Home / Romansa / The Ruthless Mafia / Kedatangan Orlando

Share

Kedatangan Orlando

Author: Susi_miu
last update publish date: 2026-06-16 18:41:42

Mungkin tidak ada yang mengatakan bahwa sofa ini adalah tempat di mana dia bisa melakukan segala sesuatu tanpa terkecuali. Svanna hanya mengambil poin penting kalau seseorang telah memindahkannya ke sana, maka seharusnya hanya di sana dia merasa tidak akan menyentuh larangan Nightroe.

Tidak dimungkiri. Semua berjalan seperti yang dia harapkan. Nightroe tidak kembali sejak Svanna menemukan keberadaan pria itu di rumah sakit. Setidaknya memang benar. Satu – satunya hal yang dia inginkan a
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • The Ruthless Mafia   Ketahuan

    Setelah berpamitan pulang kepada ayahnya, Svanna mengambil langkah secara tentatif melewati lorong yang pernah membawa dia pada suatu informasi serius, meski itu adalah gambaran paling menyakitkan. Kamar rawat di sana .... Svanna menelan ludah kasar saat jarak tempuhnya sudah semakin dekat. Berharap tidak memberanikan diri sekadar terus melanjutkan, tetapi rasa ingin tahu terkadang bertindak dengan kurang ajar. Tidak dimungkiri bahwa ada keabsahan yang memberinya lebih banyak gambaran dan tingkat rasa penasaran yang membludak. Entahlah, Svanna merasa dia tidak baik – baik saja jika tidak melihat langsung sesuatu—mungkin sedang Nightroe lakukan di dalam sana, meski dia tahu risiko seperti apa yang akan diterima, jika pria itu mengetahui sikap lancangnya. Sekarang atau tidak pernah. Svanna menelan ludah kasar. Menegakkan tubuh sembari memastikan bahwa dia ternyata akan lebih siap menghadapi apa pun nanti. Mungkin hanya perlu tidak memberi Nightroe petunjuk b

  • The Ruthless Mafia   Terlalu Hijau

    “Yang kudengar dia adalah donatur untuk rumah sakit besar ini. Jadi, kupikir itu sudah menjadi kewajibannya ada di sini.” Ayahnya masih diliputi pemikiran positif tentang pria itu. Andai saja Svanna tidak pernah tahu tentang keberadaan Yohanna di rumah sakit yang sama, mungkin dia juga akan dicecoki gambaran serupa; menyanjung betapa besar empati Nightroe terhadap orang – orang di sekitar. Hal tersebut jelas adalah sesuatu yang salah. Ada niat terselubung dan semua masih menjadi motivasi rahasia bagi mereka yang hijau. Yohanna adalah alasan terbesar, mengapa Nightroe sering berkeliaran di sekitar ayahnya .... “Apa kau melihatnya selama tiga hari di sini, Papa?” Svanna tidak akan menahan diri lebih lama. Lagi—cukup dengan anggukan samar dari Heldfan, dia dapat merasakan betapa ledakan itu begitu hebat. Ledakan yang membuat banyak perpecahan dan dia masih harus memungut satu demi satu untuk menyatukan kembali sesuatu yang nyaris menyerupai rusak. “Nightroe tida

  • The Ruthless Mafia   Bercanda

    Laut Mediterania sering kali menjadi objek penantian di benak Svanna. Tenang; permukaan yang berkilau di bawah siraman cahaya matahari; dan bagian paling mengesankan adalah sapuan angin—terasa menampar wajah merupakan gambaran paling berharga—membuat dia merasa lebih betah, walau tidak dapat mengabaikan satu prospek yang mendesak dirinya supaya mempertanyakan keberadaan seseorang. Nightroe tidak pulang selama tiga hari sejak kali terakhir pria itu hampir kelepasan. Dia tidak begitu mengerti. Mungkin kata – katanya telah melukai harga diri seseorang, yang membuat mereka saling membebaskan kekacauan paling fatal. Kenangan buruk di masa lalu tidak akan pernah bisa berubah. Maksudnya, tidak akan pernah membawa mereka pada keadaan baik – baik saja. Semua telanjur. Tembok telah menjulang tinggi. Tidak akan pernah ada tempat untuk memperbaiki situasi terburuk di antara mereka. Svanna tak bisa membayangkan bagaimana dia sanggup bertahan ... memikirkan beberapa rumpang yang meng

  • The Ruthless Mafia   Bertepuk Sebelah Tangan

    “Apa yang membuatmu sampai berpikir aku mengatakan kebohongan?” Svanna berbalik tanya. Cukup yakin ada sesuatu yang salah. Sesuatu yang merompak kebenaran di antara mereka dan tampaknya informasi di puncak kepala Nightroe diseludipi oleh kebohongan ganjil. “Apa yang kau harapkan? Kau berpikir ada sesuatu yang salah dari pernyataanku? Empat tahun lalu aku melihat sendiri warna aslimu. Jangan bersikap seperti gadis polos. Kau bukan lagi Johansson yang kukenal pertama kali.” Seolah pria itu bisa memahami apa yang sedang dia pikirkan. Apakah sekarang Svanna bisa menyebut tentang adanya kesalahan berpikir? Nightroe seperti baru saja mengungkapkan satu hal yang selama ini pria itu pendam. “Terserah, Nightroe. Aku tidak merasa wajib meyakinkan pandanganmu. Hakmu jika memang itu yang kau percayakan. Aku sudah kedinginan. Bisakah kau menyingkir sebentar?” Percuma. Ya, semua hanya akan menjadi sia – sia andai dia masih berupaya memberi pria itu pengetahuan serius. Nigh

  • The Ruthless Mafia   Haknya

    “Apa yang kau lakukan, Orlando!” Svanna yakin suaranya terdengar tidak main – main, tetapi reaksi Orlando menunjukkan informasi sebaliknya, seolah pria itu tidak terpengaruh apa pun. Malah, diselingi tawa kecil, yang membuat dia secara naluriah mengusap wajah dengan kasar hingga menyugar rambut ke belakang. “Kau tahu tindakanmu semalam sudah cukup membuatku berada dalam masalah besar. Nightroe akan sangat marah jika dia melihatku seperti ini." Semua gambaran di benak Svanna terjun bebas ke dalam jurang saat dia menyadari bahwa pakaian-nya; dress tipis yang dia ambil semalam dan kenakan; benar – benar basah merekat, bahkan memperlihatkan dalaman kontras—dan mungkin akan meninggalkan banyak pemikiran kotor kepada semua orang. Kepada Orlando yang saat ini menatap dengan kilatan menerawang, lalu berkata, “Kau terlalu serius seperti suami bajinganmu.” Itu tidak sepenuhnya benar.Dulu Nightroe tidak terlihat sedingin, kaku, dan terlalu serius seperti saat ini. Sam

  • The Ruthless Mafia   Kolam

    Untuk terakhir kali, senyum Nightroe terlihat lebar. Mula – mula semua agenda tergambarkan melalui cara pria itu menerima coretan canva—mereka bahkan masih membicarakan beberapa hal kecil; seperti ketika Svanna memperhatikan ke mana Nightroe akan menyimpan lukisan tersebut. Pria itu kembali mengedikkan bahu. Tampak akan mengatakan sesuatu. Namun, secara tentatif semua menjadi samar. Semua perlahan – lahan menghilang. Svanna mengerjap. Dapat dipastikan dia masih mengingat setiap detil jawaban Nightroe. “Akan kusimpan ke mana saja, asal setiap kali aku melihat coretan gambar wajahmu ... aku selalu jatuh cinta.” Sayangnya, detik ini cinta itu sudah hilang terhapuskan. Siraman cahaya lampu segera mendorong Svanna untuk merangkak ke permukaan. Dia perlu berulang kali mempelajari situasi terakhir di sekitar. Bayangan dari ketakutan di benaknya seperti meninggalkan sedikit sisi traumatis sekadar membayangkan bahwa sekarang sudah berada di suatu tempat—cukup tidak as

  • The Ruthless Mafia   Tak Ingin Mendengarkan

    Wajah Svanna barangkali sudah sangat memerah. Dia mengerjap, berusaha keras mengembalikan sisa kesadaran—setidaknya masih cukup sanggup direnggut di sini. Namun, tidak tahu simulasi kalap seperti apa yang benar – benar menarik Nightroe lepas dari permukaan hingga tampaknya pria itu tak sadar terh

  • The Ruthless Mafia   Amelia Heksa

    “Kau ... dasar jalang kotor!” Amelia jelas tidak bisa menerima serangan tak terduga seperti tadi. Ada keabsahan di mana respons memberi dampak mengerikan terhadap sesuatu di dalam diri wanita itu. Tangan yang terlihat dilatih khusus dengan pelbagai persenjataan nyaris terangkat—hampir member

  • The Ruthless Mafia   Don Sullivan

    Svanna secara naluriah menunduk saat sulur – sulur merasakan cengekraman Nightroe mengendur di pergelangan tangannya. Juga tidak mengatakan apa – apa kali pertama menyadari pria itu mulai mengambil satu langkah ke depan. “Di bawah pimpinanku sekarang, aku ingin melakukan pertemuan penting. Semua C

  • The Ruthless Mafia   Pertemuan

    Ajaib. Mereka semua tahu bahwa Nightroe sedang menunggu dengan tidak sabar di luar kamar, tetapi tidak satu pun kata protes terungkap dari mulut pria itu. Untuk terakhir kali, Svanna menatap pantulan diri di depan cermin. Semua terlihat benar – benar indah di tangan Alina. Dia bahkan tak pernah m

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status