“Di kampung, Pak. Tapi saya ingin tinggal sama anak-anak, soalnya sunyi di kampung,” kata Hadi berbohong. Yusuf diam saja, dia juga tak bisa langsung memberitahu kalau Hadi baru keluar dari penjara karena kasus yang sangat mengerikan. Memper kosa anaknya sendiri, kasus ini bahkan lebih mengerikan dari kasus pembu nuhan menurut Yusuf. Karena Hadi bukan membu nuh fisik anaknya, tetapi membu nuh masa depan juga mengubah karakter anak-anaknya. “Oh begitu. Ya sudah, mari saya antar,” kata Imran. “Kalau begitu, saya pulang ya, Pak. Nanti Maghrib datang lagi,” kata Yusuf berpamitan.“Iya, Nak. Terima kasih,” balas Hadi. ~~~~~~~Pagi hari, tukang sayur yang biasa datang ke komplek, sudah menunggu para ibu-ibu langganannya. Melihat tukang sayur, ibu-ibu mulai berdatangan satu persatu. “Bu Rundiah,” panggil Imah salah satu tetangga Farah juga. Rundiah yang baru datang langsung melihatnya. “Itu kenapa semalam di rumah Farah?” “Ya nggak tau juga,” kata Rundiah sambil memilih-milih sayur pak
Read more