“Aku akan kasih penjelasan ke Puspa begitu semuanya selesai diselidiki.”Suara Indra terdengar tenang, tapi dingin, seperti laut sebelum badai. Ia nggak kasih janji lebih dulu, nggak berpihak, juga nggak nyangkal.Tatapan Kakek Budi jadi dalam dan suram. Ia menghela napas panjang, lalu berkata pelan, “Penjelasan itu bukan untuk Puspa, tapi untuk dirimu sendiri.”Ia tahu, apa pun hasil penyelidikannya nanti, bagi Puspa, semua itu sudah nggak berarti apa-apa. Yang perlu mengerti kebenaran hanyalah Indra sendiri, apa jalan yang ia pilih, keputusan yang ia buat, selama ini benar atau salah sejak awal.Kakek Budi lanjutkan dengan suara yang tegas, “Pernikahan kalian sudah berakhir. Jangan ganggu hidupnya lagi.”Indra menahan rahangnya kaku, wajah tanpa ekspresi. Ia nggak membantah, tapi juga nggak mengiyakan.Kakeknya melirik luka di tangan, kemudian menatap wajahnya yang pucat. Nada suaranya merendah mengandung peringatan, “Sekali dalam hidupku, aku pernah kuburkan anakku sendiri. Aku ngg
더 보기