로그인Isang simpleng empleyado lang si Venus sa kompanyang pinagta-trabahuhan niya. Ngunit kuhang kuha niya ang inis ng boss niyang si Thadeus at gano'n din naman ang binata sa kanya na madalas sirain ang kanyang araw. Mabait naman si Venus pero madali itong mapikon lalo na sa boss niyang maypagka-manyak. And then, everything change when she become the CEO's secretary. Araw-araw kung kaaway niya ang kanyang boss ngunit may kontrata pala sa kabila noon. Hanggang saan ba aabot ang angas mo kung ang kontratang pinermahan mo isa sa naka-saad ay bawal mahulog ngunit nahulog ka? She's Venus Eartheed and she's the CEO's warfreak secretary.
더 보기Duduk di antara bebatuan tajam, berada di ruang gelap, sesosok pria paruh baya tengah bertapa. Bertahun-tahun dia berlatih dan bertapa di gua yang terletak di lembah di antara pegunungan. Dia menetap di sana seorang diri.
Meninggalkan semua perkara duniawi dan memilih menyendiri, Barata masih juga belum bisa melupakan kejadian beberapa tahun lalu saat dia kehilangan semua arti hidupnya.
Dikenal sebagai Tangan Setan, dia memiliki ilmu kanuragan yang tinggi. Tidak banyak pendekar yang bisa menghadapinya.
Hanya duduk bersila dan memejamkan matanya saja, udara di sekitar tubuhnya terus bergejolak dan berubah-ubah yang mengakibatkan tak banyak orang yang bisa bernafas di dekatnya dengan baik.
Ia bertapa dalam waktu yang cukup lama, lebih dari lima tahun lamanya. Setiap kali pendekar maupun orang biasa mendengar julukannya, mereka akan memilih untuk lari.
Setelah menghancurkan sebuah perkumpulan yang menghabisi nyawa orang-orang yang ia sayangi, Barata menghindari segala kontak dengan manusia dan menyendiri di gua yang terletak di sebuah lembah yang dikenal dengan Lembah Iblis. Sebuah tempat yang sulit dijangkau oleh pendekar biasa maupun manusia biasa.
Hari-harinya berlalu dengan normal tanpa ada kejadian yang mengejutkan. Entah seperti apa dunia luar saat ini, dia tidak mengetahuinya. Terkadang, ingin rasanya kembali ke masyarakat, tetapi dia masih nyaman dengan keadaannya saat ini.
Akan tetapi, semuanya berubah hari itu, saat dia menyelesaikan tapanya. Dia mulai melatih dirinya lebih sengit lagi. Tanpa senjata, hanya tangan kosong semata, tetapi tiap pukulannya mampu meremukkan batu hingga hancur menjadi debu.
Julukan yang disematkan pada Barata bukanlah karena kekejamannya, tetapi karena pukulannya yang mampu menghancurkan organ dalam manusia.
Pria itu berlatih gerakan. Pukulannya melayang dengan cepat, menghantam sebuah batu yang lantas berubah menjadi debu. Gerakan kakinya seimbang, tidak terlalu cepat namun tidak lamban.
Kendalinya dalam memanfaatkan gerakan kaki cukup bagus, bahkan sangat baik. Kaki yang di belakang akan mengikuti langkah kaki pertamanya.
Keringat tak membasahi pakaiannya meski berjam-jam dia berlatih gerakan. Ia memiliki tenaga yang besar. Semua itu ia peroleh setelah mengalami pelatihan mematikan semenjak dia masih muda.
Barata terbiasa berlari memutari sebuah gunung dengan menggendong sebuah batu di punggungnya. Ia melakukan rutinitas itu sejak masih kanak-kanak sampai remaja.
Barata melepaskan semua kekuatan dalam setiap gerakannya, dan dia menghela nafas setelah itu. Mendapati dirinya tak lelah, Barata pun melangkah keluar meninggalkan gua.
Sudah berapa lama dia tak meninggalkan tempat itu? Setahun lebih? Tidak. Lebih dari itu. Dia benar-benar menutup dirinya.
“Udaranya segar sekali. Pohon-pohon ini memberikan udara sejuk dan juga melindungiku dari panasnya matahari. Kicauan burung juga terdengar merdu. Sudah lama aku tak merasakan ketenangan dan kedamaian seperti ini,” ucap Barata. Ia meregangkan tubuhnya, menarik otot-ototnya agar lebih rileks.
Melihat dan merasakan secara langsung pemandangan yang indah dengan udara yang sejuk, Barata tersenyum puas.
Namun, seberapa besar ia berusaha untuk menutupi semua kesedihannya, tetap saja ia masih mengingat kejadian berdarah itu. Meski pemandangan yang indah terpampang di depan matanya, dia hanya merasakan kebahagiaan itu sekejap.
Lepas itu, bayang-bayang kejadian berdarah tersebut terus menghantui dirinya. Walaupun ia sudah menghancurkan perkumpulan itu, tetap saja ia merasa tidak tenang. Tragedi berdarah itu meninggalkan luka yang tak akan pernah bisa disembuhkan.
Mengingat kejadian kala itu, Barata menatap sedih ke arah langit, menengadah layaknya meminta sesuatu pada Yang Maha Kuasa.
Sendu, ingin ia berteriak. Namun, apa yang akan berubah jika dia berteriak terhadap langit yang tak memberikan kebahagiaan untuknya. Kehilangan keluarga membuat dia tak bergairah lagi untuk menapaki kehidupan.
Duduk di antara pepohonan yang lebat nan menjulang tinggi ke langit dengan gagahnya, dia merasakan ada bagian di dalam tubuhnya yang perlahan-lahan menghilang.
Entah apa yang baru saja terjadi, tiba-tiba tubuhnya terasa lemas sekali. Menggerakkan jari saja terasa sangat menyakitkan.Pandangannya tak jelas dan mulai kabur. Keringat mengucur deras di sekujur tubuhnya, membasahi pakaian yang ia kenakan. Wajahnya memucat, tubuhnya gemetar menahan rasa sakit yang tiada tara. Panas seperti dibakar hidup-hidup, lalu berganti dengan dingin layaknya ia ditenggelamkan dalam ribuan es.
Saat batuk, ia mengeluarkan darah. Tenaganya pun menghilang dan ia roboh seketika tak sadarkan diri.
Peristiwa itu terjadi di seluruh Nusantara. Bukan hanya Barata saja yang merasakan rasa sakit itu, semua pendekar yang mempelajari dan menguasai ilmu kanuragan pun kehilangan seluruh tenaga dalam, termasuk semua kemampuan mereka. Tak ayal, hal ini menimbulkan rangkaian reaksi yang tak terkira dari berbagai pihak.
Ratusan ribu orang yang mempelajari ilmu kanuragan, baik dari yang ahli sampai yang masih baru, mereka semua ambruk tak sadarkan diri dengan kondisi yang sama seperti Barata.
Para Raja dan yang lainnya tak lepas dari kejadian ini. Mereka juga mengalami kejadian serupa.
Tatanan masyarakat secara tiba-tiba menghilang bersamaan dengan robohnya semua pendekar yang tak sadarkan diri. Satu per satu kejadian aneh mulai bermunculan.
Angin ribut mulai meluluh lantahkan beberapa desa dan memasuki kawasan kota. Bumi terguncang dengan hebatnya, menghancurkan berbagai bangunan yang tak mampu menahannya.
Langit bergemuruh, petir saling menyambar satu sama lain, cuaca berubah menjadi tak menentu. Laut yang biasanya tenang mulai berdebur dengan ombak yang menyapu pesisir pantai hingga ke daratan.Bencana yang terjadi semakin menjadi. Tak berselang lama, berbagai bangunan yang tak biasa mulai muncul satu per satu. Tanah terbelah membentuk celah. Sebuah bangunan berbentuk tabung keluar dari celah itu dengan garangnya.
Berbagai macam bangunan muncul di berbagai tempat. Ada yang turun dari langit bagaikan meteor, muncul dari kedalaman bumi, dan juga mencuat ke permukaan dari dasar laut. Semua kejadian itu menyebabkan kepanikan tak terhingga bagi seluruh penduduk Nusantara.
Sepuluh hari lebih mereka dilanda ketakutan tak berujung, sepuluh hari itu pula para pendekar tak sadarkan diri. Ketika para penduduk mulai merasa tenang dengan terhentinya berbagai bencana, mereka mendapati jika semua yang terjadi hanyalah sebuah awal dari sebuah akhir yang tak pernah mereka damba-dambakan.
Satu per satu makhluk dengan bentuk yang mengerikan menampakkan dirinya dengan bentuk yang tak biasa. Mereka memiliki kekuatan yang sama seperti yang dulu dimiliki oleh para pendekar.
Makhluk-makhluk itu berkeliaran di segala tempat, memangsa para manusia yang berkeliaran di sekitar tempat mereka.
Tak ada yang bisa menghentikan mereka. Orang-orang dengan keberanian besar mengangkat senjata mereka dan melawannya. Namun, tanpa kekuatan yang memadai, mereka hanya menghantarkan nyawanya saja.
Lima belas hari berlalu, para pendekar yang tak sadarkan diri mulai membuka mata mereka.
VENUS CORNEOI'm alone in his office right now. Hindi kasi ako sumama sa meeting niya nandon naman kasi si Jack. Right now gamit ko ang laptop niya, playing candy crush it's really boring. After some more minutes ay sinarado ko na ang laptop niya. Bumaba ako sa dating department ko para kumustahin ang mga kaibigan ko. Everyone is not busy, naglalaro lang nga sila Glenda. Sana all kasi maraming kasama. Ang boring kasi sa office ni Thad kapag wala s'ya.“ Uy! Looks who's here ang mortal enemy natin. ” it's Glenda. “ Naligaw ata dito ang magandang secretary ni Sir Deus? ” and si Grace iyan. Kaaway ko lagi 'yan epal kasi. “ Problema n'yo? Bawal na bang tumambay dito? Eh kung sesantehin ko kayong lahat? ” i said threatening them. “ May karapatan ka na bang sesantehin kami? Tsaka mo na kami yabangan kung may karapatan ka na Venus. ” Hinila ko ang isang upuan, naupo at tinitigan si Lucas. Siya ang nagsalita kanina. “ May karapatan man ako o wala, I can just pretty asked Sir Thadeus t
THADEUS POV Dvmn that woman. Naka-amin pa nga akong gusto ko talaga s'ya. At tinawanan lang niya ako tapos iniwan pa ako. “ Ang corny mo Mr. CEO, tara na nga baka sabihin mong I'm neglecting your confession and feelings kahit ang cringe. ” Wow ha? Bumalik lang ata siya para laitin ang confession ko. “ Wala naman akong sinabing ganon. Since you insist then, let's go. You drive my car. ” Napanganga siya at tinuro ang kanyang sarili. “ Ako? Ipagmamaneho kita? Hindi mo ako driver noh. Girlfriend mo ako Mr. CEO, hindi ka talaga gentleman eh. ” “ Then, you choose Venus. Mag d-drive ka o maglalakad tayong pareho? ” napairap si Venus at kinuha na ang susi sa akin. “ Kahit kailan epal ka talaga Thad. ”“ Hindi mo kasi ako nilalambing. ” sambit ko na kinapreno niya ng sasakyan. “ Ano kamo? Lambing? Fake relationship lang naman tayo. ” muli siyang nag drive.“ Kahit na, you are still my girlfriend. It's your obligation and besides, we already make out. Still counted as fake relationshi
VENUS POV Medyo masakit pa rin ang katawan ko pero kaya ko na ang sarili ko. Kailangan kong mag trabaho para sa pamilya ko. Kasalanan ito ng diary ni Thad eh. Kung bakit ba kasi nasa akin iyon at napaka-hahalay pa ng laman? Napasabak tuloy ako ng wala sa oras. Ang landi n'ya kasi at maypa cold treatment pang nalalaman. “ Papasok ka? ” natigilan ako sa pag make-up ng pumasok si Thad sa kwarto. “ Yes. Why? Masama ba? May trabaho pa naman akong babalikan pagkatapos kong landiin ang CEO di ba? ” i said that made him laugh. “ Of course. Kahit araw-araw mo pa akong landiin walang problema itataas ko pa ang sahod mo—” i cut his lines. “ Pero ibababa mo ang p*nty ko? ” hindi niya napigilan ang tumawa. “ Grabe ka naman pero much better nga kung gano'n. ” i rolled my eyes at him. “ Edi wow. Tataas sahod pero bababa ang p*nty. Manyak ka talaga. ” “ Ayaw mo ba? Masarap naman di ba?” “ Ewan ko sa'yo Thad. Ihatid mo nga ako sa company.” Lumapit siya at hinalikan ng mabilis ang labi ko.
THADEUS POV Malawak ang aking ngiti habang papalapit ako sa kwarto dala ang mga pagkain. At last we did it! Akala ko ay ayaw niya at hanggang takaw tikim na lang ako. “ Bakit ba ang tagal mo? ” galit na naman s'ya. “ You're awake. How are you? ” tanong ko. “ Seryoso ka ba? Matapos mo akong angkinin ng walang tigil kanina magtatanong ka ngayon kung kumusta ako? Malamang masakit. ” asik nito at binato pa ang unan sa akin. “ I'm sorry. Hindi ko napigilan, bakit kasi ang sarap mo? ”“ Tigil tigilan mo ako Thad. Mamaya ka na lumandi kanina ko pa gusto mag banyo. ” sambit nito. Binaba ko ang pagkain at agad siyang binuhat papasok sa banyo. “ Help me. D'yan ka lang hindi ko kayang tumayo at maglakad mag-isa. ” she said while still murmuring something. “ Okay na ba? ”“ Yeah. Help me, faster Thad. ” Sa pagbukas ko ng pinto ay saktong nadulas pa siya. Mabilis akong kumilos at nahawakan ang kanyang bewang. Our eyes meet— na tila ba nag-slow motion ang lahat at siya lang ang pinakama
Maligayang pagdating sa aming mundo ng katha - Goodnovel. Kung gusto mo ang nobelang ito o ikaw ay isang idealista,nais tuklasin ang isang perpektong mundo, at gusto mo ring maging isang manunulat ng nobela online upang kumita, maaari kang sumali sa aming pamilya upang magbasa o lumikha ng iba't ibang uri ng mga libro, tulad ng romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel at iba pa. Kung ikaw ay isang mambabasa, ang mga magandang nobela ay maaaring mapili dito. Kung ikaw ay isang may-akda, maaari kang makakuha ng higit na inspirasyon mula sa iba para makalikha ng mas makikinang na mga gawa, at higit pa, ang iyong mga gawa sa aming platform ay mas maraming pansin at makakakuha ng higit na paghanga mula sa mga mambabasa.
리뷰