공유

Bab 94

작가: Jayden Carter
Tanto berguling kesakitan di tanah dan meraung kepada kapten pasukan khusus, "Dia ... dia sengaja melukai orang!"

Namun, kapten itu hanya melirik Tanto dengan pandangan meremehkan. "Aku nggak melihat apa-apa. Sampah masyarakat sepertimu ini ... kenapa ekspresimu nggak begini waktu kamu menindas orang lemah?"

"Waktu merusak ladang orang, kamu juga nggak ingat hukum, 'kan!"

Mendengar ucapannya, Tanto benar-benar putus asa. Dia merasa jika terus bertahan, Arlo bisa melumpuhkan keempat anggota tubuh
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터
댓글 (2)
goodnovel comment avatar
Chaplin Master
tiap bab hanya memuat beberapa paragraf. hapus apk
goodnovel comment avatar
nain hatifah
cerita tdk masuk akal tp rame
댓글 더 보기

최신 챕터

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 820

    Reza melepaskan kepalan tangannya. Melawan seorang grandmaster tenaga transformasi? Dia belum punya nyali sebesar itu."Takut ya? Kalau takut, ngapain sok jagoan begitu?" Sudut bibir Arlo melengkung turun.Wajah Reza langsung merah padam. Dia menatap Arlo dengan marah. "Kamu datang ke sini cuma buat mempermalukanku?""Aku perlu datang jauh-jauh buat mempermalukanmu? Kamu terlalu percaya diri!" Arlo tertawa, lalu tiba-tiba maju. Tangannya terangkat, tamparan beruntun langsung mendarat di wajah Reza, dari kiri dan kanan tanpa ampun.Tubuh Reza berputar di tempat, darah menyembur dari hidung dan mulut, lalu dia jatuh terduduk dengan keras ke lantai."Berhenti! Negara punya hukum. Walaupun kamu grandmaster tenaga transformasi, bukan berarti kamu boleh seenaknya bertindak di rumahku!" Tatapan Saleh dipenuhi niat membunuh yang dingin saat menatap Arlo.Arlo mengibaskan tangannya, seolah-olah bukan memukul orang, tetapi menepuk kotoran. "Kamu seharusnya bersyukur masih ada hukum di negara dan

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 819

    Reza menatap layar dengan wajah pucat, melihat Arlo di video dengan penuh percaya diri berkata "silakan maju".Dadanya naik turun dengan hebat. Setelah menarik napas dalam beberapa kali, barulah dia tidak sampai pingsan karena marah.Ini ... ejekan untuknya? Rencana yang dia susun dengan begitu matang sekarang hancur total. Memalukan!Dia, seorang pewaris keluarga besar bernilai puluhan triliun, dibesarkan dengan penuh harapan, malah kalah dari orang biasa?Matanya semakin merah, penuh niat membunuh. Dia menatap layar saat Daniel ditangkap pihak militer dan perusahaan farmasinya disegel, sementara Arlo dielu-elukan seperti pahlawan dan meninggalkan lokasi.Amarah membuatnya seperti terbakar. Detik berikutnya, dia kehilangan kendali dan melempar ponselnya ke televisi. Layar televisi pun pecah berkeping-keping, seperti harga dirinya.Saleh akhirnya juga tidak lagi tenang seperti biasanya. Dia tahu hati anaknya sudah kacau. Tanpa berkata apa-apa, dia mengeluarkan ponsel dan mulai menghubu

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 818

    Para pasien yang seharusnya sudah dikirim pergi, entah sejak kapan justru jatuh ke tangan pihak militer.Daniel sama sekali tidak tahu dan juga tidak menerima pemberitahuan apa pun. Namun, di antara para tentara, ada dua sosok yang dikenalnya, yaitu Zaem dan Hendy! Keduanya jelas bukan orang dari pihak Reza!Dia bahkan melihat kekecewaan dan ketakutan di mata Hendy. Hati Daniel langsung mencelos. Dia bahkan tidak berani melanjutkan konfrontasi. Dia ingin kabur!Namun, di sekelilingnya penuh tentara, mau lari ke mana? Sebodoh apa pun dia, sekarang dia tahu Arlo sudah datang dengan persiapan matang!Dia tidak tahu bagaimana Arlo melakukannya. Otaknya kosong, panik total.Arlo kembali menatap para media, lalu ke arah kamera dan berkata dengan lantang, "Tim pengobatan tradisional, Arlo, Leonard, Kamil, Harto, akan memeriksa pasien!""Dari tim pengobatan barat, Evans, Reno, serta para ahli dari berbagai rumah sakit, akan ikut melakukan diagnosis dan pengobatan!""Di bawah pengawasan media,

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 817

    Arlo melambaikan tangan ke arah Anne. "Urusan pengobatan nanti saja!"Tatapannya menyapu kerumunan, lalu menunjuk Evans dan Reno. "Dua orang ini termasuk pakar medis barat kelas dunia yang kalian akui, 'kan?"Daniel membuka mulut, tetapi tidak bisa membantah. Bahkan kalau dia menyangkal, pasti akan ada banyak dokter barat yang langsung membenarkan.Karena Evans dan Reno memang tokoh puncak di bidangnya, mentor dan idola bagi banyak dokter.Namun, kenapa putri kerajaan itu muncul di saat seperti ini? Dia benar-benar tidak mengerti."Kalau begitu, tim pengobatan tradisional kami bersama dokter barat terbaik dunia yang ada di sini akan melakukan diagnosis dan pengobatan terhadap pasien. Menurut kalian, apa itu masuk akal?"Kali ini, seluruh tempat langsung sunyi.Melihat situasi itu, Fellis langsung menoleh ke para pejabat dari dinas kesehatan dan badan pengawas obat. "Para pimpinan, permintaan yang masuk akal seperti ini seharusnya mendapat dukungan resmi, 'kan?"Beberapa pejabat saling

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 816

    Daniel mengangkat kedua tangannya di udara, memberi isyarat agar semua orang tenang, lalu menatap dingin ke arah Arlo."Pak Arlo juga sudah lihat sendiri, keluarga pasien nggak setuju. Lagi pula, Pak Arlo dan para dokter terkenal ini memang punya kemampuan, tapi kalian semua adalah praktisi pengobatan tradisional.""Dalam situasi seperti ini, lebih tepat kalau dokter barat yang menangani perawatan supaya nggak menimbulkan kesalahpahaman. Nanti dikira kita saling menutupi fakta.""Benar, kami nggak percaya kalian!""Pengobatan tradisional itu sebagian besar penipuan!""Kalian muncul sekarang karena takut pekerjaan kalian terancam, 'kan?""Dari awal memang obat kalian yang bikin masalah, masih saja pura-pura!""Semua pasien kanker seperti kami pernah tertipu pengobatan tradisional. Ujung-ujungnya cuma rugi uang dan nyawa!""Kalian mau periksa dan obati kami? Kalian cuma dokter dari provinsi kecil! Memangnya kemampuan kalian bisa lebih hebat dari dokter ibu kota?""Kamu saja belum tentu d

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 815

    Tatapan Daniel ke arah Arlo menyiratkan sekilas provokasi dan ejekan. Baru datang sekarang? Sudah terlambat!Di antara para awak media yang hadir, tidak sedikit yang paham dunia medis sehingga mereka langsung mengenali Leonard, Kamil, dan Harto sebagai tokoh besar pengobatan tradisional.Bahkan ada juga yang mengenali Arlo, tetapi pemahaman mereka hanya sebatas bahwa dia pernah membela perusahaan milik Fellis.Semua mata langsung tertuju pada Arlo yang baru saja berbicara. Sampai di titik ini, keluar hanya untuk memaki Daniel, memangnya ada gunanya? Kurang lebih, semua orang berpikir seperti itu.Arlo melangkah maju mendekati Daniel, lalu tanpa ragu menamparnya. "Bajingan! Kamu bahkan lebih rendah dari binatang!"Begitu dia bergerak, suasana langsung gempar."Gimana bisa kamu main tangan sembarangan?!" tegur seseorang.Wajah Daniel langsung bengkak, darah mengalir dari sudut bibirnya. Dia memegang wajahnya, tampak malu dan tak berdaya."Perusahaan kami sudah mempermalukan pengobatan tr

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 471

    "Berhenti. Aku mau turun!"Air mata Isyana sudah tidak bisa ditahan lagi. Dia sendiri tidak tahu kenapa, begitu kata cerai terucap, hatinya terasa hampa. Rasa perih yang samar itu membuat air matanya mengalir tanpa bisa dikendalikan.Arlo tahu Isyana bertabiat keras kepala dan bergengsi tinggi. Seka

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 468

    Tidak peduli siapa pun yang dipanggil Arlo hari ini, pada akhirnya tetap berlutut meminta maaf.Tak lama kemudian, beberapa mobil polisi berhenti perlahan. Orang-orang di dalamnya baru saja turun, ketika beberapa mobil dinas pemerintah kembali menyusul dan berhenti. Seiring satu per satu orang turun

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 466

    Mutia cemberut sambil berlagak imut. "Kak Arlo, ayo kita ke taman hiburan. Aku sudah lama nggak ke sana. Kabarnya hari ini ada artis bernama Mila yang datang buat acara. Siapa tahu kita bisa ketemu selebritas!"Arlo menoleh ke Isyana. Ekspresi Isyana agak canggung. Mutia bilang ingin menciptakan kes

  • Warisan Ilmu Pengobatan Terpendam   Bab 480

    "Oh." Nada suara Arlo datar. Dia menatap Dovi, lalu menunjuk Fabio. "Sepertinya dia nggak berniat membela kalian berdua."Dovi dan Felix saling memandang dan sama-sama tertegun. Arlo dan Fabio saling kenal? Fabio tidak berniat balas dendam?"Fabio?" Dovi melemparkan tatapan penuh tanya.Namun, Fabio

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status