa ASI ke dadanya.

Setiap kali melakukan rutinitas itu, rasa malu dan bingung yang menjalar di tubuhnya. Ini tidak masuk akal, bahkan sungguh di luar logika dan nalar manusia!

Padahal gadis itu belum pernah menikah. Seumur hidupnya pun belum pernah merasakan hamil. Tidak ada janin yang ia kandung, tidak ada pula bayi yang ia susui.

Ini semua dimulai dua minggu lalu ketika dadanya tiba-tiba terasa berat dan penuh, sampai akhirnya ia dan ibunya panik dan langsung dibawa ke dokter.

Hasilnya, dokter hanya menyebutnya sebagai gangguan hormon yang langka, tapi tidak berbahaya. Jadi tak perlu dikhawatirkan.

Tidak perlu khawatir? Mudah sekali Dokter itu mengatakannya!

Zea masih dua puluh dua tahun! Belum setahun ia lulus kuliah di jurusan Psikologi, belum ada pemikiran untuk menikah, atau melahirkan anak dan menyusui.

Tiba-tiba, pintu kamarnya diketuk dua kali sebelum langsung terbuka.

"Zea, Mama bawain bra baru." Donna masuk sambil memegang tas belanjaan, lalu berhenti sejenak melihat anaknya. "Oh, lagi pumping. Ya sudah, Mama taruh di sini dulu."

Ia meletakkan tas itu di atas kasur. Dari dalamnya terlihat beberapa kotak bra baru dengan ukuran yang jelas lebih besar dari ukuran dada Zea sebelumnya.

"Mama beli berapa bra?" tanya Zea.

"Jangan tanya." Donna menjatuhkan diri di sisi kasur dengan ekspresi seorang ibu yang dompetnya baru saja mengalami musibah. "Enam, karena semua bra lamamu sudah nggak muat."

Zea meringis. "Maaf, Ma."

"Kamu ini. Baru lulus kuliah, belum kerja, eh malah bikin Mama keluar uang buat bra, alat pompa, botol, storage bag …." Ia menghitung dengan jari sambil mendengus. "Harusnya kamu sekalian punya bayi sekarang, Zea. Kasih Mama cucu!"

Zea hanya mendengus kesal. Ia tahu ibunya hanya bercanda, tapi tidak dipungkiri, Zea merasa bersalah karena kondisi tubuhnya merepotkan orang lain.

Beberapa menit kemudian setelah selesai pumping dan berganti baju, Zea pun keluar kamar untuk bergabung di meja makan untuk sarapan.

“Zea, kamu masih nganggur kan?”

Ucapan Zavian, kakak laki-laki Zea, membuat gadis itu mendongak dengan sedikit kaku.

“Iya, Kak. Tapi aku lagi cari kerja, kok.”

“Bagus. Kamu nggak ada kegiatan hari ini, kan? Ikut Kakak ke pusat pelatihan. Bantu Kakak di sana, Kakak butuh asisten.”

Zea tercengang sejenak. Zavian adalah mantan atlet renang yang pernah meraih gelar juara nasional saat masih aktif. Sekarang, ia berprofesi sebagai pelatih renang yang menangani sebuah klub renang elit.

Lalu tiba-tiba, ia merekrut adiknya menjadi asisten?

Zea menoleh ke arah Donna yang muncul dari arah dapur. "Iya tuh. Kamu ikut Kakakmu saja. Daripada di rumah, pumping terus."

Tentu saja mamanya setuju dengan kakaknya!

Zavian mengangguk. "Kita akan berangkat sepuluh menit lagi. Kamu siap-siap."

Beberapa saat kemudian, perjalanan ke pusat pelatihan ditempuh kurang dari dua puluh menit.

Pusat pelatihan renang itu ternyata lebih besar dari yang Zea bayangkan. Gedung indoor dengan langit-langit tinggi, kolam berukuran olimpik, dan bau klorin yang langsung menusuk begitu pintu dibuka.

Tapi, yang tidak Zea bayangkan adalah betapa banyaknya laki-laki di dalam sana.

Para atlet yang sedang berlatih, staf pendamping, pelatih-pelatih lain … semuanya laki-laki!

Zea berjalan di belakang Zavian, berusaha sembunyi di balik punggung lebar kakaknya. Ia sedikit malu karena ia satu-satunya perempuan di sini.

Mata Zea melirik ke ujung kolam. Seorang pria yang baru saja berenang, dan naik ke tepi kolam.

Air menetes dari rambut basahnya, mengalir deras melewati dada bidang dan otot perut yang terpahat sempurna.

Pria itu berhenti di depan Zavian.

"Coach. Pagi," sapa pria itu. Suaranya terdengar dalam. Lalu tatapan tajamnya berpindah ke perempuan yang berdiri di sisi pelatihnya.

"Pagi," jawab Zavian singkat. "Ini Zea, hari ini dia ikut dan jadi asisten saya."

Zea menelah ludah saat iris mata gelap atlet itu menyorot ke arahnya. Zea kenal pria ini.

Wajah pria itu terlihat lebih dewasa, lebih tajam, dan lebih tegas. Tubuhnya juga lebih tinggi dan menjulang dari yang Zea ingat.

“Marco…?”

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.

reviews

Gbaiyegun Precious
Gbaiyegun Precious
good, you should update two chapters per day
2023-08-07 08:47:59
0
0
99 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status