共有

Bab 79 - Menuju Istana

作者: VonnyV
last update 公開日: 2026-04-28 20:00:00

Langkah kaki Zhang Lei dan Jin Yuan menuruni jalan berbatu menuju sebuah kota kecil di kaki bukit. Langit senja meneteskan cahaya jingga yang redup, seolah menyelubungi mereka dalam selimut kegelisahan. Sesekali, angin dingin berhembus, membawa aroma tanah basah dan debu yang menyengat hidung—pertanda hujan badai akan segera turun.

Mereka akhirnya menemukan sebuah penginapan sederhana. Lampu minyak yang berayun di beranda memancarkan cahaya kuning pucat, menciptakan bayangan yang ber
この本を無料で読み続ける
コードをスキャンしてアプリをダウンロード
ロックされたチャプター

最新チャプター

  • Zhang Lei Dan Perang Tiga Alam   Bab 142 - Perpisahan Dengan Ao Bai

    Tujuh hari kemudian. Langit kota akhirnya kembali cerah. Meski jejak kekacauan masih terasa di mana-mana. Berita tentang kerusuhan massal memenuhi seluruh media. Namun tidak ada satu pun manusia yang benar-benar tahu apa yang sebenarnya terjadi malam itu. Mereka hanya menganggap semuanya sebagai bencana misterius. Sementara itu— di sebuah pemakaman yang sunyi— Zhang Lei berdiri diam di depan batu nisan Wang Yan. Jin Yuan dan Yunxi berdiri di sampingnya. Angin pagi bertiup pelan melewati deretan pohon. Foto Wang Yan di batu nisan tampak tersenyum tipis. Berbeda jauh dengan hidupnya dulu. Tidak ada yang bicara cukup lama. Sampai akhirnya Zhang Lei perlahan meletakkan bunga putih di depan makam itu. “Terima kasih…” Suaranya sangat pel

  • Zhang Lei Dan Perang Tiga Alam   Bab 141 - Perpisahan Dengan Meihua

    Dan saat Yunxi sampai—ia langsung membelalakkan mata.Benda yang bercahaya dari saku Wang Yan itu adalah botol jiwa Meihua yang sebelumnya di bawa pergi oleh Wang Yan.Botol itu bergetar kuat.Cahaya putih lembut keluar dari dalamnya.Dan di tengah kekacauan itu—suara Meihua terdengar sangat jelas.“Yunxi…”Tubuh Yunxi langsung gemetar.“Meihua…?”Cahaya di dalam botol bergerak pelan.“Aku harus kembali ke tubuhku.”Yunxi langsung menggeleng cepat.“Tidak!”Air matanya langsung jatuh.“Kalau kau kembali… Baizuran akan menggunakanmu lagi!”Suara Meihua terdengar lembut.“Karena itu kau harus melemparkanku ke arahnya.”Yunxi membeku.Matanya melebar penuh keterkejutan.“Apa…?”“Jiwaku dan jasadku masih terhubung.”“Kalau aku kembali… walaupun hanya sesaat… aku bisa menghentikannya.”

  • Zhang Lei Dan Perang Tiga Alam   Bab 140 - Pengantin dari Kegelapan

    Kabut hitam perlahan menyebar di atas gedung tinggi itu. Angin malam bertiup dingin. Dan di tengah aura iblis yang menyesakkan— sosok itu berjalan keluar perlahan. Gaun pengantin merah kuno bergerak lembut tertiup angin. Rambut panjang hitamnya terurai indah. Kulitnya pucat halus. Dan wajah itu… wajah yang sangat dikenal Zhang Lei. Meihua. Tubuh Zhang Lei langsung membeku. Matanya melebar tidak percaya. “Mei…hua…” Suara Zhang Lei bahkan terdengar bergetar. Sosok gadis itu terlihat begitu hidup. Begitu nyata. Tidak ada luka. Tidak ada darah. Ia tampak sehat. Cantik. Sama seperti terakhir kali Zhang Lei melihatnya di dunia kuno— di hari kematiannya. Meihua berj

  • Zhang Lei Dan Perang Tiga Alam   Bab 139 - Portal Kegelapan

    “Aku tahu di mana Meihua.” Suara Zhang Lei terdengar tegas dan dingin. Semua langsung menoleh padanya. “Aura Baizuran… sekarang sangat jelas.” Tatapannya berubah tajam. “Dia berada di pusat kota.” “Dan dia sedang membuka portal itu.” Ao Bai langsung menyadari sesuatu. Wajahnya berubah serius. “Kalau portal dunia kuno benar-benar terbuka…” “…maka semuanya selesai.” Tanpa membuang waktu lagi, mereka segera berangkat. Mobil melaju membelah kota yang sudah berubah kacau. Langit malam kini sepenuhnya hitam. Kabut iblis menyelimuti gedung-gedung tinggi. Suara jeritan dan kekacauan terdengar di mana-mana. Manusia saling menyerang. Mobil terbakar di jalan. Dan di langit— retakan besar berbentuk lingkaran mulai

  • Zhang Lei Dan Perang Tiga Alam   Bab 138 - Kembalinya Zhang Lei Yang Lebih Kuat

    Ao Bai tetap melanjutkan proses pemindahan energi iblis itu.Meski Jin Yuan masih menatapnya penuh amarah.Aura hitam terus mengalir dari tubuh Raja Siluman Kelabang Batu menuju tubuh Zhang Lei.Semakin banyak energi masuk—semakin kuat getaran gelap memenuhi ruangan bawah tanah itu.“Sudah cukup!” bentak Jin Yuan.Ia langsung menarik Ao Bai menjauh.“Apa kau benar-benar ingin mengubahnya menjadi monster?!”Ao Bai menepis tangan Jin Yuan kasar.“Kalau kita berhenti sekarang, dia pasti mati!”“Dan kalau lanjut?!” balas Jin Yuan marah. “Kita bahkan tidak tahu apakah Zhang Lei masih bisa kembali!”Untuk sesaat—suasana menjadi kacau.Aura putih Jin Yuan mulai muncul.Sedangkan energi naga putih Ao Bai ikut bergetar.Yunxi yang melihat mereka akhirnya berteriak,“Hentikan!!”Ruangan langsung sunyi.Yunxi menatap Jin Yuan dengan

  • Zhang Lei Dan Perang Tiga Alam   Bab 137 - Kesalapahaman Antara Ao Bai Dan Jin Yuan

    Malam itu— umpan akhirnya dilepaskan. Ao Bai, yang masih menggunakan wujud Zhang Lei, berdiri sendirian di tengah kawasan industri tua yang telah lama kosong. Kabut hitam memenuhi udara. Hujan turun perlahan membasahi tanah retak di sekelilingnya. Sedangkan Jin Yuan bersembunyi di atas bangunan tua tak jauh dari sana. Tangannya menggenggam gagang pedang naga hijau yang tersisa sebagian sisi tajamnya. Aura putih samar mengalir di tubuhnya. Matanya terus mengawasi sekitar. Sunyi. Terlalu sunyi. Sampai akhirnya— angin tiba-tiba berhenti. Kabut hitam mulai bergerak pelan. Lalu suara seretan berat terdengar dari kejauhan. KREEKKK… KREEKKK… Tanah mulai retak sedikit demi sedikit. Ao Bai langsung menyipitkan mata. “Dia datang…” Dan beberapa detik kemudian— dua mata merah besar muncul

  • Zhang Lei Dan Perang Tiga Alam   Bab 59 - Provokasi Dari Klan Naga Hitam

    Suasana makan malam yang semula tegang karena kehadiran Hei Zhen kini berubah arah. Ketika semua mulai kembali menikmati makanan mereka dengan hati-hati, suara seorang wanita paruh baya yang duduk di sisi kanan Raja Naga Timur menggema di aula megah itu. “Kalau boleh aku angkat seb

  • Zhang Lei Dan Perang Tiga Alam   Bab 57 - Silsilah Keluarga Naga

    Angin lembut menyapu taman istana. Sinar keemasan dari langit petang menyinari wajah Ao Bai yang kini memandang ke kejauhan, seolah sedang menatap masa lalu yang tak pernah benar-benar pergi dari benaknya.Zhang Lei dan Jin Yuan duduk tenang, mendengarkan. Hanya suara burung-burung qi da

  • Zhang Lei Dan Perang Tiga Alam   Bab 43 - Tempat Yang Terasa Tidak Nyata

    Langkah-langkah mereka bergema pelan di atas jembatan cahaya yang dibentuk Qinghan. Sungai di bawah masih deras, sisa-sisa kekacauan dari pertempuran Long Wei dan pasukan kelabang belum sepenuhnya tenang. Arusnya mengerang, seolah mengantar mereka menuju medan yang lebih sunyi—dan lebih berbahaya

  • Zhang Lei Dan Perang Tiga Alam   Bab 39 - Pil Penawar Seribu Racun

    Hujan telah reda di luar gua. Embusan angin pagi yang dingin membawa bau tanah dan daun basah, menembus masuk melalui celah dinding batu. Api unggun tinggal menyala kecil, tapi cukup untuk memberi kehangatan tipis di dalam gua. Qinghan menatap Zhang Lei sejenak, lalu bicara singkat

続きを読む
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status