Tekad Risa untuk masuk ke dalam gudang itu tidak bisa dihentikan oleh Maria sama sekali. Akhirnya, dengan berbekal sebuah palu besar, dia membuka gembok pintu itu dengan sekuat tenaga.Bunyi pukulan besi yang saling beradu membuat pelayan muda yang berdiri di belakangnya menutup mata ketakutan. Kedua tangannya menutupi telinganya erat-erat, seolah-olah yang terdengar bukanlah gembok yang rusak atau hancur, melainkan masa depannya karena berani melanggar hal yang dilarang di rumah mewah tersebut.Risa tersenyum bangga. Dia memainkan palu di kedua tangannya, lalu berbalik ke arah pelayan muda di belakangnya."Kalau kamu memang tidak mau berada di sini, pergilah! Jangan takut, aku tidak akan membuatmu tertekan. Jika memang Tuan Muda kalian memecatmu, aku bisa memberi pekerjaan di tempatku. Jangan khawatir."Maria menurunkan kedua tangannya dari telinganya. Keringat dingin yang sangat banyak, dia menatapnya gemetar, lalu berkata takut-takut, "Nona, bukan itu masalahnya. Anda tahu kalau Tu
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-06-30 อ่านเพิ่มเติม