Beranda / Fantasi / Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz / Bab 174. Musuh yang Memberi Rasa Aman

Share

Bab 174. Musuh yang Memberi Rasa Aman

last update Tanggal publikasi: 2026-02-02 06:16:23

Pertarungan di jembatan itu belum sepenuhnya berakhir.

Roger dan Richard bergerak tanpa suara berlebihan. Setiap pukulan tepat sasaran, setiap tendangan bersih dan efisien. Reno dan Seno menutup sisi jembatan, memastikan tak ada satu pun yang bisa kabur atau menyerang dari belakang.

Billy berjaga di dekat Elvira, tubuhnya setengah menghalangi. Sementara itu, Nathan tetap berdiri dengan Elvira yang tidak sadarkan diri berada di pelukannya. Ia tidak bergerak banyak, tidak bicara, namun justru
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz   Bab 400. Awal dari Segalanya

    Malam kembali turun di Kota Metropolis. Lampu-lampu kota bersinar indah di bawah langit gelap, sementara angin malam berembus pelan melewati atap vila Nathan. Suasana terasa tenang. Terlalu tenang. Nathan berdiri sendirian di atas atap sambil memandang langit malam yang dipenuhi bintang. Di belakangnya, Kuali Emas Shandong melayang perlahan sambil memancarkan cahaya keemasan lembut yang sesekali berdenyut seperti memiliki kehidupan sendiri. Nathan mengangkat tangannya perlahan. Energi spiritual di sekitar vila langsung bergerak mengikuti pikirannya. Aliran energi itu membentuk pusaran kecil di udara sebelum kembali menghilang. Namun perhatian Nathan sama sekali tidak tertuju pada hal tersebut. Tatapannya justru terus memandang bulan di langit. Entah sejak kapan... Perasaan gelisah di dalam dirinya semakin sering muncul. Bukan rasa takut. Bukan juga firasat buruk biasa. Melainkan sesuatu yang terasa seperti panggilan. Seolah ada sesuatu yang jauh di luar

  • Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz   Bab 399. Cahaya di Vila Nathan

    Dua hari kemudian, Nathan dan yang lainnya akhirnya telah kembali ke Kota Metropolis. Perjalanan pulang berlangsung jauh lebih tenang dibanding keberangkatan mereka sebelumnya. Tidak ada lagi tekanan mengerikan, tidak ada pertarungan besar, dan tidak ada suasana tegang seperti saat mereka memburu jejak Malik dan Shafira. Seolah semua kekacauan itu hanya mimpi buruk singkat yang kini sudah berlalu. Berita tentang kehancuran Organisasi Ular Putih sendiri tidak pernah benar-benar menyebar ke publik. Semua jejak pertempuran telah dibersihkan. Markas mereka menghilang tanpa sisa. Mayat-mayat dibawa pergi. Dan pihak tertentu dari dunia bawah dengan cepat menutup seluruh informasi yang mungkin bocor ke masyarakat. Pada akhirnya... Dunia tetap berjalan seperti biasa. Orang-orang tetap pergi bekerja. Lampu kota tetap menyala. Mahasiswa tetap memenuhi kampus. Dan kehidupan Nathan di Universitas Nasional Senantara kembali terlihat normal. Namun berbeda dengan suasana

  • Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz   Bab 398. Pulang

    Malam perlahan mulai berakhir. Langit yang sebelumnya gelap pekat kini berubah menjadi kebiruan samar, menandakan fajar akan segera tiba. Angin dingin berembus pelan melewati reruntuhan markas Organisasi Ular Putih yang kini telah hancur total akibat pertarungan besar sebelumnya. Api masih menyala di beberapa sudut bangunan. Asap tipis membubung ke udara. Sementara tanah di sekitar area itu dipenuhi retakan besar akibat benturan energi para kultivator tingkat tinggi. Nathan dan yang lainnya berjalan meninggalkan tempat tersebut dengan langkah perlahan. Malik dan Shafira berhasil diselamatkan. Meskipun kondisi keduanya masih sangat lemah, setidaknya nyawa mereka sudah tidak lagi berada dalam bahaya setelah Nathan memberi mereka pil pemulihan tingkat tinggi. Tubuh Malik masih dipenuhi luka sobek dan bekas benturan. Sedangkan Shafira terlihat jauh lebih pucat dari biasanya. Namun dibanding keadaan mereka saat pertama ditemukan... Kondisi itu sudah jauh lebih baik.

  • Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz   Bab 397. Keputusasaan Shen Ryu

    Keheningan menyelimuti seluruh area setelah Raja Raksasa Ilusi tersedot masuk ke dalam Kuali Emas Shandong. Tidak ada yang bergerak. Tidak ada yang berbicara. Semua orang masih memproses apa yang baru saja terjadi. Sosok yang sejak awal datang dengan penuh kesombongan, seorang Raja Raksasa yang berdiri di puncak kekuatan Alam Langit, kini justru dikurung hidup-hidup di dalam artefak yang selama ini ia banggakan sendiri. Nathan berdiri tenang di udara. Jubah hitamnya berkibar perlahan tertiup angin malam, sementara Kuali Shandong melayang di sampingnya dengan cahaya emas samar yang perlahan meredup. Beberapa detik kemudian Nathan mengangkat tangan dan menarik kembali kuali itu. Clang. Suara logam bergema pelan. Aura menekan yang sebelumnya memenuhi area perlahan menghilang, membuat Kuali Shandong kembali terlihat seperti kuali biasa. Namun sekarang... Tidak ada seorang pun yang cukup bodoh untuk benar-benar menganggapnya biasa. Tatapan semua orang dipenuhi ket

  • Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz   Bab 396. Lahap

    Semua orang di sekitar medan pertempuran mendadak terdiam. Kuali Emas Shandong kini melayang tenang di sisi Nathan, memancarkan cahaya emas lembut yang berbeda jauh dari sebelumnya. Jika tadi aura yang keluar terasa liar dan menekan, sekarang aura itu justru terasa hangat dan sejuk, seolah artefak tersebut akhirnya menemukan tempat yang benar-benar cocok untuknya. Bahkan angin di sekitar Nathan mulai berubah lembut. Cahaya emas tipis berputar mengelilingi tubuhnya, membuat sosoknya terlihat semakin misterius. Raja Raksasa Ilusi membelalak tidak percaya. "Itu tidak mungkin..." gumamnya lirih. Ia sudah menggunakan artefak itu selama beberapa waktu, namun benda tersebut tidak pernah menunjukkan reaksi seperti sekarang. Tidak pernah terasa hidup. Tidak pernah memperlihatkan emosi. Namun saat berada di tangan Nathan... Kuali itu justru terlihat seperti makhluk hidup yang merasa nyaman berada di dekat tuannya. Ravina memandang pemandangan itu dengan mata berbinar kecil

  • Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz   Bab 395. Kuali yang Menemukan Tuannya

    Langit di atas Negara Lunar terus berguncang hebat. Pertarungan antara Nathan dan Raja Raksasa Ilusi telah mencapai titik yang bahkan sulit dipahami oleh para kultivator biasa. Setiap benturan energi menciptakan ledakan besar yang mengguncang bumi hingga puluhan kilometer jauhnya. Boom! Nathan mundur beberapa langkah di udara setelah menerima hantaman telapak tangan raksasa yang diperkuat aura ilusi. Di sisi lain, Raja Raksasa Ilusi juga terpental akibat pukulan Nathan yang menghancurkan lapisan pertahanan energinya. Keduanya kembali menjaga jarak. Napas Raja Raksasa Ilusi mulai berat, namun wajahnya justru dipenuhi kegembiraan liar. "Bagaimana?" ejeknya sambil tertawa keras. "Sekarang kau mulai merasakan kekuatan artefak kuasi suci ini?" Aura emas dari Kuali Shandong terus mengalir ke tubuhnya. Meski ia tidak memahami fungsi asli artefak tersebut, energi yang dipancarkan kuali itu tetap memberikan peningkatan luar biasa pada kekuatannya. Bahkan Nathan harus mengakui... Peni

  • Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz   Bab 103. Fondasi yang Dibangun Dari Rasa Sakit

    Tawa Nathan pecah singkat, ringan, dan jujur. Bukan tawa mengejek. Bukan pula tawa meremehkan. Melainkan tawa seseorang yang benar-benar terkejut oleh ketulusan yang terlalu lurus untuk disangkal. “Kakak?” ulang Nathan sambil mengusap wajahnya sendiri. “Kau ini benar-benar…” Roger berdiri tega

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-24
  • Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz   Bab 108. Awal Mula Kalimat Pria Sejati Tidak Beradu Mulut Muncul.

    “Kakak, siapa pria tampan itu?” tanya Chelyna dengan bahasa Negara Darsia, yang tidak dimengerti Nathan. “Tampan?” Roger mengulang. Chelyna tampak malu, namun lirikannya tak pernah lepas dari Nathan. “Oh…” Roger tersentak dan menyadari sesuatu. “Dia adalah orang hebat yang melatihku bertarung

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-24
  • Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz   Bab 89. Bukankah Taruhan Kita Hanya Taruhan Kecil?

    Sementara di tengah kesadarannya yang mulai menipis, Nathan merasakan kaku dan sakit hampir di seluruh bagian tubuhnya. Matanya panas, aliran listrik seolah berputar-putar mengelilingi bagian-bagian tubuhnya, memberi efek kesemutan yang tak tertahankan. Dalam waktu yang cukup singkat, Nathan sudah

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-23
  • Tuan Muda Tersembunyi Pulau Alcatraz   Bab 87. Teman yang Lembut dan Manis

    Setelah melihat keakraban Nathan dengan orang tua Rania dan juga Mila, Nasha merasakan sedikit ceburu dan kesedihan di hatinya. Jika saja kedua orang tuanya masih ada, pasti mereka juga akan sangat akrab dan sangat bahagia bertemu dengan Nathan. Melihat riak kesedihan terpancar di wajah cantik Nas

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-23
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status