Duke Killian Lockhart berdiri di depan pintu kamar istrinya sambil membawa nampan berisi semangkuk bubur serta segelas air putih hangat. Sepagian ini, Eleonora mengunci pintu dan menolak semua kunjungan, termasuk pelayan pribadinya. “Nampaknya, istrimu benar-benar terpukul akan peristiwa ini,” kata Rolland Green, tangan kanan sekaligus salah satu sahabat dekat dari Killian. Dihelanya nafas panjang sebelum menambahkan, “Yah, mengingat Duchess memiliki hati yang lembut. Kurasa beliau sedang menangis hingga matanya bengkak sekarang.”“Diamlah,” balas Killian dingin seperti biasa.“Hei, aku juga mengkhawatirkanmu. Wajahmu seperti hendak membunuh orang saat mendapat kabar itu. Sudah begitu, kau menaiki kuda seperti orang kerasukan. Kalau terjadi apa-apa denganmu, mau ditaruh dimana mukaku ini saat menghadapi Duchess?!”Killian menghela nafas dan mengabaikan ucapan sahabatnya itu dengan mengetuk pintu itu dengan ketukan yang mantap. “Eleonora, ini aku.”Keheningan dibalik pintu itu lantas t
Last Updated : 2025-10-29 Read more