Wanita paruh baya yang tak menyebutkan nama itu akhirnya berjalan menjauh, langkahnya gontai dan mata masih berkali-kali menoleh ke arah Vero.Begitu punggung wanita itu menghilang di balik kerumunan dan seketika napas Vero seketika memburu.Vero tak menyangka bertemu dengan seseorang di masa lalunya. Dia sudah melupakan peristiwa kelahiran itu, tetapi seseorang malah mengingatnya. Dia benar-benar tak ingin kembali di hari kejadian tersebut."Ibu, apa ibu baik-baik saja?"Dinara kembali ke tempat Vero dan menemukan sang ibu hanya berdiri di tengah kerumunan sedangkan wanita itu sudah pergi. Dinara sedari tadi ada di sana mengintip pembicaraan mereka dan dia mendengar semuanya."Ibu, ibu tidak apa-apa? Wajah ibu tampak pucat," kata Dinara lagi sambil menyentuh lengan Vero."Ya ibu baik-baik saja, Nak," jawab Vero tersenyum, tetapi senyum itu tampak dipaksakan."Apa perlu kita istirahat dulu di sana?" Dinara menunjuk kafe kopi agar Vero bisa duduk.Namun alih-alih menenangkan diri seper
Last Updated : 2025-11-18 Read more