Beranda / Rumah Tangga / WANITA YANG KAU HINAKAN / BAB 48. Yang dilihat Mak Manurung.

Share

BAB 48. Yang dilihat Mak Manurung.

Penulis: Kencana Ungu
last update Terakhir Diperbarui: 2022-10-28 08:40:24

🌸🌸🌸

Sejak kejadian adegan aku melempari pintu dapur ibu, mereka kompak mendiamkanku. Syukurlah ini jauh lebih baik dari pada mereka bertingkah bar-bar.

Malam ini aku berkutat dengan adonan donat dan bolu pisang ditemani Mas Danu. Dia takut akan terjadi kejadian seperti kemarin malam.

Saat sedang menggoreng donat menjelang azan subuh tubuhku rasanya panas sekali padahal aku menggoreng pakai kompor bukan tungku.

Brugh!

Suara seperti benda jatuh sangat jelas terdengar dari arah belakang rumah.

"Ita! Danu!" Terdengar panggilan Mak Manurung dari pintu depan sampai beliau menggedor-gedor.

"Sabar, Mak. Ada apa Mak, sampai ngos-ngosan begitu subuh-subuh. Ayo masuk dulu," ajakku pada Mak Manurung. Beliau mengikuti langkah kakiku.

"Mak, kayak habis nyangkul sawah sehektar subuh-subuh minum air putih sekali teguk gitu langsung habis," godaku.

"Ini bukan sekedar lari jauh puluhan kilometer, Ta, lebih dari itu karena jantung juga rasanya mau copot."

"Memang ada apa, Mak?" tanya Mas Danu.

"Emak,
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • WANITA YANG KAU HINAKANĀ Ā Ā BAB 203. Ending.

    ~k~u šŸŒøšŸŒøšŸŒøā€œMas, siapa perempuan ini?ā€ Akhirnya kutanyakan langsung foto yang tadi siang dikirim oleh paman.Mas Danu mengerutkan keningnya matanya menatapku penuh selidik.ā€œIni nomor Paman Mas, lihat tuh, WA-nya dari atas,ā€ jelasku. Mas Danu memang tidak paham jika pakai smartphone.ā€œIni dikirim tadi pagi kenapa enggak bilang langsung, Dik?ā€ā€œGimana mau bilang kan, Mas sibuk di toko.ā€ā€œSiapa wanita berbaju orange itu, Mas?ā€ cecarku.ā€œItu ... em, tapi kamu jangan marah, ya?ā€ Mendengar jawaban Mas Danu justru aku semakin takut. Takut kalau apa yang aku pikirkan benar.ā€œJawablah, Mas jangan berkelit gitu.ā€ā€œNamanya Maya, dia teman sekolah Mas waktu SD. Waktu itu tanpa sengaja bertemu di toko. Setelah pertemuan pertama dia sering datang dan banyak bercerita tentang rumah tangganya ....ā€ Mas Danu menjeda ceritanya.Aku sudah berkeringat panas padahal suhu udara malam ini dingin karena tadi sore hujan sangat deras dan sekarang pun masih gerimis kecil.ā€œKarena Mas kasihan makanya Mas seri

  • WANITA YANG KAU HINAKANĀ Ā Ā BAB 202. Mengusir benalu.

    ā€œEnggak bersih berarti tidak ada acara masuk rumah.ā€ Mamah Atik ikut menimpali.ā€œApa ini sudah cukup, Bu?ā€ tanya Evi memperlihatkan irik yang berisi pucuk daun singkong.ā€œBelum! Petik yang banyak, di rumah banyak orang jadi banyak juga yang makan kalau cuma segini habis sama kamu aja!ā€ Mamah Atik pun tidak kalah sengit memarahi Evi.ā€œAku adukan kalian sama Mas Danu biar kapok!ā€ Ancam Evi.ā€œAdukan saja sana! Danu tidak akan pernah ambil pusing,ā€ jawab Mamah Atik.ā€œPaman, jangan main HP terus nanti HP-nya masuk parit kami lagi yang disalahin dan suruh ganti,ā€ kataku agak kuat karena jarak kami lumayan jauh.ā€œEh, iya, Ya. Ini aku hanya kirim pesan pada Danu saja,ā€ jawab paman.Benar saja setelah kucek ponsel Mas Danu yang ada di saku celanaku ternyata ada pesan masuk lagi dari paman.[Keputusanmu akan menentukan nasib rumah tanggamu, Dan. Cepat katakan iya atau tidak!]Lagi hanya kubaca saja. Aku tidak berminat sama sekali untuk membalas.ā€œSudah ada gledek, tuh! Buruan nanti keburu turun

  • WANITA YANG KAU HINAKANĀ Ā Ā BAB 201. Mungkinkah?

    🌸🌸🌸Hidup sejatinya adalah perjalanan. Sekarang tergantung kita mau pilih jalan yang mana. Di depan sana ada banyak sekali rintangannya. Berkelok-kelok, lurus mulus, licin berlumpur atau naik turun.Aku menghela nafas berat saat membaca pesan dari paman Mas Danu. Pesan itu langsung kuteruskan ke ponselku.Paman Mas Danu sebenarnya belum selesai berbicara dengan Mas Danu hanya saja tadi tiba-tiba Joko menelepon ada pelanggan tetap mau belanja bulanan dan jumlahnya sangat banyak. Makanya Mas Danu buru-buru pergi ke toko.Paman dan juga Evi kami persilakan untuk menunggu di rumah. Bagaimana pun juga mereka adalah tamu.ā€˜... Barang siapa beriman pada Allah dan hari akhir maka hendaklah dia memuliakan tamunya .... HR. Bukhari dan Muslim.Aku memang bukan seorang yang mulus tanpa dosa, tapi aku akan selalu berusaha berbuat baik pada siapa pun meski dianggap bodoh.Bapakku selalu berpesan untuk selalu berbuat baik meski kita dimanfaatkan, meski kita tidak dianggap. Karena kebaikan itu aka

  • WANITA YANG KAU HINAKANĀ Ā Ā BAB 210. Wanita baju Orange.

    ~k~ušŸŒøšŸŒøšŸŒøā€œLoh, siapa kamu!ā€ tegur Mamah Atik saat melihat pria seumuran bapak main nyelonong duduk di teras rumah tanpa permisi.Kami sedang berjemur sekalian menyuapi Kia. Beberapa hari ini hujan terus udara di sini pun sangat dingin.Orang itu bukannya menyahut malah menyalakan rokok.ā€œPaman, ini sarapannya. Nasi uduk aja, ya? Duitku nipis,ā€ ucap Evi. Kami kaget ternyata itu pamannya Mas Danu.ā€œKamu itu kenapa juga beli beginian. Rumah Mamasmu ini besar gendongan tentunya di dalam banyak makanan. Makan nasi uduk begini Paman mules perutnya.ā€ā€œKalian ngapain lihat-lihat! Sekarang mana Mas Danu. Aku mau ketemu Mas Danu,ā€ bentak Evi pada kami.Baru saja aku hendak menyangkal ucapan Evi, Mas Danu sudah ke luar rumah.ā€œMasss ....ā€ Evi lari menghampiri Mas Danu.ā€œDanu. Akhirnya kita bisa bertemu lagi. Paman dari kemarin sudah ada di sini, tapi anak buahmu bilang kamu ada urusan keluarga dan enggak pulang.ā€ Orang yang mengaku Paman Mas Danu pun tergopoh-gopoh menghampiri Mas Danu.Mas Da

  • WANITA YANG KAU HINAKANĀ Ā Ā BAB 209. Mbak Susi lagi.

    Assalamualaikum everyone ....Alhamdulillah bisa up bab baru. Yuk, bantu follow akunku šŸ˜šŸŒøšŸŒøšŸŒøā€œSini, Ta, biar Mamah yang telepon, Joko!ā€ Kuberikan ponselku pada Mamah.Tidak menunggu lama telepon tersambung.ā€œHalo, Mas Joko! Ini Mamah Atik. Tolong itu barang-barang yang mau diangkut sama Susi ambil lagi!ā€ā€œLoh, a—nu, Bu. Itu katanya sudah dapat izin dari Ita,ā€ jawab Mas Joko terbata pasti Mas Joko kaget Mamah Atik to the poin begitu.ā€œEnggak! Baik Ita ataupun Danu enggak ada yang izinin. Di mana Susi? Apa sudah pulang?ā€ā€œBe—lum, Bu. Ma—sih nimbang telur.ā€ā€œDasar orang tidak tahu malu. Pokoknya aku enggak mau tahu, ya, ambil lagi apa yang mau diangkut Susi kalau enggak gaji kamu bulan ini tidak aku berikan!ā€ Ancam Mamah Atik.ā€œAduh! Ba—ik, Bu.ā€Tuuuutt ....Mamah mematikan telepon.ā€œIni, Ta. 10 menit lagi kita telepon Joko. Kamu itu menyek-menyek jadi orang makanya saudara-saudara kamu itu selalu saja meremehkanmu.ā€ā€œAku hanya tidak ingin hubungan yang sudah tidak baik makin tidak b

  • WANITA YANG KAU HINAKANĀ Ā Ā BAB 208. Istri muda?

    Hatiku panas mendengar perempuan lain mengagumi suamiku.ā€œMana anakmu kenapa tidak kamu ajak?ā€ tanya Mas Danu.ā€œMas aku capek loh, nungguin kamu panas dan haus juga kamu malah tega tanya ini dan itu di sini,ā€ rengeknya.Kami masuk dan Evi membuntuti kami.ā€œMas, rumahmu bagus banget ya, pantas paman selalu membanggakan kamu.ā€ Mas Danu diam saja. Dia fokus minum dan menikmati donat yang kusuguhkan.ā€œDanu, kamu makan dulu. Pasti kamu lapar,ā€ titah Mamah Atik.ā€œIya, Mah. Dik, temani Mas makan, ya?ā€ā€œAku juga mau makan Mas. Yuk, aku temani.ā€ Evi gegas berdiri dan menarik tangan Mas Danu.ā€œBukan Dik, kamu. Itu panggilan untuk istriku. Aku memanggilmu dengan namamu saja.ā€ Mas Danu menampik tangan Evi. Dia seperti menahan malu.ā€œMas meja makanmu bagus banget. Seumur-umur aku baru lihat,ā€ ucap Evi. Dia langsung duduk dan mengambil makan tanpa kami suruh terlebih dahulu.ā€œEvi, sebentar lagi kami mau pergi sebaiknya kamu pulang dulu. Rumah ini akan kami kosongkan.ā€ā€œApa? Ya ampun, Mas! Aku jauh-

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status