“Apa? Risa belum kembali dari perjalanan bisnis sampai saat ini?” tanya Adnan melalui sambungan telepon.Ayah Risa menghela napas berat. “Ya, sepertinya pekerjaan Risa semakin berat saja akhir-akhir ini. Aku tahu, kamu pasti merasa sedih dan kecewa karena dia mulai jarang menemanimu di saat-saat sulit.”Adnan diam saja. Rahangnya mengeras.Kalau hanya sehari, dia mungkin masih bisa memakluminya. Tapi, sekarang sudah lewat berapa hari. Terlebih lagi, ayah Risa mengatakan kalau putrinya tidak pergi sendirian, melainkan bersama bosnya.“Baiklah, Paman, kalau begitu saya akan menunggunya saja.”“Adnan, kamu pasti sangat lelah, ya. Di usia yang masih terbilang muda, seluruh beban perusahaan harus berada di pundakmu. Besok kami akan datang untuk menjenguk ayahmu.”“Baik, Paman. Terima kasih banyak.”Sambungan ditutup.Adnan membuka kacamatanya, memijat puncak hidungnya dengan mata terpejam erat.Perjalanan bisnis calon istrinya terasa sangat janggal. Kalau memang itu ada kaitannya dengan
Last Updated : 2026-10-01 Read more