Jantung Ewan berdegup kencang. Inikah daerah terlarang Gunung Shuza?Ewan sempat memperhatikan bahwa tulisan "Daerah Terlarang Gunung Shuza" di tubuh gunung itu diukir oleh jari seseorang.Lebar setiap hurufnya sekitar satu meter, terpahat sedalam satu meter pula ke dalam tubuh gunung. Tiap torehannya mengandung aura yang mampu mengguncang langit.Dari situ terlihat bahwa orang yang mengukir empat kata itu pasti seorang ahli yang tiada tanding."Tua bangka, gunung ini adalah daerah terlarang Gunung Shuza. Ayo kita naik dan lihat-lihat," kata Ewan.Nazar mendongak, menatap puncak gunung dan berkata, "Setinggi itu, gimana caranya kita naik?"Pada saat itu, embusan angin dingin menerpa. Dari kejauhan terdengar suara gemerincing logam.Ewan dan Nazar berjalan ke arah asal suara. Di sana mereka mendapati seutas rantai besi setebal gelas, menggantung di sisi gunung. Jelas, rantai itu adalah satu-satunya jalan untuk mencapai puncak."Tua bangka, aman, 'kan?" tanya Ewan."Aman dari mana?!" sah
Read more